ADVERTORIAL
UNJA Bersama Kementerian Keuangan Melalui LPDP Gelar Seminar Pembukaan Seleksi Beasiswa LPDP
Mendalo – Dalam rangka meningkatkan pengenalan dan pemahaman mengenai kebijakan beasiswa LPDP tahun 2025, Universitas Jambi bersama Kementerian Keuangan melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Tahap 1 kepada dosen, mahasiswa, serta masyarakat umum yang ada di Jambi mengadakan kegiatan “Seminar Pembukaan Seleksi Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Tahap I Tahun 2025” di Ruang Senat Lantai III UNJA Mendalo, pada Selasa, 4 Februari 2025 serta dilaksanakan juga melalui live streaming pada laman YouTube dan Zoom.
Kegiatan di buka oleh Rektor UNJA, Prof. Helmi dan dihadiri Staf Ahli Gubernur Provinsi Jambi Bidang Keuangan dan Ekonomi, Muktamar Hamdi, Direktur Keuangan dan Umum LPDP, Emmanuel Agust Hartono, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pembendaharaan Kanwil DJPb Provinsi Jambi Burhani., Wakil Rektor Bidang Akademik, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Kepala LPPM, serta undangan lainnya.
Rektor UNJA, Prof. Helmi mengatakan seminar pembukaan seleksi beasiswa LPDP tahap I ini dapat memberikan edukasi kepada calon penerima beasiswa.
“Saya berharap dengan seminar ini, para calon penerima beasiswa LPDP mendapatkan edukasi tentang bagaimana cara mendapatkan beasiswa ini, bagaimana tips dan triknya,” ujar Rektor.
Staf Ahli Gubernur Jambi Bidang Keuangan dan Ekonomi, Muktamar Hamdi mengatakan ini merupakan momentum yang sangat baik bagi provinsi Jambi untuk meningkatkan SDM yang ada di Jambi.
“Saat ini Provinsi Jambi sangat konsen dengan pengembangan sumber daya manusianya, bahkan salah satu misi dan visinya itu dengan memanfaatkan kualitas sumber daya manusia, ini salah satu upaya kita untuk mendorong agar ke depan untuk bisa maju dan mandiri,” ujar Muktamar Hamdi.
Muktamar Hamdi juga mengatakan bahwa atas nama Gubernur Jambi mengapresiasi terselenggarakannya kegiatan ini.
“Mudah-mudahan LPDP ini mampu menjadi instrumen bagi Provinsi Jambi khususnya dalam rangka untuk menolong peningkatan kualitas SDM, dalam rangka untuk mewujudkan visi Jambi Mantap,” tuturnya.
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pembendaharaan Kanwil DJPb Provinsi Jambi, Drs. Burhani, AS.,M.M., mengungkapkan bahwa semakin hari peminat dan penerima beasiswa LPDP terus meningkat.
“Kami terus mendorong dan memotivasi dengan berbagai kegiatan yang kami lakukan baik, tak hanya kami di Pembendaharaan tetapi juga Kanwil Pajak, Beacukai, KPKNL yang ada di Jambi dan kami berkolaborasi, ini semua kami lakukan untuk memaksimalkan dana yang dikelola LPDP ini sehingga masyarakat bisa menikmatinya melalui pemberian beasiswa LPDP,” ujarnya.
Burhani juga mengatakan dalam pembukaan beasiswa tahun 2025 ini lembaganya senantiasa memberikan semangat kepada peserta seminar.
“Kami dari jajaran Kementrian Keuangan yang ada di Provinsi Jambi senantiasa memberikan motivasi dan dorongan untuk kemajuan Provinsi Jambi baik dari tata kelola ekonominya, sebagaimana peran kami selama ini tentu saja termasuk SDM khususnya pemanfaatan beasiswa yang dikelola LPDP,” katanya.
ADVERTORIAL
Homecare Segera Hadir, Pemkab Jember Siapkan 50 Mobil dan 1.200 Nakes ke Pelosok
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember mengambil langkah progresif untuk mendekatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.
Melalui program prioritas Homecare, Pemkab Jember menyiapkan sebanyak 50 armada mobil operasional beserta ribuan tenaga medis yang siap berkeliling mendatangi warga.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, menjelaskan bahwa program ini dirancang khusus untuk mengatasi hambatan jarak dan mobilitas yang kerap dialami warga saat hendak berobat ke fasilitas kesehatan.
“Masyarakat yang tidak mampu itu punya kesulitan untuk ke puskesmas dan ke rumah sakit sehingga kita antar, jemput bola ya, jemput bola ke rumah-rumahnya,” kata Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tersebut saat kegiatan Bunga Desaku di Desa/Kecamatan Pakusari pada Senin, 20 Juli 2026.
Peresmian perdana layanan Home Care ini dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli mendatang di wilayah pinggiran.
Kecamatan Sumberbaru dipilih sebagai titik awal karena lokasinya yang jauh dari pusat rumah sakit daerah.
“Tanggal 24 (Juli) nanti di Kecamatan Sumberbaru. Salah satu kecamatan yang terjauh dari rumah sakit yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Jember,” tuturnya.
Untuk memastikan kualitas layanan setara dengan fasilitas medis pada umumnya, Pemkab Jember melibatkan 1.200 tenaga kesehatan.
Layanan ini bahkan menghadirkan dokter spesialis hingga pemanfaatan teknologi telemedicine secara langsung dari rumah pasien.
“Nanti bisa kita tentukan apakah dia dirawat tetap di rumahnya, terus dia membutuhkan obatnya apa. Kalau memang tidak dibawa kan akan kita antar nanti obatnya,” ujar Gus Fawait menjelaskan alur penanganan medis di rumah warga.
Adapun sasaran utama program ini difokuskan pada kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus, mulai dari lansia, penyandang disabilitas, hingga penanganan tengkes atau stunting.
“Kita identifikasi mulai dari lansia, terutama lansia sebatang kara. Kemudian saudara-saudara disabilitas. Anak-anak stunting dan beberapa kriteria-kriteria lain yang sudah kita identifikasi,” tuturnya.
Pemerintah daerah berharap partisipasi aktif dari masyarakat untuk saling menginformasikan jika ada tetangga atau warga sekitar yang membutuhkan akses layanan Home Care tersebut agar bantuan dapat segera disalurkan.
ADVERTORIAL
Telemedicine Jadi Andalan Homecare Jember, Dokter Spesialis Bisa Diakses dari Rumah
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan layanan telemedicine sebagai salah satu penopang utama program Homecare yang segera diterapkan.
Melalui sistem ini, tenaga kesehatan yang melakukan kunjungan ke rumah warga dapat berkonsultasi langsung dengan dokter umum, dokter spesialis, hingga subspesialis saat menangani pasien.
Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, mengatakan kehadiran telemedicine bertujuan mempercepat pengambilan keputusan medis sehingga pasien memperoleh penanganan yang tepat tanpa harus menunggu lama.
“Ketika nanti ke lapangan, kalau dirasa membutuhkan konsultasi dengan dokter umum, dokter spesialis, maupun subspesialis, nanti disediakan fasilitas telemedicine atau melalui handphone, seperti layanan Halodoc dan sejenisnya,” ujar Gus Fawait saat mengunjungi Puskesmas Pakusari, Senin, 20 Juli 2026.
Menurutnya, hasil konsultasi tersebut menjadi dasar bagi tim medis untuk menentukan langkah penanganan, mulai dari perawatan di rumah, rujukan ke fasilitas kesehatan, hingga pemberian obat sesuai kondisi pasien.
Pemkab Jember juga menyiapkan mekanisme distribusi obat apabila kebutuhan pasien tidak dapat dipenuhi saat kunjungan berlangsung.
“Sehingga nanti bisa kita tentukan apakah dia dirawat tetap di rumahnya, terus dia membutuhkan obatnya apa. Kalau memang tidak dibawa, akan kita antar nanti obatnya,” katanya.
Selain didukung teknologi telemedicine, program Homecare akan diperkuat oleh 1.200 tenaga kesehatan yang disiagakan untuk memberikan pelayanan langsung ke rumah warga di berbagai wilayah Kabupaten Jember.
Gus Fawait memastikan pelayanan tersebut berlangsung sepanjang waktu agar masyarakat dapat memperoleh akses kesehatan kapan pun dibutuhkan.
“Ada 1.200 nakes. Jadi, 1.200 nakes itulah yang akan nanti keliling-keliling untuk melaksanakan home care. Pelaksanaannya 24 jam, pokoknya sampai tuntas,” tuturnya.
ADVERTORIAL
Bupati Fadhil Arief Hadiri Pembukaan Turnamen Tenis Kajari Cup 2026, Bangkitkan Semangat Olahraga di Batanghari
Batanghari – Bupati Batanghar, Muhammad Fadhil Arief menghadiri pembukaan Turnamen Tenis Kajari Cup Tahun 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Adhyaksa ke-66 pada Minggu, 19 Juli 2026.
Kehadiran Bupati Fadhil Arief menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Batanghari terhadap pengembangan olahraga sekaligus mempererat sinergi antarinstansi melalui kegiatan olahraga yang menjunjung tinggi sportivitas.
Dalam kesempatan tersebut, Fadhil Arief menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Batanghari yang telah menginisiasi penyelenggaraan Kajari Cup 2026.
Menurutnya, turnamen ini menjadi langkah positif dalam membangkitkan kembali semangat olahraga di Kabupaten Batanghari.
“Terima kasih kepada Kajari Batanghari yang telah membangkitkan semangat olahraga di Kabupaten Batanghari. Selamat bertanding kepada seluruh atlet PELTI Batanghari. Semoga kegiatan yang baik ini memberikan manfaat bagi kita semua,” ujar Fadhil Arief.
Turnamen Kajari Cup Tahun 2026 secara resmi dibuka oleh Kepala Kejaksaan Negeri Batanghari, Dr. H. Muhammad Irwan.
Pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri para atlet tenis lapangan serta tamu undangan dari berbagai unsur pemerintahan.
Ajang olahraga ini digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Adhyaksa ke-66 Tahun 2026, sekaligus menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan prestasi atlet tenis, serta menumbuhkan budaya hidup sehat di tengah masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Batanghari, Sekretaris Daerah Batanghari, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (*)



