Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Al Haris: Kita Harap Mereka Bermitra Dengan Pemerintah Ada Bidang Pembinaan Keluarga Sejahtera

DETAIL.ID

Published

on

Jambi – Pelantikan Bunda PAUD, Ketua TP PKK, Ketua Tim Posyandu dan Ketua Dekrenasda Kabupaten dan Kota dihadiri langsung oleh Gubernur Jambi, Al Haris bersama seluruh Bupati dan Walikota se-provinsi Jambi. Agenda pelantikan ini berlangsung di auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin, 10 Maret 2025.

Dalam acara ini terlihat hadir Bupati Tanjungjabung Barat Anwar Sadar, Bupati dan Wakil Bupati Tanjungjabung Timur Dillah Hich – Muslimin Tanja, Bupati Batanghari Fadhil Arif, Bupati Sarolangun Hurmin, Bupati Merangin Syukur, Bupati Kerinci Monadi, Bupati Muarojambi Bambang Bayu Suseno, Wakil Bupati Tebo Nazar Efendi, Walikota Jambi Maulana, dan Walikota Sungai Penuh Alfin.

Diawali dengan Gubernur, Al Haris melantik Bunda PAUD Provinsi Jambi Hesnidar Haris. Dan selanjutnya Hesnidar Haris melantik Bunda PAUD, Ketua TP PKK, Ketua Tim Posyandu dan Ketua Dekrenasda Kabupaten dan Kota Se-Provinsi Jambi.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Al Haris menyampaikan kepada semua, bahwa jabatan yang baru disematkan kepada Istri Bupati dan Walikota itu semua melekat pada jabatan kepala daerah.

Oleh itu, Gubernur Jambi Al Haris berharap Bunda PAUD, TP PKK, Tim Posyandu dan Dekrenasda dapat selalu bermitra dengan pemerintah Kabupaten dan Kota.

“Kita harap mereka bermitra dengan pemerintah, ada bidang pembinaan keluarga sejahtera, juga bunda pendidikan anak usia dini yang kita perlu mereka mendidik anak-anak yang mulai tubuh kembang. Itu semua melekat kepada mereka dan tugas selalu istri kepala daerah dalam rangka mendukung kemajuan daerahnya,” kata Al Haris.

Gubernur Jambi Al Haris juga berpesan kepada Bupati dan Walikota untuk menyiapkan anggaran bagi PKK, Bunda PAUD, Tim Posyandu dan Dekrenasda.

“Pesan saya Bupati dan Walikota sebagai pembina di daerah harus menyiapkan anggaran agar mereka bisa bergerak,” ujarnya.

Selanjutnya, Hesnidar Haris selaku Bunda PAUD, Ketua TP PKK, Ketua Tim Posyandu dan Ketua Dekrenasda Provinsi Jambi juga berharap semua yang baru dilantik untuk dapat melaksanakan program dan tupoksinya.

“Semua ini yang dilantik tentu saja diharapkan untuk melaksanakan program yang sudah ada, ada tufoksinya dalam upaya mendukung program pemerintah di wilayah masing-masing,” kata Hesnidar Haris.

Hesnidar Haris juga berharap Bupati, Walikota, dan Kepala OPD di pemerintahan dapat mendukung program Bunda PAUD, TP PKK, Tim Posyandu dan Dekrenasda.

“Kami berharap kepada pemerintah supaya kami bisa melaksanakan amanah ini maka Gubernur, Bupati dan Walikota mendukung dan mendorong OPD dan juga swasta untuk bekerjasama dengan kami,” sebutnya.

Adapun Bunda PAUD, Ketua TP PKK, Ketua Tim Posyandu dan Ketua Dekrenasda Kabupaten dan Kota yang dilantik Hesnidar Haris yakni:

1. Fadillah Sadat dilantik menjadi Bunda PAUD, Ketua TP PKK, Ketua Tim Posyandu dan Ketua Dekrenasda Kabupaten Tanjungjabung Barat.
2. Zulva Fadhil dilantik menjadi Bunda PAUD, Ketua TP PKK, Ketua Tim Posyandu dan Ketua Dekrenasda Kabupaten Batanghari.
3. Dillah Hich dilantik menjadi Bunda PAUD Tanjab Timur
4. Diah Utami Muslimin Tanja dilantik menjadi Ketua TP PKK, Ketua Tim Posyandu dan Ketua Dekrenasda Kabupaten Tanjungjabung Timur.
5. Chasanah Nazar dilantik menjadi Bunda PAUD, Ketua TP PKK, Ketua Tim Posyandu dan Ketua Dekrenasda Kabupaten Tebo.
6. Dr dr Hj Nadiyah Maulana dilantik menjadi Bunda PAUD, Ketua TP PKK, Ketua Tim Posyandu dan Ketua Dekrenasda Kota Jambi.
7. Novra Wenti Monadi Bunda PAUD, Ketua TP PKK, Ketua Tim Posyandu dan Ketua Dekrenasda Kabupaten Kerinci.
8. Lavita Mudaha Syukur Bunda PAUD, Ketua TP PKK, Ketua Tim Posyandu dan Ketua Dekrenasda Kabupaten Merangin.
9. Risha Fitria Hurmin Bunda PAUD, Ketua TP PKK, Ketua Tim Posyandu dan Ketua Dekrenasda Kabupaten Sarolangun.
10. Ririn Novianti Bambang Bayu Suseno dilantik menjadi Bunda PAUD, Ketua TP PKK, Ketua Tim Posyandu dan Ketua Dekrenasda Kabupaten Muarojambi.
11. Sri Kartini Alfin dilantik menjadi Bunda PAUD, Ketua TP PKK, Ketua Tim Posyandu dan Ketua Dekrenasda Kota Sungai Penuh.

Advertisement

ADVERTORIAL

Data Tambang Legal Akan Dibuka, Gus Fawait Minta Masyarakat Ikut Mengawasi

DETAIL.ID

Published

on

Pro Gus'e Update di Lapangan SMPN 1 Jember, Jumat (17/7/2026). (Foto: DETAIL/Dyah Kusuma)

DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember akan mempublikasikan daftar perusahaan tambang Galian C yang telah mengantongi izin resmi.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat pengawasan terhadap aktivitas pertambangan sekaligus mempermudah masyarakat membedakan tambang legal dan ilegal.

Rencana itu disampaikan Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait saat kegiatan Pro Gus’e di SMPN 1 Jember pada Jumat, 17 Juli 2026.

Menurutnya, daftar perusahaan legal akan mengacu pada data resmi Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur sehingga dapat menjadi rujukan bagi masyarakat maupun media.

“Kami akan membuka daftar perusahaan yang legal berdasarkan data resmi dari Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur,” ujar Gus Fawait.

Ia menjelaskan, perusahaan Galian C yang memiliki izin di Kabupaten Jember saat ini masih sangat sedikit.

Berdasarkan data pemerintah, jumlahnya tidak lebih dari 10 perusahaan.

Kondisi tersebut menjadi alasan Pemkab Jember memperkuat pengawasan dengan melibatkan masyarakat.

Gus Fawait berharap setiap aktivitas pertambangan yang diduga tidak berizin dapat segera dilaporkan.

“Kami membutuhkan dukungan Forkopimda, media, dan masyarakat untuk melaporkan jika menemukan aktivitas tambang ilegal,” katanya.

Ia memastikan setiap laporan akan diteruskan kepada pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.

Dalam kesempatan yang sama, Pemkab Jember juga mengumumkan kebijakan penghapusan sanksi administratif denda pajak bagi wajib pajak yang telah memiliki izin usaha resmi.

Kebijakan itu diharapkan mendorong kepatuhan pelaku usaha tanpa mengurangi kewajiban membayar pokok pajak.

“Yang dihapus adalah denda pajaknya, bukan pajaknya,” tutur Gus Fawait. (*)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Gus Fawait Luncurkan Homecare 24 Juli, Layanan Kesehatan Jemput Bola Siap Dimulai

DETAIL.ID

Published

on

Pro Gus'e Update di Lapangan SMPN 1 Jember, Jumat (17/7/2026). (Foto: DETAIL/Dyah Kusuma)

DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember akan memulai layanan Homecare pada 24 Juli 2026.

Program yang akan diluncurkan bersama Wakil Menteri Kesehatan RI itu menjadi terobosan baru untuk menghadirkan pelayanan kesehatan langsung ke rumah warga.

Homecare disiapkan untuk menjangkau masyarakat yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan, baik karena keterbatasan mobilitas maupun kondisi ekonomi.

Melalui program ini, tenaga kesehatan akan melakukan kunjungan ke rumah pasien sesuai kebutuhan medis.

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan Homecare dirancang agar masyarakat tidak lagi terbebani biaya tambahan saat menjalani pengobatan.

“Kami ingin masyarakat memperoleh layanan kesehatan tanpa terbebani biaya akomodasi maupun pengeluaran tambahan ketika harus menjalani perawatan,” ujar Gus Fawait pada Jumat, 17 Juli 2026.

Program tersebut diprioritaskan bagi keluarga kurang mampu, lanjut usia, penyandang disabilitas, penderita penyakit kronis, ibu hamil berisiko tinggi, serta anak yang mengalami stunting.

Selain pemeriksaan langsung di rumah, Pemkab Jember juga menghadirkan layanan Telemedicine Spesialistik sehingga pasien dapat berkonsultasi dengan dokter tanpa harus datang ke rumah sakit.

“Melalui telemedicine spesialistik, pasien bisa terhubung langsung dengan dokter umum, dokter spesialis, hingga sub-spesialis dari rumah,” kata Gus Fawait.

Ia menjelaskan, layanan Homecare bukan hanya berorientasi pada peningkatan akses kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mengurangi dampak ekonomi akibat tingginya biaya pengobatan.

Menurutnya, biaya transportasi, akomodasi, hingga pengeluaran lain selama proses berobat kerap menjadi beban bagi masyarakat.

Karena itu, pelayanan kesehatan akan dibawa lebih dekat ke rumah warga agar pengobatan dapat dilakukan lebih cepat dan mudah.

“Kami ingin tidak ada lagi warga Jember yang gagal berobat karena biaya, atau jatuh miskin akibat pengeluaran kesehatan yang berkepanjangan,” tutur Gus Fawait.

Peluncuran Homecare diharapkan menjadi awal penguatan layanan kesehatan berbasis masyarakat di Kabupaten Jember, sekaligus memperluas jangkauan pelayanan bagi kelompok rentan yang selama ini menghadapi kendala mengakses fasilitas kesehatan. (*)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Festival Beruntun Dua Bulan, Gus Fawait Bidik Ledakan Wisatawan ke Jember

DETAIL.ID

Published

on

Pro Gus'e Update di Lapangan SMPN 1 Jember, Jumat (17/7/2026). (Foto: DETAIL/Dyah Kusuma)

DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan rangkaian agenda besar selama Juli hingga Agustus 2026 sebagai strategi mendongkrak kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat.

Sejumlah event nasional hingga internasional dijadwalkan berlangsung secara beruntun.
Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, penyelenggaraan Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah.

Event tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24–26 Juli 2026 dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan.

“JFC akan diselenggarakan mulai 24 Juli hingga puncak acaranya pada 26 Juli 2026,” kata Gus Fawait saat sesi Pro Gus’e di SMPN 1 Jember, Jumat, 17 Juli 2026.

Menurutnya, JFC merupakan aset penting Kabupaten Jember yang telah dikenal di tingkat internasional.

Karena itu, promosi dilakukan secara masif agar penyelenggaraan tahun ini memberi dampak lebih luas bagi sektor pariwisata maupun pelaku usaha lokal.

“Kami menggarap agenda ini dengan sangat serius. Lewat promosi digital yang gencar, kami optimistis JFC 2026 akan jauh lebih semarak dan membawa dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain JFC, Pemkab Jember juga menggelar nonton bareng final Piala Dunia pada 20 Juli 2026 di Alun-Alun Jember.

Kegiatan tersebut dirancang sebagai pesta rakyat yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.

“Tidak ada area khusus atau fasilitas istimewa. Bupati, jajaran kepala dinas, hingga warga biasa akan berbaur dan duduk lesehan bersama di area alun-alun,” katanya.

Gus Fawait berharap ribuan warga yang hadir dapat memberikan efek berganda terhadap perputaran ekonomi, khususnya bagi pedagang kaki lima dan pelaku UMKM di sekitar lokasi kegiatan.

“Kami ingin seluruh masyarakat menikmati acara bersama sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui berbagai kegiatan yang kami selenggarakan,” tuturnya.

Setelah JFC, agenda besar lainnya telah menanti, mulai Ngaji Dengan Cinta pada 26 Juli, JKCI Festival pada 31 Juli–1 Agustus, Jember Bersholawat pada 5 Agustus, International Jember Marching Carnival pada 7–9 Agustus, Konser Cinta NKRI pada 17 Agustus, Sholawatan dan Ancak Agung pada 23 Agustus, hingga Tajemtra 2026 pada 29 Agustus.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Jember memperkuat posisi daerah sebagai tujuan wisata berbasis event, sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan bagi sektor perdagangan, kuliner, perhotelan, transportasi, dan usaha mikro selama musim festival berlangsung. (*)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs