ADVERTORIAL
Bupati Anwar Sadat Resmikan Gedung Petro Berkah Pengabuan Convention Center
Tanjungjabung Barat – Hari ini merupakan momen yang sangat berharga bagi kita semua, Refleksi kepemimpinan Bupati di tahun 2025 ini disertai peresmian gedung Petro Berkah Pengabuan Convention Center dan pengukuhan pengurus Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP). Hal itu disampaikan Bupati Tanjungjabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., pada saat kegiatan Refleksi 4 Tahun Kepemimpinan Bupati pada Minggu, 2 Maret 2025.
“Pembangunan gedung ini adalah bukti nyata dari kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan keberadaan gedung Petro Berkah Pengabuan Convention Center akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, baik dalam mendukung pelayanan publik dan sosial serta kami mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Petrochina International Jabung Ltd. yang telah menunjukkan kepedulian nya melalui program TJSLP ini,” ujar Bupati.
Lebih Lanjut Bupati Tanjab Barat mengatakan pembentukan Forum TJSLP merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Melalui forum ini, kita berharap pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) dapat berjalan lebih terkoordinasi, efektif, serta selaras dengan prioritas pembangunan daerah.
“Semoga ke depannya kolaborasi dalam program TJSLP ini terus diperkuat dan diperluas cakupannya, kami mengajak perusahaan perusahaan untuk berkontribusi juga dalam pengentasan stunting, pengembangan atlit – atlit olahraga, dan penanganan sampah. Untuk itu, kepada pengurus Forum TJSLP yang baru saja dikukuhkan, saya mengucapkan selamat dan berharap amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, forum ini diharapkan menjadi wadah komunikasi yang efektif dalam merancang, mengawasi, serta mengevaluasi program TJSLP agar lebih bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Bupati Tanjab Barat juga menambahkan perjalanan selama empat tahun terakhir dalam mengemban amanah memimpin daerah ini tentunya penuh dengan tantangan, dinamika, serta harapan. oleh karena itu, acara refleksi ini menjadi momen penting bagi kita semua untuk melihat kembali capaian, tantangan, serta langkah-langkah ke depan demi mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah yang lebih baik.
“Kami telah berusaha semaksimal mungkin untuk merealisasikan program-program prioritas, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta membangun infrastruktur yang mendukung kemajuan daerah” kata Bupati.
Sebelumnya Bupati Tanjungjabung Barat menyampaikan pada hari Rabu, 26 februari 2025, tepat empat hari yang lalu, genap sudah empat tahun kepemimpinan nya dalam membangun Kabupaten Tanjungjabung Barat, dengan mengusung visi “mewujudkan Kabupaten Tanjungjabung Barat Berkah,”
“Dan pada tanggal 20 Februari 2025 lalu saya dilantik kembali menjadi Bupati bersama Dr. H.Katamso, SA., ,SE., M.E., sebagai Wakil Bupati untuk memimpin daerah ini, dengan mengusung visi yang hampir sama yaitu “mewujudkan Kabupaten Tanjungjabung Barat Berkah Madani,” dan akan berupaya menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Petro Berkah Convention Center ini turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Tanjab Barat, Wakil Bupati beserta istri, unsur Forkopimda, Ketua DPRD Tanjab Barat/mewakili, Ketua Pengadilan Agama, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jambi, Prof. Dr. H. Syamsurijal Tan, S.E., M.A., Sekretaris Daerah beserta istri, para Pimpinan Instansi Vertikal, Asisten dan Staf Ahli, Para Kepala OPD dan Camat, para Pimpinan Perbankan dan Perusahaan, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Ketua MUI dan Ketua Forum TJSLP serta undangan lainnya. (*)
ADVERTORIAL
Gus Fawait Dorong Hilirisasi Kopi dan Baksos Lewat Aksi Gowes Kebun Sumberwadung Jember
DETAIL.ID, Jember — Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, memimpin aksi gowes bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat se-Kabupaten Jember pada Senin, 5 Oktober 2026.
Menempuh rute dari Kebun Sumberwadung hingga Pendopo Wahyawibawagraha, kegiatan ini menggabungkan pemantauan ekonomi daerah dengan aksi sosial masyarakat.
Sepanjang rute perjalanan, rombongan menyalurkan bantuan sembako serta menyediakan layanan pengobatan gratis bagi warga setempat.
Gus Fawait menegaskan bahwa kegiatan lintas sektor ini menjadi sarana mempererat kebersamaan jajaran pemerintah daerah dalam membangun Jember.
Dalam peninjauan tersebut, Gus Fawait memberikan perhatian khusus pada kinerja BUMD Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan.
Beliau mengapresiasi inovasi dan langkah hilirisasi produk perkebunan yang dinilai mampu memberikan nilai tambah ekonomi serta mendorong pengentasan kemiskinan di kawasan pedesaan.
Langkah hilirisasi ini memperkuat rencana peluncuran branding “Jember Surga Kopi Indonesia”.
Potensi komoditas unggulan seperti kopi Liberika, Robusta, cerutu, hingga produk pangan sehat edamame dan cokelat menjadi modal kuat Jember sebagai pusat kopi nasional.
Selain sektor perkebunan, Gus Fawait juga menyoroti percepatan perbaikan sarana pendidikan melalui program revitalisasi sekolah.
“Kami mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan fasilitas sekolah yang rusak berat agar segera dijadikan prioritas penanganan oleh pemerintah daerah,” kata Gus Fawait. (*)
ADVERTORIAL
Gus Fawait Pastikan Kontrak PPPK Jember Aman dan Siapkan Layanan Mobil Cinta
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan komitmennya untuk tidak memutus kontrak tenaga PPPK maupun PPPK paruh waktu dalam penyusunan Rancangan APBD 2027 pada Senin, 5 Oktober 2026.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Jember Muhammad Fawait seusai Rapat Paripurna III DPRD Jember terkait jawaban Bupati atas pandangan umum fraksi terhadap Raperda APBD Kabupaten Jember Tahun Anggaran 2027.
Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tersebut menyampaikan bahwa kesamaan pandangan antara legislatif dan eksekutif menjadi modal penting untuk memperkuat ruang fiskal daerah, khususnya dalam menyokong sektor pelayanan dasar dan penanganan kemiskinan.
“Yang pertama tadi saya sampaikan bahwa hampir keseluruhannya kita mempunyai pandangan yang sama antara legislatif dan eksekutif,” kata Gus Fawait.
Jika skema pembiayaan PPPK paruh waktu nantinya ditanggung pemerintah pusat, tambahan ruang fiskal daerah akan difokuskan untuk memperluas cakupan layanan kesehatan dan pendidikan.
Pemkab Jember memperkuat program Universal Health Coverage (UHC) dan Home Care, serta menghadirkan operasional armada Mobil Cinta mulai Kamis mendatang untuk mengantar pasien kurang mampu pulang dari rumah sakit secara gratis.
Di sektor pendidikan, selain memetakan sekolah rusak berat untuk diajukan revitalisasinya ke pusat, Pemkab Jember menggandeng kelompok pengajian lintas agama guna menjalankan program kejar paket demi mendongkrak rata-rata lama sekolah.
“Ini tidak bisa kita lakukan secara biasa-biasa saja. Kita harus lakukan sebuah kebijakan yang out of the box, menggandeng semua pihak termasuk kelompok-kelompok pengajian,” ujarnya.
Layanan Home Care juga diintegrasikan langsung dengan petugas Dispenduk untuk penyelesaian dokumen kependudukan warga di tempat.
Sementara untuk program rumah tidak layak huni (RTLH), Pemkab Jember menargetkan perbaikan 2.000 rumah tahun ini dari total kebutuhan 7.000 hingga 12.000 unit berbasis kriteria Kementerian Perumahan.
Pendataan warga miskin turut diperketat dengan membagi kelompok desil 1 yang didata oleh ASN dan desil 2 oleh mahasiswa KKN kolaboratif.
Pemkab Jember membedakan penanganan antara warga tidak produktif yang disokong bantuan sosial dan pangan, dengan warga usia produktif yang didorong lewat pelatihan kerja.
Salah satu program unggulan bagi warga usia produktif adalah SMK Go Global yang disosialisasikan bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia untuk membuka jalur kerja legal bagi siswa kurang mampu tingkat SMK, MA, dan SLTA sederajat.
“Bukan cuma rumahnya saja yang kita perbaiki, kalau usia produktif kita akan beri pelatihan. Kalau usia produktif, kita akan dorong supaya mereka punya pendapatan, salah satunya melalui program SMK Go Global,” tutur Gus Fawait.
Skema ini disiapkan agar upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Jember dapat berdampak jangka panjang dan berkelanjutan.
“Jember tidak ingin penanganan kemiskinan hanya berhenti pada bantuan, tetapi harus membuka jalan agar masyarakat produktif bisa bekerja dan meningkatkan pendapatannya,” ucapnya. (*)
ADVERTORIAL
Gus Fawait Dorong Sinergi Pemkab-TNI Perkuat Produksi Beras Jember
DETAIL.ID, Jember – Suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Makodim 0824 Jember berlangsung hangat pada Senin, 5 Oktober 2026.
Bupati Jember Muhammad Fawait bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) secara sengaja datang tanpa kabar untuk memberikan kejutan langsung kepada jajaran TNI.
“Kami ingin memberikan surprise jajaran Forkopimda di sini, untuk datang secara bersama-sama menyampaikan selamat Hari Jadi TNI,” kata Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tersebut.
Selain membawa pesan kebersamaan dan kekompakan untuk mendukung program pemerintah pusat era Presiden Prabowo Subianto, momentum ini juga dimanfaatkan untuk mempererat sinergi sektor ketahanan pangan.
Kolaborasi antara Pemkab Jember dan TNI dinilai membuahkan hasil signifikan terhadap peningkatan produksi beras daerah.
“Ke depan kita dan TNI juga punya tugas untuk ikut serta meningkatkan ketahanan pangan dan itu sudah di Jember. Produksi beras kita yang mungkin beberapa tahun yang lalu sempat nomor 5, nomor 4, hari ini sudah nomor 3. Itu bentuk sinergi konkret antara pemerintah daerah dengan TNI,” ujarnya.
Acara peringatan yang digelar secara sederhana dan kekeluargaan tersebut turut melibatkan berbagai lapisan elemen masyarakat, mulai dari institusi daerah hingga para pengemudi ojek online. (*)



