ADVERTORIAL
Gubernur Jambi Buka Musrenbang Daerah APDESI Masa Bhakti 2025 -2030
Jambi – Ditengah kesibukannya memimpin jalannya Pemerintahan, Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH, Kamis, 24 April 2025 masih berkesempatan Membuka secara Langsung Musyawarah Daerah APDESI Provinsi Jambi Masa Bhakti 2025-2030 yang dilaksanakan di Rumah Dinas/Jabatan Gubernur Jambi.
Turut Hadir dalam Pembukaan tersebut Para Forkompinda Provinsi Jambi, Jajaran OPD setda Provinsi Jambi, Waketum DPP APDESI Yoram Uang, S.H, M.H dan Wabendum DPP APDESI Bambang Heriyanto, SH. Jajaran Pengurus DPC APDESI se Provinsi Jambi, Jajaran Pengurus DPK APDESI se Provinsi Jambi serta Undangan Lainnya.
Dalam Sambutannya Waketum DPP APDESI Menyampaikan beberapa hal ke hadapan Gubernur Jambi, “DPP APDESI Menitipkan DPD APDESI Provinsi Jambi agar selalu dibina oleh Pemerintah Provinsi Jambi utamanya oleh bapak Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH. Selain itu Waketum DPP APDESI Juga menyampaikan Rasa Hormat dan Terima kasih, atas support Pemerintah Provinsi Jambi kepada DPD APDESI Provinsi Jambi atas support bapak gubernur dengan memberikan Rumah APDESI Provinsi Jambi melalui Pinjam Pakai untuk digunakan sebagai tempat beraktifitas DPD APDESI Provinsi Jambi”, terang Yoram dalam Sambutan singkatnya.
Sementara itu Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH dalam Sambutan Pembukaannya menyampaikan beberapa amanah antara lain adalah agar kepala desa selalu dapat bersinergi dengan Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten yang ada di Provinsi Jambi, terangnya menyampaikan.
Lebih lanjut Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH menyampaikan bahwa Pentingnya APDESI Provinsi Jambi kedepan dapat bergandengan tangan dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Agar dapat mendampingi para Kepala Desa ketika terjadi Kriminalisasi dan intervensi intervensi kepada para Kepala Desa dalam menjalankan tupoksi nya untuk membangun daerah/desa di masing-masing tempat berdomisili. Sebagai orang yang sangat dekat dengan para Kepala Desa, Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH mencatat bahwa dalam perjalanan politiknya beliau banyak di bantu oleh para Kepala – Kepala desa dalam proses pencalonannya sebagai calon gubernur Jambi.
Dalam penutup Sambutannya Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH menyampaikan bahwa, siapapun yang nantinya terpilih menahkodai APDESI Provinsi Jambi harus benar – benar dapat mengayomi seluruh jajaran pengurus dpd dan menjadi jembatan Pemersatu untuk saling menguatkan dan bergandengan tangan untuk kemajuan Provinsi Jambi dimasa-masa yang akan datang.
“Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH juga mengingatkan agar para Kepala Desa dan APDESI Agar dapat bersinergi dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten untuk mengawal Program Nasional Asta Cita Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Rakka sekaligus mewujudkan Visi Jambi Mantap 2030 menuju Indonesia Emas 2045”, ujar Gubernur Jambi menutup Pembicaraan.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Raih Penghargaan Tokoh Pengentasan Kemiskinan dari Beritajatim
DETAIL.ID, Jember – Momentum peringatan HUT ke-20 Beritajatim.com menjadi catatan manis bagi Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Bertempat di Grand City Surabaya, pada Selasa, 21 April 2026, Bupati Jember Gus Fawait menerima penghargaan sebagai Tokoh Pengentasan Kemiskinan Berbasis Akselerasi Pembangunan.
Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas keberhasilan validasi data dan aksi nyata di lapangan yang dilakukan jajaran pemerintah daerah untuk memutus rantai kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut.
Gus Fawait memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para ASN yang telah bersinergi lintas sektor hingga mengantarkannya pada puncak kesuksesan ini.
“Saya persembahkan award ini kepada seluruh jajaran Pemerintahan Kabupaten Jember, para ASN yang hari ini turun ke bawah untuk bahu-membahu. Tidak melihat asal mereka, apakah guru, nakes, atau yang lain, semua bersatu untuk memastikan data kemiskinan ekstrem di Jember benar-benar valid,” katanya.
Gus Fawait menekankan bahwa intervensi pembangunan tidak akan berjalan efektif tanpa pondasi data yang akurat.
Ia percaya bahwa dengan menekan angka kemiskinan, maka masalah sosial turunan lainnya akan ikut terurai.
“Kita tahu bahwa kemiskinan ini mengakibatkan banyak masalah lain, mulai dari angka stunting, angka kematian ibu dan bayi, hingga tindak kriminalitas. Ujung dari semua masalah itu adalah faktor kemiskinan,” tuturnya.
ADVERTORIAL
ASN Berjuang Verval Data Kemiskinan Hingga Terjatuh, Pj Sekda Jember Beri Apresiasi!
DETAIL.ID, Jember – ASN Satpol PP Kabupaten Jember, Siti Nurus Syamsiyah, jatuh saat menjalankan verifikasi faktual (verval) data kemiskinan di Kecamatan Sumberjambe, Senin, 20 April 2026.
Peristiwa itu terjadi saat Siti menuju lokasi tugas pada malam hari menggunakan sepeda motor roda tiga yang telah dimodifikasi.
Kondisi medan yang terjal dan minim pencahayaan membuat kendaraan yang dikendarainya kehilangan tenaga saat menanjak.
“Kan sudah magrib jadi saya enggak paham medan, terus ketinggiannya itu sekitar 45 derajat kemiringannya. Nah, saya sudah mau nanjak gitu sepedanya kan roda tiga,” katanya saat ditemui di ruang IGD RS dr. Soebandi.
Ia menguraikan, kurangnya ancang-ancang membuat kendaraan tidak mampu menanjak dan justru mundur tak terkendali meski sudah direm.
“Mungkin kecepatan dari bawah itu kurang karena saya tidak tahu medannya. Akhirnya mundur, saya rem tetap enggak bisa. Sepedanya miring ke kiri terus jatuh,” ujarnya.
Siti menjalankan tugas tersebut setelah mendapat izin dari atasan usai apel pagi.
Ia menyatakan kesiapan mendukung program pemerintah daerah dalam penuntasan data kemiskinan, dengan catatan aspek keselamatan petugas menjadi perhatian.
“Harapannya kalau perempuan jangan jauh-jauh (lokasi tugasnya), yang dekat-dekat saja. Kalau laki-laki mungkin beda lagi cara kerjanya,” ucapnya.
Pj. Sekda Jember, Akhmad Helmi Luqman, merespons insiden itu dengan menyampaikan apresiasi kepada ASN yang terlibat dalam proses verval di lapangan.
“Saya apresiasi dan ucapkan terima kasih kepada semua ASN yang sudah melaksanakan verifikasi data dengan penuh sukacita dan duka di lapangan. Ini menunjukkan semangat bahwa ASN terpanggil peduli terhadap warga miskin di Jember,” tuturnya.
Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan evaluasi untuk memastikan pelaksanaan verval berjalan lebih aman dan efisien.
Helmi meminta OPD mengatur pembagian tugas jika ada ASN yang memiliki keterbatasan fisik atau usia.
“Kami sampaikan kepada OPD-OPD, misalkan keberatan karena sakit atau sudah sepuh, nanti verval bisa diwakilkan kepada rekan kerjanya yang lain. Masa sih temannya enggak bisa bantu? Yang penting datanya dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Ia juga menyebut penyesuaian lokasi tugas akan kembali dikaji agar lebih dekat dengan domisili petugas.
“Nanti kita evaluasi untuk didekatkan dengan posisi rumahnya. Sebetulnya sudah dilakukan, cuma karena terlalu banyak warga miskin di pinggiran, akhirnya mau tidak mau kita melibatkan rekan-rekan ASN,” tuturnya.
ADVERTORIAL
Hadiri Halal Bihalal Alumni SPP-SPMA/SMKPP, Wabup Bakhtiar Ajak Para Alumni Dukung Ketahanan Pangan
Batanghari – Alumni SPP-SPMA/SMKPP Negeri Jambi menggelar Halal Bihalal Akbar lintas angkatan tahun 1968 hingga 2025 di Muara Bulian, pada Senin, 20 April 2026.
Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antaralumni yang tersebar di berbagai daerah.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Batanghari, H. Bakhtiar. Dalam kesempatan itu, ia mengajak para alumni untuk memperkuat peran dalam mendukung ketahanan pangan di Provinsi Jambi.
“Momentum silaturahmi ini sangat penting, apalagi banyak alumni yang sudah lama tidak bertemu karena kesibukan dan jarak. Pertemuan langsung seperti ini menjadi obat rindu,” katanya.
Ia menyebut, para alumni berasal dari berbagai angkatan dan latar belakang profesi, baik yang telah purna bakti maupun yang masih aktif bertugas di berbagai bidang pemerintahan dan sektor lainnya.
Menurutnya, keilmuan yang dimiliki para alumni di bidang pertanian diharapkan dapat berkontribusi dalam pembangunan, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan di tengah masyarakat.
“Kami berharap para alumni dapat berperan aktif, baik melalui ide, inovasi, maupun program yang relevan untuk mendukung ketahanan pangan,” ucapnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan kebersamaan antaralumni sebagai modal dalam mencapai tujuan bersama.
“Kebersamaan dan kekompakan ini perlu terus ditingkatkan agar bisa memberikan manfaat yang lebih luas,” ujarnya.


