unja
UNJA Kolaborasi dengan Desa Terkait Program PPK Ormawa dan Pro IDe Tahun 2025
Mendalo – Universitas Jambi (UNJA) menggelar kegiatan Pembekalan Tim Mahasiswa dan Penandatanganan Kerja Sama dengan para Kepala Desa dan Lurah terkait Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) dan Program Inovasi Desa (Pro IDe) Tahun 2025 pada Selasa, 22 Juli 2025 bertempat di Auditorium Lt. 1 Gedung UNIFAC UNJA Mendalo.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Rektor UNJA, Helmi, dan dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum UNJA, Prof. Dr. Ir. Depison, M.P., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNJA, Prof. Dr. Fauzi Syam, S.H., M.H., Ketua Pelaksana, Dwi Kurniawan, S.E., M.M., jajaran Dekan dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni dari setiap Fakultas di UNJA, ketua Jurusan dan Program studi, Dosen Pendamping kegiatan PPK Ormawa dan Pro IDe, serta para mahasiswa peserta PPK Ormawa dan Pro IDe. Turut hadir pula beberapa perwakilan dari organisasi pemerintah daerah (OPD), serta 38 Kepala Desa dan Lurah yang menjadi mitra kegiatan PPK Ormawa dan Pro IDe dari enam kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.
Rektor UNJA, Helmi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini terkait dengan dua momen penting yang menjadi visi pemerintah, kementerian dan universitas.
“Untuk kegiatan di tingkat desa dan kelurahan ini sangat terkait dengan dua momen penting yang menjadi salah satu misi pemerintah Indonesia, Kementerian dan Universitas. Pertama, Kampus Berdampak dimana kampus harus hadir di masyarakat, dan menerapkan ilmu pengetahuan yang diperoleh di kampus. Kedua, Koperasi Merah Putih, sebanyak 80.000 koperasi sudah tersebar di setiap desa dan kelurahan. Saya kira juga bisa disesuaikan dengan tema dari kegiatan PPK Ormawa dan Pro IDeini. Mungkin nanti kita bisa bicarakan lebih lanjut secara khusus terkait hal ini bagaimana sekiranya UNJA bisa berperan,” ujar Rektor.
Kegiatan ini terbagi dalam dua sesi, diantaranya seremonial penandatanganan dokumen kerja sama antara UNJA dengan Pemerintah Desa. Selanjutnya adalah pembekalan kepada tim mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan yang lolos di Program PPK Ormawa dan Pro IDe.
Pembekalan kegiatan menghadirkan beberapa narasumber, diantaranya Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNJA, Prof. Dr. Fauzi Syam, S.H., M.H., yang membahas “Kolaborasi Multi Pihak dalam mendukung kegiatan PPK Ormawa dan Pro IDe,” Kepala Desa Sungai Muluk dan Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Tanjung Jabung Barat, Dr. Bayu Rosadi, S.Pt., M.Si., beserta tim, dan Tri Imam Munandar, S.H., M.H yang membahas tentang “Peran Media Sosial dalam Sumber Informasi.”
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Fauzi Syam, S.H., M.H., dalam paparannya menjelaskan terkait latar belakang dan tujuan dari kegiatan ini.
“Kita tahu bahwa Indonesia butuh SDM unggul untuk membangun bangsa dan pemberdayaan masyarakat di desa, sesuai dengan Asta Cita dan 17 program prioritas dan SDG’s. Tujuannya, untuk meningkatkan kapasitas ormawa, melatih hard skills dan soft skills mahasiswa, hingga pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan kemajuan wilayah di Indonesia, dalam hal ini Provinsi Jambi,” ujar Prof. Fauzi.
Sementara itu, Ketua Pelaksana, Dwi Kurniawan, S.E., M.M., turut memberikan laporan terkait kegiatan PPK Ormawa dan Pro IDe, yang akan berlangsung selama 3,5 hingga 4 bulan.
“Kegiatan ini merupakan kolaborasi dari perguruan tinggi, pemerintah kabupaten kota, pemerintah desa dan instansi swasta terkait. Dan diharapkan dapat memberi dampak terhadap peningkatan kesejahteraan sosial, budaya, dan masyarakat. Nantinya kegiatan ini akan berlangsung selama 3,5 hingga 4 bulan. Mahasiswa yang terlibat juga berasal dari multidisiplin ilmu. Mereka berkolaborasi dalam organisasi kemahasiswaan baik di tingkat Fakultas maupun Universitas,” ujar Dwi Kurniawan, S.E., M.M.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen UNJA dalam mendukung Kampus Berdampak melalui kolaborasi mahasiswa dan desa, guna menciptakan solusi inovatif yang relevan dan bermanfaat bagi masyarakat.
ADVERTORIAL
Kabar Baik! UNJA Buka Seleksi Mandiri 2026 Pakai Skor UTBK dan SMMPTN Barat
Mendalo – Universitas Jambi (UNJA) resmi membuka penerimaan mahasiswa baru melalui Jalur Seleksi Mandiri Berdasarkan Skor UTBK-SNBT atau SMMPTN Barat Tahun 2026. Jalur ini diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat yang telah mengikuti UTBK-SNBT maupun UTBK SMMPTN Barat 2026 dan ingin melanjutkan pendidikan di UNJA tanpa mengikuti ujian tulis tambahan.
Seleksi dilakukan dengan memanfaatkan skor resmi UTBK-SNBT atau UTBK SMMPTN Barat Tahun 2026. Penilaian dilaksanakan secara objektif, transparan, dan kompetitif dengan mempertimbangkan nilai peserta, daya tampung masing-masing program studi, serta ketentuan yang berlaku di UNJA.
Pembukaan jalur seleksi ini merupakan bagian dari komitmen UNJA dalam memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus memberikan kesempatan yang lebih luas kepada calon mahasiswa untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi negeri. Melalui pemanfaatan skor seleksi yang telah dimiliki peserta, proses penerimaan diharapkan menjadi lebih efisien tanpa mengurangi prinsip seleksi yang adil dan berkualitas.
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Jambi di https://pmb.unja.ac.id dengan melengkapi seluruh persyaratan administrasi yang telah ditetapkan. Peserta juga diimbau untuk memperhatikan jadwal pendaftaran, tahapan seleksi, serta pengumuman hasil agar tidak melewatkan setiap proses yang telah ditentukan.
UNJA berharap jalur seleksi mandiri ini mampu menjaring lebih banyak calon mahasiswa berprestasi dari berbagai daerah di Indonesia. Selain menjadi kesempatan bagi peserta yang belum lolos pada jalur seleksi sebelumnya, skema ini juga menjadi upaya UNJA dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas, inklusif, dan berdaya saing.
Informasi lengkap mengenai jadwal, persyaratan, tata cara pendaftaran, biaya, serta daftar program studi yang menerima mahasiswa melalui Jalur Seleksi Mandiri Berdasarkan Skor UTBK-SNBT dan SMMPTN Barat Tahun 2026 dapat diakses melalui laman resmi PMB Universitas Jambi di https://pmb.unja.ac.id serta kanal media sosial resmi UNJA. (www.unja.ac.id)
ADVERTORIAL
Mencetak Lulusan Unggul, Pascasarjana UNJA Finalisasi Revitalisasi Kurikulum Berorientasi Capaian
Jambi – Pascasarjana Universitas Jambi (UNJA) menggelar Workshop Penguatan Sistem Pengukuran dan Evaluasi Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) serta Finalisasi Revitalisasi Kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) di Graha Singadekane Pascasarjana UNJA pada Senin, 20 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat implementasi kurikulum agar menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri.
Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Pascasarjana UNJA, Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Pascasarjana UNJA, para pimpinan fakultas, ketua program studi, serta dosen di lingkungan UNJA. Workshop ini juga menghadirkan Guru Besar Departemen Teknik Sistem dan Industri ITS sekaligus Tim Ahli Kurikulum Belmawa Kemdiktisaintek, Prof. Dr. Ir. Syamsul Arifin, M.T.
Direktur Pascasarjana UNJA, Prof. Dr. Dra. Muazza, M.Si., mengatakan bahwa transformasi kurikulum menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. Menurutnya, dosen saat ini tidak hanya bertugas menyampaikan materi, tetapi juga memastikan mahasiswa memiliki kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja.
“Sebagai dosen, kita tidak lagi hanya dituntut untuk mengajar, tetapi bagaimana memastikan mahasiswa memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri dan dunia kerja,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyusunan kurikulum harus mampu mengikuti perkembangan zaman sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan relevan.
“Melalui workshop ini, kita ingin membangun kurikulum yang selaras dengan tuntutan zaman. Kurikulum yang kita susun harus solid, efektif, dan mampu menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia industri,” katanya.
Dalam pemaparannya, Prof. Syamsul Arifin menjelaskan pentingnya penguatan sistem pengukuran dan evaluasi Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) sebagai bagian utama implementasi Outcome-Based Education (OBE). Ia menekankan bahwa keberhasilan pembelajaran di perguruan tinggi diukur dari tercapainya kompetensi lulusan melalui kurikulum yang terintegrasi, sistem asesmen yang tepat, serta kesesuaian dengan KKNI dan SN-Dikti.
Melalui workshop ini, Pascasarjana UNJA berharap setiap program studi mampu menyusun kurikulum yang lebih adaptif, terukur, dan berorientasi pada capaian pembelajaran sehingga dapat menghasilkan lulusan yang unggul, berdaya saing, dan siap menjawab kebutuhan dunia kerja. (www.unja.ac.id)
ADVERTORIAL
Resilient Youth for Humanity: LKPM ke-10 UNJA Ajak Generasi Muda Jambi Peduli Sesama
Mendalo – Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) unit Universitas Jambi (UNJA) resmi membuka Lomba Ketangkasan Palang Merah (LKPM) ke-10 Tahun 2026 di Auditorium lantai 1 UNIFAC, Senin, 20 Juli 2026. Mengusung tema “Resilient Youth for Humanity”, kompetisi tingkat Wira dan Madya se-Provinsi Jambi ini diikuti 42 sekolah, terdiri dari 27 kontingen tingkat Wira (SMA) dan 15 kontingen tingkat Madya (SMP), dan berlangsung selama empat hari, 19–22 Juli 2026.
Dalam sambutannya saat membuka acara secara resmi mewakili Rektor UNJA, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (BAKKS) UNJA, Dr. Guspianto, S.KM., M.KM., menekankan pentingnya jiwa kemanusiaan bagi generasi muda.
“Seorang relawan PMI tidak hanya sekadar terampil secara medis, tetapi harus memiliki ketangguhan mental, kecepatan berpikir, dan empati yang tinggi. LKPM ini bukan sekadar ajang mencari juara, melainkan wadah untuk mengasah kepedulian terhadap sesama atau humility,” ujar Dr. Guspianto.
Penekanan itu bukan tanpa alasan. Ia membagikan pengalaman pribadinya sebagai relawan kesehatan saat bencana Tsunami Aceh tahun 2004, sebuah refleksi yang menurutnya menggambarkan betapa krusialnya peran relawan PMI di lapangan.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan PMI Provinsi Jambi sekaligus Dosen Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UNJA, Dr. Tedjo Sukmono, S.Si., M.Si., mengingatkan para peserta akan tantangan kemanusiaan di era digital dan perubahan iklim, termasuk ancaman El Nino yang kini melanda. Ia juga berpesan kepada panitia dan juri agar menjunjung tinggi kejujuran demi menjaga integritas kompetisi.
Ketua Panitia LKPM X, Julian Rifaldo, dalam laporannya menegaskan kembali cakupan peserta dan durasi rangkaian acara. Sebagai bentuk transparansi, panitia juga menggelar pembacaan dan penandatanganan Pakta Integritas Dewan Juri, berisi 10 poin janji di antaranya komitmen menilai secara objektif, menolak segala bentuk praktik KKN, dan menjaga kerahasiaan hasil penilaian hingga pengumuman resmi.
Turut hadir dalam pembukaan ini Pembina KSR PMI Unit UNJA, Eko Nuriyatman, S.H., M.H., serta perwakilan PMI Kota Jambi, Sofian, S.Ag. Acara ditutup dengan ucapan “Siamo tutti fratelli”, yang berarti kita semua bersaudara. Ucapan ini sekaligus menjadi penegasan semangat kebersamaan yang diusung LKPM ke-10, bahwa di balik kompetisi dan penilaian, esensi utama yang ingin dijaga tetap sama: menumbuhkan jiwa kemanusiaan pada generasi muda Jambi. (www.unja.ac.id)



