ADVERTORIAL
Jalin Kerja Sama Strategis, FKIK UNJA Tandatangani MoA dengan Pemda dan Mitra
Mendalo – Fakuktas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Jambi (UNJA) resmi menjalin kerja sama dengan Organisasi Pemerintah Daerah (Pemda) dan Mitra yang dilaksanakan di Ruang Auditorium Gedung baru lantai 6 FKIK UNJA, Mendalo pada Kamis, 4 September 2025.
Acara penandatanganan kerja sama ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Hubungan Masyarakat dan Sistem Informasi UNJA, Prof. Dr. Revis Asra, S.Si., M.Si., Dekan FKIK UNJA, Dr. dr. Humaryanto, Sp.OT, M.Kes., Ketua Tim Tenaga Kependidikan Bidang Pendidikan Madrasah, Afrizal S.E., M.E., Plt. Kepala Dinas Sosial Kependudukan dan Pencatatan sipil Provinsi Jambi, Raden Abdurrasjid, S.Sos., Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, H. Syamsurizal S.E., M.Si., Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo, Dr. H. Safaruddin, MPH., MH., Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Hari, Asri Yonalisyah, A.P., Chief Executive Officer (CEO) Pundi Sumatra, M. Sutono, S.P., Direktur Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Daerah Jambi, Rahmad Mulyadi, S.Sos., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama, Dr. dr. Fitriyanti, S.p., DVE., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Ummi Kalsum, S.K.M., M.K.M., serta Kepala Bagian Umum, Ketua Tim Kerja dan para Ketua Jurusan.
Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Hubungan Masyarakat dan Sistem Informasi, Prof. Dr. Revis Asra, S.Si., M.Si., melalui sambutannya menekankan pentingnya visi kampus berdampak, sekaligus mengapresiasi capaian UNJA yang berhasil melebihi target kinerja.
“Sejak kepemimpinan Prof. Bryan, arah kebijakan kampus kita bertransformasi menuju konsep Kampus Berdampak. Artinya setiap thridarma yang dilakukan oleh perguruan tinggi itu memberi manfaat untuk kemajuan bangsa ini. oleh karena itu kerja sama merupakan pondasi utamanya. Alhamdulillah UNJA telah menunjukkan kerja sama yang luar biasa, bukan hanya di Tingkat lokal yaitu Kota Jambi, tetapi Tingkat nasional bahkan internasional. Berkat kerja sama ini, UNJA telah melampaui target yaitu pada bulan Agustus kemarin sudah mencapai 110% dari target yang ditetapkan,” ujar Prof. Revis.
Sementara dekan FKIK UNJA, Dr. dr. Humaryanto, Sp.OT, M.Kes., menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat melahirkan kerja sama berkelanjutan yang bermanfaat bagi bangsa dan menjadi pijakan penting untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi ke depannya.
“Kami berterima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini dan berharap, baik yang sudah terlaksana maupun yang baru terlaksana dapat menjadi langkah awal bagi kita untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi dalam mewujudkan cita-cita ersama,” ucap Dr. Humaryanto.
Melalui kerja sama strategis ini, FKIK UNJA menegaskan komitmennya untuk terus membangun jejaring kemitraan yang berdampak nyata, tidak hanya dalam pengembangan akademik dan riset, tetapi juga dalam memberikan kontribusi langsung bagi peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Ke depannya, sinergi antara universitas, pemerintah daerah, dan para mitra diharapkan semakin erat sehingga mampu melahirkan berbagai inovasi dan program yang berdaya guna. Dengan semangat Kampus Berdampak, FKIK UNJA bertekad menjadi teladan dalam menghadirkan perguruan tinggi yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga menginspirasi daerah lain melalui karya dan kontribusi nyata bagi bangsa.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Raih Penghargaan Tokoh Pengentasan Kemiskinan dari Beritajatim
DETAIL.ID, Jember – Momentum peringatan HUT ke-20 Beritajatim.com menjadi catatan manis bagi Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Bertempat di Grand City Surabaya, pada Selasa, 21 April 2026, Bupati Jember Gus Fawait menerima penghargaan sebagai Tokoh Pengentasan Kemiskinan Berbasis Akselerasi Pembangunan.
Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas keberhasilan validasi data dan aksi nyata di lapangan yang dilakukan jajaran pemerintah daerah untuk memutus rantai kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut.
Gus Fawait memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para ASN yang telah bersinergi lintas sektor hingga mengantarkannya pada puncak kesuksesan ini.
“Saya persembahkan award ini kepada seluruh jajaran Pemerintahan Kabupaten Jember, para ASN yang hari ini turun ke bawah untuk bahu-membahu. Tidak melihat asal mereka, apakah guru, nakes, atau yang lain, semua bersatu untuk memastikan data kemiskinan ekstrem di Jember benar-benar valid,” katanya.
Gus Fawait menekankan bahwa intervensi pembangunan tidak akan berjalan efektif tanpa pondasi data yang akurat.
Ia percaya bahwa dengan menekan angka kemiskinan, maka masalah sosial turunan lainnya akan ikut terurai.
“Kita tahu bahwa kemiskinan ini mengakibatkan banyak masalah lain, mulai dari angka stunting, angka kematian ibu dan bayi, hingga tindak kriminalitas. Ujung dari semua masalah itu adalah faktor kemiskinan,” tuturnya.
ADVERTORIAL
ASN Berjuang Verval Data Kemiskinan Hingga Terjatuh, Pj Sekda Jember Beri Apresiasi!
DETAIL.ID, Jember – ASN Satpol PP Kabupaten Jember, Siti Nurus Syamsiyah, jatuh saat menjalankan verifikasi faktual (verval) data kemiskinan di Kecamatan Sumberjambe, Senin, 20 April 2026.
Peristiwa itu terjadi saat Siti menuju lokasi tugas pada malam hari menggunakan sepeda motor roda tiga yang telah dimodifikasi.
Kondisi medan yang terjal dan minim pencahayaan membuat kendaraan yang dikendarainya kehilangan tenaga saat menanjak.
“Kan sudah magrib jadi saya enggak paham medan, terus ketinggiannya itu sekitar 45 derajat kemiringannya. Nah, saya sudah mau nanjak gitu sepedanya kan roda tiga,” katanya saat ditemui di ruang IGD RS dr. Soebandi.
Ia menguraikan, kurangnya ancang-ancang membuat kendaraan tidak mampu menanjak dan justru mundur tak terkendali meski sudah direm.
“Mungkin kecepatan dari bawah itu kurang karena saya tidak tahu medannya. Akhirnya mundur, saya rem tetap enggak bisa. Sepedanya miring ke kiri terus jatuh,” ujarnya.
Siti menjalankan tugas tersebut setelah mendapat izin dari atasan usai apel pagi.
Ia menyatakan kesiapan mendukung program pemerintah daerah dalam penuntasan data kemiskinan, dengan catatan aspek keselamatan petugas menjadi perhatian.
“Harapannya kalau perempuan jangan jauh-jauh (lokasi tugasnya), yang dekat-dekat saja. Kalau laki-laki mungkin beda lagi cara kerjanya,” ucapnya.
Pj. Sekda Jember, Akhmad Helmi Luqman, merespons insiden itu dengan menyampaikan apresiasi kepada ASN yang terlibat dalam proses verval di lapangan.
“Saya apresiasi dan ucapkan terima kasih kepada semua ASN yang sudah melaksanakan verifikasi data dengan penuh sukacita dan duka di lapangan. Ini menunjukkan semangat bahwa ASN terpanggil peduli terhadap warga miskin di Jember,” tuturnya.
Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan evaluasi untuk memastikan pelaksanaan verval berjalan lebih aman dan efisien.
Helmi meminta OPD mengatur pembagian tugas jika ada ASN yang memiliki keterbatasan fisik atau usia.
“Kami sampaikan kepada OPD-OPD, misalkan keberatan karena sakit atau sudah sepuh, nanti verval bisa diwakilkan kepada rekan kerjanya yang lain. Masa sih temannya enggak bisa bantu? Yang penting datanya dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Ia juga menyebut penyesuaian lokasi tugas akan kembali dikaji agar lebih dekat dengan domisili petugas.
“Nanti kita evaluasi untuk didekatkan dengan posisi rumahnya. Sebetulnya sudah dilakukan, cuma karena terlalu banyak warga miskin di pinggiran, akhirnya mau tidak mau kita melibatkan rekan-rekan ASN,” tuturnya.
ADVERTORIAL
Hadiri Halal Bihalal Alumni SPP-SPMA/SMKPP, Wabup Bakhtiar Ajak Para Alumni Dukung Ketahanan Pangan
Batanghari – Alumni SPP-SPMA/SMKPP Negeri Jambi menggelar Halal Bihalal Akbar lintas angkatan tahun 1968 hingga 2025 di Muara Bulian, pada Senin, 20 April 2026.
Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antaralumni yang tersebar di berbagai daerah.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Batanghari, H. Bakhtiar. Dalam kesempatan itu, ia mengajak para alumni untuk memperkuat peran dalam mendukung ketahanan pangan di Provinsi Jambi.
“Momentum silaturahmi ini sangat penting, apalagi banyak alumni yang sudah lama tidak bertemu karena kesibukan dan jarak. Pertemuan langsung seperti ini menjadi obat rindu,” katanya.
Ia menyebut, para alumni berasal dari berbagai angkatan dan latar belakang profesi, baik yang telah purna bakti maupun yang masih aktif bertugas di berbagai bidang pemerintahan dan sektor lainnya.
Menurutnya, keilmuan yang dimiliki para alumni di bidang pertanian diharapkan dapat berkontribusi dalam pembangunan, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan di tengah masyarakat.
“Kami berharap para alumni dapat berperan aktif, baik melalui ide, inovasi, maupun program yang relevan untuk mendukung ketahanan pangan,” ucapnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan kebersamaan antaralumni sebagai modal dalam mencapai tujuan bersama.
“Kebersamaan dan kekompakan ini perlu terus ditingkatkan agar bisa memberikan manfaat yang lebih luas,” ujarnya.


