Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Resmikan SPBU 24.373.100 di Jalan Lintas Bangko-Kerinci Desa Benteng, Bupati H M Syukur: Jawaban Kebutuhan Masyarakat

DETAIL.ID

Published

on

Merangin – Bupati Merangin H M Syukur meresmikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 24.373.100, yang berada di Jalan Lintas Bangko-Kerinci Desa Benteng, Kecamatan Sungai Manau, pada Minggu, 7 September 2025.

Acara peresmian SPBU tersebut, ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati didampingi Ketua TP PKK Merangin Hj Lavita Syukur, Wabup Merangin H A Khafidh bersama Wakil Ketua TP PKK Merangin Hj Emi Minarsih Khafidh dan Plt. Sekda Zulhifni bersama istri.

“Peresmian SPBU ini semestinya dilakukan sebelum Pilkada Serentak 2024, tapi karena berbagai kesibukan, sehingga tertunda sampai hari ini. Namun demikian untuk pelayanan pengisian BBM di SBPU ini telah dilakukan seminggu lalu,” ujar Bupati.

Diakui Bupati, awalnya tidak ada investor yang bersedia membangun SPBU di Desa Benteng Kecamatan Sungai Manau. Jadi sampai kapanpun tidak akan ada SPBU di Sungai Manau, tapi masyarakat mendesak bagaimana bisa ada SPBU di Sungai Manau.

“Hadirnya SPBU ini tentu bukan sekedar bangunan fisik, tapi lebih dari itu. Ini adalah jawaban atas kebutuhan masyarakat akan pelayanan energi yang lebih cepat, lebih mudah dijangkau dan lebih adil,” kata Bupati.

Hadirnya SPBU di Sungai Manau tersebut, masyarakat tidak lagi harus menempuh jarak jauh hanya untuk mendapatkan BBM. Hal ini juga akan mendorong aktivitas ekonomi, memperlancar transformasi serta meningkatkan kesejahteraan warga.

“Saya berterima kasih kepada semua pihak, khususnya PT Malako Energi Jaya dan para mitra, yang telah bekerjasama dan berkomitmen menghadirkan layanan terbaik untuk masyarakat. Terima kasih juga Pertamina yang memberi izin,” ucap Bupati.

Selain itu, Bupati juga berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Sungai Manau yang senantiasa mendukung dan menjaga fasilitas serta keamanannya. Bupati berpesan, mari jaga bersama SPBU tersebut.

Gunakan SPBU lanjut Bupati, dengan tertib dan bijak serta jadikan keberadaan SPBU sebagai pemacu semangat untuk terus membangun Sungai Manau lebih maju lagi. Hadirnya SPBU itu diikuti dengan adanya pelayanan ATM dari Perbankan.

“Terima kasih BRI, yang telah menghadirkan ATM di SBPU ini dan akan menyusul ATM dari bank-bank lainnya. Masyarakat jadi tidak berisiko, karena tidak perlu lagi jauh-jauh menarik uangnya di ATM yang ada di Kota Bangko,” tutur Bupati.

Di akhir acara, Bupati bersama istri menyantuni sebanyak 39 orang anak yatim dari Desa Benteng, Sungai Kelumpang, Pasar Usang, Dusun Tengah dan Dusun Lekuk. Acara dilanjutkan dengan makan siang bersama.

Hadir pada acara itu, anggota DPRD Merangin Indra Gani, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemkab Merangin, Manager SPBU Desa Benteng Budi Nokra bersama jajarannya.

Hadir juga, para kepala instansi vertikal, Perbankan, BUMN, BUMD, Camat Sungai Manau bersama istri, para kepala desa se-Kecamatan Sungai Manau, Pimpinan Pondok Pesantren Al Syari’ah K H Syafi’I, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan ratusan masyarakat.

Advertisement

ADVERTORIAL

Gus Fawait Raih Penghargaan Tokoh Pengentasan Kemiskinan dari Beritajatim

DETAIL.ID

Published

on

Kadiskominfo Jember mewakili Bupati Fawait menerima penghargaan dari Beritajatim. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Momentum peringatan HUT ke-20 Beritajatim.com menjadi catatan manis bagi Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Bertempat di Grand City Surabaya, pada Selasa, 21 April 2026, Bupati Jember Gus Fawait menerima penghargaan sebagai Tokoh Pengentasan Kemiskinan Berbasis Akselerasi Pembangunan.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas keberhasilan validasi data dan aksi nyata di lapangan yang dilakukan jajaran pemerintah daerah untuk memutus rantai kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut.

Gus Fawait memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para ASN yang telah bersinergi lintas sektor hingga mengantarkannya pada puncak kesuksesan ini.

“Saya persembahkan award ini kepada seluruh jajaran Pemerintahan Kabupaten Jember, para ASN yang hari ini turun ke bawah untuk bahu-membahu. Tidak melihat asal mereka, apakah guru, nakes, atau yang lain, semua bersatu untuk memastikan data kemiskinan ekstrem di Jember benar-benar valid,” katanya.

Gus Fawait menekankan bahwa intervensi pembangunan tidak akan berjalan efektif tanpa pondasi data yang akurat.

Ia percaya bahwa dengan menekan angka kemiskinan, maka masalah sosial turunan lainnya akan ikut terurai.

“Kita tahu bahwa kemiskinan ini mengakibatkan banyak masalah lain, mulai dari angka stunting, angka kematian ibu dan bayi, hingga tindak kriminalitas. Ujung dari semua masalah itu adalah faktor kemiskinan,” tuturnya.

Continue Reading

ADVERTORIAL

ASN Berjuang Verval Data Kemiskinan Hingga Terjatuh, Pj Sekda Jember Beri Apresiasi!

DETAIL.ID

Published

on

Pj. Sekda Jember menjenguk ASN yang jatuh saat bertugas, Senin (20/4/2026). (Foto: DETAIL/Istimewa)

DETAIL.ID, Jember – ASN Satpol PP Kabupaten Jember, Siti Nurus Syamsiyah, jatuh saat menjalankan verifikasi faktual (verval) data kemiskinan di Kecamatan Sumberjambe, Senin, 20 April 2026.

Peristiwa itu terjadi saat Siti menuju lokasi tugas pada malam hari menggunakan sepeda motor roda tiga yang telah dimodifikasi.

Kondisi medan yang terjal dan minim pencahayaan membuat kendaraan yang dikendarainya kehilangan tenaga saat menanjak.

“Kan sudah magrib jadi saya enggak paham medan, terus ketinggiannya itu sekitar 45 derajat kemiringannya. Nah, saya sudah mau nanjak gitu sepedanya kan roda tiga,” katanya saat ditemui di ruang IGD RS dr. Soebandi.

Ia menguraikan, kurangnya ancang-ancang membuat kendaraan tidak mampu menanjak dan justru mundur tak terkendali meski sudah direm.

“Mungkin kecepatan dari bawah itu kurang karena saya tidak tahu medannya. Akhirnya mundur, saya rem tetap enggak bisa. Sepedanya miring ke kiri terus jatuh,” ujarnya.

Siti menjalankan tugas tersebut setelah mendapat izin dari atasan usai apel pagi.

Ia menyatakan kesiapan mendukung program pemerintah daerah dalam penuntasan data kemiskinan, dengan catatan aspek keselamatan petugas menjadi perhatian.

“Harapannya kalau perempuan jangan jauh-jauh (lokasi tugasnya), yang dekat-dekat saja. Kalau laki-laki mungkin beda lagi cara kerjanya,” ucapnya.

Pj. Sekda Jember, Akhmad Helmi Luqman, merespons insiden itu dengan menyampaikan apresiasi kepada ASN yang terlibat dalam proses verval di lapangan.

“Saya apresiasi dan ucapkan terima kasih kepada semua ASN yang sudah melaksanakan verifikasi data dengan penuh sukacita dan duka di lapangan. Ini menunjukkan semangat bahwa ASN terpanggil peduli terhadap warga miskin di Jember,” tuturnya.

Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan evaluasi untuk memastikan pelaksanaan verval berjalan lebih aman dan efisien.

Helmi meminta OPD mengatur pembagian tugas jika ada ASN yang memiliki keterbatasan fisik atau usia.

“Kami sampaikan kepada OPD-OPD, misalkan keberatan karena sakit atau sudah sepuh, nanti verval bisa diwakilkan kepada rekan kerjanya yang lain. Masa sih temannya enggak bisa bantu? Yang penting datanya dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Ia juga menyebut penyesuaian lokasi tugas akan kembali dikaji agar lebih dekat dengan domisili petugas.

“Nanti kita evaluasi untuk didekatkan dengan posisi rumahnya. Sebetulnya sudah dilakukan, cuma karena terlalu banyak warga miskin di pinggiran, akhirnya mau tidak mau kita melibatkan rekan-rekan ASN,” tuturnya.

Continue Reading

ADVERTORIAL

Hadiri Halal Bihalal Alumni SPP-SPMA/SMKPP, Wabup Bakhtiar Ajak Para Alumni Dukung Ketahanan Pangan

DETAIL.ID

Published

on

Batanghari – Alumni SPP-SPMA/SMKPP Negeri Jambi menggelar Halal Bihalal Akbar lintas angkatan tahun 1968 hingga 2025 di Muara Bulian, pada Senin, 20 April 2026.

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antaralumni yang tersebar di berbagai daerah.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Batanghari, H. Bakhtiar. Dalam kesempatan itu, ia mengajak para alumni untuk memperkuat peran dalam mendukung ketahanan pangan di Provinsi Jambi.

“Momentum silaturahmi ini sangat penting, apalagi banyak alumni yang sudah lama tidak bertemu karena kesibukan dan jarak. Pertemuan langsung seperti ini menjadi obat rindu,” katanya.

Ia menyebut, para alumni berasal dari berbagai angkatan dan latar belakang profesi, baik yang telah purna bakti maupun yang masih aktif bertugas di berbagai bidang pemerintahan dan sektor lainnya.

Menurutnya, keilmuan yang dimiliki para alumni di bidang pertanian diharapkan dapat berkontribusi dalam pembangunan, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan di tengah masyarakat.

“Kami berharap para alumni dapat berperan aktif, baik melalui ide, inovasi, maupun program yang relevan untuk mendukung ketahanan pangan,” ucapnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan kebersamaan antaralumni sebagai modal dalam mencapai tujuan bersama.

“Kebersamaan dan kekompakan ini perlu terus ditingkatkan agar bisa memberikan manfaat yang lebih luas,” ujarnya.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs