Connect with us
Advertisement

unja

UNJA Sabet Juara 1 dan Best Kostum Terbaik 1 di Ajang Nasional Senam Kreasi PERWOSI 2025

DETAIL.ID

Published

on

Jakarta – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Universitas Jambi (UNJA) dalam ajang Lomba Nasional Senam Kreasi Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Tahun 2025 yang berlangsung pada Jumat, 8 Oktober 2025 di Jakarta.

Dalam kompetisi yang diikuti oleh berbagai tim dari seluruh Indonesia tersebut, tim senam UNJA berhasil meraih Juara 1 Tingkat Nasional sekaligus memperoleh penghargaan Best Kostum Terbaik 1. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen UNJA dalam mendukung pengembangan bakat dan potensi mahasiswa di bidang olahraga dan seni gerak.

Adapun anggota Tim Senam UNJA yang berhasil menorehkan prestasi tersebut terdiri dari Fitri Khairunnisa, S.Pd., M.Pd., dari Program Studi Doktor Kependidikan, sekaligus Dosen Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Anisa Sulastri Manalu, Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Nisrina Alifa Nur Zahra, Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum. Nasyuha Indriana, Program Studi Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Salah satu pesenam sekaligus dosen pada Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Fitri Khairunnisa, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian tersebut.

“Alhamdulillah, dengan penuh rasa bangga, saya menyampaikan bahwa tim kami berhasil meraih Juara 1 tingkat nasional serta penghargaan Best Kostum Terbaik 1 pada ajang Lomba Senam Kreasi PERWOSI Tahun 2025. Kemenangan ini adalah hasil dari kerja keras, kekompakan, serta semangat sportivitas seluruh anggota tim yang telah berlatih selama ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada tim pelatih, manajer, dan official, serta kami mengucapkan terima kasih kepada PERWOSI Provinsi Jambi yang telah mendukung penuh hingga kami mampu membawa nama baik Jambi tercinta. Semoga kami bisa lebih baik lagi dan terus aktif, serta bersemangat dalam berkarya,” ujar Fitri.

Sementara itu, Sugih Suhartini, S.Pd., M.Pd., selaku pembimbing tim sekaligus dosen pada Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kesehatan FKIP UNJA, turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan berbagai pihak yang telah berperan dalam keberhasilan ini.

“Alhamdulillah, ribuan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat tim pelatih, UKM Senam, ACFIK UNJA, serta dosen-dosen JPOK. Terima kasih pula kepada penyelenggara lomba senam kreasi tingkat nasional, Universitas Negeri Medan (UNIMED) yang telah memberikan kesempatan kepada adik-adik mahasiswa untuk berlaga dan menampilkan hasil dari proses latihan mereka selama ini,” tutur Sugih.

Kegiatan ini menjadi wadah bagi para peserta untuk menampilkan kreativitas dalam gerak senam yang menggabungkan unsur seni, kebugaran, dan kekompakan tim. Selain itu, lomba ini juga mempererat silaturahmi antarperguruan tinggi dan organisasi olahraga wanita di seluruh Indonesia.

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi civitas akademika UNJA untuk terus berinovasi dan berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Advertisement

ADVERTORIAL

Kabar Baik! UNJA Buka Seleksi Mandiri 2026 Pakai Skor UTBK dan SMMPTN Barat

DETAIL.ID

Published

on

Mendalo – Universitas Jambi (UNJA) resmi membuka penerimaan mahasiswa baru melalui Jalur Seleksi Mandiri Berdasarkan Skor UTBK-SNBT atau SMMPTN Barat Tahun 2026. Jalur ini diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat yang telah mengikuti UTBK-SNBT maupun UTBK SMMPTN Barat 2026 dan ingin melanjutkan pendidikan di UNJA tanpa mengikuti ujian tulis tambahan.

Seleksi dilakukan dengan memanfaatkan skor resmi UTBK-SNBT atau UTBK SMMPTN Barat Tahun 2026. Penilaian dilaksanakan secara objektif, transparan, dan kompetitif dengan mempertimbangkan nilai peserta, daya tampung masing-masing program studi, serta ketentuan yang berlaku di UNJA.

Pembukaan jalur seleksi ini merupakan bagian dari komitmen UNJA dalam memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus memberikan kesempatan yang lebih luas kepada calon mahasiswa untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi negeri. Melalui pemanfaatan skor seleksi yang telah dimiliki peserta, proses penerimaan diharapkan menjadi lebih efisien tanpa mengurangi prinsip seleksi yang adil dan berkualitas.

Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Jambi di https://pmb.unja.ac.id dengan melengkapi seluruh persyaratan administrasi yang telah ditetapkan. Peserta juga diimbau untuk memperhatikan jadwal pendaftaran, tahapan seleksi, serta pengumuman hasil agar tidak melewatkan setiap proses yang telah ditentukan.

UNJA berharap jalur seleksi mandiri ini mampu menjaring lebih banyak calon mahasiswa berprestasi dari berbagai daerah di Indonesia. Selain menjadi kesempatan bagi peserta yang belum lolos pada jalur seleksi sebelumnya, skema ini juga menjadi upaya UNJA dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas, inklusif, dan berdaya saing.

Informasi lengkap mengenai jadwal, persyaratan, tata cara pendaftaran, biaya, serta daftar program studi yang menerima mahasiswa melalui Jalur Seleksi Mandiri Berdasarkan Skor UTBK-SNBT dan SMMPTN Barat Tahun 2026 dapat diakses melalui laman resmi PMB Universitas Jambi di https://pmb.unja.ac.id serta kanal media sosial resmi UNJA. (www.unja.ac.id)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Mencetak Lulusan Unggul, Pascasarjana UNJA Finalisasi Revitalisasi Kurikulum Berorientasi Capaian

DETAIL.ID

Published

on

Jambi – Pascasarjana Universitas Jambi (UNJA) menggelar Workshop Penguatan Sistem Pengukuran dan Evaluasi Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) serta Finalisasi Revitalisasi Kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) di Graha Singadekane Pascasarjana UNJA pada Senin, 20 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat implementasi kurikulum agar menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri.

Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Pascasarjana UNJA, Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Pascasarjana UNJA, para pimpinan fakultas, ketua program studi, serta dosen di lingkungan UNJA. Workshop ini juga menghadirkan Guru Besar Departemen Teknik Sistem dan Industri ITS sekaligus Tim Ahli Kurikulum Belmawa Kemdiktisaintek, Prof. Dr. Ir. Syamsul Arifin, M.T.

Direktur Pascasarjana UNJA, Prof. Dr. Dra. Muazza, M.Si., mengatakan bahwa transformasi kurikulum menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. Menurutnya, dosen saat ini tidak hanya bertugas menyampaikan materi, tetapi juga memastikan mahasiswa memiliki kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja.

“Sebagai dosen, kita tidak lagi hanya dituntut untuk mengajar, tetapi bagaimana memastikan mahasiswa memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri dan dunia kerja,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyusunan kurikulum harus mampu mengikuti perkembangan zaman sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan relevan.

“Melalui workshop ini, kita ingin membangun kurikulum yang selaras dengan tuntutan zaman. Kurikulum yang kita susun harus solid, efektif, dan mampu menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia industri,” katanya.

Dalam pemaparannya, Prof. Syamsul Arifin menjelaskan pentingnya penguatan sistem pengukuran dan evaluasi Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) sebagai bagian utama implementasi Outcome-Based Education (OBE). Ia menekankan bahwa keberhasilan pembelajaran di perguruan tinggi diukur dari tercapainya kompetensi lulusan melalui kurikulum yang terintegrasi, sistem asesmen yang tepat, serta kesesuaian dengan KKNI dan SN-Dikti.

Melalui workshop ini, Pascasarjana UNJA berharap setiap program studi mampu menyusun kurikulum yang lebih adaptif, terukur, dan berorientasi pada capaian pembelajaran sehingga dapat menghasilkan lulusan yang unggul, berdaya saing, dan siap menjawab kebutuhan dunia kerja. (www.unja.ac.id)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Resilient Youth for Humanity: LKPM ke-10 UNJA Ajak Generasi Muda Jambi Peduli Sesama

DETAIL.ID

Published

on

Mendalo – Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) unit Universitas Jambi (UNJA) resmi membuka Lomba Ketangkasan Palang Merah (LKPM) ke-10 Tahun 2026 di Auditorium lantai 1 UNIFAC, Senin, 20 Juli 2026. Mengusung tema “Resilient Youth for Humanity”, kompetisi tingkat Wira dan Madya se-Provinsi Jambi ini diikuti 42 sekolah, terdiri dari 27 kontingen tingkat Wira (SMA) dan 15 kontingen tingkat Madya (SMP), dan berlangsung selama empat hari, 19–22 Juli 2026.

Dalam sambutannya saat membuka acara secara resmi mewakili Rektor UNJA, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (BAKKS) UNJA, Dr. Guspianto, S.KM., M.KM., menekankan pentingnya jiwa kemanusiaan bagi generasi muda.

“Seorang relawan PMI tidak hanya sekadar terampil secara medis, tetapi harus memiliki ketangguhan mental, kecepatan berpikir, dan empati yang tinggi. LKPM ini bukan sekadar ajang mencari juara, melainkan wadah untuk mengasah kepedulian terhadap sesama atau humility,” ujar Dr. Guspianto.

Penekanan itu bukan tanpa alasan. Ia membagikan pengalaman pribadinya sebagai relawan kesehatan saat bencana Tsunami Aceh tahun 2004, sebuah refleksi yang menurutnya menggambarkan betapa krusialnya peran relawan PMI di lapangan.

Senada dengan hal tersebut, perwakilan PMI Provinsi Jambi sekaligus Dosen Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UNJA, Dr. Tedjo Sukmono, S.Si., M.Si., mengingatkan para peserta akan tantangan kemanusiaan di era digital dan perubahan iklim, termasuk ancaman El Nino yang kini melanda. Ia juga berpesan kepada panitia dan juri agar menjunjung tinggi kejujuran demi menjaga integritas kompetisi.

Ketua Panitia LKPM X, Julian Rifaldo, dalam laporannya menegaskan kembali cakupan peserta dan durasi rangkaian acara. Sebagai bentuk transparansi, panitia juga menggelar pembacaan dan penandatanganan Pakta Integritas Dewan Juri, berisi 10 poin janji di antaranya komitmen menilai secara objektif, menolak segala bentuk praktik KKN, dan menjaga kerahasiaan hasil penilaian hingga pengumuman resmi.

Turut hadir dalam pembukaan ini Pembina KSR PMI Unit UNJA, Eko Nuriyatman, S.H., M.H., serta perwakilan PMI Kota Jambi, Sofian, S.Ag. Acara ditutup dengan ucapan “Siamo tutti fratelli”, yang berarti kita semua bersaudara. Ucapan ini sekaligus menjadi penegasan semangat kebersamaan yang diusung LKPM ke-10, bahwa di balik kompetisi dan penilaian, esensi utama yang ingin dijaga tetap sama: menumbuhkan jiwa kemanusiaan pada generasi muda Jambi. (www.unja.ac.id)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs