unja
Optimize Your Gut, Protect Your Heart: Tim FKIK UNJA Juara 2 Nasional S-RMO 2025
Mendalo – Tim mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Jambi (UNJA) meraih juara dua tingkat nasional pada Research Competition Scientific Regional Medical Olympiad (S-RMO) 2025. Kompetisi bergengsi yang diselenggarakan Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI) Wilayah 4 ini diikuti mahasiswa kedokteran dari berbagai universitas terkemuka di seluruh Indonesia.
Tim yang terdiri dari Muhammad Rizky Pratama (ketua), Muhammad Faris Rizqullah, dan Adinda Aisyah Welliani membuat karya ilmiah berjudul “Meta analisis efek modulasi mikrobiota usus terhadap profil lipid pada individu dengan faktor risiko kardiovaskular.” Karya mereka berhasil lolos seleksi ketat dan masuk 10 finalis terbaik ajang ini, bersaing dengan tim dari universitas ternama seperti Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, Universitas Hasanuddin, Universitas Diponegoro dan Universitas lainnya.
Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UNJA, Dr. dr. Humaryanto, Sp.OT, M.Kes., memberikan apresiasi tinggi atas prestasi yang diraih tim mahasiswa ini.
“Pencapaian ini membuktikan bahwa mahasiswa UNJA memiliki kapasitas untuk bersaing di tingkat nasional. Kami berharap prestasi ini dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan budaya riset dan publikasi ilmiah,” ujarnya.
Beliau juga menekankan bahwa prestasi ini sejalan dengan Visi FKIK UNJA dalam kedokteran komunitas.
“Data meta analisis adalah informasi berbasis bukti yang sangat penting untuk melaksanakan pelayanan kesehatan sebagai dokter. Kemampuan mahasiswa dalam melakukan analisis berbasis evidens ini akan menjadi bekal penting dalam praktik kedokteran komunitas di masa depan,” katanya.
I Made Dwi Mertha Adnyana, M.Ked.Trop., selaku dosen pembimbing menyatakan kebanggaannya.
“Saya sangat bangga dengan dedikasi dan kerja keras anak-anak. Mereka tidak hanya menguasai aspek teoritis, tetapi juga mampu berpikir kritis dan mengaplikasikan ilmu dalam konteks penelitian yang sistematis. Ini adalah bekal penting untuk menjadi dokter yang tidak hanya sebagai praktisi tetapi juga akademisi,” katanya.
Rizky, Ketua tim menceritakan bahwa perjalanan menuju podium juara tidak mudah. Tim telah memulai persiapan sejak pendaftaran dibuka pada September hingga Oktober 2025. Selama hampir dua bulan, mereka melakukan riset literatur mendalam untuk memahami topik penyakit tidak menular (Non-Communicable Disease) yang menjadi tema kompetisi tahun ini. Pada tiga minggu terakhir, tim fokus menyusun karya ilmiah, bekerja keras di tengah padatnya jadwal kuliah, praktikum, dan kegiatan lainnya.
“Kami ingin memberikan kontribusi pemikiran yang bermanfaat, karena topik ini sangat relevan dengan kondisi kesehatan masyarakat saat ini” ucap Rizky.
Faris, salah satu anggota tim, mengungkapkan bahwa motivasi terbesar mereka adalah berkontribusi dalam pengembangan ilmu kedokteran, khususnya dalam memahami hubungan antara mikrobiota usus dan kesehatan kardiovaskular.
“Tema “Non-Communicable Disease Nexus: Harnessing Innovation for Prevention, Treatment, and Global Impact” memberikan kami ruang untuk mengeksplorasi pendekatan inovatif dalam pencegahan penyakit kardiovaskular. Kami berharap hasil meta analisis kami dapat memberikan wawasan baru bagi praktisi kesehatan,” ujar Faris.
Sementara itu, Adinda menambahkan bahwa dukungan dari dosen pembimbing dan atmosfer akademik di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UNJA sangat membantu proses penyusunan karya ilmiah mereka.
“Bapak Dwi sangat supportif dan memberikan masukan-masukan kritis yang membangun. Beliau selalu mendorong kami untuk berpikir lebih dalam dan menganalisis data dengan lebih komprehensif,” tutur Adinda.
Kompetisi S-RMO 2025 menghadirkan tantangan berat dengan proses seleksi yang sangat ketat, mencakup sembilan aspek penilaian mulai dari format penulisan, orisinalitas gagasan, hingga kemampuan memberikan rekomendasi berbasis evidens.
Presentasi final yang dilaksanakan secara daring pada 8 November dihadiri oleh juri yang merupakan pakar di bidang kedokteran. Tim diuji mengenai metodologi penelitian, strategi pencarian literatur, kriteria inklusi-eksklusi, dan implikasi klinis, namun mereka mampu menjawab seluruh pertanyaan, terutama terkait originalitas. Penelitian mereka merupakan penelitian pertama yang menguji efektivitas dari mikroba usus (probiotik, prebiotik dan sinbiotik) terhadap profil lipid.
Muhammad Rizky Pratama berharap prestasi ini menjadi awal kontribusi lebih besar, termasuk publikasi di jurnal internasional bereputasi Scopus, sekaligus mendukung pengembangan ilmu kedokteran di Indonesia. Prestasi ini memperkuat posisi UNJA sebagai institusi yang mendorong mahasiswa berprestasi di riset dan kompetisi ilmiah, membuktikan bahwa dengan semangat “Optimize Your Gut, Protect Your Heart,” mahasiswa UNJA siap bersaing di kancah nasional.
ADVERTORIAL
Empat Pejabat Baru Resmi Dilantik, Rektor UNJA Tekankan Kolaborasi dan Akselerasi Kinerja
Mendalo – Rektor Universitas Jambi (UNJA), Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H., secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan tiga Wakil Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) serta Kepala Unit Penunjang Akademik (UPA) Bahasa periode 2026–2030, Kamis, 20 Agustus 2026. Acara pelantikan dan serah terima jabatan ini berlangsung di berlangsung di Lantai 2 Gedung UNIFAC.
Pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Rektor UNJA tertanggal 19 Agustus 2026. Adapun pejabat yang dilantik sebagai berikut:
- Dr. Madyawati Latief, S.P., M.Si. sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama.
- Dr. Dedy Setiawan, S.Kom., M.IT.sebagai Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum.
- Dr. Drs. Harmes, M.T. Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni
- Eddy Haryanto, S. Pd., M.Sc.Ed., MPP., Ph. D. sebagai Kepala UPA Bahasa UNJA
Dalam sambutannya, Rektor mengucapkan selamat kepada pejabat yang baru dilantik dan menyampaikan terima kasih atas pengabdian pejabat lama. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjalankan program kerja universitas dan fakultas.
“Saya meminta kepada Wakil Dekan FST supaya segera memfungsikan laboratorium, terutama bagi kebutuhan eksternal. Segera direncanakan anggarannya, diajukan, dan dilaksanakan. Kalau direncanakan tapi tidak diajukan, atau diajukan tapi tidak dilaksanakan, itu percuma,” tutur Rektor.
Rangkaian acara diisi dengan pembacaan keputusan Rektor, pembacaan Pakta Integritas oleh pejabat yang dilantik, hingga pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Rektor UNJA dengan didampingi rohaniwan. Prosesi ini disaksikan oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum, Prof. Dr. Ir. Depison, M.P., serta Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Fauzi Syam, S.H., M.H.
Selain pelantikan pejabat baru, acara ini juga meresmikan serah terima jabatan dari pejabat lama, termasuk pemberian apresiasi kepada Ir. Bambang Hariyadi, M.Si., Ph.D. atas dedikasinya selama menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama FST periode sebelumnya.
Acara diakhiri dengan pembacaan doa, foto bersama, dan pemberian ucapan selamat dari para tamu undangan. (www.unja.ac.id)
ADVERTORIAL
Perkuat Jejaring Strategis, UNJA Gandeng Tujuh Mitra Pendidikan dan Kesehatan melalui MoU dan MoA
Mendalo – Universitas Jambi (UNJA) memperkuat jejaring kerja sama strategis dengan berbagai mitra di bidang pendidikan dan kesehatan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) bersama tujuh lembaga mitra pada Kamis, 20 Agustus 2026 di Ruang Rapat Senat Lantai 8 Gedung UNIFAC.
Acara ini dihadiri oleh Rektor UNJA, para Wakil Rektor, Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Pascasarjana, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama, para Dekan dan Wakil Dekan, serta pimpinan dari masing-masing instansi mitra.
Mitra yang menjalin kerja sama dengan UNJA terdiri atas Yayasan Nurul ‘Ilmi Jambi, Yayasan An-Nahl Percikan Iman Jambi, Yayasan Amir Ash-Shiddiiqi Jambi, Sentra Alyatama Jambi, Rumah Sakit Mitra Jambi, Yayasan Sahabat Jambi, serta Fakultas Kedokteran UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi.
Dalam sambutannya, Rektor UNJA, Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kerja sama tersebut merupakan langkah penting bagi UNJA yang telah meraih akreditasi Unggul pada tahun 2024. Menurutnya, kolaborasi ini harus didasarkan pada semangat kebersamaan dan kesetaraan sehingga memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.
“Lembaga pendidikan seperti Universitas Jambi dan Bapak/Ibu sekalian, baik dari lembaga pendidikan maupun kesehatan, harus saling berkolaborasi untuk menguatkan masing-masing. UNJA dengan motto ‘Inovatif dan Unggul dalam Kompetisi’ akan menjaga dan segera melaksanakan implementasi dari MoU ini,” ujar Rektor.
Ia juga menegaskan pentingnya implementasi nyata dari dokumen yang telah ditandatangani.
Rektor juga menyampaikan bahwa UNJA akan melakukan evaluasi bersama jika dalam kurun waktu satu tahun tidak ditemukan langkah konkret dari kerja sama tersebut.
Penandatanganan kerja sama dilakukan dalam dua tahap utama, yaitu tingkat universitas (MoU) dan tingkat fakultas (MoA).
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) UNJA dengan:
* Yayasan Amir Ash-Shiddiqi Jambi
* Yayasan Nurul Ilmi Jambi
* Yayasan An-Nahl Percikan Iman Jambi
* Rumah Sakit Mitra Kota Jambi
* Sentra Alyatama Jambi
* Yayasan Sahabat Jambi
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (MoA) Pascasarjana UNJA dengan:
* Yayasan Nurul Ilmi
* Yayasan Amir Ash-Shiddiqi,l
* Yayasan An-Nahl Percikan Iman Jambi
* Sentra Alyatama.
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (MoA) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dengan:
* Yayasan Sahabat Jambi
* Yayasan Nurul Ilmi
* Yayasan Amir Ash-Shiddiqi,
* Rumah Sakit Mitra Kota Jambi
* Sentra Alyatama.
* Yayasan An Nahl Percikan Iman Jambi
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (MoA) Fakultas Sains dan Teknologi (FST) dengan:
* Yayasan Nurul Ilmi
* Yayasan Amir Ash-Shiddiqi.
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (MoA) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) dengan:
* Fakultas Kedokteran UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi
* Yayasan Nurul Ilmi
* Yayasan Amir Ash-Shiddiqi
* Sentra Alyatama
* Yayasan An-Nahl Percikan Iman Jambi
* Yayasan Sahabat Jambi
* Rumah Sakit Mitra Kota Jambi.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi foto bersama seluruh mitra sebagai tanda dimulainya kolaborasi strategis yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pendidikan dan kesehatan serta penyerahan cenderamata. (www.unja.ac.id)
ADVERTORIAL
Dorong Daya Saing Global, UNJA Kembangkan Bahan Ajar Digital Berstandar Internasional Melalui LPMPP
Mendalo – Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Jambi (UNJA) menyelenggarakan Technical Assistance dengan tema “Pemanfaatan Data Pembelajaran Open Source Kelas Dunia Dalam Pengembangan Bahan Ajar Digital di Lingkungan UNJA Tahun 2026” yang berlangsung di Auditorium Lantai 1 Gedung UNIFAC UNJA Mendalo, Rabu-Kamis, 19-20 Agustus 2026.
Technical Assistance ini dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Hafrida, S.H., M.H, Wakil Rektor Bidang Akademik, Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa bahan ajar berkelas dunia tidak sekadar ditandai dengan penggunaan bahasa Inggris maupun pencantuman referensi dari penulis atau akademisi luar negeri. Bahan ajar harus disusun berdasarkan standar akademik yang kuat, relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, serta mampu menjawab kebutuhan pendidikan di tengah dinamika global.
“Bahan ajar berkelas dunia bukan hanya tentang penggunaan bahasa Inggris atau mengutip penulis-penulis dari luar negeri. Yang kita harapkan adalah bahan ajar yang memiliki standar akademik internasional dan mampu menjawab kebutuhan pendidikan di era globalisasi,” ujar Prof.Hafrida.
Menurutnya, Penguatan standar bahan ajar tersebut juga menjadi bagian penting dalam mendukung proses akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Pengembangan bahan ajar dengan standar internasional diharapkan tidak hanya memperkuat kualitas akademik Universitas Jambi, tetapi juga meningkatkan daya saing lulusan dalam menghadapi tantangan pendidikan dan dunia kerja di tingkat global,” katanya.
Ketua Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMPP) Universitas Jambi, Prof. Dr. Retno Kusniati, S.H., M.Hum., menyampaikan bahwa kegiatan pengembangan bahan ajar merupakan tindak lanjut dari rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan sebelumnya.
“Pada 12 Agustus lalu, LPMPP telah melaksanakan pertemuan dalam rangka penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Hari ini, kegiatan tersebut kita lanjutkan dengan pengembangan bahan ajar. Kami berharap kehadiran narasumber dapat memberikan wawasan dan kesempatan untuk berbagi praktik dalam menyusun bahan ajar dengan memanfaatkan sumber-sumber terbuka (open source) berkelas dunia,” ujar Prof. Retno.
Menurutnya, pemanfaatan sumber-sumber pembelajaran tersebut diharapkan dapat menghasilkan bahan ajar yang semakin relevan dan kontekstual dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan pendidikan saat ini.
“Ini merupakan bagian dari tugas LPMPP untuk senantiasa mendorong peningkatan mutu secara berkelanjutan. Kami ingin memastikan bahan ajar yang dikembangkan terus diperbaiki dan disesuaikan dengan perkembangan akademik, sehingga dapat mendukung proses pembelajaran yang berkualitas,” tuturnya.
Ketua Pelaksana, Dr. Ella Masita, S.Pd., M.Pd., M.Sc., menyampaikan bahwa kegiatan pengembangan bahan ajar merupakan salah satu agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMPP) Universitas Jambi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dosen dalam melaksanakan proses pembelajaran.
“Kegiatan ini merupakan salah satu agenda tahunan LPMPP Universitas Jambi yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan dosen dalam mengajar. Hal ini juga menjadi bagian dari amanah LPMPP dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di Universitas Jambi,” ujar Dr. Ella.
Ia menjelaskan, kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut difokuskan pada pengembangan bahan ajar dengan pendampingan dari narasumber yang kompeten di bidangnya.
“Selama dua hari ini, kami akan bersama-sama mengembangkan bahan ajar yang dipandu oleh narasumber. Kami berharap kegiatan ini menghasilkan bahan ajar yang dapat langsung dikembangkan dan dimanfaatkan untuk mendukung proses pembelajaran,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa pada akhir kegiatan akan dilakukan pemilihan bahan ajar terbaik sebagai bentuk apresiasi terhadap peserta yang mampu menghasilkan karya dengan kualitas unggul.
“Besok, setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, akan dilakukan pemilihan empat kategori bahan ajar terbaik. Kami berharap apresiasi ini dapat menjadi motivasi bagi para dosen untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas bahan ajar yang dikembangkan,” katanya.
Kegiatan ini yang menghadirkan Prof. Dr. Edi Surya Negara, S.Kom., M.Kom., sebagai narasumber untuk membahas pengembangan bahan ajar berkelas dunia. Materi yang disampaikan memberikan wawasan penting mengenai bagaimana bahan ajar di perguruan tinggi tidak hanya memenuhi aspek akademik, tetapi juga memiliki kualitas dan relevansi yang diakui secara internasional.
Technical Assistance ini menghadirkan dan diikuti oleh Prof. Dr. Retno Kusniati, S.H., M.Hum., Ketua LPMPP., Dr. Ella Masita, S.Pd., M.Pd., M.Sc., Ketua Pelaksana., Serta Dosen- dosen di lingkup UNJA.
Kegiatan ini menjadi momentum bagi para dosen untuk terus berinovasi dalam mengembangkan bahan ajar, sekaligus memperkuat budaya peningkatan mutu secara berkelanjutan di lingkungan UNJA. (www.unja.ac.id)



