ADVERTORIAL
Mahasiswa Harus Melek Digital! UNJA Resmikan Gerai Cerdas PeKA
Mendalo – Universitas Jambi (UNJA) bersama dengan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Gerai Cerdas PeKA (Cakrawala Edukasi & Ruang Diskusi Aman untuk Semua Konsumen Indonesia). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Auditorium Lantai 1 Gedung UNIFAC, Kamis, 9 April 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor UNJA, Helmi, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (BAKKS), Dr. Guspianto, S.KM., M.KM., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prof. Dr. Shofia Amin, S.E., M.Si., Dosen dan Mahasiswa di lingkungan UNJA.
Turut hadir Direktur Departemen Surveilans Sistem Pembayaran dan Pengawasan Perlindungan Konsumen BI, Diana Yumanita, M.S.E., dan Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Jambi, Imam Dwi Kuncoro.
Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber, di antaranya Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FEB UNJA, Dr. Sigit Indrawijaya, S.E., M.Si., Asisten Direktur Departemen Surveilans Sistem Pembayaran dan Perlindungan Konsumen BI sekaligus Kelompok Asesmen dan Pemantauan Perlindungan Konsumen, Dwiyani Sri H.W, Asisten Direktur Bidang Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi Perlindungan Konsumen, Keuangan Daerah dan Layanan Manajemen Strategis OJK Provinsi Jambi, Septarini Geminastitie, dan Relation Manager Funding dan Transaction BRI Kantor Cabang Jambi, Aufa Pintor M Marpah.
Rektor dalam sambutannya menyoroti bahwa kelompok usia muda perlu meningkatkan pengetahuan mengenai transaksi digital.
“Usia 17-25 tahun merupakan generasi yang perlu meningkatkan pengetahuan mengenai transaksi digital. Oleh karena itu, penting untuk selalu berhati-hati dalam bertransaksi. Dengan adanya Gerai Cerdas PeKA ini, diharapkan dapat memberikan manfaat di tengah arus transaksi digital,” ujar Rektor.
Sementara itu, Diana Yumanita, M.S.E., menyampaikan apresiasi kepada UNJA atas inisiasi, komitmen, dan kolaborasi yang baik dalam peluncuran Gerai Cerdas PeKA.
“Gerai Cerdas PeKA menandai sebagai ruang belajar, ruang interaksi, dan ruang penggerak bagi konsumen muda yang kritis dan berdaya khususnya mahasiswa dan lingkungan kampus secara lebih partisipatif dan berkelanjutan,” ujar Diana.
Imam Dwi Kuncoro, mengatakan bahwa dengan kehadiran Gerai Cerdas PeKA ini menjadi langkah yang sangat strategis untuk literasi keuangan digital bagi mahasiswa lingkungan UNJA.
“Gerai Cerdas PeKA diharapkan dapat menjadi ruang bersama dan dimanfaatkan secara berkesinambungan untuk edukasi konsultasi serta kanal pengaduan yang mudah diakses,” ucap Imam.
Selain itu, Rektor bersama Direktur Departemen Surveilans Sistem Pembayaran dan Pengawasan Perlindungan Konsumen BI melakukan simbolis penekanan tombol sebagai tanda peresmian Gerai Cerdas PeKA dan dilanjutkan dengan peninjauan lokasi gerai dan sesi foto bersama.
Kegiatan dilanjutkan dengan Talkshow bertema “Mahasiswa Sebagai Konsumen Cerdas di Tengah Arus Transaksi Digital”. Talkshow berlangsung interaksi dengan sesi tanya jawab dan kuis berhadiah.
Dengan diresmikannya Gerai Cerdas PeKA di UNJA, diharapkan fasilitas ini tidak hanya menjadi pusat edukasi dan layanan pengaduan, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran serta literasi keuangan digital yang kuat di kalangan civitas akademika serta menciptakan generasi muda yang lebih kritis, bijak, dan terlindungi dalam menghadapi dinamika transaksi digital yang terus berkembang.
ADVERTORIAL
Hadiri Halal Bihalal Alumni SPP-SPMA/SMKPP, Wabup Bakhtiar Ajak Para Alumni Dukung Ketahanan Pangan
Batanghari – Alumni SPP-SPMA/SMKPP Negeri Jambi menggelar Halal Bihalal Akbar lintas angkatan tahun 1968 hingga 2025 di Muara Bulian, pada Senin, 20 April 2026.
Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antaralumni yang tersebar di berbagai daerah.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Batanghari, H. Bakhtiar. Dalam kesempatan itu, ia mengajak para alumni untuk memperkuat peran dalam mendukung ketahanan pangan di Provinsi Jambi.
“Momentum silaturahmi ini sangat penting, apalagi banyak alumni yang sudah lama tidak bertemu karena kesibukan dan jarak. Pertemuan langsung seperti ini menjadi obat rindu,” katanya.
Ia menyebut, para alumni berasal dari berbagai angkatan dan latar belakang profesi, baik yang telah purna bakti maupun yang masih aktif bertugas di berbagai bidang pemerintahan dan sektor lainnya.
Menurutnya, keilmuan yang dimiliki para alumni di bidang pertanian diharapkan dapat berkontribusi dalam pembangunan, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan di tengah masyarakat.
“Kami berharap para alumni dapat berperan aktif, baik melalui ide, inovasi, maupun program yang relevan untuk mendukung ketahanan pangan,” ucapnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan kebersamaan antaralumni sebagai modal dalam mencapai tujuan bersama.
“Kebersamaan dan kekompakan ini perlu terus ditingkatkan agar bisa memberikan manfaat yang lebih luas,” ujarnya.
ADVERTORIAL
Dukung Fatwa MUI Batanghari, Fadhil Arief Siap Kawal Gerakan Bersama Memuliakan Ahli Kubur
Batanghari – Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief, menerima kunjungan audiensi dari jajaran pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Batanghari. Pertemuan ini berlangsung di Ruang Kerja Bupati, pada Jumat, 17 April 2026.
Fokus utama dalam audiensi tersebut adalah pembahasan mengenai Rencana Aksi Gerakan Bersama Memuliakan Ahli Kubur Kabupaten Batanghari untuk tahun 2026. Agenda ini menjadi langkah awal dari program strategis keagamaan di wilayah tersebut.
Pertemuan ini digelar sebagai tindak lanjut atas telah diterbitkannya Fatwa MUI Kabupaten Batanghari Nomor: B.064/DP-MUI/BH/01/IX/2024 Tahun 2024. Fatwa tersebut secara khusus mengatur tentang Penataan Kuburan Islami.
Dalam kesempatan itu, jajaran pengurus MUI memaparkan maksud dan tujuan dari gerakan bersama ini. Mereka menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam memuliakan ahli kubur yang sejalan dengan tuntunan syariat Islam.
Selain memaparkan program, kehadiran MUI juga bertujuan untuk memohon petunjuk serta arahan langsung dari Bupati. Dukungan dari Pemerintah Kabupaten Batanghari dinilai sangat krusial bagi keberhasilan gerakan ini di lapangan.
Pihak MUI berharap adanya koordinasi lintas sektor yang kuat agar implementasi fatwa penataan kuburan tersebut dapat berjalan secara terarah. Hal ini diperlukan agar proses integrasi program dapat dilakukan secara terpadu di setiap wilayah.
Melalui sinergi yang erat antara para ulama dan pemerintah daerah, diharapkan pelaksanaan penataan kuburan Islami ini dapat terwujud secara optimal. Langkah ini dipandang sebagai upaya nyata demi kemaslahatan umat di Bumi Serentak Bak Regam.
Bupati Batang Hari, Fadhil Arief, menyambut baik inisiatif yang diajukan oleh MUI. Beliau menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan ulama adalah kunci utama dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat yang lebih baik.
Lebih lanjut, Bupati menyatakan komitmen penuh pemerintah daerah untuk mendukung setiap langkah strategis yang akan diambil. Beliau berharap gerakan ini memberikan dampak positif yang nyata serta berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kegiatan audiensi ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Batanghari, para Asisten Setda, Kepala Kantor Kemenag, serta Ketua MUI beserta jajaran. Hadir pula Ketua Bidang Komisi Fatwa, para Kepala OPD terkait, serta Kepala Bagian Hukum dan Kesra Setda Batanghari.
ADVERTORIAL
Inovasi Layanan Publik Jember Raih Apresiasi PWI Jatim Award 2026, Gus Fawait Persembahkan untuk Rakyat
DETAIL.ID, Jember – Langkah Pemerintah Kabupaten Jember dalam mempercepat dan mempermudah akses layanan bagi masyarakat mendapat pengakuan dari insan pers.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, secara resmi menerima penghargaan kategori Tokoh Daerah Peningkatan Layanan Publik dalam puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT PWI Jatim ke-80 yang berlangsung di Dyandra Convention Center, Surabaya, Kamis, 16 April 2026 malam.
Kehadiran Bupati Jember dalam acara tersebut diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember, Regar Jeane Dealen Nangka.
Penghargaan dari PWI Jawa Timur ini diberikan atas komitmen nyata Pemkab Jember dalam memangkas sekat birokrasi melalui berbagai platform inovatif.
Dalam keterangan tertulisnya, Gus Fawait menyambut baik apresiasi tersebut dan menganggapnya sebagai dorongan moral bagi seluruh jajaran birokrasi di Jember.
Ia menegaskan bahwa pengakuan ini menjadi pengingat untuk terus konsisten dalam melayani masyarakat.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada PWI Jawa Timur atas penghargaan ini. Ini adalah vitamin bagi kami semua untuk bekerja lebih giat dan lebih semangat lagi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Jember,” ucap Gus Fawait.
Sejumlah program unggulan yang menjadi motor penggerak perubahan di Jember di antaranya adalah UHC (Universal Health Coverage) Prioritas untuk akses kesehatan gratis, serta Peta Cinta yang memungkinkan warga mencetak KTP dan Kartu Keluarga langsung di kantor kecamatan.
Selain itu, program Wadul Gus’e juga menjadi kanal krusial bagi warga untuk menyampaikan aspirasi maupun keluhan secara langsung kepada pimpinan daerah.
Bupati menyatakan bahwa kelancaran program-program tersebut, terutama yang berkaitan dengan administrasi kependudukan, akan terus didukung dengan ketersediaan logistik yang memadai di tingkat akar rumput.
Ia pun mengajak masyarakat untuk terus proaktif memanfaatkan kanal komunikasi yang telah disediakan pemerintah.
Gus Fawait menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Oleh karena itu, ia mempersembahkan penghargaan tersebut sebagai bentuk keberhasilan kolektif seluruh warga Jember.
“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh rakyat Jember dan elemen Pemerintah Kabupaten Jember. Mari kita melangkah bersama menuju Jember Baru, Jember Maju,” tutur.



