Connect with us
Advertisement

DAERAH

Menembus Batas Zona Nyaman: Kisah Mayanggi Sephira, Santri Kauman yang Diterima di 6 Universitas Luar Negeri

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Padang Panjang — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh generasi muda Muhammadiyah. Mayanggi Sephira, santriwati kelas XII Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang, berhasil mencatatkan sejarah pribadi yang gemilang dengan diterima di enam universitas ternama di lima negara berbeda.

Enam universitas tersebut adalah University of Wollongong (Australia) jurusan International Relations, University of Georgia (Georgia) jurusan Business Management, Istanbul Aydin University (Turki) jurusan Political Science and International Relations, University of Otago (Selandia Baru) jurusan Political Science, Curtin University (Australia) jurusan International Relations, serta Cardiff University (Inggris) jurusan International Relations and Politics BA.

Bagi Mayanggi, yang akrab disapa Anggi, pencapaian ini bukanlah kebetulan. Ia meyakini bahwa kunci utama dari keberhasilannya adalah kemauan dan tekad yang kuat untuk keluar dari zona nyaman.

“Semua ini bisa saya capai karena ada kemauan. Kemauan untuk keluar dari zona nyaman, kemauan untuk terus meng-upgrade kemampuan diri,” ujar Anggi saat ditemui di sela-sela kesibukannya.

Putri bungsu dari tiga bersaudara pasangan Bapak Sutikno (pensiunan TNI) dan Ibu Heriani (guru) ini adalah perantau sejati. Berdarah Medan, ia tumbuh dan besar mengikuti orang tuanya yang bertugas di Riau. Kini, ia bersiap untuk kembali merantau, kali ini ke kancah internasional.

Di tengah kebahagiaannya, Anggi tidak melupakan pesantren dan adik-adik kelasnya di Kauman. Ia berpesan agar santri terus berani bermimpi besar dan dibarengi dengan usaha yang sungguh-sungguh.

“Jangan pernah malu untuk berbahasa asing. Bahasa Inggris dan kemampuan komunikasi internasional lainnya adalah salah satu faktor pendukung terbesar kesuksesan saya,” ucap Anggi penuh semangat.

Kabar diterimanya Anggi di enam kampus luar negeri disambut haru dan syukur tak terhingga oleh kedua orang tuanya. Sutikno dan Heriani mengaku sangat bersyukur karena prestasi anaknya tidak hanya menyenangkan hati keluarga, tetapi juga dianggap sebagai berkah yang “menaikkan derajat orang tua”.

“Kami hanya orang biasa. Ibu seorang guru, ayah pensiunan tentara. Melihat anak kami bisa diterima di kampus-kampus hebat di luar negeri, rasanya tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Semoga Anggi ke depannya lebih sukses dan tetap rendah hati,” ucap kedua orang tua Anggi penuh haru.

Mereka juga tidak lupa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang yang telah mendidik dan membentuk karakter putri mereka hingga mampu bersaing di tingkat global.

Prestasi Anggi turut mendapat apresiasi tinggi dari pimpinan pesantren. Mudir Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang, Dr. Derliana, MA, menyampaikan sambutan hangatnya atas capaian yang diraih oleh sang santriwati.

“Atas nama pimpinan pesantren, saya mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Mayanggi Sephira. Prestasi ini membuktikan bahwa santri pesantren mampu bersaing di level internasional. Kami sangat bangga,” ujar Dr. Derliana pada Sabtu, 14 Februari 2026.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa capaian Anggi menjadi bukti nyata bahwa pendidikan pesantren yang memadukan ilmu agama dan ilmu umum mampu melahirkan generasi unggul.

“Ini adalah pemutus rantai stigma lama. Santri tidak hanya paham kitab kuning, tetapi juga fasih bahasa dunia dan diterima di kampus-kampus top luar negeri. Keberhasilan Anggi harus menjadi motivasi bagi seluruh santri Kauman untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama bangsa,” katanya.

Dengan segudang pilihan berkualitas di tangan, Mayanggi Sephira kini tengah mempertimbangkan universitas mana yang akan dipilihnya. Satu yang pasti, langkahnya telah membuka jalan dan menjadi lentera bagi santri-santri lain di Indonesia: bahwa dari pondok pesantren, kita bisa menaklukkan dunia.

Reporter: Dion

Advertisement

DAERAH

Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan bahwa Kementerian ATR/BPN menghormati proses hukum yang sedang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia menyatakan, siap untuk mengikuti dan membantu proses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Pertama, kami menghormati apa yang diproses oleh aparat penegak hukum, dalam hal ini KPK. Kami juga akan mengikuti dan membantu proses yang ada di sini,” ujar Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid usai Salat Jumat kepada awak media, di Kementerian ATR/BPN, Jakarta pada Jumat, 18 September 2026.

Menteri ATR/Kepala BPN berharap, proses yang sedang berlangsung bisa menjadi momentum untuk mempercepat perbaikan pelayanan di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Menurutnya, penguatan tata kelola dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas Kementerian ATR/BPN.

“Semoga dengan kejadian ini ada proses percepatan perbaikan pelayanan di internal Kantor Pertanahan,” kata Menteri ATR/Kepala BPN.

Di tengah proses hukum yang berlangsung, Menteri ATR/Kepala BPN memastikan pelaksanaan tugas dan pelayanan pertanahan tetap berjalan. Sejumlah program percepatan layanan yang telah menjadi komitmen Kementerian ATR/BPN tetap dilaksanakan sesuai dengan target dan ketentuan yang telah ditetapkan.

“Insyaallah tidak terganggu. Pelayanan tetap jalan. Peralihan Hak 10 hari tetap jalan. Pengukuran Terjadwal tetap jalan,” ujar Menteri ATR/Kepala BPN.

Di kesempatan tersebut, Menteri Nusron juga menegaskan bahwa kerja sama dengan KPK yang ia inisiasi sejak 22 Oktober 2025 akan terus berlanjut. Kerja sama tersebut dilakukan guna memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pelayanan pertanahan dan tata ruang, menjamin kepastian hukum, mengamankan aset daerah, dan mendukung peningkatan pendapatan daerah. “Jalan terus. Tetap kita jalan (bersama KPK),” tuturnya.

Turut mendampingi Menteri Nusron pada kesempatan ini, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN. (*)

Continue Reading

DAERAH

Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Depok – Kepastian waktu proses pengukuran tanah adalah informasi dasar yang dibutuhkan masyarakat saat sedang mengurus sertipikat. Kejelasan mengenai tahapan yang akan dilalui masyarakat coba dihadirkan lewat layanan Pengukuran Terjadwal yang kini bisa didapati di 466 Kantor Pertanahan di penjuru Indonesia. Dengan layanan ini, masyarakat bisa mengetahui pasti kapan jadwal kunjungan petugas untuk pengukuran hingga estimasi pengambilan dokumen hasil pengukuran.

“Dengan adanya prosedur yang lebih jelas kami jadi sangat terbantu bagaimana teknisnya sehingga kita bisa tahu kapan dikunjungi, kemudian terjadinya pengukuran sampai pengambilan dokumen,” ujar Yulianti Azhari, warga Depok yang tengah mengurus tanah dengan alamat di Jalan Cisadane Raya, Depok Timur.

Kejelasan prosedur tersebut membuat masyarakat lebih mudah memahami proses yang harus dilalui dalam pengurusan layanan pertanahan. “Saya sangat mendukung karena program ini akan mempercepat proses pengukurannya. Program ini seharusnya menjadi prosedur yang dilanjutkan,” ujar Yulianti Azhari.

Pengalaman serupa dirasakan Venty, ibu rumah tangga asal Jakarta Selatan, yang memanfaatkan layanan Pengukuran Terjadwal saat mengurus sertipikat miliknya. Ia mengaku puas karena proses pengukuran hingga pemberitahuan bahwa Peta Bidang Tanah (PBT) dapat diambil berlangsung dalam waktu singkat.

“Proses yang sangat memuaskan buat saya karena dari awal proses dari hari pertama saya ambil formulir sampai proses datang pengukuran ke lokasi itu sangat cepat,” tutur Venty.

Venty menceritakan, ia menerima informasi bahwa PBT telah dapat diambil di Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Selatan dalam waktu kurang dari satu minggu sejak proses pengukuran dilakukan. “Dengan adanya Pengukuran Terjadwal saya merasa sangat puas dengan layanan yang ada di Kantah Jaksel, semoga pelayanannya semakin baik dan bisa membantu masyarakat yang ingin mengurus sertipikat tanah,” katanya. (*)

Continue Reading

DAERAH

Pemerintah Kabupaten Pasuruan Menggelar Carnival dengan Tema Mahakarya Pesona Budaya Nusantara

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Pasuruan – Pemerintah Kabupaten Pasuruan tahun ini kembali menggelar Pasuruan Carnival pada Minggu pagi, 20 September 2026 di sepanjang jalan dari Alun-alun Bangil. Pawai ini digelar sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke 1.907 dengan tema Mahakarya Pesona Budaya Nusantara.

Karnaval budaya, sejarah dan kearifan lokal kecamatan se-Kabupaten Pasuruan ini dibuka oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo. Carnival tahun ini diikuti sebanyak 39 peserta. Yakni dari 24 kecamatan se-Kabupaten Pasuruan, 11 kelurahan dan empat desa di Kecamatan Bangil.

Setiap peserta menampilkan aneka cerita dari daerah masing-masing. Dalam sambutannya, Bupati Pasuruan ini mengajak generasi muda Kabupaten Pasuruan untuk tidak hanya menjadi penonton saja. Akan tetapi menjadi bagian penting dari proses pembangunan daerah.

“Terima kasih untuk semua peserta yang ikut Carnival ini. Saya sangat bangga pada Anda semua. Matur nuwon Camat, Kades, Lurah sampai sekolah atau lembaga yang tampil habis-habisan dalam Pasuruan Carnival 2026,” ucapnya.

Di akhir sambutannya, Rusdi berharap hadirnya Pasuruan Carnival 2026 tetap berlangsung tertib dan aman serta dapat memberikan banyak manfaat, khususnya perputaran ekonomi warga maupun peningkatan jumlah kunjungan wisata ke Kabupaten Pasuruan.

Ia berterima kasih kepada seluruh panitia, perangkat daerah, aparat keamanan, para peserta Carnival, komunitas, pelaku usaha, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Pasuruan Carnival.

“Saya berharap kegiatan ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk bagi pelaku UMKM dan sektor ekonomi di sekitar lokasi kegiatan. Mari kita jadikan Pasuruan Carnival sebagai ruang untuk mempererat persaudaraan dan kebersamaan,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pasuruan, Agus Hari Wibawa menjelaskan Pasuruan Carnival diikuti oleh perwakilan 24 kecamatan di wilayah Kabupaten Pasuruan, desa/kelurahan di Kecamatan Bangil yang di dalamnya ada beberapa, komunitas seni dan budaya, sekolah dan/atau lembaga pendidikan serta elemen masyarakat lainnya.

Reporter: Tina

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs