ADVERTORIAL
Dorong Daya Saing Global, UNJA Kembangkan Bahan Ajar Digital Berstandar Internasional Melalui LPMPP
Mendalo – Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Jambi (UNJA) menyelenggarakan Technical Assistance dengan tema “Pemanfaatan Data Pembelajaran Open Source Kelas Dunia Dalam Pengembangan Bahan Ajar Digital di Lingkungan UNJA Tahun 2026” yang berlangsung di Auditorium Lantai 1 Gedung UNIFAC UNJA Mendalo, Rabu-Kamis, 19-20 Agustus 2026.
Technical Assistance ini dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Hafrida, S.H., M.H, Wakil Rektor Bidang Akademik, Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa bahan ajar berkelas dunia tidak sekadar ditandai dengan penggunaan bahasa Inggris maupun pencantuman referensi dari penulis atau akademisi luar negeri. Bahan ajar harus disusun berdasarkan standar akademik yang kuat, relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, serta mampu menjawab kebutuhan pendidikan di tengah dinamika global.
“Bahan ajar berkelas dunia bukan hanya tentang penggunaan bahasa Inggris atau mengutip penulis-penulis dari luar negeri. Yang kita harapkan adalah bahan ajar yang memiliki standar akademik internasional dan mampu menjawab kebutuhan pendidikan di era globalisasi,” ujar Prof.Hafrida.
Menurutnya, Penguatan standar bahan ajar tersebut juga menjadi bagian penting dalam mendukung proses akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Pengembangan bahan ajar dengan standar internasional diharapkan tidak hanya memperkuat kualitas akademik Universitas Jambi, tetapi juga meningkatkan daya saing lulusan dalam menghadapi tantangan pendidikan dan dunia kerja di tingkat global,” katanya.
Ketua Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMPP) Universitas Jambi, Prof. Dr. Retno Kusniati, S.H., M.Hum., menyampaikan bahwa kegiatan pengembangan bahan ajar merupakan tindak lanjut dari rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan sebelumnya.
“Pada 12 Agustus lalu, LPMPP telah melaksanakan pertemuan dalam rangka penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Hari ini, kegiatan tersebut kita lanjutkan dengan pengembangan bahan ajar. Kami berharap kehadiran narasumber dapat memberikan wawasan dan kesempatan untuk berbagi praktik dalam menyusun bahan ajar dengan memanfaatkan sumber-sumber terbuka (open source) berkelas dunia,” ujar Prof. Retno.
Menurutnya, pemanfaatan sumber-sumber pembelajaran tersebut diharapkan dapat menghasilkan bahan ajar yang semakin relevan dan kontekstual dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan pendidikan saat ini.
“Ini merupakan bagian dari tugas LPMPP untuk senantiasa mendorong peningkatan mutu secara berkelanjutan. Kami ingin memastikan bahan ajar yang dikembangkan terus diperbaiki dan disesuaikan dengan perkembangan akademik, sehingga dapat mendukung proses pembelajaran yang berkualitas,” tuturnya.
Ketua Pelaksana, Dr. Ella Masita, S.Pd., M.Pd., M.Sc., menyampaikan bahwa kegiatan pengembangan bahan ajar merupakan salah satu agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMPP) Universitas Jambi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dosen dalam melaksanakan proses pembelajaran.
“Kegiatan ini merupakan salah satu agenda tahunan LPMPP Universitas Jambi yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan dosen dalam mengajar. Hal ini juga menjadi bagian dari amanah LPMPP dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di Universitas Jambi,” ujar Dr. Ella.
Ia menjelaskan, kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut difokuskan pada pengembangan bahan ajar dengan pendampingan dari narasumber yang kompeten di bidangnya.
“Selama dua hari ini, kami akan bersama-sama mengembangkan bahan ajar yang dipandu oleh narasumber. Kami berharap kegiatan ini menghasilkan bahan ajar yang dapat langsung dikembangkan dan dimanfaatkan untuk mendukung proses pembelajaran,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa pada akhir kegiatan akan dilakukan pemilihan bahan ajar terbaik sebagai bentuk apresiasi terhadap peserta yang mampu menghasilkan karya dengan kualitas unggul.
“Besok, setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, akan dilakukan pemilihan empat kategori bahan ajar terbaik. Kami berharap apresiasi ini dapat menjadi motivasi bagi para dosen untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas bahan ajar yang dikembangkan,” katanya.
Kegiatan ini yang menghadirkan Prof. Dr. Edi Surya Negara, S.Kom., M.Kom., sebagai narasumber untuk membahas pengembangan bahan ajar berkelas dunia. Materi yang disampaikan memberikan wawasan penting mengenai bagaimana bahan ajar di perguruan tinggi tidak hanya memenuhi aspek akademik, tetapi juga memiliki kualitas dan relevansi yang diakui secara internasional.
Technical Assistance ini menghadirkan dan diikuti oleh Prof. Dr. Retno Kusniati, S.H., M.Hum., Ketua LPMPP., Dr. Ella Masita, S.Pd., M.Pd., M.Sc., Ketua Pelaksana., Serta Dosen- dosen di lingkup UNJA.
Kegiatan ini menjadi momentum bagi para dosen untuk terus berinovasi dalam mengembangkan bahan ajar, sekaligus memperkuat budaya peningkatan mutu secara berkelanjutan di lingkungan UNJA. (www.unja.ac.id)
ADVERTORIAL
Kukuhkan Pengurus Baru, Pemkab Jember dan MUI Garap Sektor Sosial-Kesehatan
DETAIL.ID, Jember – Pengukuhan Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jember periode 2026–2031 menjadi pijakan awal penguatan kerja sama antara ulama dan pemerintah daerah.
Berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha, Minggu, 23 Agustus 2026, sebanyak 23 pengurus resmi dilantik dengan KH. Abdul Haris, sebagai Ketua MUI Kabupaten Jember.
Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, mengungkapkan bahwa tata kelola daerah memerlukan integrasi antara program birokrasi dan peran sentral lembaga keagamaan.
Pendekatan kultural ulama dinilai sangat krusial, terutama dalam menembus persoalan penerimaan program kesehatan, edukasi imunisasi anak, hingga penanganan warga miskin ekstrem dan disabilitas melalui skema home care.
“Saya mohon bantuan kepada MUI. Ada di beberapa tempat yang tidak ikut imunisasi karena masih menganggap imunisasi itu haram. Walaupun MUI sudah mengeluarkan fatwa, mudah-mudahan bisa diperkuat dengan MUI Kabupaten Jember. Kolaborasi antara pemerintah dengan MUI ini perlu diperluas, salah satunya untuk menjawab persoalan imunisasi sebagai upaya menyiapkan generasi-generasi Indonesia yang berkualitas,” tutur Gus Fawait.
Di sisi lain, Ketua MUI Kabupaten Jember, KH. Abdul Haris, menegaskan komitmennya untuk memosisikan MUI sebagai mitra strategis yang tetap objektif dan kritis.
Pembagian peran antara pembangunan material oleh pemerintah dan pembinaan spiritual oleh ulama diharapkan mampu menciptakan keseimbangan dalam pembangunan daerah.
“Saya sangat setuju bahwa kolaborasi antara pemerintah dengan MUI ini perlu diperluas. Kita ingin bersama-sama memastikan pembangunan Jember tidak hanya menghasilkan kemajuan secara material, tetapi juga melahirkan masyarakat yang sehat, berpendidikan, berkarakter, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” kata KH. Abdul Haris. (*)
ADVERTORIAL
Hadiri IISMEX 2026 di Jakarta, Fadhil Arief Tegaskan Dorong Tata Kelola Pemerintahan yang Adaptif terhadap Perkembangan Teknologi
Batanghari – Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief menghadiri Indonesia International Smart City Expo & Forum (IISMEX) 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Ajang yang berlangsung pada 11-13 Agustus 2026 tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batanghari untuk memperluas wawasan dan membangun jejaring kemitraan dalam pengembangan smart city.
Partisipasi Pemkab Batanghari difokuskan pada pengembangan konsep kota cerdas, transformasi digital, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Batanghari.
Melalui forum internasional tersebut, Pemkab Batanghari menegaskan komitmennya mendorong tata kelola pemerintahan yang inovatif, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Percepatan digitalisasi diharapkan dapat menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, dan transparan bagi masyarakat.
Selain itu, Pemkab Batanghari berkomitmen terus menghadirkan inovasi berbasis teknologi sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. (*)
ADVERTORIAL
Empat Pejabat Baru Resmi Dilantik, Rektor UNJA Tekankan Kolaborasi dan Akselerasi Kinerja
Mendalo – Rektor Universitas Jambi (UNJA), Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H., secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan tiga Wakil Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) serta Kepala Unit Penunjang Akademik (UPA) Bahasa periode 2026–2030, Kamis, 20 Agustus 2026. Acara pelantikan dan serah terima jabatan ini berlangsung di berlangsung di Lantai 2 Gedung UNIFAC.
Pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Rektor UNJA tertanggal 19 Agustus 2026. Adapun pejabat yang dilantik sebagai berikut:
- Dr. Madyawati Latief, S.P., M.Si. sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama.
- Dr. Dedy Setiawan, S.Kom., M.IT.sebagai Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum.
- Dr. Drs. Harmes, M.T. Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni
- Eddy Haryanto, S. Pd., M.Sc.Ed., MPP., Ph. D. sebagai Kepala UPA Bahasa UNJA
Dalam sambutannya, Rektor mengucapkan selamat kepada pejabat yang baru dilantik dan menyampaikan terima kasih atas pengabdian pejabat lama. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjalankan program kerja universitas dan fakultas.
“Saya meminta kepada Wakil Dekan FST supaya segera memfungsikan laboratorium, terutama bagi kebutuhan eksternal. Segera direncanakan anggarannya, diajukan, dan dilaksanakan. Kalau direncanakan tapi tidak diajukan, atau diajukan tapi tidak dilaksanakan, itu percuma,” tutur Rektor.
Rangkaian acara diisi dengan pembacaan keputusan Rektor, pembacaan Pakta Integritas oleh pejabat yang dilantik, hingga pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Rektor UNJA dengan didampingi rohaniwan. Prosesi ini disaksikan oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum, Prof. Dr. Ir. Depison, M.P., serta Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Fauzi Syam, S.H., M.H.
Selain pelantikan pejabat baru, acara ini juga meresmikan serah terima jabatan dari pejabat lama, termasuk pemberian apresiasi kepada Ir. Bambang Hariyadi, M.Si., Ph.D. atas dedikasinya selama menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama FST periode sebelumnya.
Acara diakhiri dengan pembacaan doa, foto bersama, dan pemberian ucapan selamat dari para tamu undangan. (www.unja.ac.id)



