ADVERTORIAL
Gubernur Al Haris Sampaikan Nota Keuangan Perubahan APBD 2026
Jambi – Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2026. Dalam perubahan anggaran tersebut, pendapatan daerah ditargetkan naik menjadi Rp3,97 triliun.
Nota Keuangan dan Ranperda Perubahan APBD 2026 itu disampaikan Al Haris dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi, Senin, 14 September 2026.
Al Haris mengatakan perubahan APBD dilakukan untuk menyesuaikan perkembangan pendapatan, belanja, pembiayaan serta kebutuhan pembangunan daerah pada tahun berjalan.
“Penyesuaian pendapatan dan belanja daerah ini dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan perkembangan yang terjadi, sehingga program dan kegiatan pemerintah daerah tetap dapat berjalan serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat Provinsi Jambi,” kata Al Haris.
Dalam Rancangan Perubahan APBD 2026, pendapatan daerah ditargetkan mencapai Rp3,97 triliun. Angka ini naik sekitar Rp220 miliar dibandingkan APBD murni 2026 yang ditetapkan sebesar Rp3,75 triliun.
Salah satu penyumbang kenaikan tersebut berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD). Target PAD naik menjadi Rp2,11 triliun atau bertambah Rp171,15 miliar, sekitar 8,8 persen dari target sebelumnya Rp1,94 triliun.
Kenaikan PAD antara lain berasal dari pajak daerah sebesar Rp114,82 miliar, retribusi daerah Rp2,90 miliar dan lain-lain PAD yang sah sebesar Rp53,42 miliar.
Sementara target hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan tetap sebesar Rp111,29 miliar.
Pendapatan transfer dari pemerintah pusat juga mengalami penyesuaian. Targetnya naik Rp45,7 miliar atau 2,53 persen. Kenaikan tersebut berasal dari Dana Transfer Umum melalui komponen Dana Bagi Hasil, sedangkan Dana Alokasi Khusus tidak mengalami perubahan.
Seiring meningkatnya pendapatan, Pemprov Jambi juga menyesuaikan belanja daerah. Dalam Perubahan APBD 2026, belanja daerah dialokasikan sebesar Rp4,04 triliun.
Angka tersebut meningkat Rp199,78 miliar atau sekitar 5,2 persen dibandingkan APBD murni 2026 sebesar Rp3,84 triliun.
Belanja tersebut terdiri dari belanja operasi Rp2,98 triliun, belanja modal Rp275,22 miliar, belanja tidak terduga Rp2,78 miliar dan belanja transfer Rp777,37 miliar.
Penyesuaian dilakukan melalui pergeseran anggaran, pengurangan anggaran serta rasionalisasi sejumlah program dan kegiatan perangkat daerah.
Pada sisi pembiayaan, penerimaan yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) juga mengalami perubahan.
Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), SILPA disesuaikan menjadi Rp68,60 miliar. Jumlah tersebut turun Rp17,07 miliar dari target SILPA dalam APBD murni 2026.
Sementara pengeluaran pembiayaan tidak mengalami perubahan.
Dalam rapat paripurna tersebut, Al Haris juga menyoroti persoalan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah Jambi.
Ia menyebut luas lahan yang terdampak Karhutla di Provinsi Jambi mencapai sekitar 2.975 hektare. Pemerintah juga menduga sebagian besar kejadian kebakaran berkaitan dengan pembakaran yang disengaja.
“Delapan puluh persen lahan terbakar sengaja dibakar, ada tujuh puluh lima kasus di Polda Jambi,” ujar Al Haris.
Pemprov Jambi terus memantau perkembangan hotspot dan titik api untuk mencegah kebakaran meluas.
Saat ini terdapat 134 titik hotspot. Sementara sejumlah titik api menjadi perhatian, di antaranya di wilayah Kumpeh, Sungai Gelam, Bajubang dan kawasan Taman Nasional Berbak Sembilang.
“Titik hotspot ada 134 titik, titik api ada empat di Kumpeh, Sungai Gelam, Bajubang, dan Taman Nasional Berbak Sembilang,” katanya.
Untuk mempercepat pemadaman, pemerintah mengoptimalkan operasi darat dan udara. Sebanyak empat unit water bombing dikerahkan untuk membantu memadamkan api di kawasan yang sulit dijangkau.
“Ada empat water bombing yang terus kita turunkan untuk lahan yang terbakar,” ujarnya.
Selain itu, sebanyak 81 posko telah dioperasikan di berbagai wilayah Jambi. Sekitar 7.302 personel dari berbagai unsur juga dilibatkan dalam penanganan Karhutla.
Personel tersebut terdiri dari TNI/Polri, Manggala Agni, BPBD, masyarakat peduli api hingga relawan.
Al Haris menegaskan pelaksanaan Perubahan APBD 2026 harus tetap diarahkan untuk mendukung program prioritas pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia meminta DPRD, perangkat daerah, pemangku kepentingan dan masyarakat bersama-sama mengawal pelaksanaan pembangunan.
“Sinergitas seluruh pemangku kepentingan dalam pembangunan Provinsi Jambi akan menjadi faktor pendorong yang penting agar pembangunan berjalan efektif dan efisien,” tuturnya.
Menurut Al Haris, berbagai kendala pembangunan dapat diatasi melalui dukungan dan kerja sama seluruh pihak.
Pemprov Jambi juga membuka ruang pembahasan bersama DPRD untuk memastikan seluruh kebijakan dalam Perubahan APBD 2026 dapat dilaksanakan secara tepat, efektif dan transparan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Penyampaian Nota Keuangan dan Ranperda Perubahan APBD 2026 tersebut selanjutnya akan memasuki tahapan pembahasan bersama DPRD Provinsi Jambi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. (*)
ADVERTORIAL
Gubernur Al Haris Bersama Danrem 042/Gapu Patroli Udara Tinjau Karhutla di Tanjab Timur
Jambi – Gubernur Jambi Al Haris bersama Komandan Korem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin melakukan patroli udara untuk memantau langsung kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Dari udara, masih terlihat titik api yang aktif dan merayap di kawasan gambut.
Patroli tersebut dilakukan bersama Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Karhutla Provinsi Jambi, Senin, 21 September 2026 siang. Dua kawasan yang menjadi perhatian yakni Taman Nasional Berbak Sembilang dan wilayah Ladang Peris, Kecamatan Sadu.
Usai patroli, Al Haris mengatakan kondisi karhutla masih terlihat cukup luas. Api masih menyala dan bergerak di atas lahan gambut.
“Barusan saya bersama Komandan Korem 042/Gapu Jambi meninjau langsung kondisi kebakaran hutan dan lahan di dua wilayah yang berdekatan, yakni kawasan Taman Nasional Berbak Sembilang dan wilayah Ladang Peris, Sadu,” kata Al Haris kepada wartawan.
Menurutnya, penanganan karhutla di kawasan tersebut tidak mudah. Akses menuju titik api sulit dijangkau karena berada di tengah hutan dengan kondisi medan yang terbatas.
“Memang masih ada api di situ yang sedang merayap karena itu gambut. Merayap terus, kelihatan api masih ada cukup luas,” ujarnya.
Al Haris menyebut kondisi tersebut membuat tim di darat kesulitan melakukan pemadaman secara langsung. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah pemadaman melalui udara menggunakan water bombing.
“Pasti itu sulit bagi tim kita untuk langsung ke sana menjangkau titik lokasi. Pertama aksesnya karena belantara, hutan belantara sangat sulit akses menuju ke lokasi itu. Kecuali water bombing atau hujan,” ucapnya.
Selain kawasan tersebut, Al Haris juga meninjau kondisi karhutla di wilayah Desa Labuan Pering. Di lokasi itu, masyarakat telah melakukan upaya penyekatan untuk mencegah api merembet ke kebun warga.
“Sudah ada upaya masyarakat melakukan penyekatan, membatasi wilayah lahan mereka, kebun mereka. Insyaallah ini bisa bertahan, dengan catatan kalau anginnya tidak kencang. Kalau kencang, repot juga,” katanya.
Pemprov Jambi, lanjut Al Haris, telah mengarahkan agar water bombing dilakukan di kawasan Labuan Pering. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api menjalar dan membakar lahan perkebunan masyarakat.
Selain water bombing, pemerintah juga berharap adanya hujan. Jika kondisi cuaca memungkinkan, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) akan dilakukan untuk membantu penanganan karhutla.
“Semoga kalau ada bintik-bintik hujan, teman-teman dari OMC bisa juga mengambil langkah-langkah OMC di lokasi itu,” ujarnya.
Terkait luas lahan yang terbakar, Al Haris mengatakan pemerintah belum dapat menyampaikan angka pasti. Pasalnya, kawasan yang terbakar berada di wilayah yang berdekatan dengan Provinsi Sumatera Selatan.
“Kita belum bisa mengoreksi berapa luasnya karena ini ada dua wilayah, Jambi dan juga Sumsel. Tetapi kalau bicara api, masih ada api yang hidup di situ. Maka tim bekerja untuk menangani itu,” katanya.
Mengenai data luas lahan terbakar yang sebelumnya disampaikan WALHI dan sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM), Al Haris mengatakan pemerintah masih melakukan pendataan dan belum melakukan penghitungan final.
Menurutnya, pemerintah akan melakukan penghitungan setelah seluruh titik api berhasil dipadamkan. Data hotspot, fire spot, hingga laporan penanganan di lapangan nantinya akan menjadi bagian dari proses pendataan.
“Kita belum menghitung, nanti akan terlihat. Ada hotspot, ada fire spot, ada tindakan kami di lapangan, di posko. Ini semua kelihatan nanti pergerakannya. Kita akan hitung nanti setelah selesai semua padam, berapa total areal yang terbakar di wilayah Jambi,” tuturnya.
Dalam patroli tersebut, Al Haris turut didampingi Kepala BPBD Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi Ariansyah, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Jambi Bustanul Arifin. (*)
ADVERTORIAL
MTQ Nasional XXXI Ditutup, Kafilah Jambi Bertengger di Peringkat ke-13 Nasional
Jawa Tengah – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026 resmi ditutup pada Sabtu, 19 September 2026 di Provinsi Jawa Tengah.
Berdasarkan Keputusan Dewan Hakim MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 Nomor Kep-05/DH/MTQN-XXXI/IX/2026, Kafilah Provinsi Jambi berhasil menempati peringkat ke-13 nasional dari 37 provinsi yang ikut serta dalam ajang tersebut.
Pada MTQ Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026 ini, sejumlah peserta asal Jambi berhasil menorehkan prestasi sekaligus mengharumkan nama Jambi di kancah nasional.
Adapun prestasi yang diraih Kafilah Jambi meliputi Juara 1 Tilawah Anak Putra, Juara 2 Tilawah Remaja Putri, Harapan 1 Qiraat Mujawwad Dewasa Putra, Harapan 2 Qiraat Murottal Dewasa Putri, Harapan 2 Tilawah Canet Putri, Harapan 3 Qiraat Murottal Remaja Putra, serta Harapan 3 Tilawah Anak Putri.
Untuk kategori Juara 1 Tilawah Anak Putra diraih Abizar Ramadhan. Sementara itu, Helfina Eka Fumiyo berhasil meraih Juara 2 pada cabang Tilawah Remaja Putri.
Dalam mengikuti rangkaian penutupan MTQ Nasional XXXI, Kafilah Jambi turut mendapatkan dukungan langsung dari Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, Asisten I Setda Provinsi Jambi Arief Munandar, serta Kepala Biro Kesra Provinsi Jambi Amrulsyah.
Dengan raihan tersebut, Kafilah Jambi berhasil membawa pulang sejumlah prestasi sekaligus menempatkan nama Provinsi Jambi dalam persaingan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026. (*)
ADVERTORIAL
Gubernur Al Haris Tutup Danrem 042/Gapu Padel Cup 2026 Dalam Rangka HUT TNI Ke-81
Jambi – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. secara resmi menutup Turnamen Danrem 042/Gapu Padel Cup 2026 yang diselenggarakan oleh Korem 042/Garuda Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-81, bertempat di Padel Kalcer Kota Jambi, Minggu, 20 September 2026 malam.
Turnamen ini telah berlangsung sejak 18-20 September 2026 di Padel Kalcer dan Jambi Padel Court Kota Jambi.
Penutupan turnamen berlangsung dengan meriah dan dihadiri Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M., unsur Forkopimda Provinsi Jambi, Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang, para pejabat Korem 042/Gapu, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcab Rem 042 (Garuda Putih) wilayah Jambi Ine Nyamin, serta para peserta dan masyarakat pecinta olahraga padel di Kota Jambi.
Dalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris mengapresiasi Danrem 042/Gapu atas inisiasi penyelenggaraan Padel Cup 2026 sebagai rangkaian HUT TNI ke-81. Menurutnya, olahraga padel yang saat ini tengah populer menjadi sarana yang efektif untuk mempererat silaturahmi antara TNI dengan masyarakat.
“Saya mengapresiasi Pak Danrem 042 Garuda Putih yang telah menyelenggarakan Padel Cup 2026 ini. Ini luar biasa, selain untuk memeriahkan HUT TNI ke-81, juga menjadi ajang mempererat kebersamaan, kekompakan, dan menjaga kesehatan. TNI semakin dekat dengan rakyat, memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat,” ujar Al Haris.
“Selain dalam rangka HUT TNI, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengenang jasa dan pengabdian para pendahulu TNI yang telah berjasa dalam memperjuangkan NKRI, untuk itu kita perlu bersyukur atas semua yang telah diperjuangkannya,” katanya lagi.
Gubernur Al Haris berharap kegiatan olahraga seperti ini terus digalakkan untuk membangun semangat sportivitas dan persatuan di Provinsi Jambi.
“Turnamen ini diselenggarakan oleh Pak Danren dalam rangka HUT TNI ke-81. Ini adalah bentuk kecintaan TNI kepada masyarakat Jambi. Melalui olahraga, kita ingin meningkatkan kebersamaan, sinergitas, dan kemanunggalan TNI-Rakyat. Terima kasih atas partisipasi semua peserta semua,” ucap Gubernur Al Haris.
Suasana penutupan semakin meriah ketika para pemenang menerima hadiah. Panitia menyediakan hadiah doorprize berupa sepeda motor serta uang tunai dengan total Rp. 80 juta.
Dukungan sponsor juga datang dari berbagai pihak, diantaranya Sinar Sentosa, VZ Gear yang menyediakan raket, Benings melalui pemberian goodie bag, serta Ratu Irama dengan hadiah air purifier. Turnamen ini juga didukung Padel Kalcer, WS Squad, Adya Group, Mahakarya Advertising, Nusa Living, PT. Geza Bangun Indonesia, Fitbar, Difan Agro Perkasa, Bagian Coffee, dan PTPN.
Kemeriahan, persaingan sehat, dukungan sponsor, dan kuatnya semangat kebersamaan menjadi penutup manis Danrem 042/Gapu Padel Cup 2026 dalam rangka HUT ke-81 TNI.
Pada kesempatan ini Gubernur Al Haris bersama Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M., berkesempatan memberikan hadiah kepada para pemenang. (*)



