Connect with us
Advertisement

DAERAH

Punya Komitmen Tinggi, PT Brahma Bina Bakti Persiapkan Antisipasi Karhutla

Published

on

PT Brahma Bina Bakti

detail.id/, Muaro Jambi – Menghadapi musim kemarau tahun ini, PT Brahma Bina Bakti (BBB) melakukan serangkaian kegiatan dengan melibatkan pemerintah daerah dan juga masyarakat setempat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Soalnya, PT BBB memiliki komitmen yang tinggi terhadap upaya mitigasi bahaya api di area konsesi perusahaan terutama di Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi.

Kegiatan yang telah dilakukan oleh PT BBB adalah menyelenggarakan kegiatan Apel Kesiapsiagaan dan juga pelatihan pengendalian Karhutla bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polsek Sekernan, Koramil Sengeti dan Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan Manggala Agni (BPPIKHL) Jambi.

Pada Apel Kesiapsiagaan tersebut dilakukan pengecekan kelengkapan sarana dan prasarana alat pemadam kebakaran yang dimiliki. Selain itu, terdapat pelatihan pencegahan kebakaran kepada Satuan Tugas Pengendalian Karhutla (Satgas Karhutla) BBB dan juga anggota Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) oleh Tim Manggala Agni Jambi.

“Kami berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah dalam pencegahan Karhutla dengan melatih Tim Satgas Karhutla sebaik mungkin. Selain itu, BBB juga menyediakan sarana dan prasarana pemadam kebakaran yang memadai dengan jumlah lebih dari yang ditentukan oleh pemerintah,” kata Direktur Utama PT BBB, George Oetomo, Rabu, 30 September 2020.

Pengecekan peralatan pemadam kebakaran oleh Camat, BPBD dan Manggala Agni. (DETAIL/ist)

Pada saat Apel Kesiapsiagaan, Kepala BPBD Muaro Jambi, Alias mengatakan bahwa PT BBB telah mempersiapkan Tim Satgas Karhutla dan juga sarana dan prasarana dengan sangat baik. Lalu Perwakilan Danramil Sengeti, Peltu Yuni Prasetiyo mengatakan, “Saya harap jika terdapat bencana api, Tim Satgas dapat menanggulanginya dengan cepat.”

Sementara Kepala Daops Manggala Agni Kota Jambi, Ramses Siregar meminta agar PT BBB terus menjaga koordinasi dan kerja sama yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mengatasi bencana kebakaran.

Materi pelatihan yang diberikan mencakup teori dasar pencegahan dan pengendalian kebakaran hingga teknik dan strategi penanganan Karhutla. Selain itu juga diberikan simulasi kebakaran agar Tim Satgas Karhutla dan KTPA memiliki kerja sama yang baik pada saat mengatasi bencana kebakaran.

“Dengan dilakukannya Apel Siaga dan Pelatihan dapat mempersiapkan tim kami (PT BBB) dalam menghadapi bencana api. Bersama Tim Satgas Karhutla dan KTPA, BBB akan berusaha semaksimal mungkin dalam upaya penanganan agar tidak ada bencana kebakaran di konsesi kami,” ujar Estate Manager PT BBB, Triyono.

Latihan simulasi pemadaman kebakaran. (DETAIL/ist)

Kegiatan Apel Kesiapsiagaan dihadiri oleh Perwakilan Kapolsek Sekernan Aiptu Ibnu Saufi Hakiki, Kepala Desa Tanjung Lanjut Edi Sugito, serta perwakilan KTPA dari Desa Tanjung Lanjut, Desa Teluk Ketapang, Desa Kaos, Desa Suak Putat, Desa Lubuk Ruso, Desa Kuap dan Desa Bukit Baling.

Selain itu, untuk membantu pemerintah dalam mengantisipasi terjadinya Karhutla, BBB telah mensosialisasikan Program Reward Pencegahan Karhutla di 7 (tujuh) desa binaan yaitu, Desa Tanjung Lanjut, Desa Suko Awin Jaya, Desa Suak Putat, Desa Bukit Baling, Desa Teluk Ketapang, Desa Kuap dan Desa Kaos. Program ini merupakan sebuah program berupa pemberian hadiah/insentif bagi desa yang berhasil menjaga areanya bebas dari kebakaran.

Dengan adanya program ini, diharapkan tidak ada lagi pembukaan lahan dengan cara membakar. Seluruh kegiatan pencegahan Karhutla ini merupakan satu rangkaian dari program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) yang bertujuan untuk memberdayakan ekonomi desa agar dapat tumbuh makmur dan juga mencegah terjadinya bencana kebakaran. Perusahaan terus melakukan pengembangan program ini agar ekonomi di desa binaan perusahaan terus berkembang.

DAERAH

Buang Sampah Sembarangan, Siap-siap Denda Rp 10 Juta atau Bui 3 Bulan

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Merangin – Pemerintah Kabupaten Merangin mulai “tancap gas” dalam membenahi wajah Kota Bangko. Tak main-main, warga yang kedapatan membuang sampah sembarangan kini dibayangi sanksi denda fantastis hingga Rp10 juta atau hukuman kurungan selama tiga bulan.

Ketegasan ini disampaikan dalam acara Sosialisasi dan Pembinaan Ketertiban Umum di Aula Rumah Dinas Bupati Merangin, Selasa, 5 Mei 2026. Langkah ini merupakan implementasi dari Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah.

Asisten 1 Setda Merangin, Sukoso, yang hadir mewakili Bupati Merangin, menyatakan bahwa persoalan sampah bukan lagi sekadar masalah lingkungan, melainkan sudah masuk dalam ranah urusan wajib pemerintah terkait ketertiban umum.

“Pak Bupati betul-betul mewanti-wanti. Beliau ingin mengubah wajah Kota Bangko menjadi indah dan nyaman. Regulasi sudah ada, sanksinya jelas, mulai dari denda Rp500 ribu sampai Rp10 juta, atau kurungan 3 bulan. Ini bukan untuk menakut-nakuti, tapi demi ketertiban kita bersama,” kata Sukoso di hadapan para Ketua RT, RW, dan Lurah se-Kota Bangko.

Untuk mengawal aturan ini, Pemkab Merangin telah membentuk Satgas Pengelolaan Sampah yang diperkuat melalui SK Bupati. Satgas ini memiliki dua fungsi utama yakni Bidang Pengelolaan yang fokus mengurus teknis pengurangan dan penanganan sampah (Dikoordinir Asisten 1) dan Bidang Pengawasan dan Penindakan yang bertugas menindak para pelanggar aturan di lapangan (Dikoordinir Kasat Pol PP).

Meski sanksi yang membayangi cukup berat, Sukoso menekankan pesan Bupati agar petugas di lapangan tetap mengedepankan sisi kemanusiaan.

“Pesan Bapak Bupati, lakukan pendekatan humanis terlebih dahulu. Edukasi masyarakat, sentuh kesadarannya. Jika sudah diedukasi tapi tetap membandel, baru tindakan tegas sesuai Perda diambil,” ujarnya.

Di lokasi yang sama, Kasat Pol PP Merangin, Sayuti, mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama Ketua RT dan RW, untuk menjadi garda terdepan dalam pengawasan.

“Lokasi yang tertib itu biasanya bersih. Kami minta masyarakat jangan ragu melaporkan jika melihat pelanggaran. Mari kita sinergi agar tidak ada lagi sampah yang menyumbat saluran air atau menumpuk di pinggir jalan,” ujar Sayuti.

Sosialisasi yang dimulai pukul 10.10 WIB ini dihadiri oleh Camat Bangko, Camat Nalo Tantan, serta seluruh perangkat desa dan kelurahan setempat. Dengan adanya Satgas dan sosialisasi masif ini, Pemkab Merangin optimistis Kota Bangko akan segera terbebas dari kepungan sampah. (*)

Continue Reading

DAERAH

Perkuat Sinergi APH, Korwas Polda Jambi Gelar Bimtek Polsus di Lapas Kelas IIB Sarolangun

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Sarolangun – Kepolisian Daerah Polda Jambi melalui fungsi Koordinator Pengawas (Korwas) melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Polisi Khusus (Polsus) di Lapas Kelas IIB Sarolangun pada Senin, 4 Mei 2026. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh AKBP Sesnopsa, P.P., S.E. selaku Kasubdit Binsatpam/Polsus didampingi jajaran Polres Sarolangun.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh petugas Lapas Kelas IIB Sarolangun dengan penuh antusias. Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kapasitas petugas dalam menjalankan fungsi sebagai Polisi Khusus di lingkungan pemasyarakatan, sekaligus memperkuat koordinasi antara aparat penegak hukum (APH), khususnya antara Polri dan Lapas.

Dalam pemaparannya, AKBP Sesnopsa menjelaskan secara komprehensif mengenai pengertian dan peran kepolisian khusus, sebagai bagian dari sistem keamanan nasional yang memiliki kewenangan terbatas di bidang teknis sesuai instansi masing-masing.

“Kepolisian Khusus memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan di lingkungan kerja masing-masing. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang utuh terhadap tugas dan fungsi, serta kemampuan teknis yang memadai agar pelaksanaan tugas dapat berjalan optimal dan sesuai aturan,” ujar AKBP Sesnopsa.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Sarolangun, Ibnu Faizal, Amd.IP, S.Sos. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai Bimtek ini sangat penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia petugas pemasyarakatan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polda Jambi beserta jajaran yang telah memberikan pembinaan melalui kegiatan Bimtek ini. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman petugas terkait Polsus, tetapi juga mempererat soliditas dan sinergi antara Lapas dan Polri sebagai sesama aparat penegak hukum,” ujar Ibnu Faizal.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab yang membahas berbagai permasalahan teknis di lapangan. Suasana diskusi yang hangat menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pengamanan di lingkungan pemasyarakatan.

“Dengan adanya Bintek seperti ini, menambah wawasan dan tupoksi kita di lapangan” ucapnya.

kegiatan diakhiri dengan pemberian cenderamata dari pihak Lapas Kelas IIB Sarolangun kepada tim Korwas Polda Jambi, serta penyerahan bantuan alat pengamanan berupa borgol dan tongkat T kepada pihak Lapas, sebagai penunjang tugas pengamanan dan kesiapsiagaan petugas.

Reporter: Daryanto

Continue Reading

DAERAH

Wabup A. Khafidh Dampingi Gubernur Tinjau Kondisi Pascabanjir di Pulau Bayur dan Rantau Limau Kapas

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Merangin – Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh, mendampingi Gubernur Jambi, Al Haris, dalam rangkaian peninjauan langsung ke wilayah terdampak banjir bandang di Kabupaten Merangin.

Kunjungan yang berlangsung selama dua hari tersebut menyasar Desa Pulau Bayur, Kecamatan Pamenang Selatan pada Sabtu, 2 Mei 2026 malam, dan Desa Rantau Limau Kapas, Kecamatan Tiang Pumpung pada Minggu, 3 Mei 2026.

Selain memantau kondisi terkini pascabanjir, kehadiran dua pucuk pimpinan tersebut juga untuk menyalurkan bantuan sosial secara langsung kepada warga yang terdampak. Bantuan yang diserahkan meliputi bahan pokok (sembako), pakaian (sandang), serta pemenuhan kebutuhan air bersih.

Gubernur Jambi, Al Haris, menuturkan bahwa pemerintah provinsi dan kabupaten akan bergerak cepat melakukan pemulihan, terutama pada sektor pelayanan publik dan infrastruktur yang sifatnya mendesak. Banjir bandang tersebut diketahui merusak sejumlah rumah warga serta fasilitas umum (fasum) vital.

“Banjir bandang ini sangat banyak menghantam rumah-rumah warga, termasuk juga fasilitas umum seperti jembatan dan sekolah-sekolah,” ujar Al Haris saat diwawancarai di lokasi peninjauan pada Minggu, 3 Mei 2026.

Ia menambahkan, perbaikan jembatan menjadi salah satu prioritas utama karena merupakan akses krusial bagi mobilitas warga dan anak-anak sekolah.

“Ini yang kira-kira darurat dan urgen, yang perlu penanganan lebih cepat sekali, seperti jembatan ini. Karena anak sekolah melintasi jalan ini, termasuk juga warga yang ingin memenuhi kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Selain infrastruktur jembatan, Gubernur juga menyoroti kerusakan fasilitas pendidikan dan kesehatan.

Beberapa sekolah dilaporkan mengalami kerusakan parah hingga tidak dapat digunakan, serta merusak buku-buku pelajaran. Kondisi serupa juga terjadi pada fasilitas Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) setempat.

Untuk mempercepat proses rehabilitasi, Pemerintah Provinsi Jambi akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Merangin serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di tingkat pusat.

“Saya dengan Pak Bupati dan Pak Wabup akan berkoordinasi nanti. Kita petakan mana yang menjadi tugas Bupati, mana yang menjadi kewenangan kami (Pemprov), dan mana yang akan kita teruskan ke BNPB Pusat. Intinya, kita ingin segera menangani kondisi pascabanjir ini agar pelayanan masyarakat kembali normal,” ucap Al Haris. (*)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs