SIASAT
Sah! Al Haris Sang Birokrat dan Abdullah Sani Sang Kiai, Menang Pilgub Jambi
detail.id/, Jambi – Dari hasil resmi pleno 141 Kecamatan, teka-teki siapa yang memenangkan Pilgub Jambi 2020 terjawab sudah. Drama seru perebutan suara antara pasangan CE-Ratu dan Haris-Sani yang mendebarkan bagi pendukung, kini boleh dibilang berakhir. Al Haris sang birokrat dan Abdullah Sani sang kiai, menang!
Klaim kemenangan kedua pasangan melalui hasil Quick Count LSI, kini terjawab oleh hasil pleno penghitungan suara tingkat kecamatan yang sudah rampung 100 persen, dari 141 kecamatan yang ada di Jambi. Dari hasil pleno tersebut, mengesahkan kemenangan bagi pasangan Haris-Sani.
Direktur Center Haris-Sani, Hasan Mabruri, merilis data, kemenangan Haris-Sani dibuktikan dari Form (Formulir) pengesahan D-Hasil Kecamatan-KWK seluruh kecamatan. Rangkuman semua itu menunjukkan, pasangan dengan jargon Jambi Mantap berhasil menjadi juara dengan meraup 596.589 Suara (38,1 persen).
Sementara, di posisi kedua ditempati pasangan CE-Ratu dengan jargon Jambi Cerah yang mendapatkan 587.172 suara (37,5 persen), sedangkan pasangan Fachrori-Syafril dengan jargon Jambi Berkah berhasil mengumpulkan 383.639 suara (24,5 persen).
[jnews_element_newsticker newsticker_title=”baca juga” newsticker_icon=”empty” enable_autoplay=”true” autoplay_delay=”2500″]
Bila dilihat dari jumlah total kemenangan Kabupaten, pasangan CE-Ratu berhasil unggul di 5 kabupaten. Yakni; Sarolangun, Tebo, Batanghari, Tanjungjabung Barat dan Tanjungjabung Timur. Berikutnya, pasangan Fachrori-Syafril unggul di 3 Kabupaten/Kota, yakni; Bungo, Kerinci dan Sungaipenuh. Sementara pasangan Haris-Sani juga unggul di 3 Kabupaten Kota, yakni; Merangin, Muaro Jambi dan Kota Jambi.
Meski hanya unggul di 3 kabupaten/kota, strategi pasangan Haris-Sani boleh dibilang jitu. Sebab, keunggulan tersebut diraih pada kabupaten/kota yang memiliki suara “gemuk”, alias memiliki pemilih paling banyak berdasarkan DPT (Daftar Pemilih Tetap). Seperti Kota Jambi dengan pemlilih terbanyak pertama, Muaro Jambi pemlih terbanyak kedua dan Merangin pemilih terbanyak ketiga.
Di Kota Jambi, pasangan Haris-Sani berhasil meraup 126.334 suara (52,8 persen), jauh unggul dari pasangan CE-Ratu yang meraih 74.407 (31,1 persen), sementara Fachrori-Syafril meraih 38.421 suara (16,1 persen). Kemenangan terbesar Haris-Sani terjadi di Kabupaten Merangin, di mana pasangan nomor urut 3 ini berhasil meraih 116.070 suara atau 69,7 persen, disusul pasangan CE-Ratu 34.443 suara (20,6 persen) dan pasangan nomor urut 3 dengan perolehan 16.122 suara.
Direktur Center Haris-Sani, Hasan Mabruri S.Sos mengucapkan rasa syukur atas kemenangan ini. Menurutnya, kemenangan ini bukanlah kemenangan Haris-Sani saja, tapi kemenangan seluruh elemen pencinta demokrasi dan rakyat Jambi.
”Bapak Al Haris dan Bapak Abdullah Sani mengucapkan rasa syukur terkait hasil ini. Ini adalah kemenangan demokrasi di Jambi, ini adalah kemenangan seluruh masyarakat, kemenangan ini adalah awal kebangkitan kita untuk membangun Jambi di masa akan dating,” tutur pria yang akrab disapa Bohok ini.
Ia juga mengimbau kepada seluruh pendukung dan pemilih Haris-Sani untuk tetap menjaga suasana kondusif sampai proses penetapan nanti.
”Tentu kita semua merasa gembira dengan kemenangan ini, dan sangat wajar bila masyarakat merasa senang. Meski begitu, satu hal yang lebih penting adalah, kita harus kembali merajut kebersamaan, kembali merangkai semangat, kembali menyulam rasa saling memliki, karna sikap ini adalah kekuatan bagi Haris-Sani nantinya dalam menyukseskan pembangunan Jambi untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Terkait merebaknya isu akan ada gugatan dari pasangan lain ke Mahkamah Konstitusi (MK), ia mengaku tidak ingin berspekulasi.
”Saya kira semua kandidat diberi ruang yang sama untuk berekspresi, saya tidak ingin berspekulasi terkait isu tersebut. Namun satu keyakinan saya, semua kandidat adalah orang-orang besar dan tokoh kunci panutan masyarakat Jambi, para panutan kita tersebut saya yakini tidak ingin ada kegaduhan lebih lanjut, karena semua mencintai Provinsi Jambi dan semua pasti ingin Jambi segera membangun dan melaju untuk mengejar ketertinggalan. Sekarang mari kita semua berpikir positif untuk kemaslahatan,” ujarnya. (*)
SIASAT
Reses, Daulat Sitorus Serap Aspirasi Buruh
DETAIL.ID, Jambi – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jambi, Daulat Sitorus menggelar reses khusus bersama para buruh di Rumah Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Provinsi Jambi, Senin, 25 Mei 2026.
Dalam pertemuan tersebut, para buruh menyampaikan sejumlah aspirasi terkait persoalan ketenagakerjaan di Provinsi Jambi. Salah satu yang menjadi perhatian yakni pentingnya dukungan anggaran terhadap Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit sebagai forum komunikasi antara pemerintah, pengusaha dan pekerja.
Selain itu, para buruh juga menyoroti maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan sejumlah perusahaan dengan dalih efisiensi.
Menanggapi hal tersebut, Daulat menegaskan dirinya akan memperjuangkan seluruh aspirasi buruh di DPRD Provinsi Jambi.
Daulat pun menekankan bahwa perjuangan buruh harus mendapat perhatian serius dari pemerintah, terutama di tengah kondisi ekonomi yang membuat banyak pekerja berada dalam situasi tidak pasti.
”Terkait banyaknya perusahaan melakukan pengurangan tenaga kerja dengan alasan efisiensi. Ini tentu harus menjadi perhatian bersama agar hak-hak pekerja tetap terlindungi,” ujar Daulat.
Politisi PDI Perjuangan itu juga mengaku memiliki kedekatan emosional dengan kalangan pekerja. Menurutnya, dirinya berasal dari lingkungan buruh dan dibesarkan oleh perjuangan kaum buruh.
”Saya berasal dari buruh dan dibesarkan oleh buruh. Karena itu, aspirasi para pekerja akan terus saya perjuangkan,” katanya.
Reses tersebut menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan para pekerja untuk menyampaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan yang terjadi di lapangan, mulai dari ancaman PHK hingga perlindungan hak-hak buruh di Provinsi Jambi.
Reporter: Juan Ambarita
SIASAT
Hasto Kristianto Sampaikan Pesan-pesan Megawati di Konferda dan Konfercab PDI Perjuangan se-Provinsi Jambi
DETAIL.ID, Jambi – Sekretaris Jendral DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristianto menyampaikan sejumlah poin penting dalam agenda Konferda dan Konfercab PDI Perjuangan se-Provinsi Jambi pada Minggu, 30 November 2025.
Hasto bilang, dirinya mendapat pesan dari Megawati untuk menyerukan politik lingkungan PDI Perjuangan yang diawali dengan semangat kecintaan terhadap tanah air. Sebagaimana gerakan merawat pertiwi yang telah dicanangkan dan harus terus digerakkan. PDI perjuangan pun menyerukan untuk moratorium hutan, agar tidak disalahgunakan bagi kepentingan segelintir pihak.
“Selain menyelamatkan ekosistem kita, Ibu Mega juga berpesan agar Badan Penanggulangan Bencana terus bergerak membantu rakyat membantu rakyat dalam tanggap darurat bemcana, sebagaimana terjadi di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat serta daerah-daerah lain,” ujar Hasto.
Menurut Hasto, PDI Perjuangan lewat organisasi sayap Badan Serbaguna (Baguna) kini juga tengah aktif bergerak membantu masyarakat terdampak bencana tanpa membeda-bedakan afiliasi politiknya. Semua itu, kata Hasto, digerakkan oleh nilai-nilai kemanusiaan.
Sekjen PDI Perjuangan tersebut juga menyoroti kondisi ekosistem lingkungan yang jadi pemicu bencana alam di sejumlah daerah di Indonesia saat ini, terkhusus di Pulau Sumatera. Oleh karena itu Ketua Umum PDI Perjuangan juga mengajak agar semua masyarakat bersama-sama saling merawat ekosistem lingkungan, yang tak lain merupakan jalan peradaban manusia itu sendiri.
“Maka mari kita jaga peradaban kita, dengan (menjaga) hutan-hutan tropis sebagai paru-paru dunia dan pusat ekosistem yang harusnya kita kaji manfaatnya bagi kemanusiaan, bukan dieksploitasi yang kemudian menciptakan bencana di mana-mana,” katanya.
Sementara itu disinggung terkait target Pemilu 2029, Hasto bilang saat ini PDI Perjuangan lebih berbicara pada konsolidasi mulai ideologi hingga organisasi politik kader. Sebab menurut Hasto target politik PDI Perjuangan sendiri merupakan fungsi di tengah-tengah rakyat.
“Itu akan dicanangkan di dalam Konferda dan Konfercab ini serta sikap politik kita. Terhadap lingkungan, perekonomian rakyat, sikap politik terhadap geopolitik dan geostrategis dari Jambi. Ini semua akan disampaikan kepada masyarakat luas,” katanya.
Secara geografis, letak Provinsi Jambi yang berada di tengah-tengah Pulau Sumatera, maka menurut Hasto aspek konektografi harus dikedepankan. Selain itu ia kembali menekankan soal pentingnya menjaga lingkungan khususnya ekosistem Sungai Batanghari.
Kata Hasto, agar tidak ada lagi limbah industri yang dibuang ke Sungai Batanghari, yang telah merekam jejak peradaban yang luar biasa.
“Itu pesan utama dari ibu Megawati, cintailah lingkungan hidup. Selamatkanlah hutan-hutan kita, selamatkanlah sungai-sungai kita,” ujarnya.
SIASAT
Sah! Pelantikan Kepala Daerah dan Wakil Daerah Terpilih Pemilukada 2024 Dipercepat
DETAIL.ID, Tebo – Pelantikan Bupati dan Wakil Terpilih Kabupaten Tebo dijadwalkan akan dilangsungkan pada tanggal 6 Februari 2025.
Hal tersebut diketahui setelah terbitnya surat dengan kop Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) tertanggal 22 Januari 2025 tentang kesimpulan rapat kerja dan rapat dengar pendapat Komisi II DPR RI dengan Kementerian Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum RI, Badan Pengawas Pemilu RI, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum RI.
Dalam isi surat tersebut, pada point pertama DPR RI dan peserta rapat diatas menyetujui pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih dari hasil pemilihan serentak tahun 2024 yang tidak ada sengketa hasil perselisihan di Mahkamah Konstitusi dan telah ditetapkan ditetapkan oleh KPU Kabupaten serta sudah diusulkan oleh DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota kepada Presiden RI/Menteri Dalam Negeri RI untuk Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota dilaksanakan pelantikan serentak pada tanggal 6 Februari 2025 oleh Presiden Republik Indonesia di Ibukota Negara, kecuali Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Aceh sesuai dengan Peraturan Perundang Undangan yang berlaku.
Kemudian pada point kedua, pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih dari hasil pemilihan serentak tahun 2024 yang masih dalam proses sengketa perselisihan hasil pemilihan di Mahkamah Konstitusi RI akan dilaksanakan setelah Putusan Mahkamah Konstitusi RI berkekuatan Hukum. Sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku.
Terkait hal ini, Ketua Tim Koalisi Partai Agus – Nazar, H.Harmain saat di wawancarai media ini pada Rabu, 22 Januari 2025, mengatakan sangat bersyukur jadwal pelantikan ini di majukan lebih cepat dari jadwal semula.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur kepada Allah, semoga pelantikan ini berjalan dengan lancer sesuai dengan harapan,” ujar Harmain.
Kemudian, Harmain juga berpesan kepada Bupati dan Wakil Bupati Tebo terpilih yaitu saudara Agus dan Nazar, pasca pelantikan nanti dapat menjalankan amanah dari rakyat dengan sebaik-baiknya dalam membangun Kabupaten Tebo untuk lima tahun mendatang sesuai dengan visi dan misi yang berkeadilan demi Tebo Maju.
Reporter: Hary Irawan



