ADVERTORIAL
Bupati dan TP PKK Kabupaten Tanjungjabung Barat Hadiri Pembukaan Roadshow TP PKK Provinsi Jambi
DETAIL.ID, Kualatungkal – Bupati beserta Ibu Ketua TP PKK Kabupaten Tanjungjabung Barat Umy Hj. Fadillah Sadat menghadiri acara Pembukaan Roadshow TP PKK Provinsi Jambi dalam rangka Pencanangan Gerakan Keluarga Pelopor Perubahan di Balai Pertemuan Kantor Bupati Tanjungjabung Barat, pada Rabu 15 September 2021.
Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris ini, juga turut dihadiri oleh Wakil Ketua I dan II TP PKK, Sekretaris Daerah, Kepala OPD, Pengurus TP PKK, dan diikuti oleh anggota TP PKK melalui virtual via zoom meeting.
Mengawali kegiatan, Bupati Tanjungjabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, dalam sambutannya menyampaikan bahwa gerakan keluarga pelopor perubahan bermuara dari rumah tangga sesuai yang dikatakan oleh Rasulullah, bahwa rumah tangga itu adalah madrasah pertama bagi anak-anak dan menurutnya rumah tangga merupakan miniatur kehidupan sosial.
“Mudah-mudahan acara Roadshow Pencanangan Gerakan Keluarga Pelopor Perubahan ini bisa menjadi miniatur untuk Indonesia maju ke depan, kalau perubahan tidak dilakukan dari sekarang maka itu hanya akan menjadi sekedar cita-cita saja,” ucap Bupati.
“Oleh karena itu apa yang telah dilakukan oleh Ibu Ketua TP-PKK Provinsi Jambi bersama TP PKK Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi saya kira merupakan langkah awal dalam rangka menciptakan miniatur-miniatur yang baik sehingga insyaallah perubahan-perubahan itu bisa secara progresif dapat berjalan meskipun kita mengharapkan pelopor Perubahan dalam rumah tangga memahami betul arti inti tugas dan fungsi dalam rumah tangga serta menjadikan keluarga contoh teladan disekitar kita,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat sampaikan apresiasi dan terimakasih atas kunjungan Ketua TP PKK Provinsi Jambi beserta rombongan ke Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam acara Roadshow Pencanangan Gerakan Keluarga Pelopor Perubahan. Umy (panggilan akrabnya) berharap TP PKK beserta kader tahu, mau dan mampu menjadi garda terdepan dalam mewujudkan keluarga berkualitas dalam aspek moral, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, ekonomi dan lingkungan hidup.
“Gerakan PKK bukan hanya semata menempatkan keluarga sebagai objek atau sasaran program pemerintah tetapi juga mampu menginisiasi keluarga Indonesia melakukan perubahan menuju kehidupan masyarakat yang lebih baik sebagai tujuan pembangunan nasional,” ujarnya.
Umy juga berharap kepada seluruh kader PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk ikut serta dalam upaya pencegahan dan penurunan angka stunting di Kabupaten sejalan dengan visi misi BERKAH.
“Alhamdulillah angka stunting di Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengalami penurunan dari tahun 2019 dan itu terus kami lakukan dan kami sosialisasikan di seluruh kecamatan dan desa untuk percepatan penurunan stunting di Indonesia, sosialisasi itu juga kami lakukan dengan pemasangan spanduk,” ungkapnya
“Kemudian untuk meningkatkan pemberdayaan keluarga menuju Keluarga Pelopor Perubahan kami juga mengupayakan untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga karena pada masa pandemi ini akses pangan sangat sulit keluar masuk karena terkendalanya ruang gerak yang terbatas, kami bekerjasama dengan stakeholder terkait terus mengupayakan ketahanan pangan keluarga ini dengan memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan yang layak pakai,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Jambi Ibu Hesti Haris pada kesempatan itu menyampaikan bahwa TP PKK adalah organisasi yang mendukung program pemerintah sebagai relawan dan bukan untuk cari nama.
“Kami yakin TP PKK Tanjung Jabung Barat ini akan bisa melaksanakan gerakan ini dengan semangatnya hadir di tengah masyarakat dan insya allah untuk kedepannya kita akan bekerjasama mewujudkan program nasional ini menuju Indonesia maju,” ujarnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan Pembukaan Roadshow Pencanangan Gerakan Keluarga Pelopor Perubahan oleh Ketua TP PKK Provinsi Jambi dan Penyerahan akte kelahiran dan bibit pohon.
Reporter: Robby Cahyadi
ADVERTORIAL
Gus Fawait Minta Puskesmas di Sekitar Wisata Jember Siaga Selama Libur Lebaran
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, meminta puskesmas di sekitar kawasan wisata menyiagakan ambulans dan tenaga medis selama periode libur Lebaran, Jumat, 20 Maret 2026.
Instruksi tersebut ia sampaikan kepada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana agar layanan kesehatan tetap tersedia di lokasi yang berpotensi mengalami lonjakan kunjungan wisatawan.
“Saya minta puskesmas, khususnya yang di sekitar wilayah wisata, kiranya nanti untuk bersiap siaga terkait masalah ambulans apabila dibutuhkan oleh masing-masing objek wisata di Kabupaten Jember,” kata Gus Fawait.
Gus Fawait juga meminta perhatian khusus pada kawasan wisata yang diperkirakan dipadati pengunjung selama libur Lebaran.
“Jangan sampai ada daerah-daerah yang menjadi pusat titik kumpul massa malah tidak ada ambulans dan tenaga medisnya. Terutama Papuma dan Watu Ulo ini akan membeludak sehingga perlu dukungan penuh untuk memastikan mereka standby di sana,” ujarnya.
Penyiagaan tenaga medis dan ambulans di kawasan wisata tersebut bertujuan memastikan wisatawan dan masyarakat sekitar memperoleh layanan kesehatan dengan cepat ketika terjadi keadaan darurat selama masa libur Lebaran.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Jember, Muhammad Zamroni, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah memetakan sembilan titik strategis yang menjadi fokus penyiagaan layanan kesehatan selama masa libur.
“Penyiagaan personel medis ini dijadwalkan berlangsung mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026,” ucap Zamroni.
Beberapa lokasi yang menjadi prioritas meliputi Alun-alun Jember, Kecamatan Puger dan kawasan sekitarnya seperti Pondok Dalem dan Paseban, serta destinasi wisata Pantai Watu Ulo dan Pantai Papuma.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Ajak Warga Jember Manfaatkan Layanan Publik Gratis
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, mengajak warga memanfaatkan berbagai layanan publik gratis saat Safari Ramadan di Kecamatan Ledokombo, Selasa, 17 Maret 2026.
Gus Fawait menggunakan agenda tersebut untuk bertemu langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai program layanan yang dapat diakses warga Kabupaten Jember tanpa biaya.
Dalam rangkaian kegiatan itu, ia berdialog dengan berbagai elemen masyarakat di Ledokombo.
Ia juga menyerahkan santunan kepada anak yatim serta meresmikan pemasangan instalasi listrik gratis bagi warga kurang mampu.
Gus Fawait menguraikan bahwa sebagian warga masih belum mengetahui hak mereka dalam mengakses layanan publik yang telah disediakan pemerintah daerah.
“Kabupaten Jember ini memiliki jumlah penduduk yang sangat besar. Ternyata di lapangan, masih banyak warga yang belum tahu kalau ada program pengobatan gratis hanya dengan KTP, pembuatan dokumen kependudukan yang mudah, dan lain sebagainya,” ujar Gus Fawait.
Melalui Safari Ramadan tersebut, ia juga memberi penjelasan mengenai program Universal Health Coverage (UHC) yang memungkinkan warga memperoleh layanan pengobatan gratis cukup menggunakan KTP.
Selain itu, pemerintah daerah juga memberi kemudahan dalam pengurusan berbagai dokumen administrasi kependudukan.
Selain layanan kesehatan dan administrasi kependudukan, sosialisasi tersebut turut membahas isu lain di masyarakat, antara lain pencegahan pernikahan dini, penurunan angka stunting, serta persoalan infrastruktur.
Pada akhir kegiatan, Gus Fawait mengajak warga memanfaatkan layanan pengaduan Wadul Gus’e untuk menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lapangan, mulai dari warga miskin yang belum menerima bantuan hingga kendala pelayanan publik di Kabupaten Jember.
ADVERTORIAL
Bupati Jember Larang ASN Pakai Mobil Dinas untuk Mudik
DETAIL.ID, Jember – Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan larangan penggunaan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi, termasuk untuk keperluan mudik Lebaran.
Penegasan tersebut disampaikan melalui Surat Edaran Bupati Jember tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Terkait Hari Raya.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga integritas aparatur sipil negara (ASN) sekaligus mencegah penyalahgunaan fasilitas negara.
Gus Fawait menyebut, kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat serta imbauan dari Komisi Pemberantasan Korupsi terkait pengendalian gratifikasi pada momentum hari raya.
“Sudah ada pelarangan, termasuk dari KPK. Karena ini sudah jelas dari pemerintah pusat, otomatis kita harus mengikuti,” ujarnya saat ditemui dalam kegiatan sahur bersama, Senin, 16 Maret 2026)m.
Ia menekankan bahwa kendaraan dinas hanya diperuntukkan bagi kepentingan kedinasan dan pelayanan publik, bukan untuk kebutuhan pribadi ASN.
“Fasilitas negara harus digunakan secara tepat guna. Kendaraan dinas bukan untuk kepentingan pribadi, termasuk untuk mudik Lebaran,” katanya.
Untuk memastikan kebijakan berjalan optimal, Bupati telah menginstruksikan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) agar segera menyosialisasikan surat edaran tersebut kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jember.
Selain itu, Pemkab Jember juga mulai menerapkan langkah efisiensi penggunaan kendaraan operasional.
Dalam beberapa agenda dinas, pejabat daerah terlihat menggunakan satu kendaraan secara bersama sebagai bentuk penghematan bahan bakar minyak (BBM) dan pengendalian belanja operasional.
“Kita ingin memberi contoh bahwa penggunaan fasilitas negara harus benar-benar efisien dan tepat sasaran,” ujarnya.



