ADVERTORIAL
Gubernur Jambi Al Haris Gandeng KPK Berantas Korupsi
detail.id/, Jambi – Gubernur Jambi, Al Haris gandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan bersih, transparan, akuntabel dan bebas dari korupsi, kolusi, nepotisme pada pemerintah daerah melalui Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi.
Acara berlangsung di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin 27 September 2021. Rapat koordinasi pencegahan korupsi pemerintah daerah se Provinsi Jambi ini turut dihadir seluruh Bupati dan Wali Kota Se Provinsi Jambi.
Gubernur Jambi, Al Haris mengungkapkan, terus berupaya maksimal memperbaiki tata kelola pemerintahan yang baik serta terhindar dari korupsi. Dengan harapan memberi dampak positif pada pembangunan dan kemajuan daerah.
[jnews_element_newsticker newsticker_title=”Baca Juga ” newsticker_icon=”empty” enable_autoplay=”true” number_post=”7″ post_offset=”1″]
“KPK datang kesini dan kita ingin Jambi lebih baik dari sebelumnya,” kata Al Haris.
Dikatakan Al Haris, pemerintahan yang bersih dari korupsi tentunya menjadi harapan besar masyarakat yang menginginkan Provinsi Jambi semakin maju dengan perkembangan inovasi daerah.
“Fasilitasi KPK membantu kami untuk lebih baik dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik,” ujar Al Haris.
Dalam arahan Ketua KPK RI Firli Bahuri menegaskan kepada Gubernur Jambi dan seluruh Bupati dan Wali Kota se Provinsi Jambi, untuk menanamkan sikap atau komitmen melaksanakan serta mengelola pemerintahan yang bersih, akuntabel dan bebas dari korupsi
“Tanamkan dalam hati sikap menjadi orang yang baik sebagai penyelenggara negara,” sebut Firli Bahuri.
Dalam acara tersebut turut melakukan Penandatanganan Pernyataan Komitmen Pencegahan Korupsi dan Implementasi Saluran Pengaduan Masyarakat serta Penyerahan Sertifikat Tanah Pemerintah Daerah.
[jnews_element_newsticker newsticker_title=”Baca Juga ” newsticker_icon=”empty” enable_autoplay=”true” number_post=”7″ post_offset=”1″]
Pemerintah provinsi/kabupaten/kota berkomitmen untuk melaksanakan :
1. Memperbaiki dan memperkuat sistem dan tata kelola pemerintahan daerah dengan mengacu pada Monitoring Centre For Prevention (MCP) yang dikoordinasikan dan dimonitor evaluasi oleh KPK.
2. Perencanaan, Penganggaran, Realisasi Keuangan dalam Tata Kelola Pemerintah Daerah yang mengutamakan kepentingan dan kemanfaatan publik.
3. Proses Pengadaan Barang dan Jasa yang bersih profesional dan akuntabel, bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme.
4. Penertiban, Pemulihan dan Pengamanan seluruh Sset Milik Pemerintah Daerah.
5. Penguatan, Pengawasan dan Pengendalian dalam Tata Kelola Pemerintah Daerah.
6. Pembangunan Sistem Pengaduan Masyarakat melalui Whistle Blowing System Terintegrasi dengan KPK.
7. Melaksanakan kegiatan penanganan Covid-19 dengan transparan, akuntabel dan bebas dari korupsi.
8. Mencegah korupsi di sektor pendapatan asli daerah dan mempersiapkan potensi PAD.
9. Melaksanakan rencana aksi dalam program pemberantasan korupsi terintegrasi secara konsisten dan berkelanjutan.
Rapat itupun menjadi langkah bersama Pemerintah Daerah di Provinsi Jambi berkomitmen mewujudkan daerah bebas dari korupsi dengan tata kelola pemerintahan yang baik mempercepat kemajuan dan pembangunan.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Lantik Achmad Imam Fauzi Jadi Pj Sekda Jember, Targetkan PAD dan Akurasi Data Bansos
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, melantik Achmad Imam Fauzi sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah di Pendopo Wahyawibawagraha pada Selasa, 12 Mei 2026.
Fauzi mengisi posisi yang ditinggalkan Akhmad Helmi Luqman lantaran sedang menjalankan ibadah haji.
Pelantikan ini menjadi langkah strategis Gus Fawait untuk memastikan mesin birokrasi tetap solid, terutama dalam mengejar target pembangunan dan sinkronisasi program nasional.
Dalam arahannya, Gus Fawait memberikan catatan khusus mengenai stabilitas pemerintahan yang telah terjaga.
Ia menuntut seluruh perangkat daerah untuk mempertahankan ritme kerja, terutama dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang kini telah menembus angka Rp1 triliun.
Namun, ia mengingatkan agar akselerasi tersebut tetap berpijak pada regulasi yang ketat.
“Jember tetap kondusif sejak awal kepemimpinan kami. Semua sekda sebelumnya ikut menjaga stabilitas pemerintahan,” ujar Gus Fawait.
Selain urusan fiskal, persoalan akurasi data kemiskinan menjadi sorotan utama.
Gus Fawait mengungkapkan adanya temuan puluhan ribu warga meninggal yang masih tercatat dalam data kependudukan karena belum memiliki akta kematian.
Kondisi ini dinilai menghambat efektivitas penyaluran bantuan sosial.
Ia memerintahkan camat untuk melakukan pembersihan data secara masif melibatkan ASN, TNI, dan Polri.
“Ada warga meninggal belum memiliki akta kematian. Dampaknya besar terhadap program bantuan pemerintah,” ucapnya.
Lebih lanjut, Gus Fawait meminta jajarannya tidak hanya fokus pada urusan domestik Jember, tetapi juga harus selaras dengan kebijakan pusat.
Beberapa poin yang ditekankan antara lain dukungan terhadap Koperasi Desa Merah Putih dan program pengentasan sampah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan program nasional adalah representasi keberhasilan daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Terkait aspek teknis birokrasi, Bupati mengingatkan para pimpinan OPD dan camat agar lebih teliti dalam penyusunan anggaran.
Ia melarang kepala perangkat daerah menyerahkan seluruh urusan perencanaan kepada bawahan tanpa kontrol yang kuat.
Hal ini dilakukan untuk mencegah potensi masalah hukum atau administrasi di kemudian hari.
“Percepatan pembangunan memang butuh langkah cepat, tetapi proses perencanaannya wajib teliti dan sesuai aturan,” tuturnya.
ADVERTORIAL
BPN Merangin Teken Kontrak GTRA Tahun 2026, Ini Harapannya
DETAIL.ID, Merangin – Bertempat di Ruang Pelayanan Informasi, Seksi Penataan dan Pemberdayaan Kantor Pertanahan Kabupaten Merangin melaksanakan kegiatan Penandatanganan Kontrak Tenaga Pendukung Kegiatan Akses Reforma Agraria dan Kegiatan Gugus Tugas Reforma Agraria Tahun 2026.
Penandatanganan kontrak tersebut diwakili oleh Sulastina, S.Si.T., selaku Kepala Subbagian Tata Usaha, serta didampingi oleh Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan. Ashar, S.P. beserta jajaran, serta tenaga Pendukung Field Staff dan Konsultan Perorangan.
“Penandatangan ini merupakan bagian dari komitmen Kantor Pertanahan Kabupaten Merangin dalam mendukung percepatan Reforma Agraria melalui penguatan akses masyarakat terhadap pemberdayaan ekonomi, peningkatan kesejahteraan, serta optimalisasi pelaksanaan tugas Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) di wilayah Kabupaten Merangin.” ucap Sulastina pada Selasa 12, Mei 2026.
Kepala Subbagian Tata Usaha mengatakan, dengan telah ditandatanganinya kontrak ini diharapkan Tenaga Pendukung bisa menunjukkan profesional dan integritasnya dalam pelaksanaan program Reforma Agraria Tahun 2026, sehingga dapat berjalan secara efektif, tertib administrasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Harapan kita mereka bisa menunjukkan profesional dan integritasnya, dalam pelaksanaan Reforma Agraria tahun 2026 ini,” tuturnya. (*)
——
𝐔𝐫𝐮𝐬 𝐒𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢 Sertifikat A𝐧𝐝𝐚
𝐉𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐆𝐮𝐧𝐚𝐤𝐚𝐧 Calo!
——
Dukung Kami dalam mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Ayo follow, subscribe, like, share dan update informasi tentang Kantor Pertanahan Kabupaten Merangin melalui akun media sosial kami :
🐦 Tw : @atrbpn_merangin
🔍 FB : @atrbpn.kabmerangin
📷 iG : @atrbpn.kabmerangin
🎵 TT : @atrbpn.kabmerangin
🎥 YT : @atrbpn.kabmerangin
🌐 Website :kab-merangin.atrbpn.go.id
——
@kanwilbpnjambii
@kementerian.atrbpn
#ATRBPNMajudanModern
#ATRBPNKiniLebihBaik
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#kanwiljambi
#kantahmerangin
#semangatmelayani
#senangmemudahkan
#zonaintegritas
#reformasibirokrasi
#perangimafiatanah
#meranginjuara
ADVERTORIAL
Hardiknas Jember, Dari Gelar Karya Ribuan Siswa hingga Kucuran Anggaran Rp90 Miliar
DETAIL.ID, Jember – Kabupaten Jember memulai Hardiknas 2026 dengan lonjakan prestasi dan pembenahan infrastruktur besar-besaran.
Tidak sekadar upacara rutin, Dinas Pendidikan Jember menggelar pameran karya siswa dan guru di Aula Griya Wiyata pada Senin, 11 Mei 2026.
Acara ini memamerkan potensi lokal dari berbagai klaster geografis, mulai dari hasil perkebunan hingga teknologi lingkungan yang dihasilkan oleh pelajar dari tingkat TK hingga SLB.
Kepala Dinas Pendidikan Jember, Arief Tjahyono, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan representasi dari kekayaan potensi daerah.
“Ini mewakili kondisi geografis dan potensi daerah yang dimiliki Kabupaten Jember,” ujarnya.
Menurutnya, kualitas karya yang dipamerkan menjadi bukti nyata kemampuan generasi muda Jember.
“Kami ingin menunjukkan bahwa karya anak-anak Jember luar biasa dan tidak kalah dengan karya orang dewasa,” kata Arief.
Selain pameran kreativitas, momentum Hardiknas tahun ini juga membawa kabar signifikan mengenai perbaikan fasilitas pendidikan.
Arief memaparkan adanya revitalisasi sekolah di 124 titik dengan total anggaran hampir Rp90 miliar yang bersumber dari kementerian.
Hal ini disebut sebagai hasil lobi intensif Bupati Jember ke pemerintah pusat.
“Atas arahan Gus Bupati, peringatan Hardiknas tidak melulu seremonial. Kemarin ada talk show, sekarang ada gelar karya siswa dan guru,” ucapnya.
Peringatan ini juga dibalut dengan pesan kuat mengenai pendidikan karakter dan keberagaman, yang disimbolkan melalui penampilan tarian Tionghoa.
Arief menekankan pentingnya menjaga lingkungan sekolah yang harmonis di tengah masyarakat Jember yang majemuk.
“Jember ini multietnis dan multikultural. Tidak boleh ada intoleransi, bullying, maupun isu sara,” tuturnya dalam rangkaian acara yang terbuka bagi masyarakat umum hingga sore hari tersebut.


