Connect with us
Advertisement

DAERAH

15 Desa Berprestasi di Muaro Jambi Diganjar Reward dari Kemenkeu

Published

on

Desa Berprestasi

detail.id/, Muaro Jambi – Kementerian Keuangan Republik Indonesia memberikan reward terhadap 15 desa di Kabupaten Muaro Jambi atas prestasi pengelolaan dan pelaporan keuangan desa. Atas prestasi itu, masing-masing desa berprestasi itu diganjar dengan tambahan dana sebesar Rp144 juta.

“Jadi ada 15 desa di Muaro Jambi yang mendapat reward dari Kemenkeu. Pengelolaan keuangan desa itu dinilai baik sehingga masing-masing desa itu mendapat kucuran dana Rp144 juta,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Muaro Jambi, Raden Najmi kepada detail, Kamis (6/2/2020).

Najmi menjelaskan bahwa bantuan dana reward itu diberikan dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kegunaan dana tersebut nantinya akan diputuskan melalui musyawarah.

“Penggunaannya memang diarahkan untuk peningkatan pelayanan, tapi item penggunaannya ditentukan melalui hasil musyawarah. Kita sifatnya hanya membantu mengarahkan,” kata Najmi.

[jnews_element_newsticker newsticker_title=”Baca Juga” newsticker_icon=”empty” enable_autoplay=”true” autoplay_delay=”2500″ newsticker_animation=”vertical”]

Adapun 15 desa yang mendapat reward di Muaro Jambi tersebar pada 6 kecamatan dari 11 kecamatan di Kabupaten Muaro Jambi. Tiga desa di Kecamatan Jambi Luar Kota yakni Desa Pematang Jering, Desa Sembubuk dan Desa Simpang Limo. Kemudian Desa Pulau Kayu Aro di kecamatan Sekernan, Desa Gedong Karya, Desa Londrang dan Desa Mekar Sari di Kecamatan Kumpeh.

Selanjutnya Desa Solok, Sumber Jaya dan Desa Kasang Kota Karang di Kecamatan Kumpeh Ulu, Desa Matra Manunggal dan Desa Bukit Mulya, Kecamatan Bahar Utara, serta Desa Kunangan, Kemingking Dalam, dan Sekumbung di Kecamatan Taman Rajo.

Selain mendapat reward dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia atas laporan keuangan yang baik, beberapa desa di Muaro Jambi juga mendapat kucuran dana dari Kemenkeu. Kucuran dana tersebut diserahkan kepada tiga desa di Muaro Jambi lantaran tingkat angka kemiskinan di desa tersebut masih tinggi. Klasifikasi desa tersebut adalah desa tertinggal.

“Ada tiga desa yang juga mendapat tambahan dana dari Kemenkeu karena penduduk ber-KK miskinnya masih tinggi,” ujar Najmi.

Tiga desa tersebut adalah Desa Tantan Kecamatan Sekernan, Desa Rantau Panjang dan Desa Londerang Kecamatan Kumpeh. “Tiap desa mendapat bantuan dari Kemenkeu sebesar Rp181 juta-an yang dananya ini digunakan atau dialokasikan untuk peningkatan kesejahteraan keluarga miskin di sana,” ucap Najmi.

Najmi menyebut, bantuan ini memang sudah pernah digelontorkan sebelumnya. Di desa-desa tersebut sebelumnya juga sudah dilakukan kegiatan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat miskin.

“Kalau di Londerang itu tahun lalu dibuatkan usaha bebek petelur sedangkan di Rantau Panjang kegiatan perikanan keramba apung di Sungai Batanghari. Kalau yang di Desa Tantan belum dapat laporannya,” katanya.

Dinas PMD berharap bantuan keuangan dari Kemenkeu dapat dimanfaatkan secara baik agar jumlah penduduk miskin di tiga desa ini semakin menurun.

 

Reporter: Franciscus Simanjuntak

DAERAH

Wujudkan Kepastian Hukum Tanah, Warga Desa Nogosari Antusias Sambut Program PTSL 2026

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Pasuruan – Pemerintah Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, selaku kepala desa bersama Kelompok Masyarakat PTSL (Pokmas) resmi memulai tahapan persiapan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2026. Program nasional ini disambut hangat oleh warga yang telah lama mendambakan kepastian hukum atas hak milik tanah mereka.

Ketua Pokmas (PTSL) Desa Nogosari, Bambang mengatakan, program pelaksanaan PTSL ini merupakan bentuk sinergi antara program pemerintah pusat dengan pemerintah desa dengan adanya program PTSL. “Masyarakat tidak hanya mendapatkan sertifikat, tetapi juga perlindungan hukum yang kuat untuk meminimalisir sengketa lahan di masa depan,” kata Bambang pada Senin, 27 April 2026.

Kepala Desa Nogosari, Hj. Sunariyah berujar Pokmas Desa Nogosari berkomitmen menjaga transparansi, khususnya terkait biaya persiapan yang telah disepakati melalui musyawarah mufakat bersama seluruh pemohon. Hal ini dilakukan dengan merujuk pada Peraturan Bupati Pasuruan Nomor 7 Tahun 2021 untuk memastikan semua tahapan berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku.

“Harapan kami, seluruh bidang tanah di Desa Nogosari dapat terdaftar seratus persen tahun ini. Kami berterima kasih kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Pasuruan dan Pemerintah Desa atas pendampingan yang diberikan,” ucapnya

Ia menjelaskan, kehadiran program ini dinilai sebagai solusi nyata bagi warga Desa Nogosari untuk memperoleh kepastian hukum atas aset tanah mereka.

“Tugas kami selaku Kades adalah memastikan warga terlayani dengan baik dalam pengurusan data yuridis. Kami terus memantau agar program PTSL bekerja secara profesional dan tetap berpedoman pada aturan hukum, khususnya Peraturan Bupati Pasuruan Nomor 7 Tahun 2021,” tuturnya.

Reporter: Tina

Continue Reading

DAERAH

Makkah Route Hadir di Makassar, Proses Keimigrasian Jemaah Haji Dipercepat

DETAIL.ID

Published

on

Makkah Route Hadir di Makassar. (Foto: Dok/Humas Kantor Imigrasi Jember)

DETAIL.ID, Jakarta – Pemerintah menerapkan skema Makkah Route bagi 15.804 jemaah calon haji asal Makassar melalui Bandara Sultan Hasanuddin mulai 2026.

Penerapan ini menambah titik layanan Makkah Route di Indonesia setelah sebelumnya berjalan di Bandara Soekarno-Hatta Banten, Bandara Juanda Surabaya, dan Bandara Adi Soemarmo Solo, dengan total cakupan mencapai 221.000 jemaah.

Melalui skema ini, proses pemeriksaan keimigrasian dilakukan sejak di bandara keberangkatan di Indonesia.

Jemaah tidak lagi menjalani pemeriksaan paspor saat tiba di Arab Saudi, sehingga perjalanan menuju Tanah Suci menjadi lebih singkat dan efisien.

Program hasil kerja sama Indonesia dan Arab Saudi ini juga memberi kemudahan mobilitas serta meningkatkan kenyamanan perjalanan, khususnya bagi jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas.

“Perluasan Makkah Route ke Makassar adalah upaya strategis untuk memastikan semakin banyak jemaah Indonesia yang merasakan kemudahan proses keimigrasian sejak dari tanah air. Kami ingin memangkas birokrasi, sehingga jemaah bisa lebih tenang dalam mempersiapkan diri menuju Tanah Suci,” ujar Hendarsam.

Untuk mendukung pelaksanaan, sebanyak 115 petugas Imigrasi Arab Saudi tiba di Indonesia pada Minggu, 26 April 2026 dan akan bertugas di bandara haji.

Infrastruktur di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) telah siap sepenuhnya, termasuk integrasi data lintas sektor serta penyusunan profil risiko guna mengantisipasi keberangkatan non-prosedural.

Ke depan, layanan ini ditargetkan menjangkau seluruh embarkasi haji di Indonesia dan berjalan secara resiprokal antara kedua negara.

“Imigrasi akan terus bertransformasi demi memberikan pelayanan terbaik bagi rakyat. Kami berkomitmen untuk menghadirkan layanan yang adaptif dan solutif terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk dalam menyukseskan ibadah haji. Layanan Imigrasi untuk rakyat adalah prioritas kami,” tutur Hendarsam Marantoko.

Continue Reading

DAERAH

Peringati Hari Kemala Bhayangkari ke-46, Bhayangkari Cabang Polres Pasuruan Kota Tanam Ratusan Pohon

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Pasuruan – Dalam rangka memperingati Hari Kemala Bhayangkari ke-46, Bhayangkari Cabang Polres Pasuruan Kota menggelar kegiatan penanaman pohon sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendukung program penghijauan serta menjaga keseimbangan ekosistem.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 22 April 2026, bertempat di Taman Pekuncen yang berlokasi di Jalan Raya Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kelurahan Pekuncen, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Pasuruan Kota Ny. Desna Yudho, Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Yokhbeth Wally, Pejabat Utama Polres Pasuruan Kota, personel Polres Pasuruan Kota, Bhayangkari Cabang Pasuruan Kota, Kepala Kelurahan Pekuncen Kecamatan Bugul Kidul, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Pasuruan, serta para guru dan murid TK Bhayangkari Kota Pasuruan.

Kapolres Pasuruan Kota didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Pasuruan Kota menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Momentum Hari Kemala Bhayangkari ke-46 tidak hanya diperingati secara seremonial, namun juga diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan dan masyarakat.

Ketua Bhayangkari Cabang Pasuruan Kota Ny. Desna Yudho mengatakan, “Kegiatan penanaman pohon ini merupakan wujud nyata kepedulian kami terhadap kelestarian lingkungan. Melalui momentum Hari Kemala Bhayangkari ke-46, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga alam, karena lingkungan yang sehat adalah investasi penting bagi masa depan generasi mendatang.”

Selain melibatkan Instansi Pemerintah Kota Pasuruan, Kegiatan ini juga melibatkan anggota Bhayangkari serta murid TK Kemala Bhayangkari Kota Pasuruan yang turut berpartisipasi secara aktif, harapannya kegiatan ini juga dapat menjadi kunci dalam menanamkan kesadaran kan pentingnya menjaga dan menciptalan lingkungan yang hijau sejak dini.

Ratusan bibit pohon tabe buya ditanam di sejumlah titik area taman yang diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Selain penanaman pohon, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi kepada tamu undangan yang hadir mengenai pentingnya merawat tanaman dan menjaga kebersihan lingkungan agar pohon yang ditanam dapat tumbuh dengan optimal.

Melalui kegiatan ini, Bhayangkari Cabang Polres Pasuruan Kota menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan yang lebih baik.

Reporter: Tina

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs