Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Gubernur Al Haris Hadiri Pisah Sambut Kapolda Jambi

Published

on

detail.id/, Jambi – Kepolisian Daerah Jambi menggelar acara pisah sambut Kapolda Jambi dari Irjen Pol. A. Rachmad Wibowo, SIK kepada Irjen Pol Drs. Rusdi Hartono, M.Si, Kamis 20 Oktober 2022 malam.

Acara yang digelar di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi dilaksanakan dengan khidmat dan dihadiri oleh Gubernur Provinsi Jambi H. Al Haris, Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Supriono, wakapolda Jambi Brigjen.Pol.

Drs.Yudawan Roswinarso, S.H., M.H, Direktur Reskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Christian Tory,Kajati Provinsi Jambi Elan Suheyrlan, Kabinda Jambi Brigjen Pol. Drs. Irawan David Syah, Kepala BNN Provinsi Jambi Brigjen Pol. Wisnu Handoko, Para PJU Polda Jambi, Para Kapolres/Ta Jajaran Polda Jambi, Para Walikota/Bupati se Prov. Jambi.

Pada kesempatan tersebut Irjen Pol. A. Rachmad Wibowo yang kini telah menjadi Kapolda Sumsel menyampaikan dan akan meninggalkan Polda Jambi menyampaikan kesannya tentang Jambi. Terutama pada saat pertama kali datang ke Jambi menggantikan Kapolda sebelumnya Irjen Pol. Drs. Firman Shantyabudi, M.Si.

la juga menyebutkan sangat berterima kasih bahkan sangat mengapresiasi kepada seluruh forkopimda dan stakeholder yang telah membantunya selama menjabat sebagai Kapolda Jambi.

Sementara saat itu, Irjen Pol Rusdi Hartono selaku Kapolda Jambi saat ini mengatakan dalam sambutannya dan salam perkenalan kepada seluruh jajaran Forkopimda Provinsi Jambi serta instansi dan stakeholder terkait agar dapat bekerjasama dan menjalin sinegritas yang baik.

“Dengan segala kerendahan hati saya mohon dibukakan pintu untuk mengabdikan diri dan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dalam pemeliharaan sitkamtibmas yang akan lebih baik, Polri tidak bisa berjalan sendiri oleh karena itu mari kita bersama-sama dengan instansi Pemerintah untuk mengelola Kamtibmas di Prov Jambi agar selalu kondusif,” kata Kapolda Jambi.

Sementara itu Gubernur Jambi Al haris mengatakan “Saya mengucapkan selamat bertugas di tempat yang baru oleh Irjen Pol A.Rachmad Wibowo SIK menjadi Kapolda Sumatera Selatan”.

“Dan tentunya kami menghaturkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Irjen Pol A.Rachmad Wibowo atas bimbingan dan arahan selama ini cukup terkesan dengan baik atas kinerja pada saat memimpin Kapolda Jambi tersebut usai Selamat memasuki masa purna bakti untuk Kapolda Jambi tentu nya banyak menjadi kan kenangan kenangan yang terindah untuk wilayah provinsi Jambi,” katanya.

Ia juga mengatakan selamat datang dan selamat bertugas untuk menjadi Kapolda Jambi Irjen pol Drs Rusdi Hartono M.SI. Agar selalu terlihat bersinergiritas dalam mengembangkan tugas nya khususnya di wilayah Jambi.

Advertisement

ADVERTORIAL

Gebrakan Gus Fawait Lindungi PMI: Jember Kini Punya Layanan Administrasi Mandiri dan Cek Kesehatan Termurah se-Jatim

DETAIL.ID

Published

on

Gus Fawait meninjau medical check up di RSD Balung, Senin (27/4/2026). (Foto: DETAIL/Dyah Kusuma)

DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember resmi memutus rantai birokrasi panjang bagi warganya yang ingin bekerja ke luar negeri.

Melalui instruksi langsung Bupati Gus Fawait, Jember kini menghadirkan Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) di Mall Pelayanan Publik serta layanan pemeriksaan kesehatan (medical check up) mandiri di rumah sakit daerah guna mencegah pemberangkatan pekerja secara non-prosedural.

Dalam peresmian klinik CPMI di RSD Balung pada Senin, 27 April 2026, Gus Fawait menyoroti bahwa selama ini warga Jember terpaksa mengambil risiko melalui jalur ilegal akibat jauhnya lokasi pengurusan dokumen.

Beliau menegaskan bahwa kehadiran layanan ini adalah jawaban atas absennya fasilitas negara di daerah penyumbang PMI terbesar.

“Jember sebagai salah satu daerah penyumbang PMI justru belum memiliki fasilitas tersebut,” ucapnya dengan nada tegas.

Kini, seluruh pengurusan administrasi bisa diselesaikan tanpa harus keluar kota menuju Malang atau Surabaya

Lebih dari sekadar memangkas jarak, Gus Fawait juga membuat kebijakan radikal dengan menekan biaya pemeriksaan kesehatan menjadi Rp450.000 dari tarif normal Rp750.000.

“Ini menjadi biaya atau harga paling murah yang kita lihat bahkan se-Jawa Timur,” kata Gus Fawait saat menjelaskan skema efisiensi biaya tersebut.

Melalui kemudahan akses dan tarif yang sangat terjangkau ini, Pemkab Jember optimis para calon pekerja akan lebih memilih jalur resmi yang menjamin keamanan mereka di luar negeri kelak.

Langkah ini dipandang sebagai bukti nyata kehadiran pemerintah daerah bagi rakyatnya.

“Ini bentuk keberpihakan kami kepada calon PMI dan kami berharap CPMI di Kabupaten Jember,” tutur Gus Fawait.

[post-view]

Continue Reading

ADVERTORIAL

Pemkab Jember Percepat Akses Layanan Publik, Siapkan Empat Titik MPP Mini

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember menyampaikan program MPP Mini dalam acara Pro Gus'e di RSD dr Soebandi, Kamis (23/4/2026) malam. (Foto: Istimewa)

DETAIL.ID, Jember — Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan empat titik Mall Pelayanan Publik (MPP) Mini di sejumlah kecamatan untuk mempercepat akses layanan publik bagi masyarakat di wilayah dengan jarak tempuh jauh dari pusat kota.

Program ini digagas untuk menjawab kebutuhan warga yang selama ini harus menempuh perjalanan hingga satu sampai dua jam hanya untuk mengurus administrasi di pusat pemerintahan.

“Kita tahu bahwa jarak seperti di kecamatan Jombang dan tengah kota ini bisa waktu sejam sampai dua jam,” kata Bupati Jember, Muhammad Fawait.

Empat lokasi yang disiapkan sebagai MPP Mini meliputi:

  1. Kecamatan Jombang
  2. Kecamatan Tanggul
  3. Kecamatan Mayang
  4. Wilayah utara (dalam proses, direncanakan di sekitar Kalisat)

Pemkab Jember menempatkan fasilitas tersebut di titik yang mewakili wilayah barat selatan, barat utara, dan timur selatan, serta memperluas jangkauan ke wilayah utara.

Melalui MPP Mini atau Pemkab Jember Mini, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan publik tanpa harus datang ke Kota Jember.

Layanan yang disediakan meliputi perizinan, administrasi kependudukan, hingga layanan sosial.

“Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan akses pelayanan yang biasanya harus ke kota, hari ini bisa diurus di MPP Mini,” ujarnya.

Gus Fawait menyebut, pengembangan layanan di tingkat kecamatan terus dilakukan agar semakin lengkap dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.

“Kalau dulu mencetaknya di kecamatan, hari ini akan ditambahi lagi fungsi yang ada di MPP Mini,” katanya.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerataan layanan publik di Kabupaten Jember yang memiliki karakter wilayah beragam, mulai dari pegunungan, perkebunan, hingga kawasan pesisir.

“Masyarakat Jember tidak perlu mencari sampai ke Kota Jember, cukup ada di wilayah-wilayah yang sudah kita siapkan,” ucapnya.

Saat ini, Pemkab Jember masih mempercepat proses penyelesaian dan kesiapan operasional MPP Mini, termasuk di wilayah utara yang masih dalam tahap pengembangan.

Gus Fawait menyampaikan, peresmian fasilitas tersebut akan dilakukan secara bertahap setelah seluruh kesiapan terpenuhi.

“Saya akan mengajak kawan-kawan langsung ke Jombang, Tanggul, dan Mayang di kemudian hari,” ujarnya.

Continue Reading

ADVERTORIAL

Gus Fawait Raih Penghargaan Tokoh Pengentasan Kemiskinan dari Beritajatim

DETAIL.ID

Published

on

Kadiskominfo Jember mewakili Bupati Fawait menerima penghargaan dari Beritajatim. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Momentum peringatan HUT ke-20 Beritajatim.com menjadi catatan manis bagi Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Bertempat di Grand City Surabaya, pada Selasa, 21 April 2026, Bupati Jember Gus Fawait menerima penghargaan sebagai Tokoh Pengentasan Kemiskinan Berbasis Akselerasi Pembangunan.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas keberhasilan validasi data dan aksi nyata di lapangan yang dilakukan jajaran pemerintah daerah untuk memutus rantai kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut.

Gus Fawait memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para ASN yang telah bersinergi lintas sektor hingga mengantarkannya pada puncak kesuksesan ini.

“Saya persembahkan award ini kepada seluruh jajaran Pemerintahan Kabupaten Jember, para ASN yang hari ini turun ke bawah untuk bahu-membahu. Tidak melihat asal mereka, apakah guru, nakes, atau yang lain, semua bersatu untuk memastikan data kemiskinan ekstrem di Jember benar-benar valid,” katanya.

Gus Fawait menekankan bahwa intervensi pembangunan tidak akan berjalan efektif tanpa pondasi data yang akurat.

Ia percaya bahwa dengan menekan angka kemiskinan, maka masalah sosial turunan lainnya akan ikut terurai.

“Kita tahu bahwa kemiskinan ini mengakibatkan banyak masalah lain, mulai dari angka stunting, angka kematian ibu dan bayi, hingga tindak kriminalitas. Ujung dari semua masalah itu adalah faktor kemiskinan,” tuturnya.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs