Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Berikut Nama-nama Pejabat Struktural Yang Dilantik Bupati Fadhil

Published

on

detail.id/, Muara Bulian – Bupati Batanghari M Fadhil Arief kembali melakukan perombakan kabinet kerjanya. Kali ini, perombakan tersebut berada pada jajaran eselon III dan IV dalam lingkup pemerintahan yang dipimpinnya.

Kegiatan pelantikan pejabat tersebut dipusatkan di Serambi Rumah Dinas Bupati Batanghari, Jum’at sore 4 November 2022.

Dalam sambutannya Bupati M Fadhil Arief mengucapkan selamat kepada para pejabat yang dilantik.

“Saya ucapkan selamat kepada pejabat yang dilantik,” kata Bupati Batanghari M Fadhil Arief.

Berikut nama-nama pejabat yang dilantik:

1. Nama : Rusdi Madjid, S.Sos
Jabatan Baru: Camat Pada Kecamatan Muara Bulian.
Eselon : III.a

2. Nama : Ismail, S.Pd
Jabatan Baru: Camat Pada Kecamatan Maro Sebo Ulu.
Eselon : III.a

3. Nama : Edi Purwanto, SP
Jabatan Baru: Camat Pada Kecamatan Muara Tembesi.
Eselon : III.a

4. Nama : Rd Tarmizi, S.STP
Jabatan Baru: Camat Pada Kecamatan Mersam.
Eselon : III.a

5. Nama : Rinto Saputra, SE
Jabatan Baru: Camat Pada Kecamatan Batin XXIV.
Eselon : III.a

6. Nama : Drs. Zulkarnain, MH
Jabatan Baru: Kepala Bagian Perekonomian Pada Sekretariat Daerah Kabupaten Batang Hari.
Eselon : III.a

7. Nama : Rd. A. Yusuf, S.AP, MM
Jabatan Baru: Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan Pada Sekretariat Daerah Kabupaten Batang Hari.
Eselon : III.a

8. Nama : Drs. Abdullah Kosim
Jabatan Baru: Kepala Bagian Keprotokolan dan Komunikasi Pimpinan Pada Sekretariat Daerah Kabupaten Batang Hari.
Eselon : III.a

9. Nama : Masdar, S.E
Jabatan Baru: Sekretaris Dinas Pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
Eselon : III.a

10. Nama : Taufiq, S.Ag
Jabatan Baru: Sekretaris Dinas Pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
Eselon : III.a

11. Nama : Sofian, SH
Jabatan Baru: Sekretaris Dinas Pada Dinas Sosial.
Eselon : III.a

12. Nama : Said Saiful Hampa, SH
Jabatan Baru: Sekretaris Dinas Pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
Eselon : III.a

13. Nama : Ahmad Farizal, SP
Jabatan Baru: Sekretaris Pada Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan.
Eselon : III.a

14. Nama : Idris Sahdi Ishak, ST
Jabatan Baru: Kepala Bidang Perencanaan Infrastruktur dan Ketertiban Umum Pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.
Eselon : III.b

15. Nama : Andri Wisnu Pratama, ST
Jabatan Baru: Kepala Bidang Cipta Karya dan Penataan Ruang Pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.
Eselon : III.b

16. Nama : Salmirin, SE
Jabatan Baru: Kepala Bidang Kawasan Pemukiman Pada Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman.
Eselon : III.b

17. Nama : Maryati, S.H
Jabatan Baru: Kepala Bidang Perindustrian Pada Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan
Eselon : III.b

18. Nama : Hendra Fitra, SE
Jabatan Baru: Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Pada Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata.
Eselon : III.b

19. Nama : Budimansyah, S.E
Jabatan Baru: Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
Eselon : III.b

20. Nama : Erwin, S.Sos
Jabatan Baru: Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian Pada Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura.
Eselon : III.b

21. Nama : Awaludin Sofwanto, SP.,M.Si
Jabatan Baru: Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Pada Dinas Perkebunan dan Peternakan.
Eselon : III.b

22. Nama : Muhamad Ghafar Liano, S.STP
Jabatan Baru: Sekretaris Camat Pada Camat Muara Bulian.
Eselon : III.b

23. Nama : Dahlan Suntana, S.K.M
Jabatan Baru: Sektretaris Camat Pada Kecamatan Bejubang.
Eselon : III.b

24. Nama : Yohana S, S.AP
Jabatan Baru: Lurah pada Kelurahan Muara Bulian Kecamatan Muara Bulian.
Eselon : IV.a

25. Nama : Wendrawati, S.KM
Jabatan Baru: Kepala Bidang Sub Bagian Keuangan dan Pengelolaan Aset Pada Dinas Kesehatan.
Eselon : IV.a

26. Nama : Supadik, S.P
Jabatan Baru: Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Pada Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura.
Eselon : IV.a

27. Nama : Muhammad Ardiansyah, S.Pd
Jabatan Baru: Kepala Seksi Pemerintahan Pada Kecamatan Maro Sebo Ulu.
Eselon : IV.a

28. Nama : Marzaman, A.Ma.Pd
Jabatan Baru: Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban pada Kecamatan Sebo Ulu.
Eselon : IV.a

29. Nama : Marzani, S.E
Jabatan Baru: Kepala Seksi Pemberdayaa Masyarakat Desa/Kelurahan Pada Kecamatan Maro Sebo Ulu.
Eselon : IV.a

30. Nama : Fitriyanti, SH
Jabatan Baru: Kepala Seksi Pelayanan Pada Kecamatan Maro Sebo Ulu.
Eselon : IV.a

31. Nama : Pauzan, S.Pd.,MM
Jabatan Baru: Kepala Seksi Pemerintahan Pada Kecamatan Mersam.
Eselon : IV.a

32. Nama : Ahmad Sanusi, S.Hi
Jabatan Baru: Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Pada Kecamatan Mersam.
Eselon : IV.a

33. Nama : Ika Afriyani, S.Sos
Jabatan Baru: Kepala Seksi Pelayanan Pada Kecamatan Mersam.
Eselon : IV.a

34. Nama : Fitria, AM. Far
Jabatan Baru: Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Des/Kelurahan Pada Kecamatan Batin XXIV
Eselon : IV.a

35. Nama : aang Kunaipi, S.P
Jabatan Baru: Kepala Sub Bagian Keuangan Pada Kecamatan Muara Bulian.
Eselon : IV.a

36. Nama : Indra Gunawan, S.E
Jabatan Baru: Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Pada Kecamatan Pemayung.
Eselon : IV.a

37. Nama : Amaruloh, S.Ag
Jabatan Baru: Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Pada Kecamatan Pemayung.
Eselon : IV.a

38. Nama : Syaiful, S.E
Jabatan Baru: Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Pada Kecamatan Bejubang.
Eselon : IV.a

39. Nama : Muhamad Sahril, S.E
Jabatan Baru: Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Pada Kecamatan Bejubang.
Eselon : IV.a

40. Nama : M. Azwan, SE
Jabatan Baru: Sekretaris Lurah Pada Kelurahan Terusan Kecamatan Muaro Sebo Ilir.
Eselon : IV.b

41. Nama : Izmi Hariyanto, SE
Jabatan Baru: Sekretaris Lurah Pada Kelurahan Bejubang Kecamatan Bejubang.
Eselon : IV.b

42. Nama : Fitriah, S.Pd.SD
Jabatan Baru: Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Pada Kelurahan Kembang Paseban Kecamatan Mersam.
Eselon : IV.b

43. Na.a : Eva Herlina, S.Pd.SD
Jabatan Baru: Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Pada Kelurahan Teratai Kecamatan Muara Bulian.
Eselon : IV.b

44. Nama : Amsir, S.E
Jabatan Baru: Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Pada Kelurahan Teratai Kecamatan Muara Bulian.
Eselon : IV.b.

Advertisement

ADVERTORIAL

Keterbatasan Anggaran Daerah, Gus Fawait Ajak DPRD Jember Lobi Pemerintah Pusat

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember, Muhammad Fawait, diwawancarai media. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Kabupaten Jember Tahun Anggaran 2027 resmi bergulir melalui Rapat Paripurna I di Ruang Rapat Paripurna DPRD Jember, Senin, 28 September 2026.

Rapat tersebut diikuti 32 dari total 49 anggota dewan.

Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan bahwa seluruh program dalam APBD 2027 wajib berpatokan pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang telah disepakati eksekutif dan legislatif.

“Program-program yang dirancang untuk APBD tahun 2027 tidak akan lepas dari Perda RPJMD yang sudah disepakati bersama antara eksekutif dan legislatif,” tutur Gus Fawait.

Mengingat kemampuan fiskal daerah yang terbatas untuk memenuhi seluruh kebutuhan pembangunan, ia meminta para legislator ikut bergerak mengupayakan suntikan dana dari pemerintah pusat.

“Saya mengajak anggota DPRD untuk terus melakukan lobi-lobi ke pemerintah pusat. Kita ketahui bersama, Jember kalau hanya mengandalkan APBD tidak akan cukup,” katanya.

Ia menyebutkan bahwa kolaborasi antara APBD dan APBN sangat krusial, terlebih dukungan dana pusat untuk Jember pada tahun ini tergolong signifikan.

“Alhamdulillah, tahun ini anggaran APBN yang masuk ke Kabupaten Jember jumlahnya cukup besar dan perlu kita syukuri,” katanya.

Selain persoalan fiskal, Gus Fawait memaparkan penurunan angka pasien di puskesmas maupun rumah sakit daerah.

Kendati grafik kesehatan membaik, warga diimbau tetap menjalankan perlindungan diri sederhana.

“Tidak perlu panik karena kondisinya sudah menurun, tetapi tetap jaga kesehatan. Anak-anak sekolah yang mengalami gejala flu dianjurkan memakai masker,” tuturnya. (*)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Satgas Pangan Jember Pastikan Harga Beras Pasar Tradisional dan Ritel Tak Lampaui HET

DETAIL.ID

Published

on

Tim Satgas Saber Pangan gabungan saat sidak pasar tradisional, Senin (28/9/2026). (Foto: DETAIL/Dyah Kusuma)

DETAIL.ID, Jember – Tim Satgas Saber Pangan gabungan menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Tanjung dan ritel modern di Kabupaten Jember untuk mengecek harga serta ketersediaan pasokan komoditas pangan, Senin, 28 September 2026.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan para pedagang menjual beras sesuai ketentuan pemerintah sekaligus mengantisipasi gejolak harga di pasaran.

Sidak ini menerjunkan personel gabungan dari Polres Jember, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Dinas Perdagangan, Dinas Pasar, hingga Perum Bulog.

Kanit Tipidter Satreskrim Polres Jember, Iptu Harry Sasono, mengatakan pemeriksaan di Pasar Tanjung berfokus pada dua toko besar, yakni UD Utama Sari dan UD Sumber Pangan Barokah.

Di lokasi tersebut, beras premium merek Gokar tercatat dijual Rp14.900 per kilogram dan beras SPHP seharga Rp11.800 per kilogram.

Tim Satgas Pangan selanjutnya melakukan peninjauan ke ritel modern di Lippo Mall Jember.

Di pusat perbelanjaan ini, beras premium merek Punokawan, Be Food Setra Ramos, dan Santap dipatok Rp14.900 per kilogram, sedangkan beras SPHP dijual Rp12.500 per kilogram.

“Berdasarkan hasil pengecekan di sejumlah lokasi, harga beras yang ditemukan masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan. Tidak ditemukan adanya penjualan beras yang melampaui batas harga tersebut,” kata Harry.

Meskipun tingkat harga terpantau stabil, petugas menemukan ganjalan pada ketersediaan stok.

Pasokan beras medium di ritel modern mulai mengalami keterbatasan, sementara stok beras premium di sejumlah pedagang pasar tradisional menyusut akibat lonjakan harga gabah di tingkat petani yang memicu kenaikan biaya produksi penggilingan.

“Kondisi harga dan pasokan beras perlu terus dipantau untuk mencegah terjadinya gejolak. Pengawasan dilakukan tidak hanya terhadap harga jual, tetapi juga ketersediaan stok,” ujarnya.

Demi menjaga kelancaran distribusi, Polres Jember mengintensifkan koordinasi bersama Pemkab Jember, Bulog, serta pengelola pasar, sembari rutin memberikan sosialisasi kepada pedagang agar tetap patuh terhadap aturan HET.

“Melalui pengawasan ini, kami berupaya memastikan kebutuhan beras masyarakat Jember tetap aman dengan harga sesuai ketentuan. Pemantauan berkelanjutan ini juga untuk mendeteksi lebih awal jika ada gangguan pasokan di pasaran,” tutur Harry. (*)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Pemkab Jember Lobi Kemensos Soal Bansos dan Disabilitas

DETAIL.ID

Published

on

Kepala Dinsos PPPA dan Kepala Diskominfo Jember saat berkunjung ke Kementerian Sosial RI, Rabu (23/9/2026). (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) mendatangi Kementerian Sosial RI pada Rabu, 23 September 2026.

Kedatangan rombongan Pemkab Jember ini bertujuan membereskan persoalan kuota bantuan sosial yang belum terpenuhi sekaligus memperjuangkan bantuan alat kesehatan bagi penyandang disabilitas.

Kepala Dinsos PPPA Jember, Lingga Diputra, memimpin langsung koordinasi tersebut mendampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jember, Akhmad Helmi Luqman.

Tim Pemkab Jember menggelar pertemuan khusus bersama Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) serta Direktorat Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kemensos.

Data evaluasi Pusdatin Kemensos per Agustus 2026 mengungkapkan adanya under kuota sebanyak 9.815 data penerima manfaat di Kabupaten Jember.

Menyikapi selisih angka tersebut, Pemkab Jember mengajukan penyesuaian data agar keterisian kuota bansos di wilayahnya dapat digenjot hingga di atas 80 persen.

“Kami mendorong agar penambahan kuota ini tidak dilakukan secara bertahap, melainkan bisa diselesaikan sekaligus. Namun, pelaksanaannya tentu tetap menyesuaikan dengan kebijakan dan kondisi pembagian kuota bersama kabupaten lain,” kata Lingga.

Di samping pembenahan data bansos, Lingga memaparkan kebutuhan 49 unit alat bantu berupa tangan dan kaki palsu bagi warga kurang mampu.

Dari total usulan tersebut, Kemensos telah memasukkan 20 permohonan ke dalam prioritas desil penerima.

Adapun 29 permohonan alat bantu lainnya masih perlu melewati tahapan pemutakhiran data administratif.

Langkah ini wajib dilakukan agar alokasi bantuan fisik dari kementerian tidak salah sasaran.

“Namun sejumlah 29 usulan sisanya memerlukan perbaikan dan pemutakhiran data administratif agar tepat sasaran, mengingat penerima manfaat berasal dari kalangan masyarakat kurang mampu,” ucapnya.

Dalam dialog itu, Pemkab Jember juga menyampaikan kebutuhan kaki palsu berbahan carbon bagi atlet sepak bola disabilitas asal Jember yang bertanding di tingkat internasional.

Lantaran pengadaan alat bantu olahraga tersebut memerlukan biaya tinggi dan spesifikasi khusus, Kemensos menyarankan Pemkab Jember untuk turut menggandeng Kementerian Pemuda dan Olahraga. (*)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs