ADVERTORIAL
Sekda Tanjung Jabung Barat Lantik Majelis Pembimbing dan Pengurus Saka Bakti Husada
detail.id/, Tanjung Jabung Barat – Sekretaris Daerah Tanjung Jabung Barat, Ir. H. Agus Sanusi selaku Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka secara resmi melantik Majelis Pembimbing dan Pengurus Saka Bakti Husada Tingkat Cabang Tanjung Jabung Barat masa bakti 2020-2025 pada Senin (23/3/2020).
Kegiatan yang digelar di Balai Pertemuan Kantor Bupati ini, juga dihadiri Saka Bakti Husada Provinsi Jambi, para pimpinan gerakan Pramuka Kwarcab, Ketua Saka Bakti Husada Cabang, Kwarran, Pimpinan Saka Cabang, Ketua STAI, Kepala Puskesmas, Kamabigus serta tamu undangan lainnya.
Agus Sanusi dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para majelis pembimbing Saka dan juga Para Pengurus Saka Bakti Husada Kwartir Cabang Tanjung Jabung Barat yang baru saja dilantik. Namun Agus Sanusi juga mengingatkan tugas berat yang diemban segenap pengurus Saka Bhakti Husada di tengah munculnya permasalahan bidang kesehatan, khususnya terkait virus korona yang baru-baru ini sedang marak.
“Pelantikan ini sangatlah berat, apalagi setelah dilantik ini tugas sudah ada di depan mata. Ini saatnya kita membuktikan tugas pokok dan fungsi kita karena Saka Bakti Husada ini berkaitan dengan kesehatan, sosialisasi terus agar dapat menekan perkembangan virus korona ini,” kata Agus Sanusi.
“Ya kalau dibilang takut ya takut, yang penting jangan panik. Mudah-mudahan tidak ada yang terpapar virus korona di Kabupaten Tanjung Jabung Barat,” ujarnya.
Agus Sanusi juga berharap pengurus Saka Bhakti Husada menjalankan tugas dan fungsinya dalam memberikan bimbingan kepada anak sekolah dalam meningkatkan kesehatan secara perorangan, maupun meningkatkan peran mereka dalam menggerakkan murid lainnya maupun masyarakat umum untuk dapat berperilaku hidup sehat, melaksanakan germas, menjaga kesehatan lingkungan dan membina keluarga sehat.
Menurut Agus Sanusi, Saka Bakti Husada merupakan wadah pengembangan pengetahuan, pembinaan keterampilan, penambahan pengalaman dan pemberian kesempatan untuk membaktikan dirinya kepada masyarakat khususnya dalam bidang kesehatan.
“Semoga dengan adanya Saka Bakti Husada dapat memotivasi adik-adik Pramuka untuk melaksanakan kegiatan nyata dan produktif dalam bidang kesehatan sehingga dapat memberikan bekal bagi kehidupan dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat,” ucapnya. (Advertorial)
Adapun nama-nama yang dilantik:
- Kepala Dinas Kesehatan sebagai Ketua Majelis Pembimbing Saka Bakti Husada
- Sekretaris Dinas Kesehatan Sebagai Wakil Ketua I
- Direktur RSUD Sebagai Wakil Ketua II
- Kasi Promkes Sebagai Sekretaris
- Para Kabid Dinas Kesehatan dan Para Kepala Puskesmas sebagai Anggota Majelis Pembimbing
- Kabid Kesmas Dinas Kesehatan sebagai Ketua Saka Bakti Husada
- Junaidi Tresno sebagai Wakil Ketua, Bazaruddin sebagai Sekretaris
- Ariadi sebagai Wakil Sekretaris I
- Marini sebagai Wakil Sekretaris II
- Suci Sri Rahayu Sebagai Bendahara
- Heri Gunawan dan Noverianti sebagai Pamong
- Mahaldi dan Reni Oktaviani sebagai Instruktur
- Pengurus 6 Krida sebanyak 25 orang dari Dinas Kesehatan
ADVERTORIAL
Pemkab Jember Buka Pendaftaran Pemasangan Listrik Gratis Bagi Warga Kurang Mampu
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember membuka pendaftaran program pemasangan listrik gratis bagi warga kurang mampu mulai awal Maret 2026.
Pendaftaran bisa melalui nomor narahubung Wadul Gus’e 0811-3031-1188 dan tautan https://s.id/DaftarListrikGratisJember.
Program ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam membantu warga kurang mampu untuk memperoleh pemasangan listrik tanpa biaya.
Pemkab Jember mengarahkan masyarakat yang memenuhi kriteria segera menghubungi nomor yang telah disediakan atau mengisi formulir secara daring melalui tautan resmi tersebut agar proses pengajuan bisa segera diproses.
Untuk mengikuti program ini, warga wajib melengkapi persyaratan sebagai berikut:
- Fotokopi KTP Pemohon
- Surat Kartu Keluarga (KK)
- Surat Keterangan Tidak Mampu/Terdaftar DTKS
- Mengisi Formulir Pendaftaran
Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, memastikan program ini tidak memungut biaya dalam bentuk apa pun.
Ia memastikan pemasangan listrik dilakukan secara gratis bagi warga yang lolos verifikasi.
“Gratis! Daftarnya ke nomor ini (0811-3031-1188). Semua karena cinta,” kata Gus Fawait dari tanah suci Mekkah, Selasa, 3 Maret 2026.
Terkait waktu realisasi, Gus Fawait menyampaikan pemasangan listrik gratis menyesuaikan jumlah pendaftar dan proses lanjutan yang berjalan.
“Mudah-mudahan tahun ini atau tahun depan (pemasangan listrik gratis, red). Nanti kalau jumlahnya banyak bisa multiyears (tahun jamak, red),” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan program ini berjalan berkat dukungan dua anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Bambang Haryadi dan Kawendra Lukistian, yang bekerja sama dengan pemerintah daerah serta kementerian terkait untuk warga Jember.
Pemkab Jember memproses setiap pendaftar yang masuk melalui nomor telepon maupun tautan resmi sesuai prosedur.
Program ini membuka akses bagi warga kurang mampu di Jember untuk memperoleh sambungan listrik gratis melalui kolaborasi pemerintah daerah dan pihak terkait.
Reporter: Dyah Kusuma
ADVERTORIAL
Dari Mekkah, Gus Fawait Tegaskan Standar Layanan SPPG Jember
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, memberi arahan kepada Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Jember melalui Zoom dari Tanah Suci Mekkah, dalam rapat koordinasi yang digelar Satgas di Pendapa Wahyawibawagraha pada Senin malam, 2 Maret 2026.
Perwakilan masing-masing SPPG hadir langsung di pendapa untuk mengikuti rapat tersebut.
Gus Fawait mengikuti jalannya koordinasi meski sedang menjalani ibadah umrah.
Dalam arahannya, ia menyampaikan hasil evaluasi Badan Gizi Nasional (BGN) terhadap pelaksanaan program di Jember.
Ia menyebut BGN menjatuhkan sanksi kepada dapur yang tidak memenuhi standar pelayanan.
“Bagi dapur yang tidak memenuhi standar pelayanan, maka akan ada sanksi tegas dari BGN,” katanya saat memberikan arahan via zoom, Senin, 2 Maret 2026.
Gus Fawait juga mengungkapkan adanya tiga dapur di Jember yang terkena sanksi suspend akibat ketidaksesuaian menu selama Ramadan.
“Kemarin saya dapat kabar, ada 3 dapur yang di suspend oleh BGN, karena dinilai memberikan menu yang tidak sesuai selama Ramadan ini,” ujarnya.
Ia menyatakan Pemerintah Kabupaten Jember mendukung langkah BGN dalam menjaga mutu layanan program gizi.
“Saya sebagai kepala daerah tentu mendukung keputusan dari BGN,” ucapnya.
Gus Fawait meminta seluruh pengelola SPPG fokus memperbaiki layanan agar tidak ada lagi dapur yang menerima sanksi.
“Saya berharap tidak ada lagi dapur yang di suspend oleh BGN. Ayo berikan pelayanan yang terbaik bagi anak-anak kita,” katanya.
Ia juga menyampaikan rencana pemberian penghargaan pada akhir tahun bagi SPPG dengan kinerja terbaik.
“Nanti kita akan berikan awarding di akhir tahun, bagi SPPG di Jember yang memberikan pelayanan terbaik,” tuturnya.
Reporter: Dyah Kusuma
ADVERTORIAL
Pemkab Jember Dorong Pj Kades Patemon Terbitkan Perkades APBDes demi Pulihkan Layanan Desa
DETAIL.ID, Jember – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember, Adi Wijaya, menyarankan Penjabat (Pj) Kepala Desa Patemon segera menyusun Peraturan Kepala Desa (Perkades) tentang APBDes di Desa Patemon.
Hal tersebut sebagai langkah mengatasi kelumpuhan layanan pemerintahan akibat mandeknya pembahasan Perdes APBDes bersama BPD.
Langkah ini menjadi solusi darurat agar operasional pemerintahan desa, termasuk pembayaran gaji perangkat desa, tetap berjalan meski belum ada persetujuan bersama terkait Perdes APBDes.
Adi Wijaya merujuk pada ketentuan dalam Permendagri Nomor 110 Tahun 2016 dan Nomor 20 Tahun 2018 yang mengatur penggunaan Perkades dalam kondisi tertentu.
“Dalam hal Perdes APBDes belum ada proses pembahasan atau persetujuan bersama, maka teman-teman bisa menggunakan Perkades APBDes untuk mencairkan belanja operasionalnya. Jadi, gaji dan lain sebagainya itu bisa dibayarkan,” ujar Adi Wijaya, Senin, 2 Maret 2026.
Menurut Adi, opsi Perkades APBDes menjadi langkah jangka pendek paling realistis guna memastikan kebutuhan dasar organisasi pemerintahan desa tetap berjalan demi pelayanan kepada masyarakat.
DPMD Jember juga melakukan koordinasi gabungan bersama unsur Forkopimda serta melibatkan Muspika Pakusari untuk mengawal proses tersebut.
Selain itu, DPMD siap menurunkan sumber daya manusia guna memberikan bimbingan teknis apabila dibutuhkan oleh pihak desa maupun kecamatan.
“DPMD siap untuk memfasilitasi. Jika memang masih membutuhkan panduan, kami akan turunkan sumber daya kami maupun bisa langsung berkonsultasi di kantor kami,” kata Adi Wijaya.
Reporter: Dyah Kusuma


