ADVERTORIAL
Asisten II Setda Kabupaten Batanghari Hadiri Pentas Seni dan Bazar Ulang Tahun SMAN 1 Batanghari
Batanghari – Bupati Batanghari yang diwakili oleh Asisten II Setda Kabupaten Batanghari H. Isah. S.Sos.I,M.Ag menghadiri sekaligus membuka secara langsung pentas seni dan bazar ulang tahun SMAN 1 Batanghari yang bertempat di Lapangan Kelas SMAN 1 Muara Bulian, Senin, 27 November 2023.
Sampaikan sambutan Bupati Muhammad Fadhil Arief, Asisten II Setda Kabupaten Batanghari H. Isah S.Sos.I,M.Ag menuturkan atas nama pribadi Bupati dan Pemerintah Kabupaten Batanghari mengucapkan Selamat Ulang Tahun ke-40 kepada segenap keluarga besar SMAN 1 Batanghari.
“Semoga di ulang tahun ke-40 ini SMAN 1 Batanghari semakin maju dan semakin baik sehingga mampu menghasilkan generasi-generasi yang terbaik dan tangguh serta memiliki daya saing tinggi,” kata Isah.
“Semangat hari ulang tahun hendaknya kita jadikan Momentum untuk melakukan Evaluasi terhadap proses pengelolaan Pendidikan yang sudah kita laksanakan dalam hal proses belajar mengajar. Apapun yang menjadi kekurangan kita benahi dan yang sudah berjalan dengan baik kita pertahankan bahkan ditingkatkan,” katanya.
Dalam momen ulang tahun ke-40 ini, SMAN 1 Batanghari sekaligus melaksanakan Pentas Seni (Pensi) yang merupakan sarana pengembangan bakat, minat dan daya cipta siswa sekolah. Seni pertunjukan yang ditampilkan dapat berupa seni musik, pembacaan puisi, tari, dan juga teater bahkan juga Carnaval budaya baju Adat dan lainnya. Pensi telah menjadi tradisi dalam pendidikan di Indonesia. Pentas seni diselenggarakan untuk mewadahi bakat dan minat peserta didik, khususnya dalam bidang kesenian, sementara itu peserta didik lainnya dapat memberikan apresiasi seni menonton dan menikmati pementasan.
Terkit Pensi di SMAN I Batanghari, Isah mengingatkan agar dalam penyelenggaraan Pensi hendaknya menyesuaikan dengan kemampuan, karena kencenderungan sekolah-sekolah yang ada bersaing menyelenggarakan Pensi acara besar-besaran bahkan ada yang mengundang bintang tamu berupa artis-artis papan atas untuk meramaikan pentas seni lokasi pementasan pun tidak lagi di kawasan sekolah melainkan gedung-gedung yang umumnya digunakan untuk acara-acara besar.
“Hal ini dianggap melenceng dari tujuan awal pentas seni yang merupakan acara internal sekolah yang diselenggarakan untuk menyalurkan minat siswa, Pemerintah Kabupaten Batanghari mendukung kegiatan-kegiatan positif dalam rangka menjembatani dan mewadahi bakat dan minat siswa. Begitu juga siswa perlu penyegaran sebagai pembangkit motivasi dan energi untuk belajar. Kita bisa memaksa anak untuk selalu belajar namun sekali-kali perlu diberikan hiburan tapi dalam konteks positif,” pesannya.
Acara pentas seni dan bazar ulang tahun SMAN 1 Batanghari dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi H. Syamsurizal, SE, M. Si, Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Jambi di Wakili Atang Priyatna, SE. MM, Fasilitator Guru Penggerak Drs. Abdul Qhafar. M. Pd, Kordinator Wilayah Pengawas SMA/SMK Kabupaten Batanghari Macot R Nasution, S. Pd, Kadis Kominfo Amir Hamzah, Kapolres Batanghari yang diwakili Ipda Rustam Ferandi, Kepala Cabang BRI Muara Bulian Asdi Fransedi, Kepala Sekolah SMAN 1 Batanghari Riska Laily, M. Pd, para Guru Didik SMP, SMA serta Para Alumni SMAN 1.
ADVERTORIAL
Pemkab Jember Segera Cairkan Beasiswa Cinta Bergema 2026, Gus Fawait: Besok Sabtu Tindaklanjutnya!
DETAIL.ID, Jember – Realisasi beasiswa Cinta Bergema tahun 2026 kian dekat.
Pemerintah Kabupaten Jember memastikan proses pencairan segera dilakukan setelah tahapan administrasi dirampungkan dalam waktu dekat.
Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah percepatan melalui pertemuan langsung dengan para mahasiswa penerima manfaat.
Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026 sebagai bagian dari proses akhir sebelum dana dicairkan.
Dalam agenda tersebut, mahasiswa akan diminta melengkapi sejumlah dokumen serta mengikuti tahapan verifikasi data.
“Bagi adik-adik yang kemarin banyak bertanya saat saya live di media sosial, besok tindak lanjutnya hari Sabtu. Kita akan ada sosialisasi plus persiapan pencairan untuk tahap selanjutnya,” kata Gus Fawait.
Melalui upaya ini, Pemkab Jember berharap penyaluran beasiswa dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.
Dukungan terhadap pendidikan tetap menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam membantu mahasiswa memenuhi kebutuhan akademik mereka.
“Yang paling penting adalah beasiswa untuk tahun 2026 bisa segera direalisasikan,” tuturnya.
[post-view]
ADVERTORIAL
Bunga Desaku Dongkrak Layanan Adminduk, Hampir 2.000 Dokumen Terbit di Jember
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) mencatat capaian signifikan dalam pelayanan administrasi kependudukan sepanjang 2025.
Melalui rangkaian program Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku), sebanyak 1.976 dokumen berhasil diterbitkan dari 12 kegiatan yang tersebar di delapan kecamatan.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kecamatan Tanggul, Silo, Ambulu, Panti, Arjasa, Kencong, Sumberbaru, hingga Tempurejo.
Program ini menjadi salah satu upaya mendekatkan layanan publik langsung ke masyarakat desa.
Kepala Dispendukcapil Jember, Bambang Saputro, menjelaskan bahwa pelayanan dimulai secara intensif sejak Mei 2025, dengan lokasi awal di Desa Kramatsukoharjo, Kecamatan Tanggul.
Dalam empat kali kunjungan selama bulan tersebut, pihaknya mampu menerbitkan 719 dokumen.
Permohonan KTP menjadi layanan paling banyak, dengan puncak pada 13 Mei mencapai 107 pemohon.
Memasuki Juni, layanan berlanjut di Kecamatan Arjasa melalui kegiatan Pasar Murah dengan 68 layanan.
Pada akhir bulan, kegiatan di Kecamatan Silo mencatat 215 layanan di Desa Sempolan dan 99 layanan di Desa Sidomulyo.
“Pada paruh kedua tahun 2025, volume pelayanan menunjukkan angka yang fluktuatif namun signifikan. Pada Juli & September di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu (27 Juli), tercatat ada sebanyak 256 layanan dengan dominasi KTP sejumlah 179 dokumen,” kata Bambang, Kamis, 26 Maret 2026.
Capaian tertinggi dalam satu kali kunjungan terjadi di Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru pada 27 September, dengan total 349 layanan.
Lonjakan terlihat pada pengurusan Kartu Keluarga sebanyak 99 dokumen dan Akta Kelahiran 65 dokumen.
Sementara itu, kegiatan di Kecamatan Panti dan Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, masing-masing mencatat 28 dan 34 layanan.
Namun, antusiasme warga kembali meningkat saat peringatan Hari Kependudukan di Kecamatan Kencong dengan total 208 layanan.
“Secara keseluruhan, akumulasi layanan selama tahun 2025 didominasi oleh penerbitan KTP sebanyak 1.090 lembar. Disusul kemudian oleh pengurusan Kartu Keluarga (KK) sebanyak 398 dokumen dan Akte Kelahiran sebanyak 268 dokumen,” ucapnya.
Selain itu, Dispendukcapil juga mencatat layanan lain seperti 192 perekaman data, 8 akta kematian, 8 surat pindah, 6 biometrik, 4 Kartu Identitas Anak (KIA), serta 2 aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Untuk Surat Keterangan (SUKET), tidak terdapat permohonan selama periode tersebut.
ADVERTORIAL
Komisi C DPRD Jember Ulas Dampak Nyata Program Bunga Desaku di Desa
DETAIL.ID, Jember – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jember, Ardi Pujo Prabowo, menilai program Bunga Desaku menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat desa, Kamis, 26 Maret 2026.
Program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Jember menghadirkan pelayanan publik dengan pola turun langsung ke wilayah desa.
Skema ini membuat pemerintah daerah dapat menjangkau persoalan warga secara lebih cepat.
Ardi menyebut langkah tersebut sejalan dengan visi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang mengarahkan pemimpin untuk hadir dekat dengan masyarakat.
“Kami dari legislatif, khususnya Fraksi Gerindra, sangat mendorong dan mendukung program ini. Apa yang dilakukan Bupati sudah searah dengan pesan Bapak Presiden Prabowo untuk selalu mendekatkan diri kepada masyarakat, mengayomi rakyat, serta mendengar langsung keluh kesah mereka,” ujar Ardi.
Ia memaparkan bahwa pembiayaan program telah melalui tahapan pembahasan resmi antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), sehingga berjalan sesuai ketentuan.
“Secara teknis, anggaran ini sudah melalui tahapan yang benar dalam pembahasan di legislatif. Jadi, menurut kami tidak ada masalah yang perlu dibesar-besarkan. Justru sudah sepatutnya pemerintah daerah hadir lebih dekat dengan rakyat,” katanya.
Menurut Ardi, kehadiran bupati di desa memberi ruang bagi warga untuk menyampaikan persoalan secara langsung, termasuk perbaikan jalan, fasilitas umum, serta kendala yang dihadapi petani di lapangan.
“Ini adalah bentuk pelayanan publik yang sesungguhnya. Dengan berada di pelosok, pemerintah bisa lebih cepat menerima masukan untuk kepentingan daerah kita tercinta,” tutur Ardi.



