DAERAH
Pensiunan TNI Ini Selamatkan Aset Desanya 40 Hektare
DETAIL.ID, Merangin – Nasib memang harus diubah namun perjalanan takdir orang siapa yang tahu. Itulah tepatnya disandangkan kepada Sukamto, Kepala Desa Lantak Seribu, Kecamatan Renah Pamenang yang terpilih tahun lalu.
Perjalanan karir lelaki pensiunan TNI tahun 2021 ini diawali ketika lulus pada pendidikan Tamtama tahun 1990 dan mendapat penempatan di Batalyon 142/KJ, Namun pada tahun 1996, ia mendapat penugasan BP di Batalyon 141/PMK dan dikirim untuk penugasan di Irian Jaya. Usai penugasan, Sukamto yang saat itu menyandang pangkat Prajurit Satu melanjutkan pendidikan untuk sekolah bintara reguler pada tahun 1999.
Usai lulus sekolah Bintara, Sukamto lagi-lagi masuk Batalyon 141/PMK dan pindah ke Kodim 0420/Sarko. Semenjak pindah ke satuan wilayah, Sukamto mendapatkan kepercayaan sebagai Bintara Pembina Desa di beberapa desa (Babinsa) hingga pada akhirnya Sukamto menetap di Desa Lantak Seribu.
Dengan berbekal ilmu komunikasi sosial (komsos) serta pengalaman yang luas, Sukamto mampu menggalang masyarakatnya dengan beragam kegiatan sehingga desa binaannya makin maju.
Pada pengabdian ke-24 tahun, Sukamto masuk masa persiapan pensiun, dan menyiapkan diri untuk maju pada saat pensiun di perhelatan Pilkades Lantak Seribu.
Dengan kepercayaan masyarakat serta mendapatkan suara terbanyak, akhirnya Sukamto terpilih sebagai Kepala Desa Lantak Seribu. Hingga langkah awal untuk memulai pembangunan desanya menuju lebih baik.
Apalagi dengan data dan fakta yang ada, desanya memiliki banyak aset yang belum terkelola dengan baik. Bahkan luasan lahan milik desa yang digarap warga belum terkelola oleh desa sehingga dengan kepiawaian yang dimilikinya, perlahan aset tanah desa yang memiliki luasan lahan puluhan hektare bisa diinventarisasi.
Tak tanggung-tanggung, lahan seluas 40 hektare yang selama ini masih digarap warga bisa diselamatkan untuk aset desa dengan mengajukan sertifikasi lahan jenis perkebunan kepada Bupati Merangin dan kemudian diselesaikan oleh BPN Merangin.
“Alhamdulillah dengan niatan membangun dan menyelamatkan aset desa, kita berhasil menginventarisir lahan milik desa seluas 40 hektare dan sertifikat kita tinggal nunggu terbit atas nama Desa Lantak Seribu,” kata Sukamto pada Kamis, 4 Januari 2024.
Menurutnya, prinsip dalam menjalankan roda pemerintahan desa, dilakukan dengan cara yang lugas namun tegas dalam menegakkan aturan sehingga wilayah administrasi desa benar-benar dijalankan secara transparan.
“Kita tegakkan aturan dalam menjalankan roda pemerintahan desa, selain itu tertib administrasi kita buat, dan yang terpenting adalah transparansi dalam pengelolaan keuangan desa kita jaga, dan masyarakat silakan awasi maka saya yakin pembangunan di Lantak Seribu akan makin maju,” ucapnya.
Sementara itu terkait dengan program jangka panjangnya, Desa Lantak Seribu yang berbatasan dengan Kabupaten Sarolangun menjadi lokasi strategis pembangunan dua wilayah. Jalan Desa Lantak Seribu – Bangun Jayo bisa ditingkatkan oleh dua kabupaten.
“Kami juga berupaya agar jalan yang dimiliki oleh dua kabupaten ini bisa kita ajukan, untuk menjadi jalan alternatif dan bisa diserahkan ke Pemerintah Provinsi Jambi agar roda perekonomian di sini makin baik,” ujarnya.
Reporter: Daryanto
DAERAH
Gubernur Al Haris Gelar Open House di Rumah Pribadinya
DETAIL.ID, Merangin – Suasana hangat menyelimuti kediaman pribadi Gubernur Jambi, Al Haris di Lorong Kurnia, Kabupaten Merangin, Jambi pada Senin, 23 Maret 2026.
Bupati Merangin, M. Syukur didampingi Wakil Bupati A. Khafidh dan Sekda Zulhifni beserta istri hadir dalam acara halal Bihalal hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Hadir pula Bupati Sarolangun H. Hurmin dan Sekda M. Arif beserta istri yang datang memenuhi undangan Gubernur Jambi, Al Haris.
Dalam sambutannya, Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tradisi tahunan untuk menjaga tali silaturahmi antara pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Ini adalah tradisi Idul Fitri, atau kerennya open house. Tujuannya agar kita bisa bersilaturahmi. Kami menyadari tidak mungkin bisa mendatangi rumah seluruh masyarakat di enam kabupaten/kota, maka forum inilah wadahnya,” ujar Al Haris.
Gubernur juga menyoroti kekompakan antara Merangin dan Sarolangun. Ia sempat berseloroh mengenai Sekda Sarolangun yang merupakan “produk” Merangin, yang menunjukkan betapa eratnya hubungan emosional kedua daerah tersebut.
Meski mengakui adanya keterbatasan anggaran, Al Haris menegaskan komitmennya untuk terus mengupayakan pembangunan di daerah.
Senada dengan Gubernur, Bupati Sarolangun H. Hurmin dalam sambutannya menekankan pentingnya menghormati sejarah dan hubungan kekeluargaan antar wilayah. Ia mengibaratkan Merangin sebagai “Kakak Tua” bagi Sarolangun yang merupakan daerah pemekaran.
“Sayo selalu hormat terus. Sebab kalau kito melawan kakak tuo, kito beduso (berdosa) kan,” kata H. Hurmin berkelakar yang disambut tawa para tamu undangan.
Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada jajaran Forkopimda Merangin atas sambutan dan kerja sama yang baik selama ini. Menurutnya, kerukunan antar pemimpin daerah menjadi modal utama dalam membangun Provinsi Jambi ke depan.
Acara yang berlangsung di hari ketiga Idulfitri ini berjalan dengan khidmat dan penuh kekeluargaan. Selain pejabat teras, tampak hadir pula jajaran Forkopimda dari kedua kabupaten, termasuk Kapolres Merangin, yang turut memperkuat sinergitas antara ulama dan umara. (*)
DAERAH
Pukul Bedug dan Lepas Pawai Takbir, Bupati M. Syukur Ajak Pemuda Jaga Tradisi dan Inovasi
DETAIL.ID, Merangin – Suara gema takbir membahana di pusat Kota Bangko saat Bupati Merangin, M. Syukur, secara resmi membuka perayaan malam kemenangan.
Prosesi ini ditandai dengan pemukulan bedug dan pelepasan rombongan pawai takbir keliling menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Jumat malam, 20 Maret 2026.
Acara yang dipusatkan di jalur dua depan Kantor Diskominfo Merangin ini dihadiri oleh jajaran unsur Forkopimda, termasuk Ketua DPRD Merangin, Kapolres, Dandim, Ketua Pengadilan Agama, Danyon Brimob, serta Para Kepala OPD, tokoh masyarakat dan pemuka agama Kabupaten Merangin.
Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur menyampaikan bahwa malam takbiran merupakan momentum sakral untuk merayakan kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.
Namun, di balik kemeriahan lampu dan konvoi kendaraan, ia menekankan pentingnya esensi silaturahmi.
“Malam takbiran ini bukan hanya tentang kemeriahan atau pawai yang indah. Ini adalah momentum bagi kita untuk mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, dan menjaga kekompakan seluruh masyarakat Merangin,” ujar M. Syukur.
Secara khusus, Bupati menitipkan pesan mendalam bagi generasi muda di Kabupaten Merangin. Ia berharap pemuda tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan, tetapi menjadi aktor intelektual yang mampu menyeimbangkan nilai luhur dengan modernitas.
“Kepada para pemuda-pemudi Merangin, saya titip pesan: jadilah generasi yang kreatif dan menjaga tradisi, namun tetap membawa kemajuan bagi daerah kita tercinta ini,” katanya.
Selain memberikan arahan terkait pembangunan daerah, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Merangin, M. Syukur juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh lapisan masyarakat jika terdapat kebijakan atau sikap pemerintah yang kurang berkenan selama ini.
Menutup arahannya, Bupati mengimbau agar para peserta pawai tetap mengutamakan keselamatan dan ketertiban di jalan raya. Ia meminta agar euforia kemenangan tidak lantas membuat masyarakat abai terhadap keamanan diri sendiri maupun orang lain.
Usai sambutan, bupati melepas keberangkatan iring-iringan kendaraan hias yang disambut antusias oleh warga yang memadati sepanjang jalur protokol Kota Bangko. (*)
DAERAH
Monitoring Malam Takbir, Sekda Zulhifni Hadiri Zoom Meeting Bersama Kapolri dan Panglima TNI
DETAIL.ID, Merangin – Mewakili Bupati Merangin, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Merangin, Zulhifni, menghadiri kegiatan pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) secara virtual melalui zoom meeting pada malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H pada Jumat, 20 Maret 2026.
Kegiatan yang berpusat di Pos Pelayanan (Posyan) Operasi Ketupat 2026, Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan ini, merupakan bagian dari koordinasi nasional yang dipimpin langsung oleh Kapolri bersama Panglima TNI dari Polda Sumatera Utara.
Dalam pantauan tersebut, Sekda Zulhifni didampingi oleh Kasat Binmas Polres Merangin AKP Karto, Kasi Was Iptu Saipudin, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Merangin.
Berdasarkan laporan di lapangan, situasi menjelang Idul Fitri di Kota Bangko dan wilayah Kabupaten Merangin secara umum terpantau aman dan kondusif.
Arus lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera, khususnya di titik krusial Desa Sungai Ulak, tercatat ramai namun tetap lancar.
“Alhamdulillah, rangkaian kegiatan malam takbir di Kabupaten Merangin berjalan dengan lancar. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri terus kita perkuat untuk memastikan masyarakat dapat merayakan hari kemenangan dengan nyaman,” ujar Zulhifni.
Guna menjamin keamanan pemudik dan warga lokal, Pemerintah Kabupaten Merangin bersama Polres Merangin telah menyiagakan beberapa titik strategis Pos Pelayanan (Posyan) Ketupat, di antaranya Posyan Kota Bangko, Posyan Sungai Ulak, Posyan Kecamatan Pamenang dan Posyan Kecamatan Tabir.
Di sela-sela kegiatan, Sekda Zulhifni memberikan imbauan khusus bagi para pemudik yang melintasi wilayah Merangin maupun warga Merangin yang sedang dalam perjalanan menuju kampung halaman.
“Saya berharap kepada masyarakat yang sedang melaksanakan kegiatan mudik agar selalu berhati-hati di jalan. Jangan memaksakan diri jika lelah, tetap jaga kesehatan agar bisa berkumpul bersama keluarga dalam keadaan sehat walafiat,” katanya.
Hadir dalam pemantauan tersebut sejumlah pejabat penting, antara lain Kepala BPBD Sahiri, Kadis DKUMPP Andre Fransusman, Kadinkes dr. Irwan, Kadis PUPR Risdiansyah, Kasat Pol PP M. Sayuti, serta perwakilan dari Damkar, Parpora, Perhubungan, dan Kesbangpol. (*)



