Connect with us
Advertisement

DAERAH

Sambut Rombongan Perwira Siswa Sesko AU, Wagub Vasko: Sumbar Adalah Daerah dengan Aura Perjuangan yang Kental

DETAIL.ID

Published

on

Wagub Vasco sambut rombongan siswa Sesko AU di Auditorium Istana Gubernur, Senin, 24 Februari 2025. (dok. Biro Adpim Sumbar)

DETAIL.ID, Padang – Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy, menyatakan bahwa Sumatera Barat adalah daerah dengan aura sejarah perjuangan bangsa yang sangat kental. Hal itu ia sampaikan di hadapan ratusan Perwira Siswa Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Pasis Sesko AU) Angkatan 62 yang digelar di Auditorium Istana Gubernuran pada Senin, 24 Februari 2025.

“Kami ucapkan selamat datang di Sumatera Barat kepada para Perwira siswa Sesko AU angkatan 62. Terima kasih telah berkunjung untuk kuliah kerja lapangan di sini, dan selamat meresapi aura kental perjuangan di tanah para pejuang ini,” kata Wagub Vasko yang juga menjabat sebagai Plh. Gubernur selama Gubernur Mahyeldi menjalani retret di Magelang.

Wagub berharap, agar para Pasis Sesko AU terus berupaya menjaga bangsa dan sejarah yang telah menjaga dan membangunnya. Serta, menularkan semangat menjaga bangsa itu kepada generasi muda bangsa, terkhusus di titik-titik kunjungan kuliah kerja lapangan di Sumbar.

“Kami mewakili pemerintah dan masyarakat, merasa bangga atas kunjungan kuliah kerja lapangan para Pasis di Sumbar. Aura perjuangan yang kental di Sumbar ini, juga dirasakan oleh Presiden kita, Bapak Prabowo Subianto, setiap kali beliau berkunjung ke Sumbar, yang bahkan beliau sebut sebagai kampung kedua karena orang tua beliau pernah berjuang dan bertugas di Sumbar,” ucap Wagub Vasko lagi.

Wagub Vasko juga menegaskan, Sumbar adalah daerah yang sangat menjunjung tinggi semangat nasionalisme dan patriotisme, serta selalu menjadi daerah terdepan dalam menjaga dan mempertahankan keutuhan bangsa dan negara.

“Banyak situs bersejarah yang dapat para Pasis kunjungi di Sumbar, sembari menikmati eloknya keindahan alam di sini,” ujarnya menutup.

Sementara itu dalam sambutannya, Wakil Komandan (Wadan) Sesko AU, Marsekal Pertama TNI Joko Sugeng Sriyanto, membacakan sambutan dari Komandan Sesko AU Marsekal Muda TNI I Made Susila A, yang menyatakan terima kasih atas sambutan Sumbar terhadap para Pasis Sesko AU Angkatan 62, yang dalam tiga hari ke depan akan mengikuti Kuliah Kerja Kejuangan di Sumbar.

“Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian untuk menyukseskan kuliah Pasis Sesko AU Angkatan 62. Nantinya, kami akan melakukan kunjungan ke situs-situs bersejarah. Menggali sejarah bangsa untuk memahami nilai kejuangan, sikap patriotik, dan cinta tanah air,” ucap Marsma Joko Sugeng Sriyanto.

Ia merincikan, Sarasehan dan Kuliah Kerja Kejuangan Pasis Sesko AU A-62 ini diikuti oleh 217 peserta, yang terdiri dari 10 pejabat, 53 dosen, pendamping, serta 141 Perwira Siswa Sesko. Ada pun para Pasis sendiri terdiri dari 121 Pasis AU, 4 Pasis Tamu dari TNI AD, 4 Pasis Tamu dari TNI AL, 6 Pasis Tamu dari Polri, dan 6 Pasis Tamu Mancanegara asal Singapura, Malaysia, Arab Saudi, India, dan Australia.

Kuliah Kerja Lapangan kali ini mengusung tema ‘Sejarah Perjuangan Bangsa sebagai Pondasi dalam Menanamkan Nilai-Nilai Kejuangan bagi Generasi Muda guna Mencetak Pemimpin Nasional’.

Turut hadir sebagai pendamping dan narasumber, Kakordos Sesko AU Kolonel Tek Muhammad Zuhdizul, Asisten 1 Setdaprov Sumbar  Ahmad Zakri, Jurnalis Senior Hasril Chaniago, dan Akademisi/Sejarawan, Dr. Zulqayyim.

Reporter: Diona

Advertisement Advertisement

DAERAH

Hangat dalam Canda, Bupati M. Syukur Pererat Sinergi dengan Legislatif

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Merangin – Suasana di Pendopo Rumah Dinas Bupati Merangin pada Senin, 9 Maret 2026 sore terasa berbeda.

Jika biasanya pertemuan antara eksekutif dan legislatif kental dengan nuansa formalitas dan perdebatan kebijakan, kali ini suasana cair menyelimuti kebersamaan.

Bupati Merangin, M. Syukur, didampingi Wakil Bupati A. Khafidh dan Sekda Zulhifni, menggelar acara buka puasa bersama pimpinan serta anggota DPRD Kabupaten Merangin.

Kehadiran Ketua DPRD Rivaldi, Waka I Abong Fendi, dan Waka II Fahmi, seolah menegaskan bahwa di balik dinamika politik, ada tali silaturahim yang tetap terjalin erat.

Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur tak mampu menyembunyikan rasa bahagia. Baginya, buka puasa kali ini bukan hanya rutinitas Ramadan, melainkan momen untuk menyatukan visi dalam membangun Bumi Merangin.

“Membangun negeri ini tentu harus bersama-sama, saling mendukung, dan saling mendoakan. Kita semua punya tujuan yang sama: ingin Merangin lebih baik dan masyarakatnya lebih sejahtera, dunia maupun akhirat,” ujar Bupati di hadapan para hadirin.

Tak hanya dihadiri jajaran legislatif, acara ini juga diramaikan oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Direktur PDAM dan tamu undangan lainnya.

Meski sarat akan pesan kerja sama membangun daerah, suasana tetap terasa santai dan penuh kebersamaan. Gelak tawa pecah saat Bupati sempat “terlewat” menyapa Direktur PDAM yang turut hadir.

Tak berhenti di situ, Bupati juga sempat melempar candaan ringan menanggapi gurauan ustaz pengisi tausiyah yang ditujukan kepada Ketua DPRD, yang disambut tawa renyah oleh para undangan.

“Kalau ada hal-hal yang kurang berkenan selama roda pemerintahan berjalan, atau selama bulan puasa ini, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ucapnya dengan nada tulus.

Usai azan Maghrib berkumandang, kebersamaan berlanjut secara khidmat. Bupati bersama seluruh pimpinan DPRD dan tamu undangan melaksanakan sholat Maghrib berjamaah, diikuti dengan makan malam bersama, dan ditutup dengan ibadah sholat Tarawih yang berjalan khusyuk. (*)

Continue Reading

DAERAH

Bupati Pasuruan Mengimbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan di Tengah Cuaca Ekstrem

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Pasuruan – Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mengimbau masyarakat Kabupaten Pasuruan untuk selalu berhati-hati baik yang di rumah maupun yang beraktivitas di luar rumah.

Soalnya, dalam beberapa hari terakhir ini cuaca ektrem terus berganti tak hanya mengakibatkan hujan lebat tercampur angin kencang tak pernah berhenti mengakibatkan banjir dan tanah longsor dikarenakan siklon tropis dari wilayah Australia membuat banyak pohon besar tumbang menerjang rumah warga rusak dan membuat arus jalan menjadi kemacetan akibat pohon yang tumbang

“Hati-hati di jalan, jangan berteduh di bawah pohon besar pas hujan deras, atau di bawah baliho besar, tiang listrik besar yang banyak kabelnya dan lainnya. Masyarakat diminta untuk tetap waspada dan mengikuti imbauan dari BPBD dan pemerintah setempat,” kata Rusdi Sutejo pada Jumat, 6 Maret 2026.

Kepala Pelaksana BPBD, Sugeng Hariyadi mengaku telah melaporkan kepada Bupati Pasuruan bahwa cuaca selama tiga har terakhir cukup ektrem. Banyak pohon tumbang di hampir separuh wilayah Kabupaten Pasuruan.

“Sejak sore sampai malam hujan terus turun dengan lebat disertai angin kencang dan terjadi lebih dari dua jam sehingga mengakibatkan banyak pohon tumbang di 11 kecamatan,” kata Sugeng melalui sambungan selulernya pada Kamis, 5 Maret 2026.

Menurut Sugeng, satu warga Prigen, Kecamatan Pandaan bernama Zulfatul Rohma Mahfiro yang tertimpa pohon hingga tak sadarkan diri. Korban mengalami luka di bagian kepala dan kaki patah. Begitu pula korban lain, salah seorang warga Sukorjo yang tertimpa pohon juga dilarikan ke RS Prima Husada.

Sugeng menjelaskan setidaknya ada 16 rumah warga yang rusak dihantam angin puting beliung berada di 9 kecamatan. Lalu, ada satu kantor urusan agama (KUA) Kecamatan Lekok yang mengalami kerusakan ringan, yakni sebagian dari atap yang ambrol.

Dari kesebelas wilayah terdampak, kata Sugeng, paling banyak kasus pohon tumbang ada di Kecamatan Winongan, yakni 7 titik kejadian, kemudian Kecamatan Grati 5 titik, Kecamatan Rejoso 3 titik dan Gondangwetan 2 titik. Sedangkan kecamatan lainnya masing-masing terjadi di satu titik lokasi. (Tina)

Continue Reading

DAERAH

Boyong Seluruh OPD, Bupati M. Syukur Bermalam di Tabir Timur

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Merangin – Bupati Merangin, M. Syukur, melakukan kunjungan kerja intensif di wilayah perbatasan Kabupaten Tebo, tepatnya di Desa Sri Sembilan, Kecamatan Tabir Timur pada Jumat, 6 Maret 2026.

Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadan sekaligus memperingati Nuzulul Qur’an 17 Ramadan 1447 Hijriah.

Sekali dayung dua pulau terlampaui, Bupati juga bermalam di Tabir Timur sebagai realisasi program prioritas “Bupati Ngantor di Kecamatan”.

Didampingi Wakil Bupati A. Khafidh, Wakil Ketua DPRD Herman Effendi, Sekda Zulhifni, dan seluruh kepala OPD, Bupati menunjukkan komitmennya dalam membangun infrastruktur meski di tengah keterbatasan anggaran.

Dalam sambutannya di Masjid Al Barokah, Bupati M. Syukur secara terbuka mengakui adanya pemotongan anggaran yang signifikan pada tahun 2026, yakni mencapai Rp 240 miliar. Hal ini berdampak pada lambatnya penanganan jalan sepanjang 1.000 km lebih di Kabupaten Merangin.

“Persoalan jalan di Tabir Timur ini memang berat. Meski anggaran dipotong, pemerintah tetap bertanggung jawab. Tahun 2026 tetap ada pembangunan jalan di sini, bahkan saya sudah minta Kadis PU untuk menambah titik-titik tertentu agar akses masyarakat lancar,” kata Bupati.

Sebagai solusi alternatif atas keterbatasan anggaran pengaspalan, Pemkab Merangin telah menyiagakan alat berat berupa dua unit Grader dan dua unit Bomag.

Langkah ini diambil guna memastikan jalan fungsional sehingga aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat tidak terputus.

Selain infrastruktur, Bupati menyoroti pentingnya peningkatan kualitas SDM melalui berbagai program bantuan.

Dibidang pendidikan, Pemkab Merangin menyediakan program beasiswa kuliah, bantuan perlengkapan sekolah (baju, tas, sepatu) untuk anak yatim dan kurang mampu, serta kursus bahasa asing gratis di tiap kecamatan.

Dibidang kesehatan, Pemkab Merangin telah menambah fasilitas RSUD Kolonel Abundjani dan menambah kuota Jamkesda hingga 10.000 peserta. Bupati menginstruksikan para Kades untuk aktif melakukan pendataan agar warga tidak kesulitan saat harus berobat ke Bangko.

Sementara itu, dibidang ekonomi dan keagamaan, Pemkab Merangin menyediakan program bantuan Rp 100 juta untuk pesantren terdaftar, bantuan subsidi bibit sawit, bantuan UMKM, serta dukungan bagi pegawai syarak.

Bupati juga mengklarifikasi isu miring terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah pusat. Menurutnya, MBG bukan hanya soal gizi anak, melainkan motor penggerak ekonomi desa.

“Jangan dengarkan hoaks. MBG ini peluang bisnis. Kebutuhan telur, ayam, dan sayur sangat besar. Saya minta BUMDes di tiap desa menangkap peluang ini agar uang berputar di masyarakat kita sendiri,” ujarnya.

Menutup rangkaian kegiatan, Bupati beserta rombongan melakukan audiensi langsung dengan warga, buka puasa bersama, hingga bermalam dan sahur bersama di Tabir Timur.

“Daerah ini spesial, jaraknya jauh dan medannya susah. Saya sengaja bawa seluruh Kadis agar mereka melihat langsung nasib rakyat yang harus kita pikirkan bersama. Kita ingin jarak antara pemerintah dan masyarakat benar-benar hilang,” ucapnya.

Menutup rangkaian kegiatan, Bupati M. Syukur juga menyerahkan bantuan CSR dari Bank 9 Jambi dan BAZNAS berupa bantuan untuk tempat ibadah serta paket bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu. (*)

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs