ADVERTORIAL
Gandeng BRIN, Bupati Anwar Sadat Optimalkan Potensi Daerah dan Kembangkan Inovasi
Tanjungjabung Barat – Bupati Tanjungjabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., melakukan kunjungan kerja strategis ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Jakarta pada Rabu, 7 Mei 2025 untuk menjajaki peluang kolaborasi riset dan inovasi yang komprehensif.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Gedung Sasana Widya Sarwono, BRIN Gatot Subroto, Jakarta tersebut menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Tanjungjabung Barat untuk mendapatkan dukungan riset yang relevan dengan kebutuhan dan potensi daerah.
“Kami melihat BRIN sebagai mitra strategis yang memiliki kapasitas dan sumber daya yang luar biasa untuk membantu kami mewujudkan visi pembangunan Tanjungjabung Barat,” ucap Bupati Anwar Sadat dengan penuh antusias.
Bupati Anwar Sadat menjelaskan, bahwa Tanjungjabung Barat memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, dan perkebunan serta migas, namun masih menghadapi berbagai tantangan seperti rendahnya produktivitas, keterbatasan teknologi, dan masalah lainnya. Oleh karena itu, kerjasama dengan BRIN diharapkan dapat memberikan solusi inovatif untuk mengatasi tantangan tersebut dan mengoptimalkan potensi daerah.
“Kami berharap BRIN dapat membantu kami melakukan riset yang mendalam tentang karakteristik topografi, iklim, dan komoditas unggulan di Tanjung Jabung Barat,” kata Bupati Anwar Sadat.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Anwar Sadat didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Bappeda, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Perikanan, Dinas Perkebunan dan Peternakan, serta Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura. Hal ini menunjukkan komitmen penuh Pemkab Tanjab Barat dalam mendukung pengembangan riset dan inovasi di daerah.
Kepala Pusat Riset Pemerintahan Dalam Negeri BRIN, Mardyanto Wahyu Tryatmoko, Ph.D., menyambut hangat kedatangan Bupati Anwar Sadat dan delegasi dari Tanjungjabung Barat. Mardyanto menyatakan bahwa BRIN siap memberikan dukungan penuh kepada Tanjung Jabung Barat dalam mengembangkan riset dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan daerah.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Pemkab Tanjungjabung Barat untuk menjalin kerjasama dengan BRIN. Kami memiliki berbagai kelompok riset yang kompeten di berbagai bidang, termasuk desentralisasi dan otonomi daerah, tata kelola pemerintahan desa dan perkotaan, inovasi daerah dan pemerintahan digital, serta reformasi birokrasi dan pelayanan publik. Kami siap berkolaborasi dengan Pemkab Tanjab Barat untuk mengembangkan solusi inovatif yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memajukan daerah,” ujar Mardyanto.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh para Ketua Kelompok Riset dari BRIN, antara lain Ketua Kelompok Riset Desentralisasi dan Otonomi Daerah, Ketua Kelompok Riset Tata Kelola Pemerintahan Desa dan Perkotaan, Ketua Kelompok Riset Inovasi Daerah dan Pemerintahan Digital, Ketua Kelompok Riset Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik, Koordinator Perencanaan Program PRPDN, serta Koordinator Kerja Sama PRPDN.
Kehadiran para ahli dari berbagai bidang ini menunjukkan keseriusan BRIN dalam memberikan dukungan yang komprehensif kepada Kabupaten Tanjungjabung Barat.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Minta Puskesmas di Sekitar Wisata Jember Siaga Selama Libur Lebaran
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, meminta puskesmas di sekitar kawasan wisata menyiagakan ambulans dan tenaga medis selama periode libur Lebaran, Jumat, 20 Maret 2026.
Instruksi tersebut ia sampaikan kepada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana agar layanan kesehatan tetap tersedia di lokasi yang berpotensi mengalami lonjakan kunjungan wisatawan.
“Saya minta puskesmas, khususnya yang di sekitar wilayah wisata, kiranya nanti untuk bersiap siaga terkait masalah ambulans apabila dibutuhkan oleh masing-masing objek wisata di Kabupaten Jember,” kata Gus Fawait.
Gus Fawait juga meminta perhatian khusus pada kawasan wisata yang diperkirakan dipadati pengunjung selama libur Lebaran.
“Jangan sampai ada daerah-daerah yang menjadi pusat titik kumpul massa malah tidak ada ambulans dan tenaga medisnya. Terutama Papuma dan Watu Ulo ini akan membeludak sehingga perlu dukungan penuh untuk memastikan mereka standby di sana,” ujarnya.
Penyiagaan tenaga medis dan ambulans di kawasan wisata tersebut bertujuan memastikan wisatawan dan masyarakat sekitar memperoleh layanan kesehatan dengan cepat ketika terjadi keadaan darurat selama masa libur Lebaran.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Jember, Muhammad Zamroni, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah memetakan sembilan titik strategis yang menjadi fokus penyiagaan layanan kesehatan selama masa libur.
“Penyiagaan personel medis ini dijadwalkan berlangsung mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026,” ucap Zamroni.
Beberapa lokasi yang menjadi prioritas meliputi Alun-alun Jember, Kecamatan Puger dan kawasan sekitarnya seperti Pondok Dalem dan Paseban, serta destinasi wisata Pantai Watu Ulo dan Pantai Papuma.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Ajak Warga Jember Manfaatkan Layanan Publik Gratis
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, mengajak warga memanfaatkan berbagai layanan publik gratis saat Safari Ramadan di Kecamatan Ledokombo, Selasa, 17 Maret 2026.
Gus Fawait menggunakan agenda tersebut untuk bertemu langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai program layanan yang dapat diakses warga Kabupaten Jember tanpa biaya.
Dalam rangkaian kegiatan itu, ia berdialog dengan berbagai elemen masyarakat di Ledokombo.
Ia juga menyerahkan santunan kepada anak yatim serta meresmikan pemasangan instalasi listrik gratis bagi warga kurang mampu.
Gus Fawait menguraikan bahwa sebagian warga masih belum mengetahui hak mereka dalam mengakses layanan publik yang telah disediakan pemerintah daerah.
“Kabupaten Jember ini memiliki jumlah penduduk yang sangat besar. Ternyata di lapangan, masih banyak warga yang belum tahu kalau ada program pengobatan gratis hanya dengan KTP, pembuatan dokumen kependudukan yang mudah, dan lain sebagainya,” ujar Gus Fawait.
Melalui Safari Ramadan tersebut, ia juga memberi penjelasan mengenai program Universal Health Coverage (UHC) yang memungkinkan warga memperoleh layanan pengobatan gratis cukup menggunakan KTP.
Selain itu, pemerintah daerah juga memberi kemudahan dalam pengurusan berbagai dokumen administrasi kependudukan.
Selain layanan kesehatan dan administrasi kependudukan, sosialisasi tersebut turut membahas isu lain di masyarakat, antara lain pencegahan pernikahan dini, penurunan angka stunting, serta persoalan infrastruktur.
Pada akhir kegiatan, Gus Fawait mengajak warga memanfaatkan layanan pengaduan Wadul Gus’e untuk menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lapangan, mulai dari warga miskin yang belum menerima bantuan hingga kendala pelayanan publik di Kabupaten Jember.
ADVERTORIAL
Bupati Jember Larang ASN Pakai Mobil Dinas untuk Mudik
DETAIL.ID, Jember – Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan larangan penggunaan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi, termasuk untuk keperluan mudik Lebaran.
Penegasan tersebut disampaikan melalui Surat Edaran Bupati Jember tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Terkait Hari Raya.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga integritas aparatur sipil negara (ASN) sekaligus mencegah penyalahgunaan fasilitas negara.
Gus Fawait menyebut, kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat serta imbauan dari Komisi Pemberantasan Korupsi terkait pengendalian gratifikasi pada momentum hari raya.
“Sudah ada pelarangan, termasuk dari KPK. Karena ini sudah jelas dari pemerintah pusat, otomatis kita harus mengikuti,” ujarnya saat ditemui dalam kegiatan sahur bersama, Senin, 16 Maret 2026)m.
Ia menekankan bahwa kendaraan dinas hanya diperuntukkan bagi kepentingan kedinasan dan pelayanan publik, bukan untuk kebutuhan pribadi ASN.
“Fasilitas negara harus digunakan secara tepat guna. Kendaraan dinas bukan untuk kepentingan pribadi, termasuk untuk mudik Lebaran,” katanya.
Untuk memastikan kebijakan berjalan optimal, Bupati telah menginstruksikan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) agar segera menyosialisasikan surat edaran tersebut kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jember.
Selain itu, Pemkab Jember juga mulai menerapkan langkah efisiensi penggunaan kendaraan operasional.
Dalam beberapa agenda dinas, pejabat daerah terlihat menggunakan satu kendaraan secara bersama sebagai bentuk penghematan bahan bakar minyak (BBM) dan pengendalian belanja operasional.
“Kita ingin memberi contoh bahwa penggunaan fasilitas negara harus benar-benar efisien dan tepat sasaran,” ujarnya.



