Connect with us
Advertisement

unja

Pascasarjana Unja Laksanakan PMB TA 2025/2026 di Gedung Balairung Kampus Mendalo

DETAIL.ID

Published

on

Mendalo – Pascasarjana Universitas Jambi (UNJA) melaksanakan seleksi tahap pertama Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2025/2026 secara ketat di Balairung Kampus UNJA Mendalo, pada Sabtu, 31 Mei 2025 dengan peserta mencapai 385 calon mahasiswa, mencatat kenaikan sekitar 5% dibanding periode sebelumnya. Seleksi ini melibatkan 335 calon untuk program Magister (S2) dan 50 calon untuk program Doktor (S3) dari total 28 program studi yang tersedia.

Seleksi diawali dengan penempatan peserta sesuai nomor tes, pengisian daftar hadir, dan pembacaan tata tertib. Pengawasan ketat diterapkan, termasuk pembukaan segel soal oleh perwakilan peserta yang disaksikan langsung pimpinan Pascasarjana. Ujian utama meliputi Tes Potensi Akademik (TPA) dan Tes Dasar Keilmuan (TDK), diakhiri dengan sesi wawancara.

Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor UNJA, Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H., Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Hafrida, S.H., M.H., Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Dra. Muazza, M.Si., beserta seluruh pimpinan Pascasarjana, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, serta seluruh dosen Pascasarjana.

Rektor UNJA, Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H., menegaskan komitmen universitas dalam merekrut mahasiswa berkualitas tinggi.

“Kita mencari SDM yang memang berkualitas di Jambi maupun diluar Jambi. Khususnya untuk putra/putri di provinsi Jambi, makin meningkatkan kualitas untuk membangun daerahnya masing-masing,” jelas Prof. Helmi.

Rektor juga menekankan bahwa kualitas mahasiswa berkaitan dengan akreditasi internasional yang dimiliki beberapa prodi dan peningkatan fasilitas infrastruktur Pascasarjana UNJA.

“Tuntutan ke depan baik dari mahasiswa, prodi, universitas, maupun kebutuhan masyarakat sangat tinggi. Oleh karena itu, kita harus menjawabnya dengan kualitas sumber daya manusia yang juga tinggi, supaya mampu bersaing di masyarakat dan dunia pekerjaan. Mahasiswa yang lulus harus benar-benar berkualitas untuk menjawab tantangan perkembangan di Jambi, Indonesia, bahkan Internasional,” ujar Prof. Helmi.

Pascasarjana UNJA, Prof. Dr. Dra. Muazza, M.Si., memberikan rincian peserta dan program studi favorit.

“Untuk pendaftaran hari ini, yang mengikuti ujian seleksi ini ada 385 peserta yang terdiri dari 335 program Magister dan 50 itu program doktoral. Program studi yang banyak peminatnya yaitu Doktor Ilmu Hukum, Magister Ilmu Hukum dan Magister Manajemen,” ujar Prof. Muazza.

Ia juga mengumumkan jadwal seleksi tahap kedua.

“Untuk pendaftaran gelombang ke-2 kita mulai buka pendaftaran pada 16 Juni, tesnya itu di tanggal 26 Juli dan pengumumannya di bulan Agustus,” kata Prof. Muazza

Tahapan seleksi mencakup penempatan peserta, pengisian daftar hadir, pembacaan tata tertib, pembukaan segel soal, pelaksanaan TPA, pemberian konsumsi, pelaksanaan Tes Dasar Keilmuan, rehat, dan diakhiri dengan sesi wawancara. Keseluruhan proses bertujuan menyaring calon mahasiswa yang mampu memenuhi standar akademik tinggi Pascasarjana UNJA.

Advertisement Advertisement

ADVERTORIAL

UNJA Kembali Kukuhkan 6 Guru Besar, Rektor Sampaikan Duka atas Wafatnya Prof. Harizon

DETAIL.ID

Published

on

Mendalo – Setelah mengukuhkan 6 Guru Besar pada Senin ,9 Februari 2026, pada hari ini, Selasa, 10 Februari 2026), Universitas Jambi (UNJA) kembali mengukuhkan 6 guru besar yang secara resmi mendapatkan SK Kenaikan Jabatan Akademik/Fungsional Dosen. Pengukuhan dilaksanakan di Balairung Pinang Masak UNJA Mendalo.

Rapat terbuka ini secara resmi di buka oleh Ketua Senat UNJA, Prof. Dr. Syamsurijal Tan, S.E., M.A., dan di hadiri oleh Rektor UNJA, Helmi, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Hafrida, S.H., M.H., Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Prof. Dr. Ir. Depison, M.P., Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Hubungan Masyarakat dan Sistem Informasi Prof. Dr. Revis Asra, S.Si., M.Si, beserta para Guru Besar dan undangan lainnya.

6 Guru Besar baru tersebut berasal dari 3 Fakultas, dengan rincian 2 Guru Besar dari Fakultas Pertanian, 2 Guru Besar dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan 2 Guru Besar dari Fakultas Peternakan.

Adapun daftar nama 6 Guru Besar baru yang telah dikukuhkan:\

  1. Prof. Dr. Drs. Andiopenta Purba, M.Hum.
  2. Prof. Dr. Kuswanto, S.Pd., M.Si.
  3. Prof. Dr. Ir. Sri Arnita Abu Tani, M.S.
  4. Prof. Dr. Ir. Rahmi Dianita, S.Pt., M.Sc. IPM.
  5. Prof. Dr. Mursalin, S.TP., M.Si.
  6. Prof. Dr. Fitry Tafzi, S.TP., M.Si

Rektor UNJA, Helmi, menyampaikan ucapan selamat dan harapannya atas Guru Besar yang telah dikukuhkan.

“Semoga pengukuhan guru besar hari ini juga menginspirasi para akademisi yang lain untuk segera menjadi guru besar. Dengan adanya 240 Lektor Kepala yang kita miliki, artinya kita punya potensi untuk menambah guru besar dalam jumlah yang cukup besar. Tentu, dengan kemauan yang keras, mereka pasti juga mampu mencapai jabatan guru besar ini,” ujar Rektor.

Rektor juga menyampaikan rasa bela sungkawa atas berpulangnya salah satu guru besar yang seharusnya hari ini ikut dalam acara pengukuhan Guru Besar serta memberikan atribut guru besar kepada keluarga besar Prof. Harizon yang diterima langsung oleh Istri dan didampingi kedua putranya.

“Saya turut beduka atas berpulangnya, Prof. Dr. Drs. Harizon, M,Si., yang semestinya beliau ikut dalam acara pengukuhan hari ini, mari bersama-sama kita doakan semoga beliau mendapatkan tempat mulia di sisi Allah SWT,” tutur Rektor.

Selain itu setiap Guru Besar menyampaikan Orasi Ilmiahnya, yaitu Prof. Dr. Drs. Andiopenta Purba, M.Hum. (Orasi Ilmiah: Kedwibahasaan, Literasi, Mobilitas, dan Adopsi Inovasi : Pengembangan Sumber Daya Manusia Berkualitas Berbasis Sosiolinguistik), Prof. Dr. Kuswanto, S.Pd., M.Si. (Orasi Ilmiah: Rekonstruksi Ekonomi Perdesaan Berkelanjutan: Integritas Efisiensi Usaha Tani, Transformasi Kelembagaan Koperasi, dan Budaya Partisipasi Masyarakat), Prof. Dr. Ir. Sri Arnita Abu Tani, M.S. (Orasi Ilmiah: Potensi Herbal sebagai Bahan Penyusun Jamu untuk Meningkatkan Produktivitas dan Imunitas Sapi Bali). Prof. Dr. Ir. Rahmi Dianita, S.Pt., M.Sc. IPM. (Orasi Ilmiah: Sinergi Bio-Integritasi Leguminaosae Tropis : Optimalisasi Peran Ecosystem Engineer Menuju Kedaulatan Protein Hewani dan Pertanian Regeneratif), Prof. Dr. Mursalin, S.TP., M.Si. (Orasi Ilmiah: Rekayasa Proses Pengolahan Hasil Pertanian sebagai Instrumen Transformasi Industri Pangan Modern), dan Prof. Dr. Fitry Tafzi, S.TP., M.Si. (Orasi Ilmiah: Potensi Pengembangan Tanaman Lokal sebagai Bahan Baku Pangan Fungsional). (www.unja.ac.id)

Continue Reading

ADVERTORIAL

UNJA Kukuhkan 6 Guru Besar

DETAIL.ID

Published

on

Mendalo – Universitas Jambi (UNJA) kembali mengukuhkan 13 guru besar yang secara resmi mendapatkan SK Kenaikan Jabatan Akademik/Fungsional Dosen. Pengukuhan dilaksanakan 2 hari yaitu pada hari Senin, 9 Februari 2026 dan Selasa, 10 Februari 2026 di Balairung Pinang Masak UNJA Mendalo. Pada hari pertama dikukuhkan 6 orang Guru Besar dan di hari kedua 7 orang Guru Besar.

Rapat terbuka ini secara resmi di buka oleh Ketua Senat UNJA, Prof. Dr. Syamsurijal Tan, S.E., M.A., dan di hadiri oleh Rektor UNJA. Helmi, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Hafrida, S.H., M.H., Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Prof. Dr. Ir. Depison, M.P., Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Hubungan Masyarakat dan Sistem Informasi Prof. Dr. Revis Asra, S.Si., M.Si., Ketua Dharma Wanita Persatuan UNJA, Ny. Ny. Ocy Nikhita Helmi., beserta para Guru Besar dan undangan lainnya.

6 Guru Besar baru tersebut berasal dari 3 Fakultas, dengan rincian 4 Guru Besar dari Fakultas Hukum, 1 Guru Besar dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan 1 Guru Besar dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).

Adapun daftar nama 6 Guru Besar baru yang telah dikukuhkan:

  1. Prof. Dr. Meri Yarni, S.H., M.Hum.
  2. Prof. Dr. H. Syamsir, S.H., M.H.
  3. Prof. Dr. Yetniwati, S.H., M.H.
  4. Prof. Dr. Sahuri L, S.H., M.Hum.
  5. Prof. Dr. Rike Setiawati, S.E., M.M.
  6. Prof. Dr. Mohamad Muspawi, S.Pd.I., M.Pd.I

Rektor UNJA. Helmi, menyampaikan ucapan selamat dan harapannya atas Guru Besar yang telah dikukuhkan.

“Menjadi guru besar memikul tanggung jawab akademik yang besar pula. Tidak hanya dibidang akademik namun juga dibidang Non Akademik. Di bidang akademik, seorang guru besar harus mampu mengembangkan ilmu pengetahuan menjadi ilmu yang bermanfaat. Sebagai guru besar, wajib juga menemukan inovasi-inovasi baru agar ilmu pengetahuan selalu adaptif terhadap perkembangan zaman. Di bidang non akademik, seorang guru besar adalah menjadi Role Model dan sosoknya harus bisa menjadi teladan dalam kebaikan,” ujar Rektor.

Rektor juga berharap setelah pengukuhan guru besar ini, kontribusi Saudara kepada Universitas Jambi akan semakin besar. Setelah memperoleh jabatan tertinggi di bidang akademik ini, semangat menulis, mengajar, mengabdi, dan meneliti semakin ditingkatkan untuk memberi kemaslahatan yang lebih besar.

“Semoga pengembangan ilmu pengetahuan para guru besar bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa ini. Juga, semoga kita tidak lupa, bahwa apapun capaian atau prestasi yang kita peroleh, di hadapan Allah yang utama adalah ketaqwaan kita,” ucap Rektor.

Setiap Guru Besar menyampaikan Orasi Ilmiahnya, Prof. Dr. Meri Yarni, S.H., M.Hum. dengan Orasi Ilmiah : Antara Independensi dan Akuntabilitas: Politik Hukum Pengawasan Hakim Konstitusi dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia, kemudian Prof. Dr. H. Syamsir, S.H., M.H. (Orasi Ilmiah: Konstitusionalitas Pengelolaan Aset Publik dalam Negara Hukum Indonesia, Prof. Dr. Yetniwati, S.H., M.H. (Orasi Ilmiah: Strategi Penegakan Hukum Pengupahan Bagi Kerja di Indonesia). Prof. Dr. Sahuri L, S.H., M.Hum. (Orasi Ilmiah: Kebijakan Pemberantasan Korupsi Berbasis Manfaat : Perbandingan antara Indonesia dan Inggris), Prof. Dr. Rike Setiawati, S.E., M.M. (Orasi Ilmiah: Literasi Keuangan Islam sebagai Determinan Keputusan Keuangan Personal: Perspektif Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku), dan Prof. Dr. Mohamad Muspawi, S.Pd.I., M.Pd.I., (Orasi Ilmiah: Persepsi Kepala Sekolah tentang Pengembangan Profesional Guru yang Berkelanjutan). (www.unja.ac.id)

Continue Reading

ADVERTORIAL

UNJA Gandeng UIN Sultan Thaha Jambi, Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Riset

DETAIL.ID

Published

on

Mendalo – Universitas Jambi (UNJA) resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin Jambi tentang kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Penandatanganan MoU ini dilaksanakan pada Rabu, 4 Februari 2026 di Ruang Rapat Rektor, Lt. 7 Gedung Unifac UNJA Mendalo.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UNJA, Helmi, dan Rektor UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi, Prof. Dr. Kasful Anwar, M.Pd., beserta jajarannya. Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Rektor Bidang Akademik UNJA, Prof. Dr. Hafrida, S.H., M.H., Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum UNJA, Prof. Dr. Ir. Depison, M.P., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNJA, Prof. Dr. Fauzi Syam, S.H., M.H., Kepala LPMPP UNJA, Prof. Dr. Sunarti, S.P., M.P., Sekretaris LPPM UNJA Drs. Marzul Hidayat, M.A., Ph.D., Kepala Biro AKKS UNJA Dr. Guspianto, S.KM., M.KM., Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan UNJA Dr. Zufri Afdhal, S.Kom., M.M., para Dekan dan Wakil Dekan di lingkungan UNJA, Kepala UPA, serta tenaga kependidikan.

Dalam sambutannya, Rektor UNJA, Helmi menyampaikan bahwa kerja sama ini bertujuan untuk bersama-sama memajukan kualitas sumber daya manusia dan program strategis di masing-masing perguruan tinggi, sekaligus mendukung pembangunan Provinsi Jambi.

“Kita ingin saling berbagi dan menguatkan, baik dalam pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun pengelolaan dan peningkatan jenjang akademik dosen. Kerja sama ini juga sangat konkret, misalnya dukungan bersama terhadap pelebaran jalan lintas di kawasan UNJA dan UIN yang setiap harinya dilalui lebih dari 25 ribu mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan,” ujar Rektor.

Ia juga menambahkan bahwa UNJA siap mendukung pengembangan Fakultas Kedokteran UIN Jambi yang baru menerima mahasiswa, mengingat UNJA telah lebih dahulu menyelenggarakan pendidikan kedokteran.

“Dengan MoU ini, ke depan akan ditindaklanjuti melalui bentuk kerja sama yang lebih teknis. Fakultas-fakultas dapat berkoordinasi melalui pimpinan masing-masing agar kerja sama benar-benar dapat segera diimplementasikan,” katanya.

Sementara itu, Rektor UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi, Prof. Dr. Kasful Anwar, M.Pd., mengucapkan terima kasih kepada UNJA atas kesediaannya menjadi tuan rumah pelaksanaan penandatanganan MoU tersebut. Ia menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan pembaruan dari MoU sebelumnya yang telah berakhir.

“Kerja sama ini sangat penting untuk kita lanjutkan, khususnya dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Kita juga sangat mendukung percepatan pelebaran jalan dari Jambi hingga Pijoan, mengingat cukup banyak mahasiswa UIN yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas di jalur tersebut,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia berharap MoU ini dapat diimplementasikan secara nyata melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) di tingkat fakultas. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antar-dekan, termasuk kerja sama laboratorium di bidang sains dan teknologi, penelitian bersama dalam dan luar negeri, pertukaran penguji, serta penguatan program studi yang terintegrasi.

“Kerja sama yang kita bangun ini harus memberikan kontribusi aktif dan nyata, sehingga Tridharma Perguruan Tinggi benar-benar dapat kita laksanakan secara bersama,” tuturnya.

Dengan ditandatanganinya MoU ini, UNJA dan UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi berharap sinergi antarlembaga semakin kuat dan mampu memberikan dampak positif bagi pengembangan pendidikan tinggi dan pembangunan daerah Provinsi Jambi.

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs