Connect with us
Advertisement

SIASAT

Gara-gara Baca Doa Acara Al Haris, Pemkab Sarolangun Pecat Ustaz Fauzan Sebagai Dai

Published

on

Ustaz Fauzan

detail.id/, Sarolangun – Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Sekretariat Daerah (Setda) Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) akhirnya memberhentikan Ustaz Fauzan Azim sebagai Guru Ngaji atau Dai di Kecamatan Pelawan.

Pemecatan ini merupakan buntut dari kehadirannya sebagai pembaca doa dalam acara pelantikan Tim Pemenangan Kabupaten Sarolangun bakal calon Gubernur Jambi 2021-2024, Al Haris beberapa waktu lalu. Al Haris sebagai Bupati Merangin sama-sama bertarung dengan Bupati Sarolangun, Cek Endra dalam Pilgub Jambi 2020 ini.

“Iya, saya baru tahu per hari ini bahwa nama saya telah dicoret dari daftar Dai alias diberhentikan dari tugas saya sebagai Dai di Desa Pelawan. Ini akibat saya menghadiri undangan untuk membaca doa dalam acara Tim Pemenangan Bacagub Al Haris di Hotel King beberapa waktu lalu,” kata Ustaz Fauzan Azim bercerita kepada detail, Rabu (29/4/2020) sore.

Baca Juga: Gara-gara Baca Doa Acara Al Haris, Sekda Minta Kabag Kesra Panggil Ustaz Fauzan

Ia menilai semestinya Pemerintah Kabupaten Sarolangun lebih bijak dalam melihat persoalan. Menurutnya, seorang Ustaz harus menjadi milik setiap umat bukan mempolitisir setiap pergerakannya.

[jnews_element_newsticker newsticker_title=”baca juga” newsticker_icon=”empty” enable_autoplay=”true” autoplay_delay=”2500″ newsticker_animation=”vertical” number_post=”10″]

“Kan tidak semuanya harus dikaitkan dengan politik praktis. Saya diundang makanya saya hadir. Apakah saya harus pilih-pilih untuk menerima undangan orang lain, saya bukan hadir sebagai tim sukses,” ujarnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sarolangun, Endang Abdul Naser bungkam ketika ditanya soal keputusan tersebut. Ia hanya membaca pesan singkat WhatsApp yang dikirim detail dan sama sekali tak menjawab.

Baca Juga: Ustaz Fauzan: Sekda Mau Panggil Saya Tak Perlu Lewat Kesra, Langsung Bupati Saja

Namun hal ini mendapat tanggapan dari Kepala Bagian (Kabag) Kesra Setda Sarolangun, Fuadi. Ia membenarkan bahwa Ustaz Fauzan Azim telah dinonaktifkan oleh Pemda Sarolangun.

“Iya, memang Fauzan sudah diistirahatkan atau dinonaktifkan untuk jadi Dai agar beliau lebih leluasa terjun ke dunia politik karena Dai milik umat yang diberi insentif dari Pemda Sarolangun yang seyogyanya harus bisa menjaga netralitas,” kata Fuadi kepada detail.

Sebagai informasi, sebelum keputusan Pemkab Sarolangun itu keluar. Hal ini bermula dari pasca acara pelantikan Tim Pemenangan Bakal Calon Gubernur Jambi 2021-2024, Al Haris di Kabupaten Sarolangun, Minggu (23/2/2020) yang lalu beredar luas obrolan di Grup WhatsApp Sekretariat Daerah (Setda).

Dalam obrolan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Sarolangun, Endang Abdul Naser meminta Kepala Bagian (Kabag) Kesra Setda Sarolangun, Fuadi memanggil Ustaz Fauzan Azim.

Maklum, Ustaz Fauzan Azim menjadi pembaca doa dan pembaca Alquran dalam acara tersebut. Ia merupakan Dai atau guru ngaji di Kecamatan Pelawan.

“Kabag Kesra panggil yang bersangkutan (ybs) untuk klarifikasi dan laporkan, terima kasih,” begitu pesan yang ditulis Endang Abdul Naser sambil mengupload foto Ustaz Fauzan Azim yang dilingkari garis merah dalam obrolan grup Setda Sarolangun saat itu.

 

Reporter: Warsun Arbain

SIASAT

Reses, Daulat Sitorus Serap Aspirasi Buruh

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Jambi – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jambi, Daulat Sitorus menggelar reses khusus bersama para buruh di Rumah Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Provinsi Jambi, Senin, 25 Mei 2026.

‎Dalam pertemuan tersebut, para buruh menyampaikan sejumlah aspirasi terkait persoalan ketenagakerjaan di Provinsi Jambi. Salah satu yang menjadi perhatian yakni pentingnya dukungan anggaran terhadap Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit sebagai forum komunikasi antara pemerintah, pengusaha dan pekerja.

‎Selain itu, para buruh juga menyoroti maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan sejumlah perusahaan dengan dalih efisiensi.
‎Menanggapi hal tersebut, Daulat menegaskan dirinya akan memperjuangkan seluruh aspirasi buruh di DPRD Provinsi Jambi.

‎Daulat pun menekankan bahwa perjuangan buruh harus mendapat perhatian serius dari pemerintah, terutama di tengah kondisi ekonomi yang membuat banyak pekerja berada dalam situasi tidak pasti.

‎”Terkait banyaknya perusahaan melakukan pengurangan tenaga kerja dengan alasan efisiensi. Ini tentu harus menjadi perhatian bersama agar hak-hak pekerja tetap terlindungi,” ujar Daulat.

‎Politisi PDI Perjuangan itu juga mengaku memiliki kedekatan emosional dengan kalangan pekerja. Menurutnya, dirinya berasal dari lingkungan buruh dan dibesarkan oleh perjuangan kaum buruh.

‎”Saya berasal dari buruh dan dibesarkan oleh buruh. Karena itu, aspirasi para pekerja akan terus saya perjuangkan,” katanya.

‎Reses tersebut menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan para pekerja untuk menyampaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan yang terjadi di lapangan, mulai dari ancaman PHK hingga perlindungan hak-hak buruh di Provinsi Jambi.

‎Reporter: Juan Ambarita

Continue Reading

SIASAT

Hasto Kristianto Sampaikan Pesan-pesan Megawati di Konferda dan Konfercab PDI Perjuangan se-Provinsi Jambi

DETAIL.ID

Published

on

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto usai membuka Konferda dan Konfercab di Jambi. (DETAIL/JS)

DETAIL.ID, Jambi – Sekretaris Jendral DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristianto menyampaikan sejumlah poin penting dalam agenda Konferda dan Konfercab PDI Perjuangan se-Provinsi Jambi pada Minggu, 30 November 2025.

Hasto bilang, dirinya mendapat pesan dari Megawati untuk menyerukan politik lingkungan PDI Perjuangan yang diawali dengan semangat kecintaan terhadap tanah air. Sebagaimana gerakan merawat pertiwi yang telah dicanangkan dan harus terus digerakkan. PDI perjuangan pun menyerukan untuk moratorium hutan, agar tidak disalahgunakan bagi kepentingan segelintir pihak.

“Selain menyelamatkan ekosistem kita, Ibu Mega juga berpesan agar Badan Penanggulangan Bencana terus bergerak membantu rakyat membantu rakyat dalam tanggap darurat bemcana, sebagaimana terjadi di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat serta daerah-daerah lain,” ujar Hasto.

Menurut Hasto, PDI Perjuangan lewat organisasi sayap Badan Serbaguna (Baguna) kini juga tengah aktif bergerak membantu masyarakat terdampak bencana tanpa membeda-bedakan afiliasi politiknya. Semua itu, kata Hasto, digerakkan oleh nilai-nilai kemanusiaan.

Sekjen PDI Perjuangan tersebut juga menyoroti kondisi ekosistem lingkungan yang jadi pemicu bencana alam di sejumlah daerah di Indonesia saat ini, terkhusus di Pulau Sumatera. Oleh karena itu Ketua Umum PDI Perjuangan juga mengajak agar semua masyarakat bersama-sama saling merawat ekosistem lingkungan, yang tak lain merupakan jalan peradaban manusia itu sendiri.

“Maka mari kita jaga peradaban kita, dengan (menjaga) hutan-hutan tropis sebagai paru-paru dunia dan pusat ekosistem yang harusnya kita kaji manfaatnya bagi kemanusiaan, bukan dieksploitasi yang kemudian menciptakan bencana di mana-mana,” katanya.

Sementara itu disinggung terkait target Pemilu 2029, Hasto bilang saat ini PDI Perjuangan lebih berbicara pada konsolidasi mulai ideologi hingga organisasi politik kader. Sebab menurut Hasto target politik PDI Perjuangan sendiri merupakan fungsi di tengah-tengah rakyat.

“Itu akan dicanangkan di dalam Konferda dan Konfercab ini serta sikap politik kita. Terhadap lingkungan, perekonomian rakyat, sikap politik terhadap geopolitik dan geostrategis dari Jambi. Ini semua akan disampaikan kepada masyarakat luas,” katanya.

Secara geografis, letak Provinsi Jambi yang berada di tengah-tengah Pulau Sumatera, maka menurut Hasto aspek konektografi harus dikedepankan. Selain itu ia kembali menekankan soal pentingnya menjaga lingkungan khususnya ekosistem Sungai Batanghari.

Kata Hasto, agar tidak ada lagi limbah industri yang dibuang ke Sungai Batanghari, yang telah merekam jejak peradaban yang luar biasa.

“Itu pesan utama dari ibu Megawati, cintailah lingkungan hidup. Selamatkanlah hutan-hutan kita, selamatkanlah sungai-sungai kita,” ujarnya.

Continue Reading

SIASAT

Sah! Pelantikan Kepala Daerah dan Wakil Daerah Terpilih Pemilukada 2024 Dipercepat

Published

on

DETAIL.ID, Tebo – Pelantikan Bupati dan Wakil Terpilih Kabupaten Tebo dijadwalkan akan dilangsungkan pada tanggal 6 Februari 2025.

Hal tersebut diketahui setelah terbitnya surat dengan kop Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) tertanggal 22 Januari 2025 tentang kesimpulan rapat kerja dan rapat dengar pendapat Komisi II DPR RI dengan Kementerian Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum RI, Badan Pengawas Pemilu RI, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum RI.

Dalam isi surat tersebut, pada point pertama DPR RI dan peserta rapat diatas menyetujui pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih dari hasil pemilihan serentak tahun 2024 yang tidak ada sengketa hasil perselisihan di Mahkamah Konstitusi dan telah ditetapkan ditetapkan oleh KPU Kabupaten serta sudah diusulkan oleh DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota kepada Presiden RI/Menteri Dalam Negeri RI untuk Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota dilaksanakan pelantikan serentak pada tanggal 6 Februari 2025 oleh Presiden Republik Indonesia di Ibukota Negara, kecuali Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Aceh sesuai dengan Peraturan Perundang Undangan yang berlaku.

Kemudian pada point kedua, pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih dari hasil pemilihan serentak tahun 2024 yang masih dalam proses sengketa perselisihan hasil pemilihan di Mahkamah Konstitusi RI akan dilaksanakan setelah Putusan Mahkamah Konstitusi RI berkekuatan Hukum. Sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku.

Terkait hal ini, Ketua Tim Koalisi Partai Agus – Nazar, H.Harmain saat di wawancarai media ini pada Rabu, 22 Januari 2025, mengatakan sangat bersyukur jadwal pelantikan ini di majukan lebih cepat dari jadwal semula.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur kepada Allah, semoga pelantikan ini berjalan dengan lancer sesuai dengan harapan,” ujar Harmain.

Kemudian, Harmain juga berpesan kepada Bupati dan Wakil Bupati Tebo terpilih yaitu saudara Agus dan Nazar, pasca pelantikan nanti dapat menjalankan amanah dari rakyat dengan sebaik-baiknya dalam membangun Kabupaten Tebo untuk lima tahun mendatang sesuai dengan visi dan misi yang berkeadilan demi Tebo Maju.

Reporter: Hary Irawan

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs