DAERAH
Soal THR Pekerja, Kadis Nakertrans: Kita Belum Terima Surat Permohonan
detail.id/, Batanghari – Kepala Dinas Nakertrans Kabupaten Batanghari, Syargawi mengatakan belum ada satupun perusahaan mengirim surat permohonan tidak memberi Tunjangan Hari Raya (THR) pekerja.
“THR merupakan peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 6 Tahun 2016 bahwa THR termasuk normatif karena merupakan hak perusahaan,” kata Syargawi dikonfirmasi detail, Sabtu (2/5/2020) melalui sambungan telepon.
Ia berujar jumlah perusahaan di Kabupaten Batanghari berdasarkan wajib lapor ketenagakerjaan terhitung Januari hingga April 2020 sebanyak 88 perusahaan.
“Dari total 88 perusahaan, jumlah pekerja mencapai 15 ribu orang. Mereka tergabung dalam pekerja tetap dan pekerja harian lepas (PHL),” ucapnya.
[jnews_element_newsticker newsticker_title=”baca juga” newsticker_icon=”empty” enable_autoplay=”true” autoplay_delay=”2500″ newsticker_animation=”vertical” number_post=”10″]
Jadi kalau ada kebijakan pemerintah memberikan kemudahan kepada perusahaan untuk membayar THR, kata Syargawi, Dinas Nakertrans menunggu surat edaran dari pusat dari Menteri.
“Sampai hari ini belum ada. Kita tidak bisa membuat aturan dari daerah atau kebijakan Dinas Nakertrans, karena itu bertentangan dengan peraturan Menteri Tenaga Kerja,” ujarnya.
Menurut Syargawi, sampai hari ini perusahaan dalam wilayah Kabupaten Batanghari belum ada mengirim surat permohonan tidak memberikan THR. Artinya, kemungkinan tetap THR diberikan.
“Bagaimana cara perusahaan menyikapinya kita tidak tahu juga,” katanya.
Dinas Nakertrans Kabupaten Batanghari telah mengirim surat kepada semua perusahaan agar menyampaikan data pekerja yang di PHK maupun dirumahkan.
“SOP kita berdasarkan dokumen yang disampaikan ke perusahaan, kita meyakini sampai hari ini belum ada pekerja yang rumahkan. Kita juga belum ada menerima laporan dari pekerja dan dari serikat pekerja juga belum ada,” ucapnya.
Ia berharap mudah-mudahan memang tidak ada pekerja di PHK maupun dirumahkan oleh perusahaan. Dinas Nakertrans Batanghari, Selasa pekan lalu rapat dengar pendapat bersama DPRD Kabupaten Batanghari.
“Salah satu anggota DPRD Batanghari menyampaikan bahwa ada salah satu karyawan dirumahkan. Kami minta suratnya, lalu dewan bilang katanya. Tidak bisa kalau berdasarkan katanya, katanya,” katanya.
Syargawi mengatakan sejak COVID-19 melanda, ada kebijakan dari perusahaan membatasi pertemuan dengan pihak luar. Apalagi situasi Kabupaten Batanghari semakin banyak ditemukan positif corona hasil rapid test.
“Ada beberapa perusahaan yang kami hubungi melalui aplikasi percakapan, apakah bersedia apabila ada supervisi?. Namun ada beberapa perusahaan belum berkenan karena mereka dapat imbauan dari kantor pusat dalam masa pandemi COVID-19, agar mengurangi pertemuan,” katanya.
DAERAH
Bupati Pasuruan Lantik Empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Ini Pesannya
DETAIL.ID, Pasuruan – Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo melantik pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan pada Rabu, 1 April 2026 di auditorium Mpu Sindok, Gedung Bupati Pasuruan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori, para pejabat serta unsur pimpinan daerah.
Empat pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik adalah Fathurahman sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Yuswianto menjabat sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset daerah, Sarina Rostief sebagai Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi, Firdaus Handara sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan informatika.
Dalam sambutannya, Rusdi Sutejo menegaskan bahwa karier ASN di Kabupaten Pasuruan tidak lagi ditentukan oleh senioritas, faktor titipan dan faktor kedekatan.
“Sesuai dengan UU nomor 20 tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menerapkan sistem berbasis manajemen talenta artinya siapa yang mempunyai kemampuan dan prestasi itulah yang akan mendapatkan kesempatan,” ujarnya.
Selain itu penetapan karier ASN merujuk sesuai dengan keputusan Kepala BKN Nomor 853 tahun 2025 yaitu tentang Penerapan Manajemen Talenta di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan.
Rusdi berharap dengan sistem tersebut, bisa lebih cepat dan tepat dalam memilih ASN yang sesuai dengan jabatan, kemampuan dan prestasi yang telah dicapai guna meningkatkan pelayanan masyarakat.
Selain itu Rusdi Sutejo juga berpesan kepada pejabat yang dilantik harus siap dalam menghadapi era digital di zaman yang serba modern ini. “Seluruh pejabat maupun ASN diharapkan bisa menguasai perangkat digital,” ujarnya.
Reporter: Tina
DAERAH
Rapat Timpora Bondowoso Tegaskan Pengawasan Kolektif, Aktivitas Orang Asing Terpantau Kondusif
DETAIL.ID, Bondowoso – Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kabupaten Bondowoso menggelar rapat koordinasi sebagai langkah memperkuat pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing di wilayah setempat, Selasa, 31 Maret 2026.
Kegiatan ini diikuti berbagai unsur instansi yang tergabung dalam Timpora, mulai dari Kantor Imigrasi, Kepolisian, TNI, Pemerintah Daerah, hingga instansi teknis lainnya.
Kehadiran lintas sektor tersebut menjadi bagian dari upaya membangun pengawasan yang terintegrasi.
Mewakili Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Jember, Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Andy Brian Hermawan, menekankan pentingnya peran bersama dalam pengawasan orang asing.
“Kolaborasi yang solid sangat diperlukan guna memastikan setiap aktivitas orang asing sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ujarnya.
Selain agenda utama rapat koordinasi, kegiatan juga diisi dengan diskusi yang membahas kondisi dan persoalan terkait orang asing di Kabupaten Bondowoso.
Forum ini dimanfaatkan untuk saling bertukar informasi sekaligus memperkuat langkah antisipatif di lapangan.
Dari hasil koordinasi tersebut, diketahui bahwa keberadaan orang asing di Bondowoso secara umum masih dalam kondisi tertib dan sesuai ketentuan.
Namun demikian, Timpora tetap mengimbau seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pelanggaran.
Peran aktif masyarakat juga dinilai penting dalam mendukung pengawasan, khususnya dalam melaporkan aktivitas mencurigakan yang melibatkan orang asing.
Melalui rapat ini, sinergi antarinstansi diharapkan semakin solid sehingga pengawasan dapat berjalan lebih efektif dan mampu menjaga keamanan serta ketertiban di Kabupaten Bondowoso.
DAERAH
Pacu Adrenalin di Lebaran 2026, Sekda Zulhifni Buka Kejuaraan MXGTX Lembah Penawar
DETAIL.ID, Merangin – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Merangin, Zulhifni, secara resmi membuka kejuaraan Motorcross dan Grasstrack bertajuk MXGTX Championship 2026.
Perhelatan otomotif bergengsi ini digelar di Sirkuit Lembah Penawar, Desa Pulau Rengas, Kecamatan Bangko Barat, pada Senin, 30 Maret 2026.
Hadir mewakili Bupati Merangin, M. Syukur, Sekda didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Parpora), Suherman.
Dalam sambutannya, Zulhifni memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara dibawah binaan tokoh muda setempat, Pradana yang telah menyajikan hiburan olahraga memacu adrenalin di tengah suasana Idul Fitri.
Mengingat tingginya risiko dalam olahraga ekstrem ini, Sekda menekankan agar seluruh elemen yang bertugas, mulai dari personel keamanan hingga tim medis, tetap sigap di posisi masing-masing guna memastikan keselamatan pembalap dan kru.
Tidak hanya bagi peserta, imbauan keras juga ditujukan kepada ribuan penonton yang memadati area sirkuit. Zulhifni meminta penonton untuk tertib dan tidak menerobos barikade demi menghindari insiden yang tidak diinginkan.
Sekda Zulhifni menegaskan pentingnya sportivitas dan keselamatan sebagai kunci suksesnya terselenggaranya kejuaraan Motorcross dan Grasstrack di sirkuit Lembah Penawar.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif panitia yang menjadikan momen libur Lebaran ini lebih berwarna dengan tontonan yang menarik. Namun, saya tegaskan kepada penonton, tolong jaga keamanan diri. Menontonlah dari tempat yang telah disediakan dan jangan sekali-kali masuk ke dalam area lintasan sirkuit agar balapan berjalan lancar tanpa insiden,” ujar Zulhifni.
Ia juga menambahkan harapannya agar ajang ini menjadi wadah pembinaan bakat lokal.
“Event ini bukan hanya hiburan, tapi juga panggung bagi atlet-atlet muda kita untuk mengasah kemampuan. Kepada tim medis dan pengamanan, saya minta tetap sigap dan maksimal dalam bertugas hingga kejuaraan ini usai secara kondusif,” tuturnya. (*)



