PERISTIWA
Pernyataan “Panas” Kapolres Batanghari Pengganti Dwi Mulyanto Bikin Geger
DETAIL.ID, Batanghari – Tongkat komando Kapolres Batanghari, Jambi resmi pindah tangan dari AKBP Dwi Mulyanto kepada AKBP Heru Ekwanto. Hari pertama ngantor, pernyataan mantan Kapolres Kerinci ini langsung bikin geger wartawan.
Heru Ekwanto tiba beserta istri di gerbang Mapolres Batanghari sekira pukul 8.30 WIB. Kehadiran perwira melati dua di pundak ini disambut hormat Wakapolres Batanghari Kompol Soekamto dan polisi cilik (Polcil) laki-laki beserta polwan cilik berseragam Bhayangkari.
Heru dapat sekalung bunga dari Polcil laki-laki dan sang istri dapat buket bunga plastik dari Polcil wanita. Pasangan suami istri ini kemudian kompak mencium kening dua Polcil lucu dan menuju lokasi penyambutan tari sekapur sirih dengan iringan musik Melayu.
Langkah kaki Heru beserta istri kemudian menuju pintu utama Mapolres Batanghari melewati barisan sejumlah pejabat utama Polres Batanghari hingga jajaran Kapolsek. Sebelum masuk, Heru dan istri harus melakukan rangkaian protokol kesehatan.
[jnews_element_newsticker newsticker_title=”baca juga” newsticker_icon=”empty” enable_autoplay=”true” autoplay_delay=”2500″ newsticker_animation=”vertical” include_category=”3559″ include_author=”16″]
Tak lama berselang, AKBP Dwi Mulyanto dan istri tiba menyambut sang pengganti. Dwi mengajak Heru menuju ruang kerja yang akan ditempati selama menjabat Kapolres Batanghari. Acara kemudian berlanjut ke Balai Laluan berupa Laporan Kerja Satuan.
“Pertama saya akan lepaskan jaket saya, karena di sini panas, supaya kerjanya nyaman. Kalau saya pakai jaket, bawaannya panas nanti,” kata Heru Ekwanto bikin wartawan cemas, Jumat, 21 Agustus 2020.
Pernyataan Heru bukan karena emosi sepeninggal Dwi Mulyanto. Dia berujar demikian lantaran cuaca Kabupaten Batanghari berbeda panas, sedangkan cuaca Kabupaten Kerinci sangat dingin. Heru sontak tertawa kecil melihat raut wajah wartawan sempat tegang.
“Kapolres Batanghari sebelumnya sudah memberikan turunan semuanya. Insya Allah kalau nanti masih ada yang tertinggal akan saya tanyakan. Saya tidak bisa memiliki visi terlalu panjang. Begitu juga misi, saya akan dudukkan bersama dengan instansi terkait,” ucapnya.
Memang ada kebijakan yang menjadi potensi permasalahan di tengah masyarakat. Potensi besar misalnya, jika tercipta situasi nyaman, tentu semua bisa diselesaikan dengan rangking sampai paling terendah. Polri akan prioritaskan potensi masalah paling berat dengan catatan.
“Kalau situasi aman, kita bisa bekerja sama dengan gotong royong menjaga keamanan. Pilkada dinamikanya sama, untuk pemetaan wilayah provinsi dan kabupaten sudah ada tahapan yang dibimbing oleh Polda untuk apa yang harus kita lakukan, kita siapkan apa,” ujarnya.
Heru berkata segera mempelajari peta Pilkada Batanghari dengan cepat. Dia akan berupaya mengumpulkan apa yang akan dibutuhkan dari siapa pun. Baik dari anggota, masyarakat bahkan dari rekan-rekan wartawan sebagai full baket.
“Baru nanti saya yang memutuskan dan itulah tugas pimpinan seperti itu,” katanya.
PERISTIWA
Remisi Natal, Satu WBP di Jambi Langsung Bebas
Jambi — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jambi memberikan Remisi Khusus Natal Tahun 2025 kepada 105 warga binaan pemasyarakatan (WBP) beragama Nasrani di wilayah Jambi.
Dari jumlah tersebut, satu orang WBP langsung bebas setelah menerima remisi.
Pemberian remisi dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Raya Natal pada 25 Desember 2025 dan diberikan kepada WBP yang telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Kepala Kanwil Ditjenpas Jambi, Irwan Rahmat Gumilar, mengatakan bahwa remisi merupakan hak bersyarat bagi warga binaan yang beragama Nasrani dan rutin diberikan setiap perayaan Natal.
“Ini adalah hak bersyarat yang kami berikan kepada warga binaan Nasrani pada setiap perayaan Natal,” ujar Irwan, Kamis 25 Desember 2025.
Ia menjelaskan, dari 105 WBP penerima remisi, sebanyak 104 orang memperoleh Remisi Khusus I (RK I) berupa pengurangan sebagian masa pidana sehingga masih harus menjalani sisa hukuman.
Sementara satu orang lainnya memperoleh Remisi Khusus II (RK II) dan langsung bebas setelah remisi diberikan.
Menurut Irwan, pemberian remisi merupakan bentuk komitmen negara dalam menjunjung prinsip keadilan, kemanusiaan, dan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.
“Remisi diberikan secara selektif, objektif, dan akuntabel, setelah warga binaan memenuhi persyaratan administratif dan substantif serta aktif mengikuti program pembinaan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa remisi tidak hanya dimaknai sebagai pengurangan masa pidana, tetapi juga sebagai penghargaan atas perubahan perilaku dan kesungguhan warga binaan dalam menjalani proses pembinaan.
Melalui pemberian Remisi Khusus Natal 2025 ini, Kanwil Ditjenpas Jambi berharap warga binaan dapat memperkuat nilai keimanan, menyadari kesalahan serta siap kembali dan berperan positif di tengah masyarakat.
Kanwil Ditjenpas Jambi, lanjut Irwan, terus berkomitmen menghadirkan sistem pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berdampak bagi masyarakat sesuai dengan semangat reformasi pemasyarakatan. (*)
PERISTIWA
Arus Lalu Lintas Jelang Natal di Jambi Kondusif, Polisi Waspadai Bencana Hidrometeorologi
Jambi – Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jambi mencatat kondisi arus lalu lintas di wilayah Provinsi Jambi menjelang perayaan malam Natal, 25 Desember 2025 masih terpantau kondusif. Hingga saat ini, belum terjadi peningkatan volume kendaraan yang signifikan.
Hal tersebut disampaikan Dirlantas Polda Jambi, Kombes Pol Adi Benny Cahyono pada Rabu sore 24 Desember 2025. Ia mengatakan situasi lalu lintas secara umum masih berjalan normal dan terkendali.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang dapat mengganggu kelancaran lalu lintas. Beberapa wilayah di Provinsi Jambi dilaporkan telah mengalami bencana alam, seperti tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Kerinci.
“Untuk mengantisipasi dampak bencana, Ditlantas Polda Jambi telah berkoordinasi dengan BPJN serta Dinas PUPR guna menempatkan alat berat di sejumlah titik rawan bencana,” ujar Kombes Pol Adi Benny.
Selain pengamanan jalur lalu lintas, Ditlantas Polda Jambi juga telah menyiagakan pos pelayanan di sejumlah gereja yang menggelar ibadah Natal. Penempatan pos tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan ibadah.
“Dalam pengamanan ini, kami juga melibatkan sejumlah stakeholder terkait untuk mendukung kelancaran dan keamanan perayaan Natal,” ujarnya.
Reporter: Juan Ambarita
PERISTIWA
Syaiful Kipli dan Ali Abdullah Pimpin KSPSI AGN Provinsi Jambi, AGN Tekankan Dewan Pengupahan Perjuangkan Kenaikan UMP 2026
Jambi – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN, DPD Provinsi Jambi kembali dipimpin oleh Syaiful Kipli dan Ali Abdulah. Keduanya terpilih secara aklamasi dalam forum Konferda DPD KSPSI Provinsi Jambi yang digelar di Grand Hotel, Minggu 21 Desember 2025.
Ketua DPD KSPSI AGN Provinsi Jambi, Syaiful Kipli menyampaikan rasa terimakasih atas amanah dari para anggota untuk kembali memimpin KSPSI Jambi. Menurutnya, kedepan KSPSI AGN Jambi akan fokus pada pendampingan hak-hak buruh secara masif di seluruh DPC Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi.
“Terimakasih, pada Konferda ini telah terjalan dengan baik sesuai dengan harapan kita. Terimakasih juga pada Presiden KSPSI AGN, pak Andi Gandi Nena Wea yang telah jauh-jauh dari Jakarta ke Jambi untuk memantau Konferda kita sekaligus melantik pengurus baru periode 2025-2030,” ujar Syaiful Kipli, Minggu 21 Desember 2025.
Di depan para anggota, Syaiful Kipli kembali menekankan bahwa kedepan pihaknya bakal berfokus pada konsolidasi internal dan eksternal untuk mengembangkan organisasi demi pemenuhan hak-hak kaum pekerja.
Konferda DPD KSPSI AGN Provinsi Jambi juga turut dihadiri oleh DPD KSPSI AGN Provinsi Sumatera Barat. Presiden KSPSI AGN, Andi Gani Nena Wea, pun langsung melantik secara resmi ke-2 pengurusan KSPSI tingkat Provinsi tersebut.
“Kami berharap organisasi KSPSI bisa profesional, modern dan juga mandiri. Ini harus diikuti oleh teman-teman pengurus daerah,” ujar Andi Gani.
Diainggung soal sikap terkait UMP tahun 2026, Presiden KSPSI tersebut menekankan agar seluruh Dewan Pengupahan mulai dari tingkat nasional hingga ke daerah memaksimalkan perjuangan bagi kenaikan UMP dengan kisaran 6,5 persen hingga 8 persen.
“KSPSI mengintruksikan agar seluruh Dewan Pengupahan di tingkat daerah, nasional untuk maksimal memperjuangkan persentase yang tinggi, atau paling tidak sama dengan tahun 2025,” ujarnya.
Reporter: Juan Ambarita

