DAERAH
Punya Visi Misi Dongkrak Perekonomian di Tengah Pandemi, Emak-Emak Pengusaha di Jambi Dukung Al Haris di Pilgub
detail.id/, Jambi – Emak-emak dari kelompok pengusaha wanita berkarya dan pelaku UMKM Jambi bersatu memberikan dukungan pada Bupati Merangin Al Haris untuk menjadi Gubernur Jambi 2020-2024 mendatang.
Para Emak-emak Jambi ini juga siap memenangkan kepala daerah dua periode itu di Pilgub Jambi nanti.
“Di sini kita sangat senang sekali dengan hati yang iklas untuk mendukung pak Al Haris. Kita juga mengetahui visi misi beliau untuk membangun perekonomian masyarakat Jambi,” kata Ketua Wanita Muda Bekarya Jambi, Oxi Maria Via, Sabtu 19 September 2020.
Dikatakan Maria, sebagai wanita yang juga merupakan para istri mereka begitu ingin membantu perekonomian keluarga.
Apalagi di tengah pandemi Corona, perekonomian menjadi bentuk yang mesti didongkrak oleh pemimpin Jambi nantinya.
Bahkan, di saat ini mereka para pengusaha banyak mengalami kendala baik dari segi perizinan ataupun bentuk surat menyurat lainnya, dengan mengetahui visi misi Al Haris yang membangun perekonomian maka mereka sepakat mendukung Al Haris.
“Dari visi misi yang kami ketahui maka di sini kami optimis jika visi misinya itu dapat membantu perekonomian masyatakat termasuk kami para wanita pengusaha yang di sini juga punya suami ingin membantu perekonomian keluarga maka kami sepakat mendukung Bapak Al Haris,” ujarnya.
Dukungan satu suara untuk menangkan Al Haris di Pilgub Jambi ini dianggap sebagai bentuk kesukaan Emak-emak Jambi dengan sosok Al Haris.
Dengan penuh kesederhanaan dan merupakan sebagai pemimpin muda berpengalaman Al Haris dianggap pantas terpilih menjadi Gubernur Jambi.
“Sosoknya itu yang sangat sederhana, lalu juga santun merupakan hal yang sangat kami sukai. Kami para pelaku UMKM Jambi siap memenangkan Al Haris di Pilgub Jambi ini,” ujar Ketua UMKM kelompok pendukung Al Haris-Abdullah Sani, Dewi.
Sementara, Direktur Media dan Publikasi Al Haris, Musri Nauli mengatakan jika sejauh ini banyak emak-emak bahkan ada dari kaum milenial di Jambi yang mendukung dan memenangkan paslon Al Haris-Abdullah Sani di Pilgub Jambi adalah sifatnya rasional.
Rasional adalah merupakan konsep normatif yang mengacu pada keyakinan seseorang dengan alasan untuk percaya.
Maka dari itu dengan memiliki visi misi yang memajukan perekonomian masyarakat di tengah pandemi corona dinilai itu menjadikan banyak masyarakat menjatuhkan pilihan ke paslon Al Haris – Abdullah Sani
“Memilih itu rasional, pilihan emak-emak dan bahkan pilihan kaum milenial semua adalah rasional,” ujar Nauli.
DAERAH
Luas Tanam Sawah di Merangin Naik 11 Persen, Bupati M. Syukur Pacu Bantuan Alsintan dan Infrastruktur
DETAIL.ID, Merangin – Sektor pertanian di Kabupaten Merangin menunjukkan tren positif yang signifikan.
Bupati Merangin, M. Syukur, mengungkapkan bahwa luas tanam sawah di wilayahnya mengalami kenaikan sebesar 11 persen pada periode 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.
Hal tersebut disampaikan Bupati saat mendampingi Gubernur Jambi, Al Haris, dalam kunjungan kerja di Desa Seling, Kecamatan Tabir pada Jumat, 6 Februari 2026.
Di hadapan Gubernur, M. Syukur menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan petani melalui intervensi sarana produksi dan infrastruktur.
Berdasarkan data yang dipaparkan, pada periode Januari–Desember 2024, luas tanam di Merangin tercatat sebesar 10.539 hektare. Angka ini melonjak menjadi 11.692 hektare pada periode yang sama di tahun 2025.
“Terjadi peningkatan sebesar 1.153 hektare atau sekitar 11 persen. Hal ini mencerminkan komitmen dan kerja keras bersama antara pemerintah daerah, sektor pertanian, dan para petani dalam mendukung ketahanan pangan,” ujar M. Syukur.
Untuk menjaga konsistensi produksi, Pemkab Merangin memfokuskan dukungan pada tiga pilar utama.
Pertama yaitu mendukung pembangunan infrastruktur pengairan melalui pengaturan irigasi terpompa dan rehabilitasi irigasi sekunder untuk memastikan ketersediaan air.
Kedua yaitu meningkatkan bantuan produksi melakukan penyaluran benih unggul untuk padi sawah, padi ladang, hingga jagung.
Ketiga dengan meningkatkan mekanisasi pertanian melalui pemberian bantuan alat mesin pertanian (alsintan) serta program optimalisasi lahan.
Selain itu, Pemkab Merangin tengah mendorong program Intensifikasi Beras Merangin untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk lokal agar berdampak langsung pada ekonomi masyarakat.
Uniknya, tanggung jawab ketahanan pangan di Merangin tidak hanya bertumpu pada kelompok tani.
Dinas Pertanian juga mengelola langsung Balai Benih Utama (BBU) untuk optimalisasi lahan. Saat ini, terdapat 40 hektare lahan jagung yang tersebar di empat lokasi strategis, yakni BBU Margoyoso (27 ha), BBU Dusun Tuo (8 ha), BBU Jangkat (4 ha), dan BBU Sungai Manau (1 ha).
Terkait distribusi, Bupati Syukur menekankan pentingnya akses jalan di kawasan pertanian. Meski menghadapi keterbatasan anggaran, perbaikan jalan tetap menjadi prioritas.
“Walaupun sedikit, bantuan infrastruktur jalan tetap ada. Sebab, meski sawahnya bagus, jika jalannya kurang mendukung, itu akan menjadi penghambat. Kami ingin melihat sawah-sawah di Merangin menguning sebagai simbol kemakmuran,” ucapnya sembari berharap capaian ini dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain dalam menerapkan budidaya padi sawah yang modern, efisien, dan berkelanjutan.
DAERAH
Dukung Ketahanan Pangan dan Lingkungan, Bupati M. Syukur Dampingi Gubernur Al Haris Tanam Padi dan Salurkan Bantuan BiosCF ISFL di Desa Seling
DETAIL.ID, Merangin – Bupati Merangin, M. Syukur bersama Wabup A. Khafidh mendampingi Gubernur Jambi dalam kunjungan kerja di Desa Seling Kecamatan Tabir pada Jumat, 6 Februari 2026..
Dalam kunjungan tersebut, Bupati, Wabup dan Gubernur Melakukan penanaman padi ramah lingkungan di lahan kelompok tani usaha baru.
Selain menanam padi, Gubernur juga menyalurkan bantuan besar-besaran yang bersumber dari program BioCarbon Fund Initiative for Sustainable Forest Landscapes (BioCF ISFL) melalui berbagai dinas terkait.
Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris memberikan apresiasi tinggi kepada masyarakat Desa Seling yang tetap teguh mempertahankan lahan sawah di tengah gempuran ekspansi perkebunan sawit.
“Saya bangga dengan Desa Seling yang tidak mengalihfungsikan lahannya. Godaan harga sawit memang luar biasa, namun secara perhitungan, satu hektar padi sawah sebenarnya sangat menguntungkan, apalagi jika bisa tanam dua hingga tiga kali setahun,” ujar Gubernur.
Ia juga menyoroti potensi pendapatan daerah melalui perdagangan karbon (carbon trade). Jambi merupakan salah satu dari dua provinsi di Indonesia (bersama Kalimantan Timur) yang mendapatkan kucuran dana BioCF ISFL dari Bank Dunia.
“Kita sedang memproses dana carbon stream senilai kurang lebih Rp1,2 triliun. Ini adalah bukti bahwa menjaga hutan dan lingkungan bisa memberikan manfaat ekonomi nyata bagi petani kita,” katanya.
Gubernur juga menyerahkan secara simbolis bantuan Fase Pre-Investment Program BioCF ISFL.
Daftar Penerima Manfaat Fase Pre-Investment Program BioCF ISFL Provinsi Jambi dari DTPHP Provinsi Jambi :
- Bantuan motor roda 3 dan Mesin APPO (Alat Pengolahan Pupuk Organik) pada KT agro mandiri desa muara Madras kecamatan jangkat kab. Merangin;
- Bantuan motor roda 3 dan Mesin APPO (Alat Pengolahan Pupuk Organik) pada KT Sumber makmur desa sungai lalang kec. Lembah Masurai Kab Merangin;
- Bantuan Bibit rumput pakan ternak unggul pada KT Bukit subur desa sido lego kecamatan tabir kab. Merangin;
- Bantuan Knapsack Elektrik dan peningkatan kapasitas petani dalam Pengolahan BioPestisida dan Pupuk Organik Cair pada KT Sinar Harapan 1 desa seling kecamatan tabir kab. Merangin;
- Bantuan Bibit Padi Ramah Lingkungan sebanyak 30 ha pada KT Usaha Baru Desa Seling Kecamatan Tabir Kab. Merangin ;
Daftar Penerima Manfaat Fase Pre-Investment Program BioCF ISFL Provinsi Jambi dari Dinas Perkebunan Provinsi Jambi :
- Sertifikasi ISPO 4 Kelompok :
a. KUD Sumber Rezeki Desa Bukit Harapan Kec Mersam Kab. Batang Hari (1 Sertifikat ISPO) ;
b. Koperasi Karya Usaha Desa Pematang Kabau Kec. Air Hitam Kab. Sarolangun (1 Sertifikat ISPO) ;
c. KUD Jaya Indah Bersama Desa Renah Sungai Ipuh Kec. Limbur Lubuk Mengkuang Kab. Bungo (1 Sertifikat) ;
d. Gapoktan Bayur Indah Desa Pulau Bayur Kec. Pemenang Selatan Kab. Merangin (1 Sertifikat) ; - Kelompok Tani Lembah Mentenang Desa Muara Madras Kec. Jangkat kab. Merangin (Bangunan Nilam dan Alat Nilam) ;
- Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (Kopi Robusta) Desa Sungai Ning, Kec. Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh ;
Daftar Penerima Manfaat Fase Pre-Investment Program BioCF ISFL Provinsi Jambi dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi :
Penyerahan Registrasi Desa Proklim Program BioCF ISFL Provinsi Jambi :
- Desa Manding Angin, Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun (Staus Pratama) ;
- Desa Lubuk Mandarsah, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo (Status Pratama) ;
- Desa Mencolok, Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjab Timur (Status Pratama) ;
- Desa Mendahara Ilir, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjab Timur (Status Pratama) ;
- Desa Suka Maju, Kecamatan Mandi Angin, Kabupaten Sarolangun (Status Pratama) ;
- Desa Jambi Tulo, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi (Status Pratama) ;
- Desa Danau Lamo, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi (Status Pratama) ;
- Desa Bukit Harapan, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari (Status Pratama) ;
- Desa Sridadi, Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batanghari (Status Pratama) ;
- Desa Muara Madras, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin (Status Pratama) ;
Desa Laman Panjang, Kecamatan Batin III Ulu, Kabupaten Bungo (Status Pratama).
Daftar Penerima Manfaat Fase Pre-Investment Program BioCF ISFL Provinsi Jambi dari Dinas Kehutanan Provinsi Jambi :
- Bantuan Sarpras Karhutla Pompa Pemadam dan Pompa Punggung dan Bantuan STUP Lebah Madu, Kelompok Masyarakat Peduli Api (KMPA) Pematang Kulim Desa Pematang Kulim, Kecamatan Pelawan, Kabupaten Sarolangun ;
- Embung Portable 11 UPTD KPHP Operasional Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan Dinas Kehutanan Provinsi Jambi ;
- Bantuan Mesin Operasional MPA Desa Air Batu Kecamatan Renah Pembarap Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan UPTD KPHP Merangin Unit IV, V dan VI ;
- Bantuan Mesin Operasional MPA Desa Muara Pangi Kecamatan Lembah Masurai Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan UPTD KPHP Merangin Unit IV, V dan VI.
Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Merangin dalam memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan petani melalui penguatan infrastruktur serta pemberian bantuan sarana produksi.
Upaya kolektif ini membuahkan hasil signifikan dengan meningkatnya luas tanam. Berdasarkan data terbaru, capaian luas tanam di Kabupaten Merangin menunjukkan tren positif yang menggembirakan.
Pada periode Januari–Desember 2024, luas tanam tercatat sebesar 10.539 hektare. Angka ini melonjak menjadi 11.692 hektare pada periode yang sama di tahun 2025.
“Terjadi peningkatan sebesar 1.153 hektare atau sekitar 11%. Hal ini mencerminkan komitmen dan kerja keras bersama antara pemerintah daerah, sektor pertanian, dan para petani dalam mendukung ketahanan pangan,” ujar Bupati M. Syukur.
Untuk menjaga konsistensi produksi, Pemkab Merangin memfokuskan dukungan pada tiga pilar utama.
Pertama yaitu mendukung pembangunan infrastruktur pengairan melalui pengaturan irigasi terpompa dan rehabilitasi irigasi sekunder untuk memastikan ketersediaan air.
Kedua yaitu meningkatkan bantuan sarana produksi melakukan penyaluran benih unggul untuk padi sawah, padi ladang, hingga jagung.
Ketiga dengan meningkatkan mekanisasi pertanian melalui pemberian bantuan alat mesin pertanian (alsintan) serta program optimalisasi lahan.
Pemkab Merangin juga tengah mendorong program Intensifikasi Beras Merangin. Program ini dirancang untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk lokal, sehingga memberikan dampak ekonomi yang lebih nyata bagi masyarakat.
Uniknya, tanggung jawab ketahanan pangan di Merangin tidak hanya dibebankan kepada kelompok tani.
Melalui Dinas Pertanian, pemerintah daerah mengelola langsung Balai Benih Utama (BBU) untuk optimalisasi lahan.
Saat ini, terdapat 40 hektare lahan jagung yang tersebar di empat lokasi strategis yakni BBU Margoyoso 27 hektare, BBU Dusun Tuo:8 hektare, BBU Jangkat 4 hektare dan BBU Sungai Manau: 1 hektare.
Meski fokus pada lahan, Pemkab Merangin menyadari bahwa infrastruktur jalan memegang peranan krusial dalam distribusi hasil tani. Pemerintah berkomitmen tetap mengucurkan anggaran perbaikan jalan di kawasan pertanian meskipun di tengah keterbatasan.
“Walaupun sedikit, bantuan infrastruktur jalan tetap ada. Sebab, meski sawahnya bagus, jika jalannya kurang mendukung, itu akan menjadi penghambat. Kami ingin melihat sawah-sawah di Merangin menguning sebagai simbol kemakmuran,” tuturnya sembari berharap capaian ini dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain dalam menerapkan budidaya padi sawah yang modern, efisien, dan berkelanjutan.
DAERAH
Shuttle Bus Gratis Bandara Notohadinegoro Jalan Lagi, Pemkab Jember Sambungkan Kota dan Bandara
DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember kembali mengoperasikan shuttle bus gratis dari dan menuju Bandara Notohadinegoro sebagai layanan transportasi publik untuk penumpang pesawat, Kamis, 5 Februari 2026.
Layanan tersebut menghubungkan pusat kota dengan bandara dan mengikuti jadwal penerbangan yang beroperasi di Bandara Notohadinegoro.
Pemerintah daerah menjalankan layanan ini melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Jember untuk memudahkan mobilitas masyarakat tanpa biaya.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Gatot Triyono, menjelaskan shuttle bus gratis tersebut beroperasi menyesuaikan jadwal penerbangan.
“Shuttle bus ini kami operasikan kembali mengikuti jadwal penerbangan yang ada di Bandara Notohadinegoro. Layanan ini gratis dan disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Perhubungan untuk mempermudah masyarakat,” ujar Gatot.
Untuk rute menuju bandara, shuttle bus berangkat dari Terminal Tawangalun, melintasi Stasiun Jember, lalu menuju Bandara Notohadinegoro.
Sementara rute dari bandara menuju kota melewati kawasan Tegal Besar, Alun-alun Jember (Halte Pendopo), Stasiun Jember, dan kembali ke Terminal Tawangalun.
Penumpang yang tinggal di sepanjang lintasan, seperti kawasan Gajah Mada, Sultan Agung, hingga Trunojoyo, dapat turun di titik yang dilalui armada.
Gatot Triyono menyebut, jadwal keberangkatan dari kota menuju bandara pada Senin, Rabu, dan Jumat berlangsung pukul 10.00 WIB.
Sementara pada Selasa dan Kamis, keberangkatan dimulai pukul 11.00 WIB.
Untuk rute dari bandara menuju kota, shuttle bus berangkat menyesuaikan waktu kedatangan pesawat yang umumnya tiba sekitar pukul 14.00 WIB.
“Kami menyiapkan armada dengan kapasitas 25 penumpang. Saat ini, penggunaan dari arah bandara menuju kota memang lebih tinggi karena jadwal kedatangan pesawat lebih pasti,” ucap Gatot.
Data operasional awal 2026 mencatat rata-rata manifest penumpang penerbangan mencapai sekitar 50 orang dari Jakarta dan 24 orang dari Jember.
Dari jumlah tersebut, sekitar 10 hingga 15 penumpang setiap hari rutin memanfaatkan shuttle bus gratis.
Layanan ini juga dirasakan langsung oleh masyarakat.
Warga Kecamatan Jenggawah, Seger Haryono, mengaku terbantu dengan keberadaan shuttle bus gratis tersebut.
“Layanan ini sangat meringankan masyarakat, terutama bagi penumpang yang baru tiba di Jember. Daripada harus mencari jemputan atau transportasi lain, shuttle bus ini jauh lebih praktis dan tidak mengeluarkan biaya,” ujar Seger.
Reporter: Dyah Kusuma


