Connect with us
Advertisement

PENJURU

Benarkah Huawei Bisa Pakai Android Lagi Jika Biden Menang?

Published

on

detail.id/, Washington – Pemilihan presiden atau Pilpres AS 2020 menjadi sorotan dunia. Kini sudah dalam tahap penghitungan suara, dengan Joe Biden berpotensi mengalahkan petahana Donald Trump.

Jika benar Joe Biden menang, apakah akan ada perubahan dalam perang dagang dengan China, misalnya terkait nasib Huawei.

Huawei sebagai raksasa teknologi China memang diserang habis oleh pemerintahan Trump. Dinilai sebagai ancaman keamanan dan melanggar aturan perdagangan, Huawei masuk daftar blacklist.

Perusahaan ini tak boleh memakai versi penuh Android dan dilarang memakai chip yang mengandung teknologi Amerika.

Tak hanya itu, salah satu eksekutif topnya, Meng Wanzhou, ditangkap di Kanada atas perintah AS, dengan tudingan mengakali sanksi perdagangan ke Iran.

Nah, andai Biden terpilih, apakah Huawei akan lebih leluasa, misalnya bebas lagi memakai sistem operasi Android?

Joe Biden memang diprediksi lebih melunak soal perang dagang ataupun teknologi dengan China. Akan tetapi diperkirakan tidak akan ada perubahan yang sangat drastis dari kebijakan pemerintah AS saat ini.

“Kedua negara akan tetap terkunci dalam kompetisi strategis untuk dominasi ekonomi dan teknologi. Itu karena gagasan bahwa kedua negara merupakan kompetitor ketimbang mitra saat ini dipegang dengan kuat baik di Beijing maupun Washington,” kata Agathe Demarais, pengamat dari The Economist Intelligence Unit (EIU) yang dikutip dari South China Morning Post seperti dilihat Jumat 6 November 2020.

“Tidak ada presiden ingin dituding lunak pada China. Kebijakan Trump tidak terorganisir, tapi konsisten untuk memotong hubungan ekonomi dengan China. Kebijakan Biden akan terkoordinasi lebih baik, tapi mengarah ke tujuan yang sama,” cetus James Andrew Lewis, pengamat Centre for Strategic and International Studies (CSIS).

Teknologi rupanya telah menjadi ‘medan perang’ baru, di mana China dan Amerika berlomba dalam kecerdasan buatan, 5G dan Internet of Things. Joe Biden pun dinilai tidak akan langsung melunak walau mungkin akan lebih baik bagi nasib Huawei dibandingkan ketika Trump berkuasa

Prediksi kebijakan Biden

“Jika Biden menang, meski hanya ada sedikit peluang perubahan besar, mungkin ada harapan. Ingat, kebanyakan perusahaan teknologi AS keras melobi untuk Huawei,” tulis Forbes.

“Biden relatif akan mengambil pendekatan lebih halus soal teknologi China. Namun masalah yang sudah ada sejak lama seperti pembajakan dan pencurian properti intelektual tidak akan kemana-mana,” demikian pendapat dari Wedbush Securities.

Huawei sendiri tampaknya tidak berharap terlalu banyak, bahkan jika Biden jadi presiden. Mereka telah berusaha menemukan solusi sendiri, misalnya menjadikan HarmonyOS pengganti yang sepadan buat Android.

“Karena Huawei membantu Android untuk sukses, kenapa tidak membuat sistem kami sendiri berhasil. Masuk akal ada dua sistem di dunia ini. Huawei akan mampu bertahan dan memimpin bahkan di situasi sangat tidak ramah sekalipun,” kata Chairman Huawei, Guo Ping.

Dilarang memakai OS Android dan pembatasan lainnya justru membuat Huawei kreatif walau dalam tekanan besar. Bisa jadi nantinya, malah Android yang akan mendapatkan pesaing kuat dalam HarmonyOS

PENJURU

ASEAN Paragames Thailand, Bayu Raih 5 Medali

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Bangkok – Atlet disabilitas asal Kabupaten Sarolangun, Bayu Putra Yuda, berjaya di ASEAN Paragames Thailand. Atlet tunadaksa binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) ini berhasil menyumbangkan lima medali dari cabang olahraga renang.

Kelima medali tersebut berupa dua emas, dua perak, dan satu perunggu.

Medali perunggu diperoleh hari ini dari nomor 50 meter gaya dada putra SM10.

Sehari sebelumnya dia meraih dua medali perak dari nomor 50 meter gaya kupu-kupu dan 100 meter gaya dada.

Beberapa hari sebelumnya, atlet yang juga menjabat sekretaris NPCI Kabupaten Sarolangun ini meraih dua medali emas di 200 meter gaya bebas dan nomor 200 meter medley.

Kepada media ini, Bayu mengaku sangat sangat bersyukur atas pencapaian prestasinya di ASEAN Paragames Thailand.

“Alhamdulillah, berkat dukungan semua pihak, khususnya istri dan anak saya, prestasi ini bisa saya raih,” ujar Bayu, Minggu, 25 Januari 2026.

Ia berharap atlet disabilitas Jambi lainnya juga bisa berprestasi seperti dirinya.

“Pasti bisa, asal punya kemauan keras, berjuang keras, dan disiplin,” ujarnya.

Rencananya, tambah Bayu, usai ASEAN Paragames Thailand, dirinya akan pulang ke Sarolangun, Jambi. (***)

Continue Reading

PENJURU

ASEAN Paragames Thailand, Bayu Raih Emas Kedua

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Bangkok – Atlet renang binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Bayu Putra Yuda kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang pertandingan olahraga disabilitas tingkat Asia Tenggara, ASEAN Paragames Thailand. Ia meraih medali emas keduanya melalui nomor pertandingan 200 meter individual medley putra S10.

Sehari sebelumnya, Bayu juga mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia di nomor pertandingan 200 meter gaya bebas putra S10.

“Alhamdulillah, berhasil meraih medali emas, ini emas yang kedua,” kata Bayu Putra Yuda kepada ini usai Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand, Bangkok pada Jumat, 23 Januari 2026.

Atlet tuna daksa asal Kabupaten Sarolangun ini mengaku sangat bahagia. Menurutnya, tidak sia-sia dia berlatih keras. Setahun terakhir, Bayu mengikuti program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Solo, Jawa Tengah.

Bayu mengaku masih akan mengikuti tiga nomor pertandingan lagi. Dia berharap di tiga nomor tersisa dirinya kembali mempersembahkan medali untuk kontingen Indonesia.

Ketua NPCI Provinsi Jambi Mhd Yusuf, SE mengaku bangga atas raihan prestasi atletnya. “Dia berlatih keras, tidak meninggalkan program Pelatnas, bahkan ketika di Jambi ada even Pekan Paralimpiade Provinsi atau Peparprov, Bayu tetap di Solo untuk mengikuti Pelatnas. Hasil tidak membohongi usaha dan kerja kerasnya,” ujar Yusuf.

Yusuf berharap pemerintah memberikan penghargaan kepada Bayu. “Dia disabilitas, berprestasi tingkat internasional, sudah sepantasnya pemerintah memberikan penghargaan khusus kepada Bayu, misalnya diangkat menjadi Aparatur Sipil Negeri,” ucapnya. (*)

Continue Reading

PENJURU

Bayu Raih Medali Emas Perdana di ASEAN Paragames Thailand

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Bangkok – Atlet renang asal Kabupaten Sarolangun, Bayu Putra Yuda, berhasil menorehkan prestasi gemilang di ASEAN Paragames Thailand. Dia mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia.

“Alhamdulillah, dapat medali emas. Alhamdulillah,” kata Bayu Putra Yuda, usai pertandingan di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand (SAT), Bangkok pada Kamis, 22 Januari 2026.

Atlet binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Sarolangun ini mempersembahkan medali emas di nomor 200 meter gaya bebas putra S10.

Nomor ini merupakan nomor pertama kali dipertandingkan di ASEAN Paragames. Bayu mencatatkan waktu 2.18.22.

Bayu mengalahkan perenang tuan rumah yang harus puas dengan medali perak. Sementara medali perunggu diperoleh atlet Myanmar.

Catatan waktu yang diperoleh Bayu langsung dicatat sebagai rekor ASEAN Paragames.

Bayu menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensupport perjuangannya.

‘Terutama kepada istri dan anak saya. Terima kasih telah memberikan support hingga di titik ini,” ujarnya. (*)

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs