PENJURU
Kalah Pilpres AS, Donald Trump Jual Helikopter Mewahnya
detail.id/, Jakarta – Selain warna rambutnya yang khas, hal lain yang ikonik dari Donald Trump adalah helikopter pribadinya. Alat angkut udara mewah itu kini dalam status ‘for sale‘, hanya beberapa hari setelah dia dinyatakan kalah dalam Pilpres Amerika Serikat.
Publik di Indonesia mungkin tidak terlalu familiar dengan helikopter tipe Sikorsky S-76 VIP ini. Tapi di Amerika Serikat, helikopter ini sudah sangat identik dengan Trump.
Helikopter tersebut dipakai Donald Trump wara-wiri saat dia melakukan kampanye Pilpres AS tahun 2016. Jauh sebelum itu, helikopter tersebut sudah sering muncul di televisi dalam reality show televisi The Appretice, yang tayang pada 2004 dengan Trump menjadi bintang utamanya. Acara televisi tersebut terhitung sukses saat itu.
Dilansir dari detikOtto, Sikorsky S-76 VIP diproduksi pada 1989. Trump baru memilikinya pada 2010. Helikopter yang sudah menjalani 19.159 penerbangan dengan total 6.259,3 jam terbang ini masuk dalam listing penjualan situs Aero Asset dan Jet Edge Partners.
Tak disebutkan berapa nilai jual helikopter tersebut. Namun pada 2010, CNBC pernah menaksir harganya di kisaran 5-7 juta USD (kisaran Rp 71-99,4 miliar menggunakan kurs hari ini).
Helikopter ini hanya merupakan salah satu kendaraan udara yang dipunya Trump. Masih dikutip dari businessinsider, Trump punya helikopter serupa yang dia simpan di Inggris, dan satu buah helikopter lain di Amerika Serikat.
Selain itu dia juga memiliki sebuah pesawat Boeing 757, serta jet pribadi Cessna Citation X. Kabarnya helikopter tipe ini umum dimiliki pesohor di Amerika Serikat. Termasuk artis, serta miliarder di sana.
Helikopter berkode N76DT (DT kependekan dari Dondald Trump), itu punya desain mewah yang digarap oleh desainer kenamaan Eric Roth. Kabinnya dibuat untuk menampung enam penumpang, termasuk sofa panjang untuk empat orang.
Seluruh jok tersebut dilapisi oleh kulit ecru/almond. Sementara pada sisi tengah terdapan layar yang menunjukkan jalur penerbangan. Layar tersebut berada di dalam sebuah laci yang dibuat dari kayu mahoni Afrika. Sementara di bagian bawah terdapat tempat penyimpanan makanan.
Helikopter ini menggunakan teknologi avionics suite, yang memungkinkan terbang menembus awan pekat.
Makin mewah lagi, helikopter ini memiliki beberapa panel yang terbuat dari emas, yang bisa dilihat pada panel pintu dan kursi.
PENJURU
ASEAN Paragames Thailand, Bayu Raih 5 Medali
DETAIL.ID, Bangkok – Atlet disabilitas asal Kabupaten Sarolangun, Bayu Putra Yuda, berjaya di ASEAN Paragames Thailand. Atlet tunadaksa binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) ini berhasil menyumbangkan lima medali dari cabang olahraga renang.
Kelima medali tersebut berupa dua emas, dua perak, dan satu perunggu.
Medali perunggu diperoleh hari ini dari nomor 50 meter gaya dada putra SM10.
Sehari sebelumnya dia meraih dua medali perak dari nomor 50 meter gaya kupu-kupu dan 100 meter gaya dada.
Beberapa hari sebelumnya, atlet yang juga menjabat sekretaris NPCI Kabupaten Sarolangun ini meraih dua medali emas di 200 meter gaya bebas dan nomor 200 meter medley.
Kepada media ini, Bayu mengaku sangat sangat bersyukur atas pencapaian prestasinya di ASEAN Paragames Thailand.
“Alhamdulillah, berkat dukungan semua pihak, khususnya istri dan anak saya, prestasi ini bisa saya raih,” ujar Bayu, Minggu, 25 Januari 2026.
Ia berharap atlet disabilitas Jambi lainnya juga bisa berprestasi seperti dirinya.
“Pasti bisa, asal punya kemauan keras, berjuang keras, dan disiplin,” ujarnya.
Rencananya, tambah Bayu, usai ASEAN Paragames Thailand, dirinya akan pulang ke Sarolangun, Jambi. (***)
PENJURU
ASEAN Paragames Thailand, Bayu Raih Emas Kedua
DETAIL.ID, Bangkok – Atlet renang binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Bayu Putra Yuda kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang pertandingan olahraga disabilitas tingkat Asia Tenggara, ASEAN Paragames Thailand. Ia meraih medali emas keduanya melalui nomor pertandingan 200 meter individual medley putra S10.
Sehari sebelumnya, Bayu juga mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia di nomor pertandingan 200 meter gaya bebas putra S10.
“Alhamdulillah, berhasil meraih medali emas, ini emas yang kedua,” kata Bayu Putra Yuda kepada ini usai Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand, Bangkok pada Jumat, 23 Januari 2026.
Atlet tuna daksa asal Kabupaten Sarolangun ini mengaku sangat bahagia. Menurutnya, tidak sia-sia dia berlatih keras. Setahun terakhir, Bayu mengikuti program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Solo, Jawa Tengah.
Bayu mengaku masih akan mengikuti tiga nomor pertandingan lagi. Dia berharap di tiga nomor tersisa dirinya kembali mempersembahkan medali untuk kontingen Indonesia.
Ketua NPCI Provinsi Jambi Mhd Yusuf, SE mengaku bangga atas raihan prestasi atletnya. “Dia berlatih keras, tidak meninggalkan program Pelatnas, bahkan ketika di Jambi ada even Pekan Paralimpiade Provinsi atau Peparprov, Bayu tetap di Solo untuk mengikuti Pelatnas. Hasil tidak membohongi usaha dan kerja kerasnya,” ujar Yusuf.
Yusuf berharap pemerintah memberikan penghargaan kepada Bayu. “Dia disabilitas, berprestasi tingkat internasional, sudah sepantasnya pemerintah memberikan penghargaan khusus kepada Bayu, misalnya diangkat menjadi Aparatur Sipil Negeri,” ucapnya. (*)
PENJURU
Bayu Raih Medali Emas Perdana di ASEAN Paragames Thailand
DETAIL.ID, Bangkok – Atlet renang asal Kabupaten Sarolangun, Bayu Putra Yuda, berhasil menorehkan prestasi gemilang di ASEAN Paragames Thailand. Dia mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia.
“Alhamdulillah, dapat medali emas. Alhamdulillah,” kata Bayu Putra Yuda, usai pertandingan di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand (SAT), Bangkok pada Kamis, 22 Januari 2026.
Atlet binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Sarolangun ini mempersembahkan medali emas di nomor 200 meter gaya bebas putra S10.
Nomor ini merupakan nomor pertama kali dipertandingkan di ASEAN Paragames. Bayu mencatatkan waktu 2.18.22.
Bayu mengalahkan perenang tuan rumah yang harus puas dengan medali perak. Sementara medali perunggu diperoleh atlet Myanmar.
Catatan waktu yang diperoleh Bayu langsung dicatat sebagai rekor ASEAN Paragames.
Bayu menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensupport perjuangannya.
‘Terutama kepada istri dan anak saya. Terima kasih telah memberikan support hingga di titik ini,” ujarnya. (*)


