DAERAH
Pelaku Pencuri Tiang Kabel Optik Telkom Diamankan Satreskrim Polres Merangin
DETAIL.ID, Merangin – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Merangin berhasil membongkar tindak pidana pencurian Tiang Telkom kabel optik yang sudah beroperasi sejak tahun 2015 hingga 2019. Pihak berwajib berhasil menangkap 2 orang terduga pelaku.
Ungkap kasus dan penangkapan tersangka disampaikan Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnawawan, S.I.K. melalui Paur Humas Iptu Edih kepada wartawan, Sabtu 6 Maret 2021.
Adapun kedua orang pelaku yang diamankan yaitu berinisial AS (46) pekerjaan tani, alamat Dusun Perentak Talun Desa Perentak Kecamatan Pangkalan Jambu Kabupaten Merangin dan DI (41) pekerjaan Ex Pengawas PT TEKEN PRATAMA, Alamat Dusun Lingkung Kecamatan Batang Merangin Kabupaten Kerinci.
Kronologi kejadian, pada hari Jumat 25 Oktober 2019 sekira jam 15.00 Wib, pelapor bersama Team mengecek tiang PT TELKOM yang dibangun pada tahun 2015 di jalur kabel Fiber Optic Sungai Manau perbatasan dengan Kabupaten Kerinci di Desa Birun Kecamatan Pangkalan Jambu.
[jnews_element_newsticker newsticker_title=”Baca Juga ” newsticker_icon=”empty” enable_autoplay=”true” number_post=”7″ post_offset=”1″]
Ketika dilakukan pengecekan lapangan, ditemukan bahwa sebagian tiang PT TELKOM sudah tidak ada lagi sehingga menyebabkan bentangan kabel menjadi kendur. Setelah dilakukan pencarian ternyata tiang-tiang tersebut di gunakan oleh pelaku AS untuk menyangga Kabel PLN ke arah rumahnya sebanyak 13 ( Tiga belas ) batang.
Penyidikan Polisi
Setelah mendapat laporan selanjutnya anggota kepolisian melakukan penyelidikan dan pada hari Rabu 3 Maret 2021 sekira pukul 16.00 Wib Tim Elang Petarung Sat Reskrim Polres Merangin mendapatkan informasi bahwa pelaku yang melakukan tindak pidana pencurian tiang Telkom di Sungai Manau sedang berada dirumahnya di Dusun Telun, Desa Perentak , Kecamatan Pangkalan Jambu dan melakukan penangkapan.
Ketika pelaku hendak ditangkap oleh petugas, pelaku AS melakukan perlawanan dengan membawa 1 (satu) buah parang dan mengancam anggota Tim Elang Petarung. Dengan kesigapan anggota Tim Elang Petarung akhirnya berhasil melumpuhkan pelaku dan mengamankannya.
Pelaku mengakui bahwa benar telah menggunakan sebanyak 13 batang tiang milik PT TELKOM, namun pelaku hanya mengakui telah mengambil tiang milik PT TELKOM tersebut sebanyak 4 batang di Km 27 Pangkalan Jambu dengan cara mencabutnya saat dilakukan interogasi.
[jnews_element_newsticker newsticker_title=”Baca Juga ” newsticker_icon=”empty” enable_autoplay=”true” number_post=”7″ post_offset=”1″]
Sedangkan sisanya sebanyak 9 batang, pelaku mengaku membeli dari tersangka DI yang pada saat itu bekerja sebagai pengawas PT TEKEN PRATAMA (mitra PT TELKOM untuk memasang jaringan) dengan harga Rp 5.000.000,- (lima juta rupiah).
Usai didapat keterangan dari tersangka AS selanjutnya pada hari Sabtu 6 Maret 2021 sekira pukul 06.00 Wib di Batang Merangin Kabupaten Kerinci, Tim Elang Petarung Sat Reskrim mengamankan DI yang diduga merupakan penjual tiang TELKOM sebanyak 9 batang kepada AS.
Saat dikakukan interograsi kepada tersangka DI didapat keterangan bahwa tersangka DI selesai melakukan pengawasan pekerjaan pemasangan tiang TELKOM oleh PT TEKEN PRATAMA, telah menjual 9 (sembilan) batang tiang milik PT TELKOM kepada tersangka AS yang diakui bahwa tiang tersebut merupakan sisa dari pekerjaan PT TELKOM yang tidak dipergunakan.
Barang Bukti
Barang bukti yang diamankan yaitu Kabel Optic dengan Panjang 200 M2, 13 ( Tiga belas ) batang tiang berbahan Besi Baja ringan dengan panjang 9 Meter. ( Barang Bukti ditemukan di rumah pelaku AS dan masih berada dirumah pelaku dalam kondisi terpasang untuk penyangga kabel PLN rumahnya).
“Pelaku diamankan di Polres Merangin untuk pemeriksaan lebih lanjut dan dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan,”jelas Iptu Edih.
Kasat Reskrim Polres Merangin AKP Firdon Marpaung, SH saat dimintai tanggapan atas penangkapan tersangka pencurian tiang Telkom kabel optic menjelaskan bahwa tersangka merupakan Target Operasi (TO) yang selama ini dicari.
“Berkat kerja keras Tim, akhirnya tersangka bisa kita amankan dengan baik meskipun melakukan perlawanan menggunakan parang. Barang yang dicuri merupakan aset milik negara sangat vital karena berhubungan dengan sarana telekomunikasi. Untuk Barang bukti pembongkarannya menunggu koordinasi dari pihak Telkom,”jelasnya.
[jnews_element_newsticker newsticker_title=”Baca Juga ” newsticker_icon=”empty” enable_autoplay=”true” number_post=”7″ post_offset=”1″]
DAERAH
Kementerian ATR/BPN Raih Juara II Invitasi Bulu Tangkis Kementan, Ukir Prestasi dan Jalin Silaturahmi
Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) meraih juara II dalam Invitasi Bulu Tangkis yang digelar Kementerian Pertanian (Kementan) mulai 29 Oktober lalu. Setelah berhasil menaklukan tim lawan hingga masuk ke partai final, Kementerian ATR/BPN harus mengakui keunggulan tim tuan rumah yang keluar sebagai juara I setelah menang 3-1 dalam kompetisi lintas institusi ini.
“Alhamdulillah, Kementerian ATR/BPN ikut berpartisipasi di turnamennya Kementan dan bisa meraih juara II. Yang jelas, ini bukan hanya berkompetisi, tapi jadi wadah silaturahmi kita dengan teman-teman dari instansi lain dan tentunya wadah silaturahmi bagi karyawan ATR/BPN dari berbagai daerah,” ujar Ketua Kontingen Persatuan Bulu Tangkis (PB) ATR/BPN yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Kalimantan Timur, Shamy Ardian, usai pertandingan final, di Gedung Bulu Tangkis Marinir Cilandak, Jakarta, Minggu, 1 November 2026.
Kementan dan Kementerian ATR/BPN menjadi Juara I dan II, sedangkan juara III dalam kompetisi bulu tangkis ini diraih oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan disusul Kementerian Hukum yang menempati posisi ke-IV. Final yang berlangsung dalam 3 set permainan ini menutup rangkaian kompetisi yang diikuti oleh tim dari kementerian, lembaga, dan institusi pendidikan.
Menurut Shamy Ardian, kemenangan tim Kementan menjadi motivasi sekaligus bahan evaluasi bagi tim ATR/BPN untuk terus melatih kemampuan diri. “Tentunya ini menjadi penyemangat kita untuk bisa lebih meningkatkan lagi kualitas permainan badminton di ATR/BPN. Supaya ke depan semakin banyak tenaga dari daerah yang bisa kita ajak bermain bersama untuk mengikuti turnamen-turnamen selanjutnya,” katanya.
Invitasi Bulu Tangkis yang berlangsung selama empat hari ini diikuti oleh 11 kementerian/lembaga serta institusi pendidikan. Selain Kementan, Kementerian ATR/BPN, KKP, dan Kementerian Hukum, tim peserta berasal dari Badan Pusat Statistik, Badan Pemeriksa Keuangan, Badan Pangan Nasional, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Koordinator Bidang Pangan, serta IPB University.
Kementerian ATR/BPN sendiri menurunkan total 15 pemain yang terdiri dari sembilan pemain inti dan enam pemain cadangan. Ketua PB ATR/BPN, Bagas Agung Wibowo, melaporkan bahwa kontingen ATR/BPN berlaga di lima kategori beregu campuran, yaitu ganda putra total usia 100 tahun (minimal 50 tahun per pemain), ganda putri total usia 80 tahun, tunggal putra usia bebas, ganda putra total usia 95 tahun (minimal 45 tahun per pemain), dan ganda putra usia bebas.
Capaian runner-up dalam invitasi ini menjadi hal positif bagi Kementerian ATR/BPN. Bukan sekadar mengejar podium, partisipasi ATR/BPN dalam kompetisi ini menjadi momen untuk memperkuat kekompakan, menjunjung tinggi sportivitas, sekaligus mempererat silaturahmi lintas instansi maupun antarpegawai ATR/BPN di daerah melalui olahraga bulu tangkis. (*)
DAERAH
Kafilah Merangin Datang Bersatu, Membawa Syiar, Membawa Menang
DETAIL.ID, Jambi — Perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) Tingkat Provinsi Jambi ke-55 resmi dibuka dengan meriah di Halaman Kantor Wali Kota Jambi, Minggu, 1 November 2026 malam.
Ajang yang berlangsung dari tanggal 30 Oktober hingga 8 November 2026 ini diikuti oleh 629 kafilah dari 11 kabupaten/kota se-Provinsi Jambi.
Kemeriahan acara pembukaan langsung terlihat pada sesi defile kontingen. Bertindak sebagai tuan rumah, Kota Jambi membuka barisan defile dengan penampilan unik pasukan berkuda yang sukses menyemarakkan suasana dan menarik perhatian ribuan pasang mata.
Tepat di belakang barisan pembuka, kontingen dari Kabupaten Merangin tampil sebagai kontingen pertama yang berjalan di hadapan podium kehormatan.
Semangat juang dan kekompakan kontingen langsung terpancar saat mereka membawakan pantun khas yang membahana:
“Ke Geopark Merangin Melihat Batu, Sungai Batanghari airnya tenang,
Kafilah Merangin datang bersatu, membawa syiar, membawa menang.”
Kehadiran kafilah Merangin di arena pembukaan disaksikan langsung oleh Bupati Merangin M. Syukur beserta istri Ny. Lavita Syukur, dan Wakil Bupati A. Khafidh beserta istri Ny. Emi Khafidh.
Dari atas podium kehormatan, para pimpinan daerah ini tampak antusias melambaikan tangan, melemparkan senyum, serta memberikan dukungan moral bagi para kafilah Merangin.
Usai acara, Bupati M. Syukur, menunjukkan rasa keyakinan yang tinggi terhadap prestasi kontingen Merangin tahun 2026 ini. Ia menargetkan agar kafilah Merangin dapat menembus jajaran tiga besar.
“Tahun 2024 kita berada di peringkat 10, tahun 2025 naik ke peringkat 8, dan untuk tahun 2026 ini target kita minimal 3 besar. Itu harapan kita bersama dan semoga saja terwujud,” ujar Bupati M. Syukur penuh optimisme.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran jajaran pemerintah Kabupaten Merangin secara langsung di lokasi acara adalah untuk memberikan dukungan moril agar para peserta tampil lebih percaya diri.
“Kami hadir untuk memberikan dukungan dan semangat kepada para kafilah agar lebih percaya diri sehingga bisa mengerahkan kemampuan secara maksimal dalam perlombaan,” ucapnya.
Dengan kekuatan 62 kafilah terbaik yang dikirimkan usai mengikuti tiga kali Training Center (TC), Kabupaten Merangin siap mengikuti perlombaan untuk mengharumkan nama daerah dan mewujudkan target besar di ajang MTQH Provinsi Jambi tahun 2026. (*)
DAERAH
Kepakan Sayap LSN Jangkau Kalimantan dan Belasan Daerah Jawa Timur
DETAIL.ID, Jember – Gerakan Laskar Sholawat Nusantara (LSN) kian masif memperluas jangkauan organisasinya hingga melintasi batas pulau.
Tak sekadar memperkuat barisan di tingkat daerah, penataan struktur keorganisasian kini merambah belasan kabupaten dan kota di Jawa Timur hingga menembus Kalimantan.
Pengukuhan pengurusan yang telah mengantongi SK meliputi daerah Lumajang, Banyuwangi, Bondowoso, Surabaya, Gresik, Bangkalan, Pamekasan, Sumenep, Sampang, Probolinggo, Pasuruan, hingga Kabupaten Malang.
Sementara di Pulau Kalimantan, pembentukan struktur resmi berdiri di Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Banjarmasin.
Sekretaris Panitia Milad ke-7 LSN Jember, M Khoiron Kisan, menyampaikan bahwa langkah perluasan wilayah ini merupakan fondasi utama pergerakan lembaga ke depan.
“Itu yang menjadi komitmen presiden LSN maupun kami si kepengurusan,” tegas Khoiron dalam konferensi pers di Dira Cafe, Minggu, 1 November 2026 malam.
Ia memaparkan, pelebaran sayap ini dilakukan untuk membumikan motto keagamaan sekaligus menguatkan peran di ranah publik dan tata pemerintahan.
Penataan tersebut akan dikukuhkan secara serentak dalam gelaran Apel Sholawat Akbar sekaligus memperingati Milad ke-7 LSN pada Minggu, 8 November 2026 mendatang, yang melibatkan pengurus dari tingkat pusat, 31 kecamatan di Jember, hingga tingkat desa.
Momen tersebut juga ditandai dengan pergantian struktur kepemimpinan, di mana posisi Ketua DPP LSN diserahterimakan dari Ustaz Abdul Adim kepada Hermin, serta posisi Ketua DPC Jember berpindah dari Abdullah Waid kepada Kamiluddin.
Ketua Panitia Milad ke-7 LSN Jember, Agus Nur Yasin, menilai ekspansi masif ini sejalan dengan spirit dasar pendirian organisasi untuk memberi dampak positif nyata bagi khalayak luas.
“Kita berharap dapat memberikan kemanfaatan pada masyarakat,” ujar Agus.
Menurutnya, kiprah LSN yang terus berkembang luas dibuktikan lewat pelbagai saluran, termasuk kiprah di panggung politik yang berhasil mengantarkan Gus Fawait menduduki kursi kepemimpinan daerah.
“LSN membuktikan kemanfaatannya dengan syiar sholawat dan berbagai jalur, salah satunya jalur politik. Hari ini kita membuktikan Gus Fawait mulai di Jawa Timur (DPRD) hingga menjadi Bupati Jember, senyampang bisa memberikan kemanfaatan,” tuturnya.



