DAERAH
Bupati Tanjungjabung Barat Kedatangan Tamu Penting di Hari Minggu
detail.id/, Kualatungkal – Pada hari libur, Minggu, 7 Maret 2021, Bupati Tanjungjabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag justru menerima tamu istimewa dari Jambi. Tamu istimewa itu adalah Dr. Hari Nur Cahaya Murni, M.Si, Penjabat Gubernur Jambi saat ini.
Kedatangan Pj Gubernur Jambi dan rombongan itu, disambut dengan Tari Sekapur Sirih setiba di rumah dinasnya di Jalan Sriwijaya Kualatungkal.
Pertemuan yang dilangsungkan di aula rumah dinas itu, selain dihadiri rombongan pejabat dari Provinsi Jambi, dihadiri pula oleh Kapolres Tanjab Barat, AKBP Guntur Saputro, S. IK, M Hum, Dandim 0419/Tanjung Jabung, Letkol Erwan Susanto, Kepala Pengadilan Negeri, Agama, Sekda, Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat serta para Kepala Dinas dan Toga, Todat serta undangan lain.
[jnews_element_newsticker newsticker_title=”Baca Juga ” newsticker_icon=”empty” enable_autoplay=”true” number_post=”7″ post_offset=”1″]
Dalam sambutannya Bupati Anwar Sadat tak lupa mengucapkan selamat datang kepada Pj Gubernur Jambi dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Tanjungjabung Barat.
Di hadapan Pj Gubernur, Bupati Anwar Sadat menyebutkan bahwa, Tanjungjabung Barat merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jambi yang berada di pesisir paling timur dengan berbatas dengan Segitiga pertumbuhan Sijori (Singapura, Johor, Riau) dan Sibajo (Singapura, Batam, Johor), dengan luas wilayah 5.009,82 kilometer persegi dibagi 13 kecamatan dan 134 desa/kelurahan dengan jumlah penduduk 304.899 jiwa.
Di kesempatan ini, Bupati Anwar Sadat sempat “curhat”, kalau Kabupaten Tanjungjabung Barat, merupakan kabupaten yang sangat ‘sedikit sekali’ mendapat kucuran dana, dibandingkan dengan kabupaten lain di Provinsi Jambi ini. Untuk itu, ia berharap banyak pada Pj Gubernur yang juga berdarah Banjar ini.
“Waktu saya jadi Anggota DPRD Provinsi Jambi, APBD Kabupaten Tanjungjabung Barat itu setiap tahunnya Rp1,2 triliun saja. Sedangkan fasilitas yang akan dibangun sangat banyak. Daerah kami memiliki struktur tanah yang agak spesial yaitu “tanah gambut”. Maka dari itu, kami sangat berharap peranan Pemerintah Provinsi Jambi dapat memperhatikan daerah ini di semua lini baik infrastruktur maupun pendidikan, kesehatan dan UMKM-nya,” ujar Bupati Anwar Sadat.
Ia menjelaskan, dalam tahap penyusunan RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) tahun 2022, Musrenbang RKPD akan dilakukan pada minggu keempat Maret ini dengan menggunakan SIPD (Sistem Informasi Pemerintahan Daerah) seperti dimiliki Kementerian Dalam Negeri.
[jnews_element_newsticker newsticker_title=”Baca Juga ” newsticker_icon=”empty” enable_autoplay=”true” number_post=”7″ post_offset=”1″]
RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) periode terakhir di dalam RPJP Tanjungjabung Barat, sesuai dengan Visi menuju Kabupaten Tanjungjabung Barat “Berkah” (berkualitas, ekonomi maju, religius, kompetitif, aman dan harmonis.
Menurutnya, terkait dengan rasio elektrifikasi di Tanjungjabung Barat sebesar 87,58 persen terdapat 19 desa yang terdiri dari 8.326 KK yang belum menikmati aliran listrik. Ada salah satu kecamatan yang masih tertinggal yakni Kecamatan Seberang Kota. Sampai saat ini belum pernah menikmati listrik, bahkan SMA pun belum ada.
“Melalui kunjungan Ibu Pj Gubernur ini kami sangat berharap dan bermohon dukungan, agar dapat mewujudkan harapan masyarakat di Seberang Kota yaitu dengan mendorong Kementerian ESDM RI,” katanya berharap.
Menanggapi harapan dan permohonan Bupati Tanjungjabung Barat, Pj Gubernur Jambi Dr. Hari Nurcahya Murni, M.Si mengatakan bahwa terkait APBD Kabupaten Tanjungjabung Barat yang berjumlah Rp1,125 triliun untuk tahun 2021 terdapat refocusing sesuai dengan amanat Presiden.
“Untuk mendorong konsentrasi APBD itu, laksanakanlah pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tanjungjabung Barat dengan baik dan utamakan kemajuan serta kembangkan sektor UMKM,” katanya.
Ia berkata salah satu pendukung majunya UMKM ada di pundak istri Bupati sebagai Ketua Dekranasda di kabupaten. “Untuk itu, Ibu Bupati bicarakanlah ini dengan Bapak Bupati di dalam kamar sambil tidur,” ujarnya sambil bergurau.
[jnews_element_newsticker newsticker_title=”Baca Juga ” newsticker_icon=”empty” enable_autoplay=”true” number_post=”7″ post_offset=”1″]
Dalam kunker ini, Pj Gubernur memberikan juga bantuan berupa MPASI kepada istri Bupati selaku Ketua TP PKK Kabupaten. MPASI ini diperuntukkan bagi warga masyarakat yang kurang mampu dan kurang gizi di Tanjungjabung Barat.
DAERAH
Bakti Sosial RSUD Grati Pasuruan Hadirkan Skrining Kanker Payudara 3D dengan Teknologi ABUS
DETAIL.ID, Pasuruan – Kanker payudara kini bisa dideteksi menggunakan teknologi 3D ABUS (Automated Breast Ultra Sound). Hal itu terlihat dalam Bakti Sosial yang digelar di Rumah Sakit Daerah Umum (RSUD) Grati Kabupaten Pasuruan.
Rumah Sakit (RSUD) Grati melaksanakan Bakti Sosial (Baksos) pada Kamis, 10 September 2026. Total ada 75 pasien yang telah terdaftar sebagai peserta baksos yang dimulai sejak 2-12 September 2026.
Direktur RSUD Grati, dr Dian Arie Setiawati mengatakan total sudah ada 25 pasien yang telah mengikuti deteksi dini kanker payudara dengan menggunakan ABUS. Sedangkan sisanya dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah disepakati.
“Kalau dengan hari ini baru 25 pasien yang sudah mengikuti deteksi dini kanker payudara dengan menggunakan ABUS, dan semuanya berjalan dengan lancar,” katanya.
Dijelaskan Dian, kegiatan deteksi dini dilakukan di ruang pemeriksaan yang telah disiapkan. Dimana penggunaan ABUS memiliki banyak keunggulan, di antaranya tanpa radiasi lantaran menggunakan gelombang ultrasound.
Selain itu, penggunaan teknologi ABUS dapat mendeteksi kanker dengan peningkatan 35.7% dibanding hanya dengan mammografi serta waktu pemeriksaan singkat dan memberikan rasa nyaman kepada pasien.
“Enggak sakit pokoknya. ABUS adalah teknologi ultrasound pertama dari GE untuk skrining payudara perempuan yang telah disetujui oleh FDA, itu Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat,” ujarnya.
Dengan digelarnya deteksi dini kanker payudara, Dian mengimbau masyarakat untuk lebih aware pada kondisi kesehatannya, khususnya para perempuan yang lebih rentan terkena penyakit.
“Imbauannya, masyarakat harus lebih menyayangi dirinya. Seperti skrining kanker payudara ini, kalau ditemukan di fase dini maka mempermudah diintevensi dan keberhasilan dari terapi lebih bagus,” ucapnya.
Sementara itu, adanya baksos deteksi dini kanker payudara yang digelar RSUD Grati sangat membantu banyak pasien. Salah satunya Dewi dari Kecamatan Grati.
Ia mengaku sengaja mendaftar untuk memastikan kondisi kesehatannya baik-baik saja. “Harusnya awal tahun kemarin, tapi mumpung ini gratis, jadi saya langsung daftar, dan alhamdulillah baik-baik saja,” ujarnya.
Reporter: Tina
DAERAH
Didukung Kolaborasi Lintas Sektor, Penetapan LP2B Nasional Capai 87,52%
DETAIL.ID, Jakarta – Penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) secara nasional telah mencapai 87,52%. Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) terkait Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD) yang berlangsung di Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan pada Senin, 7 September 2026, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyatakan bahwa angka tersebut sudah melampaui target penetapan LP2B untuk 2029.
“Setelah kita kerja delapan bulan dengan Kemendagri, BPS, dan semuanya di bawah bimbingan Kemenko Pangan, alhamdulillah secara nasional agregat 87,52%. Jadi, pekerjaan yang harusnya selesai tahun 2029 bisa kita selesaikan tahun 2026,” ujar Menteri Nusron.
Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN Tahun 2025-2029 dan Perpres Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, pemerintah menargetkan penetapan LP2B secara bertahap hingga minimal 87% pada 2029. Target penetapannya direncanakan bertahap, yaitu 78% pada 2026, 81% pada 2027, dan 84% pada 2028.
Menteri Nusron mengungkapkan, capaian tersebut meningkat signifikan dibanding kondisi di awal tahun ini. Pada Januari 2026, penetapan LP2B berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi baru mencapai sekitar 68%, sedangkan capaian nasional berdasarkan RTRW Kabupaten/Kota yang telah memasukkan LP2B baru 41,72%.
Untuk mempercepat penetapan LP2B, Kementerian ATR/BPN melakukan penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. Untuk daerah yang belum mampu memenuhi target secara mandiri, penghitungan capaian dilakukan secara agregat pada tingkat provinsi sehingga penetapan LP2B bisa tetap memenuhi target nasional. Upaya tersebut turut diperkuat melalui kerja sama, salah satunya diwujudkan lewat Surat Edaran Bersama dengan Kementerian Dalam Negeri.
“Ini semua yang kami lakukan untuk menopang ketahanan pangan, swasembada pangan. Karena, swasembada pangan tidak mungkin bisa terjadi tanpa adanya lahan dan air,” tutur Menteri Nusron.
Meski secara nasional telah mencapai 87,52%, saat ini masih ada tujuh provinsi yang capaian penetapan LP2B-nya berada di bawah 87%. Ketujuh provinsi itu antara lain Riau, Jambi, Banten, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Papua. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memberikan waktu kepada daerah tersebut untuk meningkatkan capaiannya dengan tetap mempertahankan angka yang telah ditetapkan sebagai batas minimal.
“Kabar bagus yang dilakukan Menteri ATR/Kepala BPN, LP2B sudah 87% secara nasional. Untuk yang tujuh provinsi (belum sampai batas minimal), kita kasih waktu saja untuk keterlambatan ini untuk bisa lebih, kasih waktu. Tidak boleh kurang dari itu (angka sebelumnya) karena secara nasional sudah memenuhi 87%,” kata Menko Pangan.
Rakor ini turut dihadiri oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman; Wakil Menteri Lingkungan Hidup; serta perwakilan kementerian/lembaga terkait. Menteri Nusron hadir dengan didampingi Direktur Jenderal (Dirjen) Tata Ruang, Suyus Windayana; Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR), Lampri, serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian ATR/BPN. (*)
DAERAH
Bupati H M Syukur: Empat RT di Empang Benao akan Terang
DETAIL.ID, Merangin – Setelah warga Dusun Rantau Palimbang Desa Rantau Limau Manis, Kecamatan Tabir Ilir yang segera menikmati aliran listrik, sekarang giliran rumah-rumah warga di empat Rukun Tetangga (RT) di Desa Empang Benao akan terang.
Kabar gembira untuk sekitar 200 orang Kepala Keluarga (KK) di RT 08, RT 10. RT 07 dan RT 11 itu, sebagaimana dikatakan Bupati H M Syukur menyusul telah datangnya truk pengangkut tiang PLN di Desa Empang Benao, Selasa malam, 8 September 2026.
“Alhamdulillah tiang-tiang PLN itu sudah tiba di Desa Empang Benao, semoga ini berkah karena rumah-rumah warga akan segera terang benderan dialiri listrik PLN,” ujar Bupati Merangin H M Syukur di rumah dinasnya, Selasa malam, 8 September 2026.
Kedatangan material jaringan listrik tersebut, disambut baik masyarakat setempat. Camat Pamenang, Pargito bersama Kepala Desa Empang Benao, M Yusuf menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati H M Syukur.
“Saya bersama Pak Kades mewakili warga di empat RT itu, sangat berterimakasih kepada Pak Bupati atas perjuangannya menerangkan empat RT yang memang belum tersentuh aliran listrik PLN,” ujar Pargito dibenarkan M Yusuf.
Nanti lanjut Camat Pamenang, pemasangan tiang listrik PLN itu, akan dimulai dari kawasan Pemakaman Umum (TPU) warga Desa Empang Benao menuju lapangan bola desa tersebut.
Mengingat tiang-tiang PLN itu sudah datang, masyarakat berharap proses pemasangan jaringan PLN dapat segera dilakukan, sehingga rumah-rumah warga di empat RT tersebut, dalam waktu dekat akan terang benderang. (*)



