Connect with us
Advertisement

PENJURU

Rekor Man City Buyar di Derby Manchester

Published

on

DETAIL.ID, Manchester – Manchester City akhirnya harus rela Rekor fenomenalnya buyar dalam derby manchester. Manchester United yang memenangi laga tersebut dengan skor 2-0 dalam laga pekan ke-27 Liga Inggris 2020/2021 di markas City, Etihad Stadium, Senin 8 Maret 2021 dini hari WIB.

Hasil tersebut pun memelihara asa Manchester United dalam perburuan gelar juara Liga Inggris musim ini, membawa tim besutan Ole Gunnar Solskjaer kembali ke posisi kedua klasemen dengan koleksi 54 poin dari 28 laga, atau 11 poin persis di bawah City yang menduduki posisi puncak.

Di Etihad Stadium, pertandingan dimulai dengan permainan terburuk yang pernah dimainkan City, ketika striker Gabriel Jesus yang membantu pertahanan timnya malah ceroboh menjegal Manchester United, Anthony Martial di dalam area terlarang.

Kesempatan tersebut dimanfaatkan secara sempurna oleh Bruno Fernandes yang mengeksekusi penalti dan kendati kiper Ederson Moraes bisa menebak arah tendangan, laju bola tak terhenti ke dalam gawang City.

City berusaha bangkit segera memberi balasan, tetapi tembakan Riyad Mahrez masih mudah diamankan kiper Manchester United, Dean Henderson yang kali ini jadi starter menggantikan David de Gea.

Pada menit ke-23, Raheem Sterling menjatuhkan diri di bawah tekanan Fred di dalam kotak penalti MU, tetapi wasit Anthony Taylor mengabaikan klaim penalti dan menyuruh penyerang sayap Timnas Inggris itu lekas bangkit berdiri.

Keunggulan Manchester United tetap bertahan hingga turun minum, dan City hampir membalas selepas restart pada menit ke-48 andai saja tembakan Rodri Hernandez tidak membentur mistar gawang. Dua menit setelahnya, justru Manchester United yang berhasil menggandakan keunggulan mereka, saat Shaw membantu serangan dan menyelesaikan umpan Marcus Rashford untuk menaklukkan Ederson.

Pada menit ke-68, Martial membuang sia-sia kesempatan bagus situasi satu lawan satu dengan Ederson, sebagaimana tembakannya mengarah tepat ke kiper asal Brasil itu sebelum John Stones menyapu bola muntah. Sebaliknya, Sterling gagal menyelesaikan umpan silang matang kiriman Kyle Walker, ketika tendangannya malah menyapu angin di muka gawang pada menit ke-79.

Manchester United tetap menjaga keunggulan mereka dan pada menit keenam injury time, Henderson melakukan penyelamatan gemilang atas tembakan Mahrez demi memastikan timnya bukan hanya menang, tetapi juga membukukan clean sheet, bebas dari kebobolan.

PENJURU

ASEAN Paragames Thailand, Bayu Raih 5 Medali

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Bangkok – Atlet disabilitas asal Kabupaten Sarolangun, Bayu Putra Yuda, berjaya di ASEAN Paragames Thailand. Atlet tunadaksa binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) ini berhasil menyumbangkan lima medali dari cabang olahraga renang.

Kelima medali tersebut berupa dua emas, dua perak, dan satu perunggu.

Medali perunggu diperoleh hari ini dari nomor 50 meter gaya dada putra SM10.

Sehari sebelumnya dia meraih dua medali perak dari nomor 50 meter gaya kupu-kupu dan 100 meter gaya dada.

Beberapa hari sebelumnya, atlet yang juga menjabat sekretaris NPCI Kabupaten Sarolangun ini meraih dua medali emas di 200 meter gaya bebas dan nomor 200 meter medley.

Kepada media ini, Bayu mengaku sangat sangat bersyukur atas pencapaian prestasinya di ASEAN Paragames Thailand.

“Alhamdulillah, berkat dukungan semua pihak, khususnya istri dan anak saya, prestasi ini bisa saya raih,” ujar Bayu, Minggu, 25 Januari 2026.

Ia berharap atlet disabilitas Jambi lainnya juga bisa berprestasi seperti dirinya.

“Pasti bisa, asal punya kemauan keras, berjuang keras, dan disiplin,” ujarnya.

Rencananya, tambah Bayu, usai ASEAN Paragames Thailand, dirinya akan pulang ke Sarolangun, Jambi. (***)

Continue Reading

PENJURU

ASEAN Paragames Thailand, Bayu Raih Emas Kedua

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Bangkok – Atlet renang binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Bayu Putra Yuda kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang pertandingan olahraga disabilitas tingkat Asia Tenggara, ASEAN Paragames Thailand. Ia meraih medali emas keduanya melalui nomor pertandingan 200 meter individual medley putra S10.

Sehari sebelumnya, Bayu juga mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia di nomor pertandingan 200 meter gaya bebas putra S10.

“Alhamdulillah, berhasil meraih medali emas, ini emas yang kedua,” kata Bayu Putra Yuda kepada ini usai Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand, Bangkok pada Jumat, 23 Januari 2026.

Atlet tuna daksa asal Kabupaten Sarolangun ini mengaku sangat bahagia. Menurutnya, tidak sia-sia dia berlatih keras. Setahun terakhir, Bayu mengikuti program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Solo, Jawa Tengah.

Bayu mengaku masih akan mengikuti tiga nomor pertandingan lagi. Dia berharap di tiga nomor tersisa dirinya kembali mempersembahkan medali untuk kontingen Indonesia.

Ketua NPCI Provinsi Jambi Mhd Yusuf, SE mengaku bangga atas raihan prestasi atletnya. “Dia berlatih keras, tidak meninggalkan program Pelatnas, bahkan ketika di Jambi ada even Pekan Paralimpiade Provinsi atau Peparprov, Bayu tetap di Solo untuk mengikuti Pelatnas. Hasil tidak membohongi usaha dan kerja kerasnya,” ujar Yusuf.

Yusuf berharap pemerintah memberikan penghargaan kepada Bayu. “Dia disabilitas, berprestasi tingkat internasional, sudah sepantasnya pemerintah memberikan penghargaan khusus kepada Bayu, misalnya diangkat menjadi Aparatur Sipil Negeri,” ucapnya. (*)

Continue Reading

PENJURU

Bayu Raih Medali Emas Perdana di ASEAN Paragames Thailand

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Bangkok – Atlet renang asal Kabupaten Sarolangun, Bayu Putra Yuda, berhasil menorehkan prestasi gemilang di ASEAN Paragames Thailand. Dia mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia.

“Alhamdulillah, dapat medali emas. Alhamdulillah,” kata Bayu Putra Yuda, usai pertandingan di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand (SAT), Bangkok pada Kamis, 22 Januari 2026.

Atlet binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Sarolangun ini mempersembahkan medali emas di nomor 200 meter gaya bebas putra S10.

Nomor ini merupakan nomor pertama kali dipertandingkan di ASEAN Paragames. Bayu mencatatkan waktu 2.18.22.

Bayu mengalahkan perenang tuan rumah yang harus puas dengan medali perak. Sementara medali perunggu diperoleh atlet Myanmar.

Catatan waktu yang diperoleh Bayu langsung dicatat sebagai rekor ASEAN Paragames.

Bayu menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensupport perjuangannya.

‘Terutama kepada istri dan anak saya. Terima kasih telah memberikan support hingga di titik ini,” ujarnya. (*)

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs