ADVERTORIAL
Percepat Pembangunan Jambi, Gubernur Al Haris Bahas Ujung Jabung dan Jalur Kereta ke Menhub
detail.id/, Jambi – Gubernur Jambi Al Haris, Rabu 15 September 2021 bersama Anggota DPR RI Komisi V H Bakrie dan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Vahrial Adhi, melakukan kunjungan ke Kementrian Perhubungan RI. Kunjungan itu langsung diterima oleh Menteri Perhubungan RI Ir Budi Karya Sumadi.
Dalam pertemuan tersebut, Al Haris menyampaikan beberapa langkah strategis dalam percepatan pembangunan infrastruktur perhubungan dan sarana pendukung di Provinsi Jambi.
Percepatan pembangunan ini didorong untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat Jambi dengan adanya kemudahan akses transportasi darat, udara dan laut.
[jnews_element_newsticker newsticker_title=”Baca Juga ” newsticker_icon=”empty” enable_autoplay=”true” number_post=”7″ post_offset=”1″]
Terkait peningkatan status pelabuhan, Al Haris meminta kepada Menhub agar pelabuhan Ujung Jabung yang sekarang statusnya pelabuhan pengumpul ditingkatkan menjadi pelabuhan utama.
“Pelabuhan Ujung Jabung kita minta kepada bapak Menteri agar statusnya ditingkatkan lagi dari pelabuhan pengumpul menjadi pelabuhan utama. Sehingga nantinya pelabuhan Ujung Jabung bisa melayani angkutan laut dan alih muat Internasional dalam jumlah besar. Tentunya secara otomatis jika ini terlaksana, perekonomian Jambi akan pesat majunya,” kata Al Haris
Pada pertemuan ini pun, Gubernur Jambi Al Haris juga memaparkan dan meminta penambahan beberapa dermaga laut untuk menunjang transportasi laut bagi daerah perairan di Provinsi Jambi serta bantuan armada bus.
“Bukan hanya Pelabuhan Ujung Jabung saja, untuk menunjang transportasi laut lainnya kita meminta penambahan dermaga di pelabuhan Roro Tanjung Jabung Barat, pengembangan pelabuhan Muara Sabak, Nipah Panjang, Mendahara dan Tungkal. Selain itu meminta bantuan transportasi publik berupa armada bus,” ucap Al Haris.
Tak hanya itu saja, Gubernur Jambi Al Haris juga membahas soal rencana pembangunan jalur kereta api untuk angkutan batu bara di Jambi agar bisa masuk ke dalam rencana strategis nasional.
“Kita ingin ada jalur kerata api Sumatera dari jalur Sarolangun, Bungo sampai ke Talang Duku, untuk mengangkut batu bara. Sehingga dengan adanya jalur kereta api, tidak mengganggu lagi pengendara jalur kendaraan darat,” ujar Al Haris.
[jnews_element_newsticker newsticker_title=”Baca Juga ” newsticker_icon=”empty” enable_autoplay=”true” number_post=”7″ post_offset=”1″]
Selanjutnya Gubernur Jambi, Al Haris juga ingin mempercepat peningkatan pembangunan infrastruktur perhubungan transportasi udara di Jambi.
“Peningkatan pengembangan Bandara Sultan Thaha kita berharap dapat terus berlanjut, sehingga nantinya menjadi Bandara Internasional. Begitu juga dengan Bandara Muara Bungo dan Bandara Depati Parbo Kerinci,” kata mantan Bupati Merangin dua periode itu.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Minta Puskesmas di Sekitar Wisata Jember Siaga Selama Libur Lebaran
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, meminta puskesmas di sekitar kawasan wisata menyiagakan ambulans dan tenaga medis selama periode libur Lebaran, Jumat, 20 Maret 2026.
Instruksi tersebut ia sampaikan kepada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana agar layanan kesehatan tetap tersedia di lokasi yang berpotensi mengalami lonjakan kunjungan wisatawan.
“Saya minta puskesmas, khususnya yang di sekitar wilayah wisata, kiranya nanti untuk bersiap siaga terkait masalah ambulans apabila dibutuhkan oleh masing-masing objek wisata di Kabupaten Jember,” kata Gus Fawait.
Gus Fawait juga meminta perhatian khusus pada kawasan wisata yang diperkirakan dipadati pengunjung selama libur Lebaran.
“Jangan sampai ada daerah-daerah yang menjadi pusat titik kumpul massa malah tidak ada ambulans dan tenaga medisnya. Terutama Papuma dan Watu Ulo ini akan membeludak sehingga perlu dukungan penuh untuk memastikan mereka standby di sana,” ujarnya.
Penyiagaan tenaga medis dan ambulans di kawasan wisata tersebut bertujuan memastikan wisatawan dan masyarakat sekitar memperoleh layanan kesehatan dengan cepat ketika terjadi keadaan darurat selama masa libur Lebaran.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Jember, Muhammad Zamroni, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah memetakan sembilan titik strategis yang menjadi fokus penyiagaan layanan kesehatan selama masa libur.
“Penyiagaan personel medis ini dijadwalkan berlangsung mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026,” ucap Zamroni.
Beberapa lokasi yang menjadi prioritas meliputi Alun-alun Jember, Kecamatan Puger dan kawasan sekitarnya seperti Pondok Dalem dan Paseban, serta destinasi wisata Pantai Watu Ulo dan Pantai Papuma.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Ajak Warga Jember Manfaatkan Layanan Publik Gratis
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, mengajak warga memanfaatkan berbagai layanan publik gratis saat Safari Ramadan di Kecamatan Ledokombo, Selasa, 17 Maret 2026.
Gus Fawait menggunakan agenda tersebut untuk bertemu langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai program layanan yang dapat diakses warga Kabupaten Jember tanpa biaya.
Dalam rangkaian kegiatan itu, ia berdialog dengan berbagai elemen masyarakat di Ledokombo.
Ia juga menyerahkan santunan kepada anak yatim serta meresmikan pemasangan instalasi listrik gratis bagi warga kurang mampu.
Gus Fawait menguraikan bahwa sebagian warga masih belum mengetahui hak mereka dalam mengakses layanan publik yang telah disediakan pemerintah daerah.
“Kabupaten Jember ini memiliki jumlah penduduk yang sangat besar. Ternyata di lapangan, masih banyak warga yang belum tahu kalau ada program pengobatan gratis hanya dengan KTP, pembuatan dokumen kependudukan yang mudah, dan lain sebagainya,” ujar Gus Fawait.
Melalui Safari Ramadan tersebut, ia juga memberi penjelasan mengenai program Universal Health Coverage (UHC) yang memungkinkan warga memperoleh layanan pengobatan gratis cukup menggunakan KTP.
Selain itu, pemerintah daerah juga memberi kemudahan dalam pengurusan berbagai dokumen administrasi kependudukan.
Selain layanan kesehatan dan administrasi kependudukan, sosialisasi tersebut turut membahas isu lain di masyarakat, antara lain pencegahan pernikahan dini, penurunan angka stunting, serta persoalan infrastruktur.
Pada akhir kegiatan, Gus Fawait mengajak warga memanfaatkan layanan pengaduan Wadul Gus’e untuk menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lapangan, mulai dari warga miskin yang belum menerima bantuan hingga kendala pelayanan publik di Kabupaten Jember.
ADVERTORIAL
Bupati Jember Larang ASN Pakai Mobil Dinas untuk Mudik
DETAIL.ID, Jember – Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan larangan penggunaan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi, termasuk untuk keperluan mudik Lebaran.
Penegasan tersebut disampaikan melalui Surat Edaran Bupati Jember tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Terkait Hari Raya.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga integritas aparatur sipil negara (ASN) sekaligus mencegah penyalahgunaan fasilitas negara.
Gus Fawait menyebut, kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat serta imbauan dari Komisi Pemberantasan Korupsi terkait pengendalian gratifikasi pada momentum hari raya.
“Sudah ada pelarangan, termasuk dari KPK. Karena ini sudah jelas dari pemerintah pusat, otomatis kita harus mengikuti,” ujarnya saat ditemui dalam kegiatan sahur bersama, Senin, 16 Maret 2026)m.
Ia menekankan bahwa kendaraan dinas hanya diperuntukkan bagi kepentingan kedinasan dan pelayanan publik, bukan untuk kebutuhan pribadi ASN.
“Fasilitas negara harus digunakan secara tepat guna. Kendaraan dinas bukan untuk kepentingan pribadi, termasuk untuk mudik Lebaran,” katanya.
Untuk memastikan kebijakan berjalan optimal, Bupati telah menginstruksikan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) agar segera menyosialisasikan surat edaran tersebut kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jember.
Selain itu, Pemkab Jember juga mulai menerapkan langkah efisiensi penggunaan kendaraan operasional.
Dalam beberapa agenda dinas, pejabat daerah terlihat menggunakan satu kendaraan secara bersama sebagai bentuk penghematan bahan bakar minyak (BBM) dan pengendalian belanja operasional.
“Kita ingin memberi contoh bahwa penggunaan fasilitas negara harus benar-benar efisien dan tepat sasaran,” ujarnya.



