Connect with us
Advertisement

PENJURU

Wanita Cantik Lulusan Pertanian Ini Magang di New York dengan Gaji Rp 30 Juta

Published

on

detail.id/, Ohio – Elvira Siska Erawati, wanita asal Surabaya ini mencari pengalaman kerja melalui program magang di Amerika Serikat (AS).

Elvira merupakan Alumni Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Malang yang lulus April 2019 silam. Setelah lulus ia sempat menganggur lalu terbersit keinginan untuk mencari program yang dapat mengembangkan dirinya.

Elvira akhirnya mencari pengalaman serta belajar dengan mengikuti program magang dari Ohio State University, Amerika Serikat.

Elvira diberi kesempatan magang di salah satu taman kota terpopuler di New York, yaitu Old Westbury Garden. Pengurus taman ini merupakan perusahaan ternama berskala Internasional.

“Jadi aku cari-cari tahu, ada kakak tingkat (Magang di luar Negeri), nah waktu itu yang ngurusi bu Sita Wati (Dosen Budidaya Pertanian FP UB), baru dikasih tahu bu Sita, ya udah aku daftar,” ujar Elvira, melansir TimesIndonesia.

Seperti pekerja pada umumnya, Elvira bekerja selama delapan jam per hari dari Senin hingga Jumat. Di sana, dia bertugas untuk menata, merawat, serta membudidayakan tanaman.

“Aku magang benar-benar diajari mulai pembibitan, perawatan, di  botanical benar-benar diajari banget, aku diajari maintenance greenhouse, pohon gede juga dijaga betul-betul, Irigasi yang otomatis, pinter banget mereka timing pembungaannya,” katanya.

Di program magang ini, dia mempelajari berbagai jenis tanaman yang tumbuh di Amerika Serikat. Elvira juga belajar berkebun, tentang tanaman, dan hewan apa saja yang cocok untuk suatu komunitas tanaman.

Selama program magang, ia mendapatkan gaji yang bisa dikatakan cukup besar untuk standar anak magang di Indonesia.

Gaji yang didapatkan kira-kira sebesar Rp 1,5 juta per hari dengan sistem pembayaran dua minggu sekali. Jika dijumlah, maka gaji yang didapat Elvira selama satu bulan adalah sekitar Rp 30 juta mengutip kumparan, 1 september 2021.

Eits, ternyata Elvira enggak hanya dapat gaji dan ilmu dari program magang ini. Dia juga mendapatkan rumah gratis lengkap dengan fasilitas dan mobil gratis yang bisa digunakan untuk beraktivitas sehari-hari. Semua keuntungan dan fasilitas ini ia dapatkan dari The Ohio Program.

Elvira mengaku bahwa dirinya sangat menikmati pekerjaannya saat ini. Dia selalu merawat kebun dengan baik dan sepenuh hati.

Elvira juga belajar bahwa hidup di luar negeri harus pintar dan berhati-hati dalam mengatur keuangan. Dia merasa bisa menjadi lebih mandiri terutama ketika hidup di negara lain tanpa orang tua.

Menurutnya, siapapun punya kesempatan yang sama seperti dirinya. Tinggal bagaimana bisa mencari tahu dan aktif mencari berbagai informasi dari manapun.

“Orang kan mikirnya setelah kuliah cari kerja, sebenarnya enggak, mereka bisa mencari informasi bisa ikut student excange, voluntir atau yang lainnya, karena kan informasi di internet juga banyak,” kata Elvira.

Sepulang magang dari Amerika, Elvira Siska berencana kembali mengembangkan usahanya yakni Elvira Plant yang bergerak di bidang penjualan tanaman hias.

Advertisement Advertisement

PENJURU

ASEAN Paragames Thailand, Bayu Raih 5 Medali

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Bangkok – Atlet disabilitas asal Kabupaten Sarolangun, Bayu Putra Yuda, berjaya di ASEAN Paragames Thailand. Atlet tunadaksa binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) ini berhasil menyumbangkan lima medali dari cabang olahraga renang.

Kelima medali tersebut berupa dua emas, dua perak, dan satu perunggu.

Medali perunggu diperoleh hari ini dari nomor 50 meter gaya dada putra SM10.

Sehari sebelumnya dia meraih dua medali perak dari nomor 50 meter gaya kupu-kupu dan 100 meter gaya dada.

Beberapa hari sebelumnya, atlet yang juga menjabat sekretaris NPCI Kabupaten Sarolangun ini meraih dua medali emas di 200 meter gaya bebas dan nomor 200 meter medley.

Kepada media ini, Bayu mengaku sangat sangat bersyukur atas pencapaian prestasinya di ASEAN Paragames Thailand.

“Alhamdulillah, berkat dukungan semua pihak, khususnya istri dan anak saya, prestasi ini bisa saya raih,” ujar Bayu, Minggu, 25 Januari 2026.

Ia berharap atlet disabilitas Jambi lainnya juga bisa berprestasi seperti dirinya.

“Pasti bisa, asal punya kemauan keras, berjuang keras, dan disiplin,” ujarnya.

Rencananya, tambah Bayu, usai ASEAN Paragames Thailand, dirinya akan pulang ke Sarolangun, Jambi. (***)

Continue Reading

PENJURU

ASEAN Paragames Thailand, Bayu Raih Emas Kedua

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Bangkok – Atlet renang binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Bayu Putra Yuda kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang pertandingan olahraga disabilitas tingkat Asia Tenggara, ASEAN Paragames Thailand. Ia meraih medali emas keduanya melalui nomor pertandingan 200 meter individual medley putra S10.

Sehari sebelumnya, Bayu juga mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia di nomor pertandingan 200 meter gaya bebas putra S10.

“Alhamdulillah, berhasil meraih medali emas, ini emas yang kedua,” kata Bayu Putra Yuda kepada ini usai Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand, Bangkok pada Jumat, 23 Januari 2026.

Atlet tuna daksa asal Kabupaten Sarolangun ini mengaku sangat bahagia. Menurutnya, tidak sia-sia dia berlatih keras. Setahun terakhir, Bayu mengikuti program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Solo, Jawa Tengah.

Bayu mengaku masih akan mengikuti tiga nomor pertandingan lagi. Dia berharap di tiga nomor tersisa dirinya kembali mempersembahkan medali untuk kontingen Indonesia.

Ketua NPCI Provinsi Jambi Mhd Yusuf, SE mengaku bangga atas raihan prestasi atletnya. “Dia berlatih keras, tidak meninggalkan program Pelatnas, bahkan ketika di Jambi ada even Pekan Paralimpiade Provinsi atau Peparprov, Bayu tetap di Solo untuk mengikuti Pelatnas. Hasil tidak membohongi usaha dan kerja kerasnya,” ujar Yusuf.

Yusuf berharap pemerintah memberikan penghargaan kepada Bayu. “Dia disabilitas, berprestasi tingkat internasional, sudah sepantasnya pemerintah memberikan penghargaan khusus kepada Bayu, misalnya diangkat menjadi Aparatur Sipil Negeri,” ucapnya. (*)

Continue Reading

PENJURU

Bayu Raih Medali Emas Perdana di ASEAN Paragames Thailand

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Bangkok – Atlet renang asal Kabupaten Sarolangun, Bayu Putra Yuda, berhasil menorehkan prestasi gemilang di ASEAN Paragames Thailand. Dia mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia.

“Alhamdulillah, dapat medali emas. Alhamdulillah,” kata Bayu Putra Yuda, usai pertandingan di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand (SAT), Bangkok pada Kamis, 22 Januari 2026.

Atlet binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Sarolangun ini mempersembahkan medali emas di nomor 200 meter gaya bebas putra S10.

Nomor ini merupakan nomor pertama kali dipertandingkan di ASEAN Paragames. Bayu mencatatkan waktu 2.18.22.

Bayu mengalahkan perenang tuan rumah yang harus puas dengan medali perak. Sementara medali perunggu diperoleh atlet Myanmar.

Catatan waktu yang diperoleh Bayu langsung dicatat sebagai rekor ASEAN Paragames.

Bayu menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensupport perjuangannya.

‘Terutama kepada istri dan anak saya. Terima kasih telah memberikan support hingga di titik ini,” ujarnya. (*)

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs