DAERAH
Sebanyak 14 Lembaga Kelompok Bermain Anak Tutup, Paling Banyak di Kecamatan Ini
DETAIL.ID, Batanghari – Kepala Bidang Pembinaan Paudni dan Pendidikan Non Formal, Ridwan Noor mengatakan, Kelompok Bermain (KB) paling banyak tutup selama masa pandemi Covid-19.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batanghari, Jambi telah melakukan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan volume 50% dari jumlah peserta didik.
“Data Dinas PDK Batanghari per 31 September 2021 oleh pihak sekolah melalui aplikasi Dapodik (Data Pokok Peserta Didik), ada beberapa sekolah terjadi penutupan,” ucapnya dikonfirmasi detail, Kamis 21 Oktober 2021.
Penutupan cukup besar terjadi pada lembaga Kelompok Bermain (KB). Ia berujar berdasarkan data Dapodik, TK (Taman Kanak-kanak) berjumlah 155 dan terjadi penutupan 3 TK. Selanjutnya KB berjumlah 185 dan terjadi penutupan 14 KB.
“Tempat Penitipan Anak (TPA) berjumlah 4 dan terjadi penutupan 1, Satuan Paud Sejenis (SPS) tidak ada penutupan. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dari jumlah 26, tidak aktif 3, total sekarang 23 serta SKB ada 1 masih tetap berjalan,” katanya.
Menurut dia penyebab banyak lembaga tutup terutama KB, mungkin karena masa pandemi Covid-19 sehingga kehilangan siswa. Lokasi KB tutup paling banyak dalam wilayah Kecamatan Muara Bulian, yakni 6 KB.
“Kecamatan Maro Sebo Ulu ada 3 KB, Kecamatan Pemayung ada 2 KB, Kecamatan Muara Tembesi ada 2 KB dan Kecamatan Mersam ada 2 KB,” ujarnya.
Setelah data ini divalidasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, pihaknya akan memanggil lembaga. Dinas PDK juga telah mengikuti zoom meeting dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.
“Bahwa kami berbagi tugas. Desa punya peran besar mendorong anak-anak usia sekolah. Baik TK, PAUD dan sebagainya sampai pendidikan dasar. Desa akan mendorong masyarakat melalui perangkat desa untuk mengimbau anak-anak di desa kembali ke sekolah, seusai tingkatkan pendidikan yang ada di desa,” katanya.
Penutupan lembaga yang tidak mempunyai siswa, kata dia, Dinas PDK akan memberikan waktu dua semester, yakni semester genap dan semester ganjil. Jika dalam semester genap dan semester ganjil lembaga tersebut masih tetap tidak ada siswa, maka Dinas PDK akan mengeluarkan surat penutupan lembaga tersebut.
“Dinas PDK akan berupaya berkoordinasi dengan Dinas Dukcapil untuk melihat apakah anak usia sekolah di desa tersebut ada atau tidak ada. Misalnya di desa A, anak usia 1 sampai 2 tahun berapa orang, usia 3 sampai 4 tahun berapa orang,” ujarnya.
Sehingga nanti kalau memang banyak, Dinas PDK akan mendorong melalui perangkat desa dan kepala desa mengimbau kepada masyarakat. Dinas PDK juga mengimbau kepada kepala sekolah dan majelis guru berperan penting mengimbau masyarakat disekitar sekolah agar menyekolahkan anaknya.
“Penutupan lembaga merupakan tanggungjawab semua pihak. Mulai dari orang tua, desa, bahkan Dinas PDK,” katanya.
Editor: Ardian Faisal
DAERAH
Sekjen ATR/BPN Imbau Jajaran Satukan Visi Dukung Transformasi Layanan
DETAIL.ID, Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Dermawan, mengajak jajaran di lingkungan Sekretariat Jenderal untuk menyatukan visi dan misi dalam mendukung agenda transformasi layanan yang tengah dijalankan Kementerian ATR/BPN. Ajakan itu ia sampaikan saat memimpin Rapat Evaluasi dan Peningkatan Kinerja di Lingkungan Sekretariat Jenderal yang berlangsung di Jakarta pada Selasa, 1 September 2026.
“Saya minta kita semua satu pemahaman, satu pemikiran yang sama, tapi juga harus memikirkan semuanya. Kita punya rancangan dan rancangan itu harus kita wujudkan bersama-sama agar transformasi ini benar-benar terasa,” kata Dalu Agung Darmawan kepada seluruh jajaran yang hadir secara luring dan daring.
Kementerian ATR/BPN saat ini tengah mentransformasi sejumlah layanan untuk mempermudah, mempercepat, dan memberikan kepastian lebih bagi masyarakat. Langkah tersebut diwujudkan melalui tiga transformasi yang diluncurkan pada hari Kemerdekaan RI yang ke-81 lalu, yakni Pengukuran Terjadwal, Peralihan Hak Terintegrasi, dan Organisasi Berbasis Wilayah.
Transformasi yang dilakukan Kementerian ATR/BPN ini menyentuh seluruh sendi organisasi. Dalu Agung Darmawan menegaskan, agar transformasi bisa berjalan dengan lancar, seluruh unit kerja di lingkungan Sekretariat Jenderal harus berkontribusi sesuai perannya.
“Rekan-rekan sekalian, kita harus mendukung dan memastikan seluruh program Kementerian ATR/BPN berjalan dengan baik. Kita harus hadir sebagai garda depan yang memastikan kebijakan sampai ke lapangan dengan benar,” ujar Dalu Agung Darmawan.
Sekjen ATR/BPN meyakini bahwa keberhasilan transformasi akan menjadi penentu tingkat kepercayaan publik terhadap Kementerian ATR/BPN. Dengan memberikan layanan yang baik dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, maka persepsi akan layanan pertanahan dan instansi bisa terus membaik sejalan dengan pembenahan yang dilakukan Kementerian ATR/BPN.
Rapat evaluasi dan peningkatan kinerja ini dilakukan sebagai salah satu langkah untuk memastikan kinerja Sekretariat Jenderal berjalan sesuai target rencana kerja, termasuk dalam konteks transformasi layanan Peralihan Hak Terintegrasi, Pengukuran Terjadwal, dan Organisasi Berbasis Wilayah. Rapat ini dihadiri oleh Kepala Pusdatin dan seluruh Kepala Biro di lingkungan Sekretariat Jenderal Kementerian ATR/BPN. (*)
DAERAH
Bupati M. Syukur Hadiri Rakor Pembinaan Manajemen ASN, Kepala BKN Dorong Transformasi Digital dan Sistem Merit
DETAIL.ID, Merangin — Bupati Merangin, M. Syukur didampingi Sekda Zulhifni dan kepala BKPSDMD, Ferdi Firdaus menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pembinaan Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) se-Provinsi Jambi yang digelar di Hotel Amaris Bungo, Kamis, 3 September 2026.
Kegiatan tersebut juga dihadiri langsung oleh Gubernur Jambi Al Haris, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani, Kepala Kantor Regional VII BKN Palembang Heni Sri Wahyuni, serta para bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi.
Dalam sambutannya, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H menegaskan pentingnya percepatan kerja dan perubahan tradisi di tubuh BKN serta pemerintah daerah melalui pola baru berbasis digital.
Ia menganalogikan evolusi pelayanan publik seperti transformasi transaksi keuangan—dari era wesel pos yang lambat, ke rekening bank, hingga layanan digital perbankan real-time yang selesai dalam genggaman.
“Pola kerja lama, durasi panjang, dan prosedur terbatas jam kerja harus kita ubah menjadi mudah, sederhana, melayani, dan membuat semua pihak bahagia. BKN sendiri kini sudah menyediakan 47 layanan yang sepenuhnya diakses secara digital tanpa perlu hadir fisik,” ujar Prof. Zudan.
Dalam pengarahannya, Kepala BKN menekankan tiga aspek utama hasil kesepakatan tingkat Asia Tenggara dan Asia Timur (ACCSM).
Pertama adalah Transformasi Digital yang menggeser seluruh layanan publik ke sistem berbasis genggaman (digital) agar masyarakat dan ASN terlayani secara instan.
Kemudian Inovasi Tanpa Biaya yakni dorongan bagi pimpinan OPD untuk menghadirkan solusi proaktif. Ia membagikan pengalaman saat memimpin Dukcapil, di mana satu permohonan akta perkawinan dapat menghasilkan enam dokumen sekaligus secara otomatis.
Dan terakhir Penguatan Integritas, yakni mewujudkan integritas dalam bentuk ketepatan waktu pelayanan. Mengabaikan atau menunda waktu pelayanan masyarakat dinilai sebagai pelanggaran hak publik.
Menanggapi arahan tersebut, Bupati Merangin M. Syukur menyambut positif dan menegaskan komitmen Kabupaten Merangin untuk segera menyelaraskan manajemen kepegawaian daerah dengan prinsip digitalisasi dan meritokrasi BKN.
“Arahan Kepala BKN menjadi evaluasi penting dan kita siap mendorong percepatan transformasi digital dan penguatan sistem merit agar tata kelola birokrasi di Merangin semakin efisien, profesional, serta mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata Bupati M. Syukur di sela-sela kegiatan. (*)
DAERAH
Peringati Maulid Nabi 1448 H, Pemkab Merangin Salurkan Santunan dan Hadirkan Buya Ristawardi
DETAIL.ID, Merangin – Pemerintah Kabupaten Merangin menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H / 2026 M di Masjid Baitul Makmur, Kelurahan Dusun Bangko, Kamis, 3 September 2026.
Selain diwarnai tausiah keagamaan, kegiatan yang berlangsung khidmat ini diisi dengan penyaluran santunan kepada 100 anak yatim dan 100 fakir miskin.
Acara yang dihadiri langsung oleh Bupati Merangin M. Syukur, Wakil Bupati A. Khafidh, unsur Forkopimda, Sekda Zulhifni, Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK, para kepala OPD, ASN, serta tokoh masyarakat itu menghadirkan Buya H. Ristawardi (Datuk Marajo nan Batungkek Ameh) dari Sumatera Barat.
Dalam tausiahnya, ulama berusia 75 tahun itu menekankan pentingnya meneladani sunnah Rasulullah SAW yang berkaitan erat dengan tatanan pemerintahan dan kepemimpinan.
Sementara itu, Bupati Merangin M. Syukur dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak boleh sekadar menjadi momentum seremonial tahunan, melainkan ajang refleksi untuk menerapkan akhlak Nabi dalam pelayanan publik.
“Jika kita benar-benar mencintai Rasulullah, pastilah kita tidak pernah keluar dari pedoman yang Beliau berikan. Bagi ASN, pelayanan masyarakat adalah tanggung jawab, dan pembangunan Merangin merupakan pertanggungjawaban kita bersama,” ujar M. Syukur.
Di tengah kondisi daerah yang sedang terpapar kabut asap, Bupati juga mengajak seluruh jemaah berdoa bersama agar cuaca di Provinsi Jambi, khususnya Kabupaten Merangin, segera membaik dan kembali normal. (*)



