Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Komisi IV DPRD Provinsi Jambi Rancang Pembiayaan Terstruktur untuk Pondok Pesantren

Published

on

DETAIL.ID, Jambi – Komisi IV DPRD Provinsi Jambi tengah merancang Peraturan Daerah (Perda) tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren. Ranperda tersebut bertujuan agar pondok-pondok pesantren dan madrasah bisa mendapat pembiayaan dari pemerintah daerah.

Dalam memperdalam Ranperda tersebut, Komisi IV DPRD Provinsi Jambi, menggelar hearing bersama Kementerian Agama Provinsi Jambi, di ruang Bamus DPRD Provinsi Jambi, Selasa 18 Januari 2022.

Hearing dipimpin langsung Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jambi, M. Khairil didampingi Sekretaris Komisi IV Ririn Novianty serta anggota Komisi IV lainnya serta dihadiri Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, Zoztafia serta Perwakilan Biro Kesra Setda Provinsi Jambi.

Khairil usai hearing mengatakan, Ranperda tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren merupakan Ranperda inisiatif Komisi IV DPRD Provinsi Jambi. Dimana ranperda tersebut diharapkan dapat menjadi payung hukum dalam pembiayaan pondok pesantren maupun madrasah diniyah takmiliyah.

“Harapan kita ke depan sesuai program Gubernur Jambi salah satunya menuju Jambi Agamis, maka itu tentu membuat banyak pembiayaan untuk pesantren. Seperti dana BOS pesantren, beasiswa untuk anak pesantren, pembiayaan rumah tahfidz dan sebagainya. Nah itu harus ada payung hukum, namun bentuk bantuan masih didiskusikan,” kata Khairil.

Menurutnya jumlah pesantren di Jambi termasuk madrasah diniyah takmiliyah cukup banyak yang butuh perhatian. Dan selama ini katanya pemerintah bukan tidak perhatian, namun tidak ada payung hukum dalam hal pembiayaan. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat draf Ranperda tersebut akan selesai. Sehingga pembiayaan bisa kita gelontorkan melalui APBD,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, Zoztafia menyambut baik Ranperda inisiatif Komisi IV DPRD Provinsi Jambi tersebut. Sebab selama ini memang kesulitan dalam pembiayaan untuk pondok-pondok pesantren maupun madrasah khususnya swasta.

Namun menurutnya, kekhawatiran akan pembiayaan dari APBD tersebut bisa dijawab dengan terbitnya Undang-undang No 18 tahun 2019 tentang Pesantren dan Peraturan Presiden No. 82 tahun 2021 yang membolehkan pembiayaan pesantren itu dari pemerintah daerah.

“Nah ini yang disambut Pemprov Jambi dan DPRD dengan bentuk Ranperda ini. Landasannya sudah kuat dengan Undang-undang dan Perpres. Mudah-mudahan nanti bantuan pembiayaan lebih signifikan, sehingga ponpes bisa berpartisipasi secara signifikan dalam proses pendidikan di Provinsi Jambi,” kata Zoztafia.

ADVERTORIAL

Siapkan SDM Unggul, Pascasarjana UNJA Gelar Seleksi PMB Program Magister dan Doktor

DETAIL.ID

Published

on

Jambi – Universitas Jambi (UNJA) melaksanakan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Program Magister dan Doktor Semester Ganjil Gelombang I Tahun Akademik 2026/2027 secara daring berbasis Computer Based Test (CBT). Kegiatan ini berlangsung di Gedung Pascasarjana UNJA Telanaipura pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Rektor UNJA, Helmi, memantau langsung pelaksanaan ujian ini, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Hafrida, S.H., M.H., Direktur Pascasarjana UNJA, Prof. Dr. Dra. Muazza, M.Si., serta Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Drs. Maison, M.Si., Ph.D, Wakil Direktur Bidang Umum dan Keuangan, Dr. Ilham Wahyudi, SE.,M.M.

Rektor UNJA, Helmi, menyampaikan bahwa pelaksanaan seleksi tahun ini menunjukkan peningkatan dibanding tahun sebelumnya karena telah menggunakan sistem tes berbasis CBT.

“Hari ini kita melakukan tes untuk calon mahasiswa Magister dan Doktor di UNJA pada program Pascasarjana, kalau melihat proses dan kondisi di dalam, Alhamdulillah peserta maupun pengawas aman dan tidak ada gangguan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan ujian dilakukan secara daring dengan sistem CBT dan diawasi langsung oleh tim pengawas yang telah ditetapkan oleh masing-masing program studi.

Rektor UNJA, Helmi, juga berharap seluruh rangkaian seleksi, termasuk wawancara daring dapat berjalan dengan baik hingga selesai.

“Setelah ini akan dilakukan wawancara secara online dan sudah direncanakan dengan baik. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar tanpa gangguan dan persoalan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Hafrida, S.H., M.H., menegaskan bahwa pelaksanaan seleksi CBT ini tetap mengutamakan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan kejujuran sesuai standar mutu perguruan tinggi.

“Jadi hari ini pelaksanaan pertama kita melalui CBT. Tentu saja kita tetap mengutamakan akuntabilitas, transparansi, dan juga kejujuran di dalam pelaksanaan ini,” ujarnya.

Ia juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses seleksi dengan baik dan nantinya dapat bergabung menjadi bagian dari keluarga besar UNJA.

Direktur Pascasarjana UNJA, Prof. Dr. Dra. Muazza, M.Si., juga mengungkapkan bahwa jumlah pendaftar pada gelombang pertama tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Untuk pendaftaran gelombang pertama tahun ini mengalami peningkatan. Kalau sebelumnya 385 pendaftar, sekarang mencapai 480 pendaftar. Mudah-mudahan pada gelombang kedua nanti jumlahnya kembali bertambah,” tuturnya.

Melalui pelaksanaan seleksi ini, semoga dapat menjaring calon mahasiswa magister dan doktor yang berkualitas serta mampu menyelesaikan studi tepat waktu. Selain itu, kehadiran mahasiswa Pascasarjana diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan menghasilkan lulusan S2 dan S3 yang unggul di masa depan. (www.unja.ac.id)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Gogot Cahyo Baskoro Pimpin Perumda Kahyangan Jember, Langsung Bidik Sektor Wisata dan Kopi Premium

DETAIL.ID

Published

on

Sertijab Dirut PDP Kahyangan Jember. (Foto: DETAIL/Dyah Kusuma)

DETAIL.ID, Jember – Estafet kepemimpinan di Perumda Perkebunan (PDP) Kahyangan Jember resmi berganti.

Alih-alih larut dalam euforia pelantikan yang mewah, jajaran direksi baru di bawah komando Gogot Cahyo Baskoro memilih menggelar acara serah terima jabatan (sertijab) dengan penuh kesederhanaan, tanpa adanya fasilitas prasmanan maupun hiburan musik.

Langkah bersahaja ini sengaja diambil demi menjaga tenggang rasa terhadap para buruh perkebunan yang saat ini masih menghadapi kendala kesejahteraan.

Gogot menyatakan bahwa amanat baru ini bukanlah ajang untuk bersenang-senang, melainkan awal dari kerja keras yang nyata.

“Acara ini saya minta sederhana. Tidak perlu prasmanan dan live musik. Saya ingin menjaga perasaan para buruh. Terus terang saya belum bangga kalau belum bisa membuktikan sesuatu untuk PDP. Banyak persoalan yang harus dibenahi,” kata Gogot.

Prosesi ini menandai masuknya tiga nakhoda baru Perumda Kahyangan, yaitu Gogot Cahyo Baskoro (Direktur Utama), Dima Akhyar (Direktur Umum dan Keuangan), serta Nyoman Aribowo (Direktur Produksi dan Pemasaran).

Acara tersebut juga dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jember Ratno C. Sembodo, serta Plt Direktur Utama sebelumnya, Danang Andri Asmara.

Berbekal pengalaman memantau dinamika perusahaan selama 20 tahun, Gogot mengidentifikasi berbagai lini internal yang butuh perbaikan cepat, mulai dari manajemen, produktivitas lahan kebun, transparansi tata kelola, hingga minimnya sarana kerja.

Bahkan, ruang kerja direksi diketahui belum dilengkapi dengan furnitur yang layak.

Kendati demikian, jajaran direksi berkomitmen menggunakan dana pribadi terlebih dahulu demi menunjang operasional awal mereka tanpa mengusik kas perusahaan daerah.

“Saya lihat sendiri ruang direksi furniturnya tidak ada. Kalau ada tamu ngobrolnya bagaimana? Apa yang menunjang aktivitas kami, insyaallah kami akan modal sendiri,” ujarnya.

Sinyal perubahan ini mendapat respons positif sekaligus tantangan dari pemerintah daerah.

Ratno C. Sembodo mengingatkan agar manajemen baru ini bergerak lincah dan berani melahirkan inovasi baru demi membawa perusahaan keluar dari situasi sulit.

“Rutinitas dan zona nyaman adalah musuh dalam kondisi perusahaan seperti sekarang,” tutur Ratno.

Guna memulihkan kepercayaan publik dan pihak ketiga, direksi baru kini mulai bergerak melebar.

Selain fokus memulihkan sektor perkebunan, mereka tengah menyiapkan peta jalan untuk mengoptimalkan potensi wisata berbasis alam serta meluncurkan produk kopi premium di sejumlah lokasi strategis.

“Alih-alih ditutup, PDP ke depan harus menjadi perusahaan sehat dan mampu menyejahterakan buruh,” ucap Gogot optimis.

Continue Reading

ADVERTORIAL

Sekda Sudirman Lepas JCH Kloter 23, Doakan Jamaah Jadi Haji Mabrur dan Pulang Sehat

DETAIL.ID

Published

on

Jambi – Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman secara resmi melepas 445 Jamaah Calon Haji (JCH) Kloter BTH 23 Provinsi Jambi di Asrama Haji Kota Baru, Kota Jambi pada Senin, 18 Mei 2026 dinihari. Dalam pelepasan tersebut, Sekda mendoakan seluruh jamaah dapat menunaikan ibadah dengan lancar, menjadi haji mabrur, dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat.

Kloter BTH 23 terdiri dari jamaah asal Kabupaten Kerinci, Kota Sungaipenuh, Batanghari, dan Merangin, serta didampingi petugas haji daerah dan petugas penyelenggara ibadah haji.

Dalam sambutannya, Sekda Sudirman menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas keberangkatan para tamu Allah tersebut. Ia juga mengucapkan selamat kepada seluruh jamaah yang mendapat kesempatan menunaikan rukun Islam kelima tahun ini.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, saya mengucapkan selamat kepada bapak dan ibu semua. Semoga perjalanan ibadah haji ini diberikan keselamatan, kesehatan, kemudahan, dan kelancaran hingga kembali lagi ke tanah air,” ujar Sudirman.

Sekda mengingatkan para jamaah agar menjaga kondisi fisik selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, stamina yang baik sangat penting agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan maksimal, terlebih Kloter 23 dijadwalkan langsung menuju Makkah setibanya di Arab Saudi.

Ia juga mengimbau jamaah untuk memperbanyak ibadah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi serta menjaga sikap selama berada di luar negeri.

“Jaga kesehatan, perbanyak ibadah, dan pulanglah ke tanah air dengan selamat serta membawa predikat haji mabrur,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab, M.Fil.I., mengingatkan jamaah agar memprioritaskan kesehatan menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (ARMUZNA).

Ia menjelaskan, kondisi Kota Makkah saat ini mulai dipadati jamaah dari berbagai negara sehingga jamaah diminta membatasi aktivitas di luar ibadah wajib.

“Setelah melaksanakan umrah wajib, jamaah diharapkan lebih banyak beristirahat dan tidak melakukan city tour sebelum ARMUZNA. Saat ini Masjidil Haram sedang mengalami puncak kepadatan,” tuturnya.

Pelepasan Kloter BTH 23 menjadi bagian dari rangkaian keberangkatan jamaah haji Provinsi Jambi tahun 2026. Pemerintah Provinsi Jambi berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke daerah masing-masing dalam keadaan sehat dan penuh keberkahan. (*)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs