ADVERTORIAL
Bupati Anwar Sadat: Assesment Diharapkan Bisa Menghadirkan Pejabat Sesuai Kompetensinya
detail.id/, Tanjungjabung Barat – Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag membuka secara resmi pelaksanaan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Lingkup Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi di UPT Penilaian Kompetensi, Pekanbaru, Riau, Rabu 16 Februari 2022.
Hadir mendampingi Bupati yakni Sekretaris Daerah, Asisten Administrasi Umum, Kepala BKPSDM, Inspektur, Panitia seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Anggota Sekretariat Panpel lingkup Pemkab Tanjung Jabung Barat serta Ketua TP-PKK.
Sementara dari para pejabat dari Provinsi Riau yang hadir yakni Asisten III H. Joni Irwan, SH., MH, Kepala BKD Riau Ikhwan Ridwan, SH. M. Si, Kepala BPSDM Drs Asrizal, M.Pd.
Uji Kompetensi/Assessment Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilaksanakan sejak 16 sampai dengan 17 Februari 2022 ini diikuti 49 orang Peserta yang mengikuti assesment telah dinyatakan lulus seleksi Administrasi untuk menduduki 12 jabatan eselon II B.
“Selamat mengikuti seleksi. Semoga seleksi terbuka ini memuaskan dan bisa menjadi acuan untuk pengabdian kepada Bangsa dan Negara, khususnya Masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat,” ucap Bupati H Anwar Sadat dihadapan para Pejabat yang mengikuti Assessment.
Bupati juga berharap melalui proses penilaian kompetensi ini kedepannya, pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat semakin baik.
“Maka dari itu dengan kompetensi profesionalisme yang mereka (Aparatur,red) miliki, tentunya Aparatur akan mampu memberikan pelayanan yang prima kepada Masyarakat,” ujarnya.
Anwar Sadat menyebutkan, melalui seleksi terbuka Assessment hendaknya dapat menghasilkan output tersusunnya Profil Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dilingkungan Pemkab Tanjung Jabung Barat.
“Hasil assessment kiranya dapat menempatkan pejabat yang tepat sesuai kompetensinya,” katanya.
Bupati Tanjung Jabung Barat, H. Anwar Sadat mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Riau dalam hal ini BKD Provinsi Riau yang telah memfasilitasi kegiatan Uji Kompetensi JPT Pratama Lingkup Pemkab Tanjung Jabung Barat.
Sementara Asisten Administrasi Umum H. Joni Irwan, mengucapkan selamat datang kepada Bupati Tanjung Jabung Barat beserta jajaran dan peserta Uji Kompetensi di Provinsi Riau.
Kegiatan ini sebut H. Joni merupakan kerjasama antara Pemerintah Provinsi Riau dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang kedua kalinya.
Dimana sebelumnya sambung H. Joni, telah dilaksanakan di Tahun 2019 dalam hal penilaian dan kompetensi seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.
“Semoga kedepannya dapat terus bersinergi menjalin kerja sama,” ujarnya.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Dorong Sinergi Pemkab-TNI Perkuat Produksi Beras Jember
DETAIL.ID, Jember – Suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Makodim 0824 Jember berlangsung hangat pada Senin, 5 Oktober 2026.
Bupati Jember Muhammad Fawait bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) secara sengaja datang tanpa kabar untuk memberikan kejutan langsung kepada jajaran TNI.
“Kami ingin memberikan surprise jajaran Forkopimda di sini, untuk datang secara bersama-sama menyampaikan selamat Hari Jadi TNI,” kata Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tersebut.
Selain membawa pesan kebersamaan dan kekompakan untuk mendukung program pemerintah pusat era Presiden Prabowo Subianto, momentum ini juga dimanfaatkan untuk mempererat sinergi sektor ketahanan pangan.
Kolaborasi antara Pemkab Jember dan TNI dinilai membuahkan hasil signifikan terhadap peningkatan produksi beras daerah.
“Ke depan kita dan TNI juga punya tugas untuk ikut serta meningkatkan ketahanan pangan dan itu sudah di Jember. Produksi beras kita yang mungkin beberapa tahun yang lalu sempat nomor 5, nomor 4, hari ini sudah nomor 3. Itu bentuk sinergi konkret antara pemerintah daerah dengan TNI,” ujarnya.
Acara peringatan yang digelar secara sederhana dan kekeluargaan tersebut turut melibatkan berbagai lapisan elemen masyarakat, mulai dari institusi daerah hingga para pengemudi ojek online. (*)
ADVERTORIAL
Gus Fawait Terobos Jalan Terjal di Ketinggian 700 MDPL Pegunungan Argopuro demi Lansia
DETAIL.ID, Jember — Di balik rimbunnya pepohonan dan tajamnya tebing Pegunungan Argopuro, Dusun Gujuran Timur, Desa Sucopangepok, Kecamatan Jelbuk, berdiri anggun di ketinggian 700 meter di atas permukaan laut.
Dusun sunyi yang menjadi benteng terluar Kabupaten Jember ini berbatasan langsung dengan Bondowoso.
Di sini, desir angin dan gemericik air menjadi irama harian warga, jauh dari deru kendaraan yang tak sanggup menembus jalanannya yang ekstrem.
Namun pada Minggu, 4 Oktober 2026, jalan tanah yang menyempit dan terjal itu menyaksikan sebuah pemandangan tak biasa.
Dengan peluh yang membasahi kening, Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menyusuri jalan setapak tersebut dengan berjalan kaki.
Didampingi jajaran OPD dan tim medis Puskesmas Jelbuk, ia memilih meninggalkan kenyamanan mobil dinas demi sebuah janji kemanusiaan.
Langkah panjang itu membawanya ke sebuah gubuk bambu yang dihuni dua lansia rentan.
Kehidupan seolah menguji mereka tanpa henti, satu di antaranya mengalami gangguan pendengaran, sementara rekannya harus berdamai dengan penurunan penglihatan.
Di rumah yang dinding bambunya mulai lapuk dan berlantai tanah itulah, kedua lansia itu menggantungkan hari tua.
Gus Fawait tak canggung melangkah masuk, Ia duduk sejajar, menyapa dengan kehangatan seorang anak kepada orang tuanya.
Saat tim kesehatan mulai memeriksa kondisi fisik kedua lansia tersebut, tawaran perbaikan rumah pun disampaikan.
Menariknya, ketika ditawari untuk merenovasi gubuk menjadi tembok permanen, kedua lansia itu menolak halus.
Mereka sudah menyatu dan merasa hangat dengan kesederhanaan dinding bambu yang telah lama menemani.
Memahami kearifan lokal itu, Gus Fawait memilih pendekatan yang humanis.
Pemerintah Kabupaten Jember tidak memaksakan kehendak, melainkan menyelaraskan perbaikan sesuai keinginan pemilik rumah.
Lantai tanah yang dingin dan berdebu akan dipadatkan dan diplester, sementara bagian-bagian rumah yang lapuk diperbaiki agar lebih aman dan layak.
“Setiap bulan akan didatangi. Ini sudah didatangi selama tiga kali. Kondisi rumahnya kita perbaiki dan kesehatannya terus kita cek,” kata Gus Fawait sembari tersenyum di lokasi.
Perjalanan menanjak hari itu menjadi bukti nyata mengapa program Homecare menjadi begitu krusial.
Bagi lansia seperti di Dusun Gujuran, jangankan berjalan ke Puskesmas, menembus bukit terjal saja sudah menjadi ancaman.
Maka, para nakes kini menjadi ‘ujung tombak’ yang jemput bola menembus batas-batas geografis demi pelayanan kesehatan yang merata.
Menatap hamparan jalan desa yang masih memprihatinkan, Gus Fawait menyadari masih ada pekerjaan rumah yang harus dirampungkan.
Meski jalan kabupaten sudah mulus, perbaikan akses desa di kawasan perbatasan akan menjadi prioritas bantuan Pemkab Jember pada tahun mendatang.
Bagi Gus Fawait, melangkahkan kaki ke pelosok bukan sekadar kunjungan kerja biasa, melainkan langkah awal menghadirkan rasa keadilan bagi mereka yang selama ini berada di balik bukit kesunyian.
“Mudah-mudahan keadilan sosial bagi seluruh Indonesia bisa kami mulai terapkan di Kabupaten Jember sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto,” tutur Gus Fawait. (*)
ADVERTORIAL
Gus Fawait Dorong HKTI Maksimalkan Anggaran Pusat Rp300 Miliar untuk Pertanian Jember
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, mendorong Pengurus Anak Cabang (PAC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) se-Kabupaten Jember untuk aktif mengakses dan mengawal berbagai program bantuan dari pemerintah provinsi maupun pusat.
Langkah tersebut dinilai penting guna mempercepat tercapainya swasembada pangan di kawasan perdesaan.
Instruksi itu disampaikan sosok yang akrab disapa Gus Fawait saat menghadiri agenda pelantikan PAC HKTI se-Kabupaten Jember di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Kegiatan ini disaksikan langsung oleh Ketua DPD HKTI Jawa Timur, H. Muhammad Arum Sabil, serta Ketua DPC HKTI Jember, H. Ponimin Tohari.
Dalam kesempatan itu, Gus Fawait membeberkan besarnya alokasi dukungan anggaran dari pemerintah pusat di bawah pimpinan Presiden Prabowo untuk sektor pertanian Jember yang mencapai angka lebih dari Rp300 miliar selama kurun waktu 2025 hingga 2026.
“Ini bentuk komitmen perhatian dan keberpihakan pemerintah kabupaten dan pemerintah pusat kepada sektor pertanian,” kata Gus Fawait.
Ia menambahkan, intervensi anggaran tersebut berkontribusi nyata pada naiknya produktivitas padi Jember yang kini bertengger di posisi tiga besar Jawa Timur.
Capaian ini menunjukkan tren positif setelah sempat berada di urutan kelima dalam kurun beberapa tahun belakangan.
Dukungan untuk kalangan petani juga diselaraskan dengan pembenahan fasilitas publik dasar di desa.
Selain perlindungan jaminan kesehatan lewat program Universal Health Coverage (UHC) prioritas, layanan homecare, dan beasiswa, Pemkab Jember memfokuskan program revitalisasi bangunan sekolah di wilayah pedalaman yang mayoritas muridnya merupakan anak petani. (*)



