ADVERTORIAL
Bupati Anwar Sadat Buka MTQ Ke-IX Tingkat Kelurahan Tebing Tinggi
detail.id/, Tanjungjabung Barat – Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-IX Tingkat Kelurahan Tebing Tinggi secara resmi dibuka oleh Bupati H. Anwar Sadat didampingi Anggota DPRD Dapil IV Satria Tubagus Ryan Hermawan, Lurah Tebing Tinggi Hikmah Santi dan Ketua TP-PKK Tanjung Jabung Barat, Jambi, di RT 26 Kecamatan Tebing Tinggi, Sabtu 12 Februari 2022, Malam.
“Kegiatan MTQ ini hendaknya bukan hanya kegiatan seremonial saja, melainkan sebagai sarana Generasi Muda untuk mengenal dan mempelajari Al-Qur’an,” kata H Anwar Sadat Bupati Tanjung Jabung Barat.
Bupati menyebutkan, Pendidikan Al-Quran merupakan salah satu misi Tanjung Jabung Barat yang diharapkan kedepan tidak ada lagi Generasi muda di Tanjung Jabung Barat yang tidak bisa membaca Al-Qur’an.
“Saya menginginkan generasi yang akan datang hatinya, pikirannya disinari Al-Qur’an dan nantinya akan menjadi Anak yang bisa kita banggakan di Masa yang akan datang,” ujarnya.
“Dengan Anak kita bisa membaca Al-Qur’an itu merupakan Investasi besar, investasi amal jariyah bagi Bapak dan Ibu sekalian,” kata Bupati didepan Warga dan Undangan yang hadir saat Pembukaan MTQ ke-IX Tingkat Kelurahan Tebing Tinggi.
Kepada Masyarakat H. Anwar Sadat mengimbau, agar menggunakan Waktu antar Magrib dan Isya untuk membaca Al-Qur’an bagi Anak-Anak, baik di Rumah, Masjid-Masjid, maupun Mushola.
“Semoga dari hasil MTQ ini ada Qori Qoriah kita yang menjadi andalan Tebing Tinggi dapat mengikuti MTQ tingkat Kabupaten Tahun 2022, sekaligus nanti kita akan mengirimkan Qori-Qori’ah kita di Tingkat Provinsi di Kota Sungai Penuh pada tahun 2022,” kata Bupati.
Bupati H. Anwar Sadat juga berharap diakhir Tahun 2022, Qori -Qoriah Tanjung Jabung Barat mendapatkan prestasi terbaik dan bisa mengikuti MTQ Tingkat Nasional di Kalimatan Selatan atau di Samarinda.
Sementara Ketua panitia pelaksana MTQ ke-IX Tingkat Kelurahan Tebing Tinggi Sugondo menyampaikan, pelaksanaan MTQ Tingkat Kelurahan Tebing Tinggi tahun 2022 dilaksanakan mulai 12 hingga 19 Februari 2022.
“Peserta MTQ Kelurahan Tebing Tinggi Tahun 2022 ini murni berdomisili di lingkungan RT dan Kelurahan Tebing Tinggi,” ucapnya.
Untuk Cabang yang dilombakan sambung Sugondo, yakni tartil Al – Quran Putra dan Putri, Tartil Golongan Anak-Anak Putra dan Putri, Tilawah Golongan Remaja Putra dan Putri, Tilawah Dewasa serta Asma’ul Husna Remaja atau Dewasa.
Dikesempatan yang sama Lurah Tebing Tinggi Hikmah Santy saat sambutan berharap pelaksanaan MTQ ini dapat mengasilkan bibit-bibit baru, Qori – Qori’ah yang berprestasi dari masing-masing Cabang Lomba.
“Mudah – Mudahan dari pelaksanaan MTQ ini menghasilkan Qori -Qori’ah terbaik dari semua Cabang yang dilombakan berlandaskan Visi Misi Bapak Bupati. Terima kasih kepada seluruh donatur dan pihak lainnya. Semoga kedepan kita kembali bisa melaksanakan MTQ ini,” kata Lurah.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Instruksikan Faskes Jember Siaga Hadapi Risiko Kesehatan saat Lebaran
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, menginstruksikan seluruh fasilitas kesehatan di wilayah ini berada dalam kondisi siaga selama masa libur Idulfitri, Senin, 23 Maret 2026.
Pemerintah Kabupaten Jember merealisasikan langkah ini untuk menghadapi potensi peningkatan gangguan kesehatan masyarakat akibat perubahan pola konsumsi makanan saat Lebaran.
Gus Fawait menjelaskan, setelah menjalani puasa Ramadan masyarakat biasanya memasuki masa penyesuaian pola makan.
Tradisi silaturahmi atau ngelencer membuat masyarakat sering menikmati berbagai hidangan khas Lebaran yang banyak mengandung santan.
“Kita tahu setelah puasa ada masa peralihan. Apalagi ditambah budaya ngelencer (silaturahmi, Red), di mana hidangan banyak mengandung santan dan berbagai jenis makanan lainnya. Biasanya ini memicu peningkatan kebutuhan pelayanan kesehatan,” kata Gus Fawait.
Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan puskesmas dan rumah sakit milik pemerintah agar tetap memberikan pelayanan selama libur panjang.
Tenaga medis serta armada ambulans berada dalam posisi siaga untuk melayani masyarakat.
“Saya akan turun langsung ke beberapa fasilitas kesehatan untuk meninjau kesiapan. Puskesmas daerah setempat hingga rumah sakit Pemerintah sudah kita siagakan total,” ujar Gus Fawait.
Selain sektor kesehatan, pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan Kepolisian, Dinas Perhubungan, serta Satuan Polisi Pamong Praja guna menjaga kelancaran arus lalu lintas di kawasan wisata yang diperkirakan ramai selama libur Lebaran.
“Intinya seluruh kewajiban pemerintah sudah direalisasikan agar masyarakat bisa lebaran dengan tersenyum dan tenang,” tutur Gus Fawait.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Minta Puskesmas di Sekitar Wisata Jember Siaga Selama Libur Lebaran
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, meminta puskesmas di sekitar kawasan wisata menyiagakan ambulans dan tenaga medis selama periode libur Lebaran, Jumat, 20 Maret 2026.
Instruksi tersebut ia sampaikan kepada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana agar layanan kesehatan tetap tersedia di lokasi yang berpotensi mengalami lonjakan kunjungan wisatawan.
“Saya minta puskesmas, khususnya yang di sekitar wilayah wisata, kiranya nanti untuk bersiap siaga terkait masalah ambulans apabila dibutuhkan oleh masing-masing objek wisata di Kabupaten Jember,” kata Gus Fawait.
Gus Fawait juga meminta perhatian khusus pada kawasan wisata yang diperkirakan dipadati pengunjung selama libur Lebaran.
“Jangan sampai ada daerah-daerah yang menjadi pusat titik kumpul massa malah tidak ada ambulans dan tenaga medisnya. Terutama Papuma dan Watu Ulo ini akan membeludak sehingga perlu dukungan penuh untuk memastikan mereka standby di sana,” ujarnya.
Penyiagaan tenaga medis dan ambulans di kawasan wisata tersebut bertujuan memastikan wisatawan dan masyarakat sekitar memperoleh layanan kesehatan dengan cepat ketika terjadi keadaan darurat selama masa libur Lebaran.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Jember, Muhammad Zamroni, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah memetakan sembilan titik strategis yang menjadi fokus penyiagaan layanan kesehatan selama masa libur.
“Penyiagaan personel medis ini dijadwalkan berlangsung mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026,” ucap Zamroni.
Beberapa lokasi yang menjadi prioritas meliputi Alun-alun Jember, Kecamatan Puger dan kawasan sekitarnya seperti Pondok Dalem dan Paseban, serta destinasi wisata Pantai Watu Ulo dan Pantai Papuma.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Ajak Warga Jember Manfaatkan Layanan Publik Gratis
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, mengajak warga memanfaatkan berbagai layanan publik gratis saat Safari Ramadan di Kecamatan Ledokombo, Selasa, 17 Maret 2026.
Gus Fawait menggunakan agenda tersebut untuk bertemu langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai program layanan yang dapat diakses warga Kabupaten Jember tanpa biaya.
Dalam rangkaian kegiatan itu, ia berdialog dengan berbagai elemen masyarakat di Ledokombo.
Ia juga menyerahkan santunan kepada anak yatim serta meresmikan pemasangan instalasi listrik gratis bagi warga kurang mampu.
Gus Fawait menguraikan bahwa sebagian warga masih belum mengetahui hak mereka dalam mengakses layanan publik yang telah disediakan pemerintah daerah.
“Kabupaten Jember ini memiliki jumlah penduduk yang sangat besar. Ternyata di lapangan, masih banyak warga yang belum tahu kalau ada program pengobatan gratis hanya dengan KTP, pembuatan dokumen kependudukan yang mudah, dan lain sebagainya,” ujar Gus Fawait.
Melalui Safari Ramadan tersebut, ia juga memberi penjelasan mengenai program Universal Health Coverage (UHC) yang memungkinkan warga memperoleh layanan pengobatan gratis cukup menggunakan KTP.
Selain itu, pemerintah daerah juga memberi kemudahan dalam pengurusan berbagai dokumen administrasi kependudukan.
Selain layanan kesehatan dan administrasi kependudukan, sosialisasi tersebut turut membahas isu lain di masyarakat, antara lain pencegahan pernikahan dini, penurunan angka stunting, serta persoalan infrastruktur.
Pada akhir kegiatan, Gus Fawait mengajak warga memanfaatkan layanan pengaduan Wadul Gus’e untuk menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lapangan, mulai dari warga miskin yang belum menerima bantuan hingga kendala pelayanan publik di Kabupaten Jember.



