Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Bupati Fadhil Arief Buka Kejuaraan Karate Batanghari Cup 2022

Published

on

DETAIL.ID, Batanghari – Gedung Bulian Sport Center (BSC) Muara Bulian menjadi lokasi perhelatan Kejuaraan Karate Batanghari Cup 2022. Seni bela diri asal Jepang ini diikuti 656 peserta dari 36 kontingen.

Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief membuka secara resmi kejuaraan gagasan FORKI, KONI dan Pemkab Batanghari yang berlangsung sejak 18 hingga 20 Februari 2022.

Kategori pertandingan yakni; kategori usia dini, kategori pra pemula, kategori pemula, kadet junior, kadet senior, kata perorangan dan kategori kumite.

Tak hanya berasal dari kabupaten/kota dalam Provinsi Jambi, peserta kejuaraan ini datang dari beragam daerah, diantaranya; Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatera Selatan dan Riau.

“Kami akan memberikan fasilitas terbaik yang dimiliki Kabupaten Batanghari meski fasilitas ini belum sempurna,” kata Fadhil Arief dalam sambutannya.

Pemkab Batanghari tahun ini, kata Fadhil akan merenovasi dan mengintensifkan sejumlah gelanggang olahraga. Supaya kedepannya menjadi sarana yang representatif untuk arena pertandingan.

“Kita percaya berdasarkan fakta, sejarah dan ilmu pengetahuan, tidak ada orang hebat yang tidak melalui kompetensi yang reguler dan berkelanjutan. Pada hari ini kita dalam rangka memproses dan membentuk karakter bangsa serta menghasilkan orang-orang yang hebat melalui jalur karate,” ucapnya.

Ketua Asprov PSSI Jambi kelahiran Desa Terusan ini menyakini tidak semua peserta akan menjadi atlet tingkat nasional, tapi kejuaraan hari ini merupakan proses mencapai impian tersebut.

“Proses adik-adik menjadi orang hebat, proses adik-adik menjadi orang yang sportif yang bisa melindungi dirinya, keluarga, masyarakat serta bisa nanti melindungi bangsa dan negara,” katanya.

Apresiasi tinggi Fadhil berikan atas kehadiran Komite Wasit. Ia berharap tak banyak kendala yang ditemukan selama kejuaraan karate berlangsung di Kabupaten Batanghari.

Meski keterbatasan fasilitas olahraga, Fadhil berkomitmen setiap tahun mengadakan lima event skala regional di Bumi Serentak Bak Regam. Pemkab Batanghari akan memberikan support penuh mewujudkan itu semua.

“Kita akan support penuh. Kita berusaha tidak akan membuat pusing panitia, tapi panitia bisa optimal menyiapkan seluruh sarana dan prasarana pertandingan dan ini kita koordinasikan dengan KONI Batanghari,” katanya.

Ia berujar telah menyampaikan kepada KONI Provinsi Jambi perihal kesiapan daerah pimpinannya jadi tuan rumah hajatan olahraga tingkat provinsi, semisal daerah lain tak bersedia.

“Saya sangat menyakini orang yang hobi berolahraga apalagi bela diri, pasti orang yang sportif dan pasti setia kawan. Kalau sudah punya karakter seperti itu, maka nanti dia menjadi agen perubahan bagi tempat tinggal masing-masing,” ucapnya.

Fadhil menyakini olahraga karate merupakan sarana baik bagi generasi muda mempersipakan diri memasuki kehidupan sebenarnya dimasa mendatang.

“Mudah-mudahan kompetensi yang dilakukan secara reguler akan menghasilkan prestasi yang akan membanggakan bagi daerah kita, bangsa dan negara kita,” ucapnya.

Editor: Ardian Faisal

ADVERTORIAL

Rute Penerbangan Jember-Surabaya Resmi Beroperasi Tepat di Hari Pancasila

DETAIL.ID

Published

on

Pesawat ATR 72 milik Wings Air landing di Bandara Notohadinegoro, Senin (1/6/2026). (Foto: DETAIL/Dyah Kusuma)

DETAIL.ID, Jember — Akses udara di ujung timur Pulau Jawa kian terbuka lebar.

Mulai Senin, 1 Juni 2026, rute penerbangan Jember-Surabaya resmi beroperasi, menyusul jalur udara Jember yang sebelumnya telah terhubung dengan Jakarta dan Bali.

Kehadiran rute ini diharapkan mampu mendongkrak investasi baru serta mempercepat program pengentasan kemiskinan di daerah tersebut.

Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, memimpin langsung seremoni peresmian ini.

Beliau menyebut momentum ini sebagai babak baru bagi kemajuan transportasi lokal, sekaligus solusi atas keterbatasan akses udara yang sempat menghambat pertumbuhan ekonomi Jember selama beberapa tahun terakhir.

“Hari ini adalah hari bersejarah bagi Kabupaten Jember. Setelah terhubung dengan Jakarta dan Bali, kini Jember kembali terhubung dengan Surabaya. Ini merupakan hasil perjuangan bersama dan bentuk nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila untuk memajukan daerah,” kata Gus Fawait.

Dengan lancarnya mobilitas warga, pelaku usaha, dan investor menuju Kota Pahlawan, optimisme baru pun tumbuh untuk kawasan Tapal Kuda.

Gus Fawait yakin roda ekonomi daerah akan bergerak jauh lebih cepat.

“Kalau sinergi ini terus kita pertahankan, saya yakin Jember akan kembali menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di ujung timur Pulau Jawa,” ujarnya.

Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan fasilitas ini, penerbangan Jember-Surabaya dijadwalkan mengudara empat kali sepekan, tepatnya pada Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.

Pesawat lepas landas dari Surabaya pukul 09.05 WIB dan mendarat di Jember pukul 10.05 WIB.

Untuk rute sebaliknya, pesawat berangkat dari Jember pukul 10.30 WIB dan tiba di Surabaya pukul 11.20 WIB.

Continue Reading

ADVERTORIAL

Kawal Kualitas Makan Gratis, Pemkab Jember Terjunkan Tim ke 209 SPPG

DETAIL.ID

Published

on

Pemkab Jember sidak dapur SPPG, Jumat (29/5/2026). (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menunjukkan komitmennya dalam mengawal kesuksesan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Melalui instruksi langsung dari Bupati Jember dan Sekretaris Daerah, pemerintah daerah menggelar Supervisi Pemetaan Potensi Masalah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara serentak di seluruh wilayah Jember.

Berbeda dari evaluasi biasa, supervisi kali ini menggunakan metode door-to-door untuk menyisir total 209 SPPG di 31 kecamatan.

Fokus utama dari gerakan massal ini adalah memastikan standardisasi kualitas pelayanan telah berjalan sesuai parameter yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

“Tujuannya adalah untuk memotret kondisi eksisting Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) saat ini secara objektif. Kami ingin memastikan kualitasnya benar-benar terjaga dengan baik, sehingga ke depannya dapat mengantisipasi dan mencegah terjadinya potensi masalah, seperti kasus keracunan makanan atau kendala operasional lainnya,” ucap Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Jember, Indra Tri Purnomo, Jumat, 29 Mei 2026.

Indra memaparkan bahwa kunci keberhasilan standardisasi ini berada di tangan kepala dapur dan ahli gizi sebagai personel bentukan BGN.

Seluruh petugas dapur diminta untuk bekerja profesional, mematuhi SOP secara ketat, serta tidak berkompromi dengan mitra kerja jika ditemukan hal yang menyimpang dari standar kesehatan.

“Tercatat ada sebanyak 209 SPPG yang tersebar di 31 kecamatan yang dikunjungi,” tuturnya.

Continue Reading

ADVERTORIAL

Pemkab Jember Sukses Pertahankan Predikat WTP

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember (kanan) menerima piagam penghargaan predikat WTP dari BPK RI. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember kembali membuktikan akuntabilitasnya dengan sukses mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Agenda penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tersebut dilaksanakan oleh BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur pada Jumat, 29 Mei 2026.

Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, hadir secara langsung dan mengapresiasi ketelitian tim pemeriksa BPK serta kerja keras seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemkab Jember.

“Kami sangat mengapresiasi koreksi, masukan, serta rekomendasi konstruktif yang diberikan oleh tim BPK selama proses pemeriksaan. Kerja keras ini menuntut profesionalisme dan ketelitian yang luar biasa,” ujar Gus Fawait.

Menurutnya, opini WTP yang diraih secara beruntun ini merupakan cerminan dari komitmen nyata seluruh elemen daerah dalam mengelola keuangan negara, bukan sekadar mengejar piala formalitas.

“Ini buah dari kerja keras, kecerdasan, dan keikhlasan seluruh elemen penatausahaan keuangan daerah. Capaian ini juga menunjukkan bahwa komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas di Jember telah membumi, bukan lagi sekadar jargon politik,” ucapnya.

Gus Fawait mengimbau jajarannya untuk tetap mengevaluasi catatan kecil yang ada demi menyempurnakan laporan ke depan. Ia mengingatkan bahwa substansi dari pengelolaan anggaran adalah dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

“Tujuan akhir kita yang paling hakiki adalah memastikan setiap rupiah dalam APBD Jember benar-benar mengalir dan memberikan dampak konkret bagi pembangunan, kemakmuran, serta kesejahteraan seluruh masyarakat Jember,” tuturnya.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs