Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Wagub Abdullah Sani: Penghargaan Lencana Melati, Merupakan Motivasi Bagi Pramuka Jambi

Published

on

detail.id/, Jambi – Wakil Gubernur Jambi Drs.H.Abdullah Sani,M.Pd.I., mengemukakan, penghargaan Lencana Melati dari Gerakan Pramuka ini merupakan motivasi bagi Gerakan Pramuka yang ada di Provinsi Jambi untuk kedepannya menjadi lebih baik lagi.

Hal tersebut dikemukakan Sani usai mengikuti Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 77 Tahun 2022, yang berlangsung di Lapangan Utama Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka Cibubur, Jakarta Timur, Rabu 17 Agustus 2022.

Penghargaan Lencana Melati dari Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka tersebut disematkan secara langsung oleh Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Drs.Budi Waseso kepada Sani.

Sani selaku Wakil Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Waka Mabida) Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Jambi telah dinilai layak oleh Kwarnas untuk mendapatkan penghargaan Lencana Melati Pramuka karena Sani telah memberikan dukungan moril atau materil berupa dana, sarana, atau fasilitas bagi Gerakan Pramuka serta pengabdian atau pengorbanan berupa tenaga, pikiran, waktu, dan karya bagi Gerakan Pramuka di Provinsi Jambi.

Lencana Melati Gerakan Pramuka merupakan penghargaan tertinggi bagi anggota dewasa Gerakan Pramuka yang telah sangat berjasa dengan menyumbangkan tenaga dan pikiran, serta menunjukkan prestasi kerja membanggakan dan bermanfaat bagi perkembangan Gerakan Pramuka.

Alhamdulillah, setelah Bapak Gubernur Jambi menerima penghargaan Lencana Karya Bhakti Pramuka pada tanggal 14 Agustus 2022, hari ini saya juga menerima penghargaan Lencana Melati Pramuka dari Kwarnans Pramuka.

Penghargaan yang kami dapatkan merupakan motivasi bagi Gerakan Pramuka Provinsi Jambi dan mengharapkan Gerakan Pramuka Jambi lebih baik lagi kedepannya serta terus mengukir prestasi pada tingkat nasional yang pada akhirnya dapat mengharumkan nama Provinsi Jambi, ujar Sani.

Saya bersama Bapak Gubernur Jambi tentunya memiliki memiliki tanggung jawab yang besar untuk terus mengembangkan Gerakan Pramuka di Provinsi Jambi menjadi lebih maju lagi setelah menerima penghargaan dari Kwarnas Gerakan Pramuka.

Kwarnas Gerakan Pramuka telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk terus mencurahkan tenaga dan mengabdi demi kemajuan Gerakan Pramuka di Provinsi Jambi, lanjut Sani.

Sani mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terus medukung Gerakan Pramuka di Provinsi Jambi, penghargaan ini merupakan salah satu bentuk apresiasi, motivasi dan semangat dalam mengabdikan diri pada Gerakan Pramuka.

“Penghargaan dari Kwarnas Gerakan Pramuka ini tentunya menjadi motivasi bagi kami untuk terus menumbuhkan jiwa kepanduan diri, baik sebagai individu maupun sebagai pemimpin masyarakat, ucap Sani.

Sani mengungkapkan, melalui tanggung jawab yang besar terhadap Gerakan Pramuka, Pemerintah Provinsi Jambi terus berkomitmen untuk meningkatkan kinerja dan pengabdian bagi Gerakan Pramuka, sehingga kedepannya Gerakan Pramuka Jambi menjadi lebih baik lagi.

Advertisement Advertisement

ADVERTORIAL

Gus Fawait Minta Puskesmas di Sekitar Wisata Jember Siaga Selama Libur Lebaran

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember saat meminta Nakes siaga di kawasan wisata. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, meminta puskesmas di sekitar kawasan wisata menyiagakan ambulans dan tenaga medis selama periode libur Lebaran, Jumat, 20 Maret 2026.

Instruksi tersebut ia sampaikan kepada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana agar layanan kesehatan tetap tersedia di lokasi yang berpotensi mengalami lonjakan kunjungan wisatawan.

“Saya minta puskesmas, khususnya yang di sekitar wilayah wisata, kiranya nanti untuk bersiap siaga terkait masalah ambulans apabila dibutuhkan oleh masing-masing objek wisata di Kabupaten Jember,” kata Gus Fawait.

Gus Fawait juga meminta perhatian khusus pada kawasan wisata yang diperkirakan dipadati pengunjung selama libur Lebaran.

“Jangan sampai ada daerah-daerah yang menjadi pusat titik kumpul massa malah tidak ada ambulans dan tenaga medisnya. Terutama Papuma dan Watu Ulo ini akan membeludak sehingga perlu dukungan penuh untuk memastikan mereka standby di sana,” ujarnya.

Penyiagaan tenaga medis dan ambulans di kawasan wisata tersebut bertujuan memastikan wisatawan dan masyarakat sekitar memperoleh layanan kesehatan dengan cepat ketika terjadi keadaan darurat selama masa libur Lebaran.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Jember, Muhammad Zamroni, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah memetakan sembilan titik strategis yang menjadi fokus penyiagaan layanan kesehatan selama masa libur.

“Penyiagaan personel medis ini dijadwalkan berlangsung mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026,” ucap Zamroni.

Beberapa lokasi yang menjadi prioritas meliputi Alun-alun Jember, Kecamatan Puger dan kawasan sekitarnya seperti Pondok Dalem dan Paseban, serta destinasi wisata Pantai Watu Ulo dan Pantai Papuma.

Continue Reading

ADVERTORIAL

Gus Fawait Ajak Warga Jember Manfaatkan Layanan Publik Gratis

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember berpidato dalam Safari Ramadan di Ledokombo, Selasa (17/3/2026). (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, mengajak warga memanfaatkan berbagai layanan publik gratis saat Safari Ramadan di Kecamatan Ledokombo, Selasa, 17 Maret 2026.

Gus Fawait menggunakan agenda tersebut untuk bertemu langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai program layanan yang dapat diakses warga Kabupaten Jember tanpa biaya.

Dalam rangkaian kegiatan itu, ia berdialog dengan berbagai elemen masyarakat di Ledokombo.

Ia juga menyerahkan santunan kepada anak yatim serta meresmikan pemasangan instalasi listrik gratis bagi warga kurang mampu.

Gus Fawait menguraikan bahwa sebagian warga masih belum mengetahui hak mereka dalam mengakses layanan publik yang telah disediakan pemerintah daerah.

“Kabupaten Jember ini memiliki jumlah penduduk yang sangat besar. Ternyata di lapangan, masih banyak warga yang belum tahu kalau ada program pengobatan gratis hanya dengan KTP, pembuatan dokumen kependudukan yang mudah, dan lain sebagainya,” ujar Gus Fawait.

Melalui Safari Ramadan tersebut, ia juga memberi penjelasan mengenai program Universal Health Coverage (UHC) yang memungkinkan warga memperoleh layanan pengobatan gratis cukup menggunakan KTP.

Selain itu, pemerintah daerah juga memberi kemudahan dalam pengurusan berbagai dokumen administrasi kependudukan.

Selain layanan kesehatan dan administrasi kependudukan, sosialisasi tersebut turut membahas isu lain di masyarakat, antara lain pencegahan pernikahan dini, penurunan angka stunting, serta persoalan infrastruktur.

Pada akhir kegiatan, Gus Fawait mengajak warga memanfaatkan layanan pengaduan Wadul Gus’e untuk menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lapangan, mulai dari warga miskin yang belum menerima bantuan hingga kendala pelayanan publik di Kabupaten Jember.

Continue Reading

ADVERTORIAL

Bupati Jember Larang ASN Pakai Mobil Dinas untuk Mudik

DETAIL.ID

Published

on

Bupati Jember, Muhammad Fawait. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember – Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan larangan penggunaan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi, termasuk untuk keperluan mudik Lebaran.

Penegasan tersebut disampaikan melalui Surat Edaran Bupati Jember tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Terkait Hari Raya.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga integritas aparatur sipil negara (ASN) sekaligus mencegah penyalahgunaan fasilitas negara.

Gus Fawait menyebut, kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat serta imbauan dari Komisi Pemberantasan Korupsi terkait pengendalian gratifikasi pada momentum hari raya.

“Sudah ada pelarangan, termasuk dari KPK. Karena ini sudah jelas dari pemerintah pusat, otomatis kita harus mengikuti,” ujarnya saat ditemui dalam kegiatan sahur bersama, Senin, 16 Maret 2026)m.

Ia menekankan bahwa kendaraan dinas hanya diperuntukkan bagi kepentingan kedinasan dan pelayanan publik, bukan untuk kebutuhan pribadi ASN.

“Fasilitas negara harus digunakan secara tepat guna. Kendaraan dinas bukan untuk kepentingan pribadi, termasuk untuk mudik Lebaran,” katanya.

Untuk memastikan kebijakan berjalan optimal, Bupati telah menginstruksikan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) agar segera menyosialisasikan surat edaran tersebut kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jember.

Selain itu, Pemkab Jember juga mulai menerapkan langkah efisiensi penggunaan kendaraan operasional.

Dalam beberapa agenda dinas, pejabat daerah terlihat menggunakan satu kendaraan secara bersama sebagai bentuk penghematan bahan bakar minyak (BBM) dan pengendalian belanja operasional.

“Kita ingin memberi contoh bahwa penggunaan fasilitas negara harus benar-benar efisien dan tepat sasaran,” ujarnya.

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs