Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Pengurus PMI Batanghari Resmi Dilantik, Fadhil Arief Jadi Dewan Pelindung

Published

on

detail.id/, Batanghari – Kepengurusan Palang Merah (PMI) Kabupaten Batanghari masa bakti 2022-2027 sebanyak 20 orang secara resmi dilantik di Serambi Rumah Dinas Bupati Batanghari. Senin 19 September 2022.

Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua PMI Provinsi Jambi Hasan Basri Agus yang disaksikan oleh Bupati Batanghari M. Fadhil Arief, forkompimda, kepala OPD dan para tamu undangan lainya.

Pelantikan ini diantaranya melantik lima orang dewan kehormatan yang diketuai Muhammad Rifai Kadir dan juga melantik Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief sebagai Dewan Pelindung dan Ketua PMI Kabupaten Batanghari masa bakti 2022-2027 yang diketuai oleh Skretaris Daerah Batanghari Muhammad Azan.

Dalam kesempatan ini, Muhammad Fadhil Arief mengucapkan, terimakasih kepada dewan kehormatan dan pengurus palang merah Indonesia Kabupaten Batanghari masa bakti 2017-2022 yang telah melaksanakan tugasnya.

“Terhadap dewan kehormatan dan pengurus masa bakti 2022-2027 yang terpilih dan baru saja dilantik pada hari ini, agar dapat segera menjalankan program kerja organisasi dengan baik. Sebagai kepala daerah, saya mengharapkan setelah dilantik ini, tentunya bisa bekerja sama, saling bahu membahu dengan stekholder sehingga bisa bersinergi, baik dengan Pemda maupun masyarakat,” kata Bupati Batanghari M. Fadhil Arief.

Dikatakan Fadhil, dengan bekerja sama bisa membawa nama harum PMI Kabupaten Batanghari ke arah yang lebih baik lagi, mengingat tugas PMI sekarang semakin berat dan kompleks.

“Untuk pengurus yang baru, saya ingatkan pekerjaan di PMI ini berbeda dengan pekerjaan di intansi maupun Pemda. Oleh karena itu pekerjaan di PMI ini merupakan ladangnya berbuat kemanusiaan, sekaligus ladang amal ibadah,” ujarnya.

Dilanjutkan Fadhil, untuk diketahui pelantikan pengurus maupun dewan kehormatan PMI ini dilaksanakan setiap lima tahun sekali baik ditingkat pusat hingga tingkat kecamatan. Sebagai organisasi besar yang bergelut dalam bidang kemanusiaan, tentunya PMI mempunyai tujuan yang jelas terhadap apa yang dilakukannya.

“Pelayanan yang diberikan PMI terhadap masyarakat banyak sekali bentuknya, yakni dalam hal penanggulangan bencana alam, pelayanan kesehatan, donor darah dan banyak lagi pelayanan PMI yang diberikan terhadap masyarakat,” katanya.

Diteruskan Fadhil , pengembangan SDM adalah hal yang mutlak yang harus diperhatikan, di mana saat ini PMI mempunyai relawan yang harus siap sedia setiap saat menjalankan tugas misi gerakan kemanusian ini.

“Saya berharap kepada pengurus yang baru, bisa mencetak relawan-relawan, mulai dari relawan remaja yang tergabung dalam PMR yang berada di sekolah-sekolah atau lingkungan masyarakat. Kemudian juga membentuk korps sukarela (KSR) yang merupakan relawan PMI yang terlatih dan sudah mengikuti pendidikan sesuai dengan standar PMI dan merupakan tulang punggung PMI dalam setiap gerakan yang dilakukan di lapangan,” ujarnya.

Advertisement

ADVERTORIAL

Layanan Pertanahan Era Digital, Lebih Mudah Pantau Berkas Lewat Aplikasi Sentuh Tanahku

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Semarang – Proses pengecekan berkas pertanahan kini dapat dilakukan masyarakat melalui aplikasi Sentuh Tanahku. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat bisa memantau status permohonan tanpa perlu datang langsung ke Kantor Pertanahan hanya untuk memastikan tahapan berkas yang sedang diproses.

Endria (37), warga asal Kabupaten Semarang mengaku terbantu dengan fitur pemantauan berkas yang tersedia di aplikasi Sentuh Tanahku. Proses pengecekan jadi lebih praktis dan transparan karena informasi perkembangan layanan dapat diakses langsung melalui telepon genggamnya.

“Pemantauan perkembangan berkas atau sertipikat sekarang lebih mudah karena bisa dicek langsung lewat aplikasi Sentuh Tanahku. Jadi, saya bisa tahu posisi berkas sudah sampai mana,” ujar Endria usai mengambil Sertipikat Elektronik di Kantah Kabupaten Semarang.

Waktu pengurusan sertipikat jadi terasa lebih efisien dengan fitur yang tersedia dalam Sentuh Tanahku. Masyarakat tidak perlu berulang kali datang ke Kantah untuk menanyakan perkembangan permohonan. Bagi Endria, hal itu bukan hanya sangat bermanfaat, namun juga menghemat biaya dan tenaganya.

“Kemarin begitu saya cek di aplikasi, statusnya sudah di loket penyerahan. Baru setelah lihat info itu, hari ini saya langsung datang ke kantor untuk mengambil hasilnya,” kata Endria.

Setelah merasakan sendiri kegunaan Sentuh Tanahku, Endria pun mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan pertanahan digital yang telah disediakan Kementerian ATR/BPN.

“Sekarang semuanya lebih simple dan mudah dipantau. Jadi masyarakat tidak perlu ragu menggunakan aplikasi Sentuh Tanahku maupun layanan pertanahan elektronik lainnya,” tuturnya. (*)

#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia

Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional

X: x.com/kem_atrbpn
Instagram: instagram.com/kementerian.atrbpn/
Fanpage facebook: facebook.com/kementerianATRBPN
Youtube: youtube.com/KementerianATRBPN
TikTok: tiktok.com/@kementerian.atrbpn
Situs: atrbpn.go.id
PPID: ppid.atrbpn.go.id
WhatsApp Pengaduan: 0811-1068-0000

Continue Reading

ADVERTORIAL

Lima Puluh Persen Bidang Tanah di Sulteng Sudah Bersertifikat, Wamen Ossy: Ini Menunjukkan Sulteng Terus Bertumbuh

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Palu – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menyerahkan sejumlah sertifikat di Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Minggu, 10 Mei 2026. Penyerahan sertifikat ini menjadi bagian dari capaian pendaftaran tanah di Sulteng yang tercatat sudah hampir 50% bidang tanah terdaftar dan bersertifikat.

“Patut kita apresiasi di mana sudah hampir 50% tanah sudah terdaftar dan juga hampir 50% bersertipikat. Ini menunjukkan bahwa Provinsi Sulteng ini adalah provinsi yang terus tumbuh,” ujar Wamen Ossy saat memberikan pengarahan kepada jajaran Kanwil BPN Provinsi Sulteng.

Pada kesempatan tersebut, Wamen ATR/Waka BPN menyerahkan total 13 sertipikat yang terdiri dari Sertipikat Hak Pakai, Sertipikat Hak Guna Bangunan, sertipikat untuk tanah wakaf, serta sertipikat hasil program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Sertipikat tersebut diserahkan kepada kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Menurut Wamen Ossy, pertumbuhan jumlah bidang tanah yang terdaftar dan bersertipikat di Sulteng juga menunjukkan meningkatnya kebutuhan pelayanan pertanahan seiring perkembangan wilayah dan pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, ia meminta jajaran Kanwil BPN Provinsi Sulteng untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan dengan tetap menjaga ketelitian dan kualitas data.

“Jangan sampai mengejar angka keberhasilan, tetapi meninggalkan masalah untuk masa depan. Pak Menteri Nusron selalu mengingatkan, cepat tetapi tetap teliti,” kata Wamen ATR/Waka BPN.

Di momen ini, Wamen Ossy mengapresiasi langsung semangat jajaran Kanwil BPN Provinsi Sulteng yang tetap memberikan pelayanan di tengah tantangan geografis dan keterbatasan infrastruktur di sejumlah wilayah.

“Saya melihat kegigihan dan juga keinginan kuat dari para unsur pimpinan di unit-unit kerja baik di Kantor Pertanahan (Kantah) maupun di Kanwil berupaya untuk melaksanakan pengabdian terbaik ini. Bukan untuk saya ataupun untuk Pak Menteri, tapi apa yang kita lakukan adalah untuk masyarakat yang sama-sama kita cintai,” ucap Wamen Ossy.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kanwil BPN Provinsi Sulteng, Muhammad Naim beserta jajarannya, dan para Kepala Kantah Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulteng. (SG/JR)

#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia

Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional

X: x.com/kem_atrbpn
Instagram: instagram.com/kementerian.atrbpn/
Fanpage facebook: facebook.com/kementerianATRBPN
Youtube: youtube.com/KementerianATRBPN
TikTok: tiktok.com/@kementerian.atrbpn
Situs: atrbpn.go.id
PPID: ppid.atrbpn.go.id
WhatsApp Pengaduan: 0811-1068-0000

Continue Reading

ADVERTORIAL

Geliat Sepak Bola Jember Kembali Membara, Piala Bupati 2026 Siap Digelar Gratis dengan Hadiah Puluhan Juta

DETAIL.ID

Published

on

Sosialisasi resmi Askab PSSI Jember di aula Pemkab Jember pada Selasa (12/5/2026). (Foto: DETAIL/Istimewa)

DETAIL.ID, Jember – Kabupaten Jember bersiap menyambut pesta sepak bola rakyat melalui Turnamen Antar Kecamatan Piala Bupati Jember 2026.

Kepastian bergulirnya kompetisi bergengsi ini ditandai dengan sosialisasi resmi yang digelar Askab PSSI Jember di aula Pemkab Jember pada Selasa, 12 Mei 2026.

Memasuki edisi ketiga, turnamen ini ditegaskan sebagai pilar utama pembinaan atlet daerah yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

Mewakili Ketua Askab PSSI Jember, Deni Ariyanto menyampaikan bahwa ajang ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan berbagai kompetisi jenjang usia yang telah dilakukan sebelumnya.

“Turnamen ini merupakan Piala Bupati Jember yang ketiga. Sebelumnya kami juga sukses menggelar kompetisi tingkat SD, SMP, SMA hingga Liga Mahasiswa,” ujar Deni.

Ia menekankan bahwa misi utama dari gelaran ini adalah memastikan rantai pembinaan pemain di Jember tidak terputus.

Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Kabupaten Jember melalui Disporabudpar.

Sekretaris Disporabudpar Jember, Dendhy Radiant, menyoroti bahwa dampak turnamen ini melampaui batas lapangan hijau, terutama dalam menggerakkan roda ekonomi kerakyatan.

“Ini bukan sekadar pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi antar kecamatan. Kalau masyarakat ramai menonton, UMKM dan pedagang kecil juga ikut bergerak. Perputaran ekonomi masyarakat tentu akan semakin terasa,” tutur Dendhy.

Untuk memastikan partisipasi yang luas dari seluruh penjuru wilayah, Ketua Askab PSSI Jember Abdulah Waid menegaskan bahwa pendaftaran turnamen ini sama sekali tidak dipungut biaya alias gratis.

Meski tanpa biaya pendaftaran, gengsi kompetisi tetap tinggi dengan total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp25 juta.

Dengan aturan teknis yang telah dipaparkan oleh Wakil Ketua Askab PSSI Jember Andik Slamet kepada perwakilan kecamatan, masyarakat kini tinggal menanti peluit pertama dibunyikan untuk menyaksikan bakat-bakat terbaik Jember berlaga demi kehormatan kecamatan masing-masing.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs