ADVERTORIAL
Atlet PABERSI Batanghari Meraih 16 Medali, Manager: Terima Kasih Ketua KONI
detail.id/, Batanghari – Anak asuh Wakil Ketua I DPRD Batanghari, Muhammad Ja’far memang bukan kaleng-kaleng. Mereka berhasil memboyong 16 medali selama mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Persatuan Angkat Berat Seluruh Indonesia (PABERSI) tahun ini.
Torehan medali bikin Ja’far selaku Ketua Cabor PABERSI Batanghari sangat puas. Apalagi semua peraih medali Kejurprov PABERSI GOR Kota Baru tanggal 3 sampai dengan 7 September 2022 merupakan atlet-atlet muda berbakat.
“Alhamdulillah hasil Kejurprov PABERSI tahun ini cukup memuaskan. Meskipun belum bisa juara umum, namun semangat atlet merebut medali luar biasa. Buktinya mereka bisa memboyong 16 medali,” kata Ja’far dikonfirmasi detail, Sabtu 10 September 2022.
Kejurprov PABERSI merupakan tiket atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jambi 2022. Ia meyakini semangat juang atlet-atlet tak pernah kendor demi mengharumkan nama Kabupaten Batanghari.
Manager PABERSI Batanghari, Muhlisa Putra bersyukur kerja keras atlet muda daerah ini mampu merebut medali. Ia berharap atlet PABERSI bisa meningkatkan prestasi dalam ajang Porprov Jambi nanti.
“Terima kasih tak terhingga kepada Ketua Umum KONI Batanghari dan Ketua Cabor PABERSI berkenan hadir langsung memberikan support kepada seluruh atlet sewaktu pembukaan Kejurprov,” ujarnya.

Berikut nama-nama atlet peraih medali Kejurprov PABERSI 2022
1. Nadira Nur Aprilia (Angkat Berat 47 kg) berhasil memboyong (1) Medali Emas (benchpress), (1) Medali Perak (squat), (1) Medali Perak (total) dan (1) Medali Perunggu (deadlift).
2. Vivi Hestikaryani (Angkat Berat kelas 69 kg) berhasil memboyong (1) Medali Emas (benchpress), (1) Medali Emas (deadlift), (1) Medali Emas (total) dan (1) Medali Perak (squat).
3. Narcha Barbellisa (Angkat Berat kelas 84+kg) berhasil memboyong (1) Medali Emas (backsquart), (1) Medali Perunggu (benchpress), (1) Medali Perunggu (deadlift) dan (1) Medali Perunggu (total).
4. Sawarni (Angkat Berat kelas 83 kg Putra) berhasil memboyong 2 Medali Perunggu dan 2 Medali Perak.
Editor: Ardian Faisal
ADVERTORIAL
UNJA Terima Kunjungan Consul General of India, Bahas Peluang Kerja Sama Pendidikan dan Riset
Mendalo – Universitas Jambi (UNJA) menggelar pertemuan dalam rangka kunjungan Consulate General of India ke Universitas Jambi yang dilaksanakan pada Senin, 30 Maret 2026, di Ruang Rapat Rektor Lantai 7, Gedung UNIFAC UNJA Mendalo.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Hubungan Masyarakat, dan Sistem Informasi, Prof. Dr. Revis Asra, S.Si., M.Si., Direktur Pascasarjana, para Dekan dan Wakil Dekan Fakultas, serta dosen Program Studi Arkeologi di lingkungan Universitas Jambi. Sementara itu, Consulate General of India dihadiri langsung oleh Konsul Jenderal India di Medan, Prof. Ravi Shanker Goel.
Prof. Revis Asra menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menekankan pentingnya penguatan kerja sama internasional.
“Kami menyambut baik kunjungan penting dari Konsulat Jenderal India di Universitas Jambi. Kami berharap pertemuan ini dapat memperkuat hubungan antara Indonesia dan India, khususnya di bidang pendidikan tinggi. Selain itu, kami melihat peluang besar untuk menjalin kolaborasi dengan institusi di India, baik dalam bidang riset, pertukaran pelajar, maupun pengembangan institusi. Kami menantikan kerja sama yang berkelanjutan,” ujar Prof. Revis.
Menanggapi hal tersebut, Prof. Ravi Shanker Goel menyampaikan antusiasmenya terhadap potensi kerja sama dengan Universitas Jambi.
“Kami sangat terbuka untuk menjalin kerja sama dengan setiap fakultas di Universitas Jambi karena banyak peluang yang dapat dikembangkan. Hubungan antara Indonesia dan India juga telah terjalin dalam berbagai sektor, termasuk ekonomi internasional. Kami juga membuka peluang bagi mahasiswa UNJA untuk mengikuti program pertukaran pelajar ke universitas di India,” tutur Prof. Ravi.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi dokumentasi dan penyerahan cendera mata antara kedua belah pihak. Selanjutnya, dilaksanakan diskusi interaktif antara para pimpinan fakultas dengan Prof. Ravi Shanker Goel. Diskusi berfokus pada penguatan kerja sama akademik, pertukaran budaya, peluang beasiswa pendidikan tinggi di India, serta program pertukaran mahasiswa dan dosen di masa depan, termasuk rencana penelitian bersama.
Dalam sesi tersebut, masing-masing pimpinan secara bergantian menyampaikan berbagai aspirasi dan potensi kerja sama yang dapat dikembangkan. Hal ini mendapat tanggapan langsung dari Prof. Ravi Shanker Goel, yang menekankan pentingnya penyusunan action plan sebagai langkah konkret agar rencana kerja sama tidak berhenti pada tataran wacana. Diskusi berlangsung dinamis dan penuh antusiasme dari kedua belah pihak dalam menyambut peluang kolaborasi yang lebih luas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta pemahaman yang lebih mendalam serta peluang konkret dalam pengembangan kolaborasi antara UNJA dan institusi pendidikan di India. (www.unja.ac.id)
ADVERTORIAL
UNJA Tambah Dua Jurnal Terakreditasi SINTA 2, Perkuat Publikasi Ilmiah Kampus
Mendalo – Universitas Jambi (UNJA) kembali menorehkan capaian dalam bidang publikasi ilmiah. Dua jurnal ilmiah terbaru berhasil meraih akreditasi Science and Technology Index (SINTA) 2. Hal ini memperkuat posisi UNJA dalam pengelolaan jurnal akademik di tingkat nasional.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNJA, Prof. Amirul Mukminin, S.Pd., M.Sc. Ed., Ph.D., menyampaikan bahwa dua jurnal yang baru mendapatkan akreditasi tersebut adalah Ideal: Indonesian Educational Administration and Leadership Journal serta Elements: Educational Leadership and Management Journal. Keduanya merupakan jurnal di bidang pendidikan dan dikelola oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) melalui LPPM.
“Dengan tambahan dua jurnal ini, jumlah jurnal SINTA 2 di Universitas Jambi menjadi tujuh. Sebelumnya kita sudah memiliki lima jurnal dengan akreditasi yang sama,” ujar Prof. Amirul.
Di tingkat nasional, jumlah jurnal ilmiah di Indonesia tercatat lebih dari 20 ribu jurnal, dengan sekitar 13 ribu di antaranya telah terakreditasi dalam sistem SINTA dari peringkat 1 hingga 6. Sementara itu, di UNJA sendiri, jumlah jurnal yang dikelola mencapai sekitar 142 jurnal, baik yang sudah terakreditasi maupun yang masih dalam proses pengembangan.
Dari jumlah tersebut, saat ini sekitar 59 jurnal telah terakreditasi, termasuk tiga jurnal dengan akreditasi SINTA 1 dan tujuh jurnal SINTA 2. Selain itu, UNJA juga memiliki dua jurnal yang telah terindeks Scopus.
Menurut Prof. Amirul, memperoleh akreditasi SINTA 2 bukan hal yang mudah karena prosesnya sangat kompetitif. Jurnal harus memenuhi berbagai persyaratan, mulai dari kualitas artikel, manajemen penerbitan, hingga keaktifan dewan editor dan reviewer dalam kegiatan penelitian.
“Jurnal SINTA 2 sangat penting karena dapat digunakan sebagai salah satu syarat kenaikan jabatan fungsional dosen, khususnya menuju lektor kepala. Selain itu, jurnal ini juga menjadi wadah bagi dosen dan peneliti untuk mempublikasikan hasil riset mereka,” kata Prof. Amirul menjelaskan.
Keberadaan jurnal terakreditasi ini juga mendukung aktivitas akademik mahasiswa. Di UNJA, mahasiswa program doktor (S3) diwajibkan memiliki minimal dua artikel yang terbit pada jurnal terakreditasi SINTA 2 sebagai salah satu syarat kelulusan.
Untuk meningkatkan kualitas jurnal di lingkungan kampus, LPPM UNJA telah menjalankan berbagai strategi, di antaranya mengundang pakar dari kementerian untuk memberikan pelatihan pengelolaan jurnal, serta melakukan evaluasi jurnal secara berkala setiap semester.
UNJA juga memiliki tiga asesor jurnal tingkat nasional. Mereka adalah Dr. Robi Hendra, M.Pd., Dian Arisandy Eka Putra Sembiring, M.Pd., dan dr. Anggelia Puspasari, M. Biomed. Mereka membantu memfasilitasi, membimbing, serta memotivasi pengelola jurnal di Universitas agar kualitasnya terus meningkat.
Selain itu, pada tahun 2026 LPPM juga akan mengadakan program bedah jurnal, di mana pengelola jurnal akan mempresentasikan pengelolaan, kualitas artikel, serta kendala yang dihadapi agar dapat memperoleh solusi dan pendampingan dalam meningkatkan akreditasi.
Saat ini Universitas Jambi memiliki sekitar 1.341 dosen. Ketua LPPM berharap seluruh dosen dapat aktif meneliti dan mempublikasikan karya ilmiah agar mampu meningkatkan kualitas jurnal yang dimiliki universitas.
Sebagai penutup, Prof. Amirul menegaskan bahwa peningkatan kualitas jurnal tidak hanya bergantung pada sistem dan pengelolaan, tetapi juga pada keberanian dan komitmen sivitas akademika dalam menghasilkan karya ilmiah yang bermutu dan berdampak. Ia mendorong seluruh dosen dan peneliti untuk terus berkarya serta berkontribusi nyata melalui publikasi ilmiah.
“Keberanian dan ketegasan bukan sekadar cerita yang dibagikan ke semua pemuda. Namun keberanian dan ketegasan harus diimplementasikan pada karya,” tutur Prof. Amirul. (www.unja.ac.id)
ADVERTORIAL
Pendaftaran SNBT 2026 Resmi Dibuka, UNJA Sediakan 3.797 Kuota di 71 Program Studi
Mendalo – Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026 resmi dibuka pada Rabu, 25 Maret 2026 pukul 15.00 WIB. Jalur ini menjadi salah satu kesempatan utama bagi calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN), termasuk Universitas Jambi (UNJA).
SNBT merupakan bagian dari Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), yang penyelenggaraannya berbasis tes melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Peserta hanya dapat mengikuti tes ini satu kali dalam setahun dan terbuka bagi siswa kelas akhir maupun lulusan (gap year).
Pada tahun 2026, UNJA menyediakan 3.797 kuota bagi calon mahasiswa baru melalui jalur SNBT yang tersebar di 71 program studi, baik akademik maupun vokasi. Informasi mengenai daya tampung dapat dilihat di https://snpmb.id/utbk-snbt/daftar-ptn-snbt.
Rektor UNJA, Helmi, mengimbau calon peserta untuk menentukan pilihan program studi secara matang.
“Universitas Jambi ingin agar calon mahasiswa memilih program studi yang benar-benar sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuan adik-adik semua,” ujar Rektor dalam kegiatan sosialisasi SNPMB di lingkungan UNJA.
Pendaftaran SNBT dilakukan secara online melalui portal resmi SNPMB dan akan berlangsung mulai 25 Maret hingga 7 April 2026. Peserta diwajibkan memiliki akun SNPMB yang telah terdaftar dan dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp200.000.
Selain itu, peserta diperbolehkan memilih hingga maksimal empat program studi dengan ketentuan tertentu, di mana urutan pilihan mencerminkan prioritas. Informasi selengkapnya dapat diakses di https://snpmb.id/utbk-snbt/informasi-umum.
UNJA tidak hanya membuka kuota penerimaan mahasiswa baru, tetapi juga akan menjadi lokasi pelaksanaan UTBK. Hal ini memberikan kemudahan bagi peserta, khususnya di wilayah Jambi dan sekitarnya untuk mengikuti ujian secara langsung di lingkungan kampus UNJA.
Dengan dibukanya pendaftaran SNBT 2026, UNJA berharap semakin banyak calon mahasiswa berkualitas yang bergabung dan berkembang bersama, serta berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa. (www.unja.ac.id)



