ADVERTORIAL
Tanggapan Bupati Atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Terhadap Nota Rancangan Perubahan APBD Kabupaten
detail.id/, Tanjungjabung Timur – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjungjabung Timur dalam rapat paripurna masa persidangan I tahun 2022-2023 dengan agenda penyampaian Tanggapan Bupati atas pandangan umum Fraksi DPRD terhadap Nota Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Tanjungjabung Timur Tahun Anggaran 2022.
Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Tanjungjabung Timur, Mahrup, SE beserta Wakil Ketua DPRD dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Sapril. S.IP Sekretaris DPRD, Syafaruddin, S.IP beserta beberapa kepala OPD dan Forkopimda, pada Selasa, 7 Agustus 2022 Siang di Gedung Paripurna DPRD Tanjungjabung Timur.
Saat menjawab pemandangan umum fraksi-fraksi seperti dari Fraksi Golkar, Fraksi PDI Perjuangan dan Fraksi BBI, dengan ini kami sangat setuju kiranya dalam menyikapi peraturan Menteri Keuangan nomor 134/PMK.07/2022 tentang belanja wajib dalam rangka penanganan dampak inflasi tahun anggaran 2022, sebesar 2% khusunya OPD yang menjadi pelaksana penyaluran bansos untuk secara cermat melakukan pendataan dan kelayakan dan bantuan tersebut akan tepat sasaran,” kata Sekda.
Lanjut, menjawab tanggapan pemandangan umum fraksi Golkar terkait penurunan belanja pegawai sebesar Rp.10,49 Milyar terkait penurunan belanja hibah sebesar Rp.29,02 Milyar dapat kami jelaskan disebabkan terjadi perubahan belanja BOS pada dinas pendidikan yang semula di anggarkan pada rekening belanja hibah sesuai dengan Kementrian dalam Negeri nomor 059-5889 tahun 2021 tentang hasil verifikasi, validasi nomenklatur perencanaan pembangunan keuangan daerah dana BOS tersebut dianggarkan pada belanja pegawai, belanja barang dan jasa dan belanja BOS,” kata Sekda.
Jawaban pertanyaan Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi BBI efektifitas anggaran terhadap pelaksanaan anggaran yang hanya efektif 60 hari, namun juga diharapkan bukan hanya sekedar terserap saja tapi diharapkan penyerapan tersebut memberikan efek positif dalam menggerakkan pembangunan daerah.
“Kemudian terhadap tuntutan masyarakat yang disampaikan ke DPRD melalui pergerakan mahasiswa Islam Indonesia cabang Tanjungjabung Timur atas kelangkaan BBM selain kepada kendaraan bermotor (aplikasi My Pertamina) sehingga menyebabkan terhentinya distribusi BBM Subsidi ke wilayah yang jauh dari SPBU karena dari regulasi yang diterapkan oleh Pertamina yang sangat menyulitkan menyulitkan masyarakat untuk mendapatkan BBM.
Lanjut, menjawab tanggapan pemandangan umum Fraksi Golkar terima kasih atas saran dan masukan terkait pengaduan masyarakat di desa Cemara tentang lahan garapan yang dimilki oleh masyarakat yang sertifikatnya dikelaurakan oleh BPN, untuk mengatasi persoalan tersebut akan disampaikan saat pembahasan rencana kerja anggaran perubahan nantinya,” kata sekda
Jawaban, sekaligus ucapan terima kasih dan apresiasi juga disampaikan kepada fraksi-fraksi lainnya atas catatan, masukan, serta saran yang disampaikan melalui pemandangan umum oleh juru bicara fraksi masing-masing,” ujar Sekda
ADVERTORIAL
Gus Fawait Minta Puskesmas di Sekitar Wisata Jember Siaga Selama Libur Lebaran
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, meminta puskesmas di sekitar kawasan wisata menyiagakan ambulans dan tenaga medis selama periode libur Lebaran, Jumat, 20 Maret 2026.
Instruksi tersebut ia sampaikan kepada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana agar layanan kesehatan tetap tersedia di lokasi yang berpotensi mengalami lonjakan kunjungan wisatawan.
“Saya minta puskesmas, khususnya yang di sekitar wilayah wisata, kiranya nanti untuk bersiap siaga terkait masalah ambulans apabila dibutuhkan oleh masing-masing objek wisata di Kabupaten Jember,” kata Gus Fawait.
Gus Fawait juga meminta perhatian khusus pada kawasan wisata yang diperkirakan dipadati pengunjung selama libur Lebaran.
“Jangan sampai ada daerah-daerah yang menjadi pusat titik kumpul massa malah tidak ada ambulans dan tenaga medisnya. Terutama Papuma dan Watu Ulo ini akan membeludak sehingga perlu dukungan penuh untuk memastikan mereka standby di sana,” ujarnya.
Penyiagaan tenaga medis dan ambulans di kawasan wisata tersebut bertujuan memastikan wisatawan dan masyarakat sekitar memperoleh layanan kesehatan dengan cepat ketika terjadi keadaan darurat selama masa libur Lebaran.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Jember, Muhammad Zamroni, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah memetakan sembilan titik strategis yang menjadi fokus penyiagaan layanan kesehatan selama masa libur.
“Penyiagaan personel medis ini dijadwalkan berlangsung mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026,” ucap Zamroni.
Beberapa lokasi yang menjadi prioritas meliputi Alun-alun Jember, Kecamatan Puger dan kawasan sekitarnya seperti Pondok Dalem dan Paseban, serta destinasi wisata Pantai Watu Ulo dan Pantai Papuma.
ADVERTORIAL
Gus Fawait Ajak Warga Jember Manfaatkan Layanan Publik Gratis
DETAIL.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, mengajak warga memanfaatkan berbagai layanan publik gratis saat Safari Ramadan di Kecamatan Ledokombo, Selasa, 17 Maret 2026.
Gus Fawait menggunakan agenda tersebut untuk bertemu langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai program layanan yang dapat diakses warga Kabupaten Jember tanpa biaya.
Dalam rangkaian kegiatan itu, ia berdialog dengan berbagai elemen masyarakat di Ledokombo.
Ia juga menyerahkan santunan kepada anak yatim serta meresmikan pemasangan instalasi listrik gratis bagi warga kurang mampu.
Gus Fawait menguraikan bahwa sebagian warga masih belum mengetahui hak mereka dalam mengakses layanan publik yang telah disediakan pemerintah daerah.
“Kabupaten Jember ini memiliki jumlah penduduk yang sangat besar. Ternyata di lapangan, masih banyak warga yang belum tahu kalau ada program pengobatan gratis hanya dengan KTP, pembuatan dokumen kependudukan yang mudah, dan lain sebagainya,” ujar Gus Fawait.
Melalui Safari Ramadan tersebut, ia juga memberi penjelasan mengenai program Universal Health Coverage (UHC) yang memungkinkan warga memperoleh layanan pengobatan gratis cukup menggunakan KTP.
Selain itu, pemerintah daerah juga memberi kemudahan dalam pengurusan berbagai dokumen administrasi kependudukan.
Selain layanan kesehatan dan administrasi kependudukan, sosialisasi tersebut turut membahas isu lain di masyarakat, antara lain pencegahan pernikahan dini, penurunan angka stunting, serta persoalan infrastruktur.
Pada akhir kegiatan, Gus Fawait mengajak warga memanfaatkan layanan pengaduan Wadul Gus’e untuk menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lapangan, mulai dari warga miskin yang belum menerima bantuan hingga kendala pelayanan publik di Kabupaten Jember.
ADVERTORIAL
Bupati Jember Larang ASN Pakai Mobil Dinas untuk Mudik
DETAIL.ID, Jember – Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan larangan penggunaan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi, termasuk untuk keperluan mudik Lebaran.
Penegasan tersebut disampaikan melalui Surat Edaran Bupati Jember tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Terkait Hari Raya.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga integritas aparatur sipil negara (ASN) sekaligus mencegah penyalahgunaan fasilitas negara.
Gus Fawait menyebut, kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat serta imbauan dari Komisi Pemberantasan Korupsi terkait pengendalian gratifikasi pada momentum hari raya.
“Sudah ada pelarangan, termasuk dari KPK. Karena ini sudah jelas dari pemerintah pusat, otomatis kita harus mengikuti,” ujarnya saat ditemui dalam kegiatan sahur bersama, Senin, 16 Maret 2026)m.
Ia menekankan bahwa kendaraan dinas hanya diperuntukkan bagi kepentingan kedinasan dan pelayanan publik, bukan untuk kebutuhan pribadi ASN.
“Fasilitas negara harus digunakan secara tepat guna. Kendaraan dinas bukan untuk kepentingan pribadi, termasuk untuk mudik Lebaran,” katanya.
Untuk memastikan kebijakan berjalan optimal, Bupati telah menginstruksikan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) agar segera menyosialisasikan surat edaran tersebut kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jember.
Selain itu, Pemkab Jember juga mulai menerapkan langkah efisiensi penggunaan kendaraan operasional.
Dalam beberapa agenda dinas, pejabat daerah terlihat menggunakan satu kendaraan secara bersama sebagai bentuk penghematan bahan bakar minyak (BBM) dan pengendalian belanja operasional.
“Kita ingin memberi contoh bahwa penggunaan fasilitas negara harus benar-benar efisien dan tepat sasaran,” ujarnya.



