NASIONAL
11 Faedah Seks Untuk Kesehatan, Tak Hanya Puaskan Hasrat Seksual
Manfaat dari berafiliasi seks ini bukan cuma dinikmati secara fisik, namun juga secara psikologis, emosional, intelektual, sampai sosial.
Melansir Healthline, seks ialah aktivitas yang berkaitan dengan keintiman penis dan vagina. Biasanya, acara ini akan berlanjut ke orgasme dan masturbasi.
Di segi lain, seks berfungsi untuk melaksanakan tata cara reproduksi untuk membuat kehamilan dan memiliki keturunan.
Namun, beberapa studi memberikan seks juga bermanfaat untuk menjaga tekanan darah, membakar kalori, memperkuat otot, mengembangkan libido, hingga menghemat risiko banyak sekali penyakit.
Berikut 11 faedah seks untuk kesehatan.
1. Perkuat sistem kekebalan tubuh
Studi menawarkan orang yang melakukan seks setidaknya 1-2 kali per Minggu memiliki imunoglobulin A yang lebih baik. Begitu sebaliknya, imunoglobulin A pada mereka yang jarang seks lebih sedikit.
Imunoglobulin ialah antibodi yang berfungsi mencegah penyakit dan benteng pertahanan untuk melawan aneka macam virus, termasuk human papillomavirus (HPV). Artinya, seks berfaedah untuk memperkuat tata cara kekebalan badan.
2. Tidur lebih nyenyak
Ketika seks, tubuh akan melepas hormon oksitosin alias hormon cinta dan hormon endorfin yang menimbulkan rasa damai dalam diri.
Selain itu, seks juga melepaskan hormon prolaktin yang menciptakan Anda mengantuk dan rileks, sehingga dapat tidur lebih nyenyak.
Tidur yang lebih nyenyak berguna untuk memperkuat tata cara kekebalan, memajukan energi, hingga memperpanjang usia. Khusus bagi wanita, tidur yang nyenyak dan lebih usang mampu memajukan keinginan seksual pada esok harinya.
3. Redakan pusing
Studi memberikan seks mampu meredakan pusing penuh dan sebagian alias migrain. Hal ini sebab seks menawarkan rasa tenang dan dapat meredakan berbagai rasa sakit.
4. Cegah kanker prostat
Pria yang lebih sering seks mempunyai risiko kanker prostat yang lebih kecil dibandingkan dengan yang tidak. Hal ini mengacu pada hasil studi yang memberikan laki-laki yang ejakulasi 4-7 kali per Minggu memiliki risiko kanker prostat sekitar 36 persen.
Potensi risiko ini lebih kecil daripada pria yang cuma ejakulasi sekitar 2-3 kali per ahad.
Tak hanya itu, studi lain menyatakan pria yang orgasme sekurang-kurangnya2 kali per ahad mempunyai risiko ajal 50 persen lebih rendah dari yang jarang berafiliasi intim.
5. Redakan kram menstruasi
Manfaat seks bagi perempuan rupanya bisa meredakan kram menstruasi dan pramenstruasi. Sebab, orgasme dikala seks menciptakan hormon yang mampu meredakan berbagai rasa sakit, tergolong kram di perut yang kerap muncul saat menstruasi dan pramenstruasi.
Tak cuma itu, berhubungan intim juga memberi manfaat berupa memajukan kesuburan, memajukan produksi pelumas vagina, sampai melindungi rahim dari pertumbuhan jaringan di luar rahim.
Seks juga memberi faedah agar perempuan tidak mengalami atrofi vagina atau penipisan dinding vagina setelah kala menopause. Hal ini penting sebab atrofi vagina bisa mengakibatkan rasa nyeri dikala seks di usia lanjut maupun kencing.
6. Sehatkan jantung
Dikutip dari laman Everyday Health, seks dapat menyehatkan jantung. Studi menawarkan laki-laki yang berhubungan intim setidaknya dua kali per ahad memiliki risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah dibanding mereka yang cuma sekali seks per ahad atau bahkan lebih jarang.
Penyakit kardiovaskular ini contohnya strok dan serangan jantung. Studi lain menyatakan seks mampu menyehatkan jantung karena mempeRabukan kalori mirip sedang berolahraga.
Pria setidaknya mempeRabukan 4 kalori per menit, sedangkan perempuan mempeRabukan 3 kalori per menit saat seks. Anda bisa mengkalkulasikan sendiri berapa kalori yang terbakar sesuai durasi seks Anda.
7. Kurangi stres
Seks dapat menghemat stres sebab orgasme melepas hormon endorfin dan yang lain yang memajukan suasana hati. Selain itu, seks bisa menurunkan tekanan darah yang umumnya meningkat ketika seseorang sedang stres.
8. Hati bahagia, kekerabatan lebih kuat
Bagi mereka yang telah berpasangan, seks mampu menciptakan hati senang dan relasi lebih besar lengan berkuasa. Sebab, seks menunjukkan rasa hening dan bahagia sehabis bekerjasama.
Kepuasan ini setuturnya dapat meningkatkan rasa cinta dan akidah kepada pasangan, sehingga hubungan menjadi lebih besar lengan berkuasa.
9. Bikin kulit glowing
Selain skincare, seks juga bisa menghasilkan kulit yang bercahaya alias glowing. Bahkan, beberapa andal menyatakan seks mampu menciptakan Anda terlihat lebih muda sebab situasi hati membaik dan stres menyusut.
10. Semakin percaya diri
Studi memberikan mereka yang sering melakukan seks, maka iktikad dirinya makin meningkat.
Hal ini terjadi alasannya badan akan sering melepas hormon estrogen saat berafiliasi intim. Selain itu, seks juga memberi rasa bahagia dan damai, sehingga iman diri gampang terbangun.
11. Tingkatkan kesehatan mental
Manfaat dari seks yang tak kalah penting yakni meningkatkan kesehatan mental dan meredakan kecemasan.
Selain itu, seks juga bisa memajukan kemampuan mengerti, mengidentifikasi, dan mengekspresikan emosi, meminimalisir tekanan akhir pertentangan emosional, hingga meningkatkan kemampuan berpikir.
Hasil observasi memberikan faedah seks bagi mereka yang berusia 50-90 tahun ialah ingatan menjadi lebih baik dan tidak mudah merasa kesepian.
Uncategorized
Menumbuhkan Cura Personalis di Antara Para Pendidik
DETAIL.ID, Yogyakarta – Suasana riang gembira namun penuh perhatian menyelimuti ruang kaca pada pertemuan guru SMA Kolese De Britto pada Jumat, 13 Maret 2026. Para guru berkumpul dalam sebuah pertemuan reflektif bertajuk Paradigma Pedagogi Ignatian (PPI) dengan tema “Cura Personalis Antar Guru – Pendidik. Pertemuan ini menghadirkan narasumber Romo Paul Suparno, seorang imam Serikat Yesus yang dikenal luas sebagai pemikir pendidikan dan pemerhati pedagogi Ignatian.
Pertemuan ini menjadi ruang pembelajaran bersama bagi para guru untuk kembali menyadari bahwa pendidikan tidak hanya berbicara tentang relasi antara guru dan murid, tetapi juga tentang bagaimana para guru saling merawat, menghargai, dan menumbuhkan satu sama lain sebagai sesama pendidik.
Dalam pemaparannya, Romo Paul Suparno menegaskan bahwa semangat Cura Personalis merupakan perhatian pribadi yang mendalam terhadap setiap individu sebagai salah satu jantung spiritualitas pendidikan Ignatian. Selama ini, istilah Cura Personalis sering dipahami terutama dalam relasi guru terhadap murid. Namun, menurutnya, semangat ini juga sangat penting dihidupi dalam relasi antar guru.
“Sering kali kita berbicara tentang bagaimana memperhatikan murid secara personal. Tetapi sebenarnya, para guru juga membutuhkan perhatian, dukungan, dan penguatan dari sesamanya,” ungkap Romo Paul.
Ia menambahkan bahwa lingkungan pendidikan yang sehat tidak lahir hanya dari sistem atau kurikulum yang baik, melainkan dari relasi manusiawi yang hangat di antara para pendidiknya. Ketika para guru saling mendukung, saling mendengarkan, dan saling menghargai, maka suasana kerja yang penuh makna akan tercipta, dan hal itu pada akhirnya juga akan berdampak pada perkembangan para murid.
Lebih jauh, Romo Paul mengajak para guru untuk memandang profesi pendidik bukan sekadar pekerjaan, melainkan sebuah panggilan. Dalam panggilan itu, setiap guru diundang untuk terus belajar, bertumbuh, dan membangun komunitas yang saling menguatkan.

Menurutnya, komunitas guru yang hidup dalam semangat Cura Personalis akan menjadi ruang yang memungkinkan setiap pendidik berkembang secara utuh, baik secara intelektual, emosional, maupun spiritual. Di dalam komunitas sekolah, seorang guru tidak merasa berjalan sendirian dalam menghadapi tantangan pendidikan yang semakin kompleks.
“Menjadi guru tidak selalu mudah, ada banyak tantangan, baik dari tuntutan akademik maupun dari dinamika perkembangan murid. Karena itu, penting bagi para guru untuk memiliki komunitas yang saling menopang,” jelasnya.
Dalam sesi sharing dalam kelompok berlangsung hangat, para guru mencoba merefleksikan pengalaman sebagai pendidik, tentang bagaimana saling bekerja sama, bagaimana saling mendukung rekan kerja, serta bagaimana dapat menciptakan budaya sekolah yang semakin manusiawi. Selanjutnya dari hasil sharing kelompok, disampaikan pada forum dan hasilnya sama, yaitu cura personalis antar guru memberikan kekuatan dan motivasi kedekatan emosianal dan hati yang meneguhkan.
Pertemuan ini bukan menjadi ruang diskusi intelektual, tetapi ruang refleksi batin dari para guru. Para guru diajak untuk melihat kembali panggilan sebagai pendidik yang tidak hanya mengajar pengetahuan, tetapi juga membentuk manusia.
Semangat ini sejalan dengan visi pendidikan SMA Kolese De Britto yang berupaya membentuk pribadi-pribadi muda yang unggul secara akademik, memiliki hati nurani yang benar, serta memiliki kepekaan sosial dan semangat bela rasa terhadap sesama.
Dalam konteks inilah, para guru dipandang bukan sekadar pengajar, tetapi juga pembimbing kehidupan bagi para murid. Oleh karena itu, kualitas relasi antar guru menjadi sangat penting, karena dari komunitas pendidik yang sehat akan lahir proses pendidikan yang juga sehat.
Pertemuan Paradigma Pedagogi Ignatian (PPI) ini menjadi pengingat bahwa pendidikan sejati selalu berakar pada relasi yang manusiawi. Ketika para guru mampu menghidupi Cura Personalis di antara mereka sendiri, maka semangat yang sama akan lebih mudah diteruskan kepada para murid.
Melalui pertemuan ini, para guru diharapkan semakin menyadari bahwa menjadi pendidik dalam tradisi Ignatian berarti berjalan bersama dalam komunitas, saling mendukung, saling menguatkan, dan bersama-sama bertumbuh demi pelayanan pendidikan yang semakin bermakna demi kemuliaan Allah yang lebih besar.
NASIONAL
Menteri Sosial Siap Dorong 5 Juta KPM Menjadi Anggota Kopdes Merah Putih
DETAIL.ID, Pasuruan – Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf siap mendorong 5 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Jawa Timur menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Dorongan ini disampaikannya saat menghadiri acara Kolaborasi Koperasi Desa Merah Putih dengan Program Keluarga Harapan di KDMP Gejugjati, Kecamatan Lekok, Pasuruan, Jawa Timur pada Selasa, 10 Maret 2026.
Menteri Saifullah Yusuf hadir bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono serta Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah.
Dalam sambutannya, Gus Ipul – sapaan akrab Saifullah Yusuf — menegaskan kolaborasi ini semata-mata agar mereka terlibat aktivitas ekonomi produktif.
“Ada 229 ribu KPM di Pasuruan dan total 5 juta KPM di Jawa Timur akan didorong menjadi anggota Kopdes Merah Putih,” ujarnya.
Menurutnya, dengan menjadi anggota koperasi, KPM tidak hanya berperan sebagai pembeli, tetapi juga sebagai pemilik yang dapat memperoleh manfaat ekonomi dari kegiatan koperasi.
Gus Ipul menjelaskan bahwa kolaborasi antara program perlindungan sosial dan koperasi desa merupakan bagian dari upaya pemberdayaan.
“Pemerintah ingin para penerima manfaat tidak hanya berharap menerima bantuan setiap tiga bulan sekali, tetapi mengharapkan keluarganya makin berdaya,” ucapnya
Pada kesempatan tersebut, Gus Ipul juga menekankan pentingnya data yang akurat dalam penanganan kemiskinan sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto. “Banyak di sekitar kita orang-orang tidak tampak penderitaannya. Presiden meminta dimulai dengan data. Kalau data benar, intervensi pemerintah akan benar,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan kondisi di lingkungannya melalui jalur formal atau partisipasi menggunakan beragam saluran yang telah disediakan Kementerian Sosial.
Gus Ipul menekankan, seluruh upaya penanganan kemiskinan harus dilakukan secara terarah, terpadu, dan berkelanjutan sesuai amanat konstitusi. Sementara di sisi lain, penerima bantuan sosial diharapkan memiliki semangat untuk terus meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.
“Setelah dapat bansos, harus punya semangat menjadi keluarga yang lebih mandiri. Seperti slogan kita, bansos sementara, berdaya selamanya,” tuturnya.
Secara khusus, Gus Ipul juga menyerahkan bantuan pemberdayaan sosial kepada kelompok masyarakat yang dipimpin oleh Zubaidah berupa 100 paket ayam petelur dengan nilai total Rp 570 juta.
Menteri Koperasi menyerahkan secara simbolis bantuan dari BNI berupa simpanan pokok dan simpanan wajib untuk 400 anggota KDMP Gejugjati dengan total nilai Rp 20 juta.
Terdapat pula dukungan dari beberapa pihak untuk penguatan operasional koperasi dan pemberdayaan masyarakat, antara lain bantuan pupuk dari PT Pupuk Indonesia, satu perangkat komputer dari Perum Bulog untuk operasional koperasi, mesin printer dan sembako untuk modal usaha dari ID Food, tablet dari PT Pertamina.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyampaikan bahwa kolaborasi koperasi desa dan PKH dapat menjadi wadah penguatan ekonomi di tingkat desa. “Kolaborasi Kopdes dengan PKH akan menjadi wadah bagi banyak hal-hal baik di skala desa,” ujar Emil.
Di tempat yang sama, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan bahwa saat ini telah tersedia sekitar 2.200 bangunan gudang dan gerai yang dikelola oleh KDMP. Pemerintah juga tengah membangun sekitar 32 ribu unit bangunan serupa di berbagai daerah.
“Bangunan ini bukan sekadar fisik, tetapi akan dikelola oleh KDMP untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat desa,” katanya. (Tina)
NASIONAL
KPK Diminta Dalami Konflik Stockpile Batu Bara PT SAS
DETAIL.ID, Jakarta – Penolakan warga Kota Jambi terhadap keberadaan stockpile batu bara PT Sinar Anugerah Sukses (SAS) terus berlanjut. Terbaru giliran organ masyarakat sipil aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) yang bersuara di gedung KPK RI pada Kamis kemarin, 5 Maret 2026.
Salah satu massa aksi GERAM, Jadi Prabowo dalam orasinya meminta KPK RI untuk asistensi dan pengawasan terhadap gejolak berkepanjangan antara Warga Aur Duri dengan PT SAS — anak usaha RMKE Group –dan pihak Pemerintah Kota Jambi dan Pemerintah Provinsi Jambi.
”Jadi ini PT SAS sudah lama bergejolak, pembangunan stockpile batu baranya di areal pemukiman warga mendapat penolakan. Dan sampai hari ini tidak ada resolusi penyelesaian konflik oleh pemerintah daerah,” kata Hari Prabowo.
Warga setempat tak terima bertetangga dengan stockpile batu bara, karena dinilai bakal mendatangkan banyak dampak negatif mulai dari permasalahan lingkungan atau kesehatan, hingga permasalahan sosial.
Penolakan warga juga punya dasar yang jelas, bahwa Perda RTRW Kota Jambi 2024-2044 pada titik lokasi pembangunan areal stockpile batu bara PT SAS merupakan areal dengan peruntukan permukiman dan pertanian, bukan untuk industri batu bara.
”Pertanyaannya kenapa ini pembangunan PT SAS terkesan dipaksakan untuk berdiri di areal yang tidak sesuai peruntukan? Asal tahu saja Pak, areal stockpile PT SAS ini juga berdekatan dengan 2 kampus besar di Jambi. Universitas Jambi dan UIN Sultan Thaha,” ujarnya.
Dalam RDP yang digelar oleh DPRD Kota Jambi beserta pinak-pihak terkait pada 11 Februari lalu, Sekretaris Komisi III DPRD Kota Jambi Joni Ismed juga mendesak hal serupa; meminta KPK memeriksa seluruh perizinan yang sudah dikantongi oleh PT SAS.
Sebab izin yang dimiliki perusahaan merupakan izin untuk kegiatan pertanian, bukan untuk pembangunan stockpile batu bara. Oleh karena itu, perusahaan diminta untuk menjalankan kegiatan sesuai dengan izin yang telah diberikan. Ia juga menegaskan perlunya pengawasan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) apabila ditemukan indikasi penyelewengan oleh pemangku kebijakan dalam proses perizinan.
”Kami minta kepada Gubernur Jambi sebagai wakil pemerintah pusat untuk menyelesaikan ini segera dan menyurati Presiden RI dan juga meminta kepada KPK untuk memeriksa semua perizinan ini. Mungkin dari regulasi itu ada indikasi yang lain, karena disitu ada 40 ribu masyarakat yang terdampak dan 2 kampus besar Unja dan UIN ini kader bangsa semua yang harus dilindungi,” ujar Joni.
Di Gedung KPK RI, massa GERAM pun menekankan bahwa mereka tidak anti terhadap investasi. Bukan antek asing yang tidak pro investasi. Namun hak hidup warga sekitar tak boleh dikorbankan atas nama investasi.
”Ini juga menyangkut terkait kepatuhan Pemprov Jambi dan Pemkot Jambi terhadap peraturan tata ruang yang telah mereka buat,” katanya. (*)


