Connect with us
Advertisement

NASIONAL

10 Negara Terkecil di Dunia berdasarkan Luas Wilayah dan Penduduknya

Published

on

Jakarta – Bumi terdiri atas 195 negara, baik yang luasnya besar maupun kecil. Namun, tahukah kau mana yang ialah negara terkecil di dunia? Berikut jawabannya.

Mengutip World Data, setidaknya ada beberapa negara yang masuk dalam klasifikasi negara kecil, ialah yang luas negaranya kurang dari 1.000 km².

Kendati memiliki luas wilayah yang kecil, jumlah populasi atau masyarakatdi negara-negara kecil ini beraneka ragam. Ada yang hanya ratusan orang, namun ada juga yang meraih puluhan ribu.

Berikut urutan 10 negara terkecil di dunia.

1. Vatikan

Vatikan ialah negara terkecil di dunia menurut luas kawasan dan jumlah penduduk. Luas wilayahnya cuma 400 m². Sementara jumlah populasinya kurang dari 1.000 orang.

Negara ini berada di dalam kota Roma, Italia sekaligus menjadi negara terkecil di Eropa, namun telah diakui secara internasional menjadi negara independen terkecil di dunia.

Negara ini berbentuk eklesiastik atau monarki sakerdotal yang diperintah oleh Uskup Roma, yaitu Paus dan para penasihat di dalamnya memimpin Gereja Kristen Roma.

2. Monako

Negara terkecil di dunia ke-2 adalah Monako yang memiliki batas dengan Prancis dan Laut Tengah. Luasnya hanya berkisar 2 km², namun populasinya padat, yakni meraih 36.686 orang.

Monako mereklamasi tanahnya untuk memperbesar kawasan negara mereka. Negara ini menganut sistem monarki konstitusional dengan seorang pangeran selaku kepala negaranya.

3. Nauru

Nauru ialah negara kepulauan di Mikronesia yang terletak di Pasifik Tengah. Negara ini berada di akrab Kepulauan Solomon, Papua New Guinea, dan Kepulauan Marshall.

Negara yang dipimpin oleh presiden yang dipilih oleh para anggota parlemennya ini memiliki luas 21,1 km² dengan populasi mencapai 12.511 orang.

4. Tuvalu

Tuvalu sebelumnya dikenal selaku Kepulauan Ellice. Negara dengan luas 26 km² ini terletak di antara Hawaii dan Australia di Samudra Pasifik.

Negara ini bertetangga dengan Kiribati, Nauru, Samoa, dan Fiji. Kendati kecil, tetapi jumlah populasi di negara ini cukup banyak, yaitu mencapai 11.204 orang.

5. San Marino

Negara terkecil di dunia berikutnya ialah San Marino yang letaknya dikelilingi oleh Italia. Luas daerahnya berkisar 61,2 km² dengan populasi padat mencapai 33.745 orang.

San Marino merupakan negara republik konstitusional tertua di dunia alasannya adalah sudah terbentuk sejak 3 September 301. Sampai ketika ini, tata cara ini masih dianut oleh San Marino.

6. Liechtenstein

Negara yang terletak di antara Austria dan Swiss ini mempunyai luas daerah sebesar 160,5 km². Namun, populasi masyarakatnya cukup besar, yaitu berkisar 39.039 orang.

Liechtenstein merupakan negara dengan sistem pemerintahan monarki konstitusional yang dipimpin oleh seorang pangeran.

7. Kepulauan Marshall

Kepulauan Marshall yang terletak di Samudra Pasifik mempunyai luas negara berkisar 181,4 km². Negara ini berbatasan dengan Nauru, Kiribati, Mikronesia, dan Pulau Wake.

Mulanya, masyarakatdi negara ini cuma sedikit sesuai luas kawasan yang sempit. Namun perlahan jumlah orangnya terus bertambah hingga mencapai 42.050 orang.

8. Kepulauan Cook

Kepulauan Cook ialah negara kepulauan di Samudra Pasifik Selatan dengan metode pemerintahan monarki konstitusional dengan jumlah masyarakat8.128 orang.

Luas negara ini berkisar 241,7 km² dan bertetanggaan dengan Selandia Baru, Samoa, dan Polinesia Prancis. Negara ini berstatus berasosiasi bebas dengan Selandia Baru.

9. Saint Kitts & Nevis

Saint Kitts & Nevis merupakan negara terkecil di benua Amerika dengan luas kawasan berkisar 261 km². Negara ini merupakan federasi dua pulau yang terletak di Kepulauan Leeward, Karibia.

Dulunya, negara ini ialah rumah bagi perkampungan Inggris dan Prancis di daerah Karibia. Negara ini juga pernah menjadi bab dari Inggris sampai kesudahannya merdeka dan bermetamorfosis Saint Kitts & Nevis.

10. Maladewa

Maladewa merupakan negara terkecil di dunia ke-10 sekaligus negara terkecil di Asia. Letaknya di Samudra Hindia dan membentuk kepulauan.

Luasnya cuma berkisar 300 km² dengan masyarakat100 persen beragama Islam. Maladewa sangat populer dengan pariwisatanya dan kerap menjadi tujuan honeymoon pasangan muda.

NASIONAL

Kolaborasi Pendidikan Global: Chungbuk University Korea Selatan Kunjungi SMA Kolese De Britto Yogyakarta

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Yogyakarta – SMA Kolese De Britto Yogyakarta menerima kunjungan akademik dari Chungbuk National University, Korea Selatan, yang berlangsung selama 2–6 Februari 2026. Kunjungan ini menjadi bagian dari penguatan jejaring Internasional sekaligus ruang pembelajaran lintas budaya dalam dunia pendidikan.

Selama hampir sepekan, delegasi Chungbuk University terlibat langsung dalam berbagai agenda utama, mulai dari praktik mengajar di kelas-kelas, workshop pengembangan profesional guru, hingga kegiatan City Tour budaya Yogyakarta bersama siswa dan pembimbing SMA Kolese De Britto.

Pada agenda praktik mengajar, para dosen dan mahasiswa Chungbuk University berinteraksi langsung dengan siswa di berbagai kelas. Kegiatan ini menjadi sarana pertukaran pendekatan pedagogis, memperkenalkan perspektif pendidikan global, sekaligus membangun suasana belajar yang dialogis dan kolaboratif.

Puncak kegiatan akademik dilaksanakan pada Rabu, 4 Februari 2026, melalui Workshop Guru yang berlangsung pukul 13.30–15.00 WIB. Workshop ini diikuti oleh para guru SMA Kolese De Britto dan difokuskan pada pengembangan praktik pembelajaran, refleksi pedagogi, serta berbagi pengalaman pendidikan antara Indonesia dan Korea Selatan. Suasana workshop berlangsung dinamis, penuh diskusi, dan saling memperkaya wawasan profesional pendidik.

Selain agenda akademik, delegasi Chungbuk University juga diajak mengenal kekayaan budaya Yogyakarta melalui City Tour pada Kamis, 5 Februari 2026, pukul 10.00–16.00 WIB. Bersama perwakilan siswa dan pembimbing SMA Kolese De Britto, rombongan mengunjungi Keraton Yogyakarta dan Museum Sonobudoyo. Kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan lintas budaya, di mana nilai-nilai sejarah, tradisi, dan kearifan lokal Yogyakarta diperkenalkan secara langsung kepada tamu Internasional.

Kunjungan ini tidak hanya memperkuat kerja sama antar lembaga pendidikan lintas negara, tetapi juga sejalan dengan semangat pendidikan humanis yang dihidupi SMA Kolese De Britto, pendidikan yang membuka diri pada dunia, membangun dialog, serta menumbuhkan sikap saling menghargai dalam keberagaman.

Kunjungan Chungbuk University menegaskan komitmen SMA Kolese De Britto Yogyakarta untuk menghadirkan pendidikan yang berwawasan global, reflektif, dan berakar pada nilai kemanusiaan.

Continue Reading

NASIONAL

MBG di Muaro Jambi Bikin 104 Orang Masuk Rumah Sakit, Kanreg BGN Jambi Bilang Begini…

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Jambi – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Jambi dibikin heboh oleh insiden keracunan massal sejumlah pelajar di lingkup Kecamatan Sekernan dan Sengeti, Kabupaten Muara Jambi, Jumat 30 Januari 2026.

‎Hingga sekira pukul 21.30, pihak RSUD Ahmad Ripin mencatat terdapat sebanyak 104 pelajar dari berbagai sekolah mulai dari TK, SD, SMP, dan SMA. Selain itu ada pula Guru dan Balita mengalami keracunan makanan.

‎Penyebabnya diduga kuat dari konsumsi soto, menu MBG yang disajikan oleh SPPG Sengeti. Pihak Pemprov Jambi lewat Satgas Pangan pun mengambil langkah cepat dengan menonaktifkan sekentara SPPG yang dikelola oleh Yayasan Aziz Rukiyah Aminah.

‎Soal ini Kepala Regional (Kanreg) BGN Provinsi Jambi, Adityo mengklaim bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Muaro Jambi juga Provinsi Jambi dan BPOM untuk melakukan uji lab atas sampel makanan.

‎”Kita masih nunggu hasil dari pengecekan lab. Yng dicek itu dari sampel makanan dan air,” ujar Adityo, Jumat 30 Januari 2026, di RSUD Ahmad Ripin.

‎Kalau menurut Kanreg BGN Jambi itu, insiden keracunan yang terjadi di Muara Jambi merupakan kali pertama dalam pelaksanaan MBG di Provinsi Jambi. Kepada murid, wali murid serta pihak terdampak lainnya. Dia pun menyampaikan permohonan maaf.

‎Untuk tindak lanjut dari BGN sendiri, SPPG Sengeti dihentikan sementara sembari hasil investigasi penyebab keracunan massal terungkap. Penyaluran terhadap 28 sekolah oleh SPPG Sengeti pun disetop sementara.

‎Disinggung terkait hasil pengecekan sementara, Adityo menolak untuk berkomentar dengan dalih bahwa saat ini investigasi masih dilakukan. Soal standar operasional masing-masing SPPG di Provinsi Jambi, dia mengklaim semua yang beroperai sudah tersertifikasi.

‎”Yang operasional itu semua sudah menggunakan sertifikasi Laik Higiene Sanitasi. Jadi memang kita memang sudah sesuai standar yang berlaku,” katanya.

‎Sementara untuk prosedur pengolahan dan penyajian makanan, Adityo kembali mengklaim bahwa semua sudah sesuai SOP yang berlaku meskipun ia tak menjelaskan secara detail SOP yang dimaksud.

‎Berdasarkan pengakuan masyarakat di RSUD Ahmad Ripin terdapat pelajar yang membawa pulang jatah MBG nya, kemudian dikonsumsi oleh keluarga. Selain itu terdapat juga guru yang turut mencicip makanan MBG.

Disini Adityo bilang kalau serah terima jatah MBG dilakukan pada penerima manfaat yang terdata. “Jadi kalau memang sudah nyampe di sekolah memang itu balik lagi ke pihak sekolahnya,” katanya.

‎Lantas bagaimana pengawasan dari BGN Regional terhadap pelaksanaan MBG di daerah-daerah? Disini Kanreg BGN Jambi lagi-lagi menekankan soal sertifikasi Laik Higiene Sanitasi.

‎Dengan insiden di SPPG Sengeti, Adityo menolak untuk sertifikasinya diragukan. Kata dia, bukan diragukan, berarti ada pelaksanaan SOP nya yang kurang berjalan dengan baik oleh pihak SPPG.

‎Dari insiden ini, Adityo mengklaim bahwa sudah terdapat banyak hal untuk melakukan pencegahan mulai dari penentuan menu makanan, pemilihan bahan baku hingga seluruh hal teknis harus sesuai SOP yang berlaku.

‎”Kali ini fatal. Karna kalau saya pribadi, apapun yang terjadi klau memang sudah ada yang terdampak itu fatal. Mkanya saya pribadi sebagai Kepala Regional memohon maaf atas kejadian ini,” katanya.

‎Reporter: Juan Ambarita

Continue Reading

NASIONAL

Terus Bertambah! Korban Keracunan MBG dari SPPG Sengeti Kini Sudah 102, Ada Balita Hingga Guru

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Jambi – Jumlah korban  keracunan MBG dari SPPG Sengeti terus bertambah, terbaru Sekda Muaro Jambi Budi Hartono didampingi Kadinkes Aang Hambali menyampaikan bahwa tercatat 102 korban yang sudah mendapat perawatan medis di RSUD Ahmad Ripin, Jumat malam 30 Januari 2026.

‎”Saat ini sudah terdata tadi 102 anak dari TK SD SMP, ada 1 orang SMA. Ada juga anak-anak yang itu kakaknya membawa makanan ke rumah terus dimakan sama adiknya, kena. Ada juga beberapa orang guru, kena juga,” ujar Sekda Budi, Jumat malam, 30 Januari 2026.

‎Lebih lanjut Sekda Muara Jambi itu menyampaikan terdapat 2 Balita yang dirujuk ke RSUD Raden Mattaher. Prtama berusia 1 tahun 4 bulan kedua 2 tahun 9 bulan.

‎Berdasarkan pemantauan sementara Pemkab Muara Jambi, penanganan terhadap korban keracunan MBG dapat tertangani sejauh ini. RSUD Ahmad Ripin disebut mengerahkan seluruh tenaga medisnya untuk melayani korban keracunan MBG.

‎Imbas insiden keracunan kali ini, operasional SPPG Sengeti dihentikan sementara berdasarkan hasil rapat bersama pihak BGN dan juga Pemerintah Provinsi Jambi.

‎”kemudian sampel makanan itu yang ada di dapur maupun di sekolah-sekolah akan diteliti nanti di labor kita. Setelah itu nanti akan kita investigasi dimana ini kelalaiannya,” katanya.

‎Terkait sanksi, menurut Sekda hal tersebut menjadi domain dari BGN RI.
‎Sementara itu pihak SPPG Sengeti ketika dikunjungi oleh awak media terkesan tertutup. Beberapa kendaraan roda dua dan 4 tampak mejeng depan SPPG.

‎Namun pihak keamanan mengatakan bahwa tidak ada pihak berwenang yang dapat memberi keterangan.

‎”Tadi dari Polres sama dari Dinkes udah datang. Sampel udah diambil,” ujar security SPPG Sengeti.

‎Informasi dihimpun, bahwa SPPG Sengeti dibawah Yayasan Aziz Rukiyah Aminah melayani 28 sekolah dengan 3400 porsi MBG bagi sekolah di Kecamatan Sekernan dan Sengeti.

‎Reporter: Juan Ambarita

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs