Connect with us
Advertisement

ADVERTORIAL

Bupati Muarojambi Hadiri Sidang Paripurna

Published

on

Muarojambi – Pj Bupati Muarojambi Bachyuni Deliansyah, Sekda Budhi Hartono, asisten sekda, para OPD dan undangan lainnya menghadiri sidang sidang paripurna DPRD, Senin, 6 Februari 2023.

Paripurna dipimpin langsung ketua DPRD Yuli Setia Bakti di dapingi wakil ketua 1 Junaidi dan wakil ketua ll Ahmad Haikal beserta anggota DPRD.

Hadir lama kegiatan itu Pj Bupati Muarojambi Bachyuni Deliansyah, Sekda Budhi Hartono, asisten sekda, para OPD dan undangan lainnya.

Ketua DPRD Yuli Setia Bakti menyebut, agenda paripurna hari ini merupakan Pengambilan keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Muarojambi.

“Bahwa pembahasan Ranperda Pengelolaan Keuangan Daerah, merupakan amanat UU yang harus disahkan, demi kelancaran keuangan daerah,” kata Yuli.

Dalam paripurna tersebut, delapan fraksi DPRD di Muarojambi menyampaikan pandangannya masing-masing. Mereka setuju ranperda ini disahkan menjadi Perda. Namun demikian, mereka memiliki beberapa catatan, diantaranya meminta jika anggaran benar- benar digunakan untuk kepentingan yang bermanfaat dengan program pro rakyat.

Sementara, Pj Bupati Kabupaten Muarojambi Bachyuni Deliansyah menyebut jika pandangan Fraksi Ranperda Pengelolaan Keuangan Daerah Pemkab Muarojambi sangat konsisten dan komit dalam menjalankan pengelolaan keuangan daerah, yang sesuai dengan aturan yang ada.

“Semua masukan DPRD Muaro Jambi akan dijalankan, kedepannya sistem keuangan daerah, tentunya akan digunakan dengan teknologi sesuai kebutuhannya, masukan dari DPRD akan menjadi perhatian khusus bagi Pemkab kedepan,” kata Bachyuni Deliansyah.

Advertisement

ADVERTORIAL

Gerak Cepat Tanpa Menunggu Pusat, Pemkab Jember Gelontorkan Layanan Homecare Jemput Bola

DETAIL.ID

Published

on

Tim medis Homecare Jember memeriksa lansia. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember — Langkah progresif ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Jember dalam mereformasi pelayanan kesehatan masyarakat.

Alih-alih menunggu hasil pengkajian teoritis dari instansi pusat atau institusi perguruan tinggi, Pemkab Jember di bawah kepemimpinan Bupati Gus Fawait memilih langsung tancap gas mengeksekusi program Homecare langsung ke rumah-rumah warga.

Bupati Gus Fawait menegaskan bahwa keputusan untuk langsung menerjunkan layanan jemput bola ini didasari oleh prinsip kedaruratan medis.

Menurutnya, urusan kesehatan warga tidak boleh ditunda-tunda oleh birokrasi yang panjang maupun riset akademis yang memakan waktu lama.

“Ketika tingkat pusat maupun perguruan tinggi masih mendalami formulasinya, Jember memilih untuk langsung bertindak di lapangan. Masalah kesehatan masyarakat adalah urusan mendesak yang membutuhkan kepastian, bukan penundaan,” kata Gus Fawait.

Secara filosofis, program Homecare ini dirancang sebagai bentuk manifestasi kepedulian dan empati negara terhadap warga yang terpinggirkan.

Melalui program ini, tim medis dan nakes dikerahkan secara berkala minimal satu kali dalam sebulan untuk memantau lima kelompok sasaran prioritas:

  1. Lansia Tunggal: Warga lanjut usia yang hidup sebatang kara tanpa ada keluarga yang mendampingi.
  2. Ibu Hamil Risiko Tinggi: Menyasar kelompok kurang mampu yang terdeteksi memiliki komplikasi kehamilan berdasarkan hasil USG dan analisis dokter spesialis obgyn guna menekan angka kematian ibu.
  3. Warga Disabilitas dengan Penyakit Bawaan: Memastikan hak aksesibilitas kesehatan yang setara bagi penyandang disabilitas yang mengalami gangguan kronis.
  4. Balita Terindikasi Stunting: Langkah preventif jangka panjang demi menyelamatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) generasi masa depan Jember.
  5. Masyarakat Kurang Mampu Penderita Penyakit Kronis: Menjangkau pasien stroke, diabetes, hingga penderita yang membutuhkan cuci darah berkala yang kerap terkendala finansial.

“Program ini memastikan kesehatan fisik mereka tetap terpantau sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi masa muda mereka bagi daerah,” ucap bupati.

Untuk mengoptimalkan pergerakan di lapangan, Pemkab Jember telah menyiapkan 50 mobil armada Homecare.

Tidak hanya itu, bupati juga berencana menghadirkan tambahan armada roda dua guna mengatasi berbagai kendala geografis dan akses jalan yang sulit dilalui mobil.

Rencana penambahan armada motor ini mendapat sambutan positif dari para nakes di lapangan.

Kepala Puskesmas Sumberjambe, dr. Sukron Nanda Firmansyah, menyatakan dukungan penuh karena kebijakan tersebut dinilai sangat solutif bagi mobilitas tenaga medis.

“Kami sangat mendukung rencana tersebut karena pasti akan memudahkan mobilitas teman-teman nakes di lapangan, terutama untuk menjangkau akses-akses pemukiman yang memang tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat,” ujar dr. Sukron.

Ia menambahkan, meskipun di wilayah Sumberjambe mobil masih bisa masuk meski jalurnya sempit, masih banyak titik dan daerah lain di Jember yang memiliki medan jalan jauh lebih berat sehingga membutuhkan armada roda dua.

“Banyak daerah lain atau titik tertentu yang jalannya lebih sulit,” ujar Sukron. (*)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Kucuran Bantuan Pusat Cair, SMPN 7 Jember Perbarui 9 Kelas hingga Lab Komputer

DETAIL.ID

Published

on

Gus Fawait dan stakeholder terkait meninjau SMPN 7 Jember, Senin (10/8/2026). (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

DETAIL.ID, Jember — Sembilan ruang kelas dan satu laboratorium komputer di SMP Negeri 7 Jember resmi direvitalisasi memanfaatkan alokasi bantuan dari Pemerintah Pusat di bawah pimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Pembaruan ini menyasar perbaikan fisik bangunan serta pemenuhan fasilitas penunjang belajar siswa.

Bupati Jember Gus Fawait mendatangi lokasi sekolah untuk melihat langsung hasil perbaikan sarana tersebut sekaligus menemui para siswa dan jajaran tenaga pendidik, Senin, 10 Agustus 2026.

Peninjauan ini dilakukan untuk memantau pemanfaatan bantuan infrastruktur pendidikan di daerah.

Kepala SMPN 7 Jember, Davit Rahman, menyambut positif rampungnya perbaikan gedung dan ruang laboratorium di sekolahnya.

Menurutnya, pembaruan fisik ini membawa suasana baru yang berdampak langsung pada motivasi belajar siswa.

“Dukungan revitalisasi ini luar biasa bagi kami. Insyaallah, dengan fasilitas yang semakin baik, siswa kami akan lebih semangat untuk belajar dan proses pembelajaran dapat berjalan dengan lebih nyaman,” kata Davit.

Selain fokus pada ruang kelas, sekolah juga memaksimalkan keberadaan gedung olahraga (GOR) yang ada di kompleks SMPN 7 Jember.

Fasilitas tersebut tidak hanya digunakan untuk jam pelajaran olahraga siswa, tetapi juga disiapkan sebagai tempat latihan bagi atlet-atlet Kabupaten Jember dalam menghadapi ajang olahraga daerah. (*)

Continue Reading

ADVERTORIAL

Gubernur Al Haris Hadiri Tasyakuran Wisuda Hafiz 30 Juz Ponpes Sirojul Mukhlasin Al Fauzean

DETAIL.ID

Published

on

Jambi – Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai Tasyakuran Wisuda Pondok Pesantren Sirojul Mukhlasin Al Fauzean dan Ummahatul Mukminin Al Hasanah di Lorong H Ibrahim, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, pada Sabtu, 1 Agustus 2026.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Jambi Al Haris menghadiri langsung acara tasyakuran sekaligus meresmikan Santri Mark, sebuah fasilitas yang diharapkan menjadi simbol kemajuan dan penguatan ekosistem pendidikan di lingkungan pondok pesantren.

Gubernur Al Haris menyampaikan rasa bangga atas lahirnya generasi penghafal Al-Qur’an dari pondok pesantren tersebut. Ia memberikan apresiasi khusus kepada santri yang berhasil menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an.

“Ini sangat membanggakan. Anak-anak yang hafal Al-Qur’an 30 juz memiliki masa depan yang baik. Saya yakin mereka tidak akan kesulitan mencari jalan hidup, karena banyak masjid, pesantren, hingga yayasan yang membutuhkan hafiz Al-Qur’an. Bahkan mereka juga memiliki peluang melanjutkan pendidikan ke luar negeri,” ujar Al Haris.

Menurutnya, keberhasilan mencetak hafiz Al-Qur’an merupakan hasil kerja keras para pengasuh dan tenaga pendidik yang dengan penuh kesabaran membina para santri.

“Saya terharu dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pembina pondok yang telah memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak Jambi. Ini adalah investasi besar untuk masa depan daerah,” katanya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pondok Pesantren, Hasan Basri Agus (HBA), mengungkapkan rangkaian kegiatan yang digelar tidak hanya sebatas wisuda santri. Sejumlah agenda lain juga menjadi bagian dari upaya pondok dalam memperkuat pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

Di antaranya wisuda santri putri, peluncuran SMA Al-Amum, ceramah keagamaan, hingga berbagai program pengembangan yang berorientasi pada kemaslahatan umat.

HBA juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Al Haris yang meluangkan waktu menghadiri acara tersebut. Menurutnya, kehadiran orang nomor satu di Provinsi Jambi itu menjadi suntikan semangat bagi keluarga besar pondok pesantren untuk terus berkembang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah hadir dan memberikan dukungan. Kehadiran beliau menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mengembangkan kemandirian ekonomi dan kewirausahaan di lingkungan pondok pesantren,” ujar HBA.

Acara tasyakuran berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Selain dihadiri Gubernur Jambi, kegiatan ini juga dihadiri Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin, Kapolres Jambi, Ketua MUI, para tokoh agama, serta ratusan wali santri yang turut menyaksikan momen bersejarah tersebut. (*)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs