Connect with us
Advertisement

DAERAH

Status 12 Dokter Spesialis Ditangguhkan, Berujung Pemeriksaan Ombudsman

Published

on

12 Dokter Spesialis

Jambi – Selama satu tahun, 12 dokter spesialis di RSUD Mayjen A Thalib, Kota Sungaipenuh dirumahkan dan tidak bekerja hingga saat ini. Bermula dari terbitnya surat penangguhan yang dikeluarkan oleh Direktur RSUD A Thalib, Iwan Suwindra.

Kasus penangguhan para dokter itu terus bergulir. Berujung laporan dari para dokter yang merasa dirugikan ke Ombudsman.

Menindaklanjuti laporan itu, Ombudsman RI Perwakilan Jambi memanggil dan memeriksa Direktur RSUD Mayjen A Thalib, Iwan Suwindra dan pejabat RSUD Mayjen A Thalib lainnya.

Pemeriksaan tersebut berlangsung di Kantor Ombudsman RI Perwakilan Jambi pada Kamis, 9 Februari 2023. Tampaknya, pemeriksaan cukup alot, memakan waktu 7 jam.

Saiful Roswandi, Kepala Perwakilan Ombudsman Jambi membenarkan peristiwa penangguhan ke-12 dokter tersebut.

Ia menyampaikan pemeriksaan cukup lama lantaran pihaknya mencoba mengecek fakta dengan menelusuri segala sesuatu yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Tak lupa, Saiful menyebut pihaknya berjalan sesuai dengan aturan main yang berlaku.

“Ternyata benar direktur mengaku menerbitkan surat pemberitahuan yang isinya menangguhkan 12 dokter tersebut. Faktanya benar juga bahwa sampai hari ini diakui dokter tersebut dirumahkan atau tidak bekerja,” ujar Saiful Roswandi saat diwawancarai usai pemeriksaan.

Dalam pemeriksaan, pihaknya mendalami ada atau tidaknya aturan perundang-undangan yang dilanggar. Selanjutnya Ombudsman bakal menganalisis keterangan Direktur RSUD Mayjen A Thalib untuk menentukan langkah berikutnya. Pemeriksaan tersebut, kata Saiful bakal menghasilkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP).

Sementara itu, Direktur RSUD Mayjen A Thalib Kota Sungai Penuh Iwan Suwindra, juga tak menampik penangguhan terhadap 12 dokter spesialis itu. Ia pun membenarkan jika para dokter tersebut sudah dirumahkan selama kurang lebih 1 tahun.

Walaupun 12 dokter spesialis tidak bekerja selama satu tahun, ia menyampaikan hal itu tidak berpengaruh sama sekali terhadap pelayanan RSUD Mayjen A Thalib.

“Saat ini, pelayanan tidak ada persoalan. Artinya kita memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” kata Iwan.

Iwan tak banyak memberi penjelasan saat ditanya mengenai alasan menangguhkan ke-12 dokter tersebut. Namun, ia memastikan tak ada persoalan pribadi maupun konflik dalam peristiwa itu.

“Ya, artinya kan, nanti kita lihat hasil dari kajian Ombudsman nanti. Yang jelas kita teman sejawat dan seprofesi,” ucapnya.

 

Reporter: Frangki Pasaribu

DAERAH

Kunjungi Keluarga Korban Hanyut di Paiton, Bupati Gus Haris dan Wabup Fahmi Memimpin Tahlil

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Probolinggo – Di tengah suasana duka yang mendalam, Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris (Gus Haris) bersama Wakil Bupati Fahmi AHZ meninjau langsung rumah keluarga korban anak hanyut di Dusun Kalianyar 3, Desa Sidodadi, Kecamatan Paiton, Probolinggo pada Minggu, 22 Februari 2026.

Kehadiran pimpinan daerah ini merupakan bentuk dukungan moral sekaligus memastikan proses pencarian salah satu korban yang masih hilang tetap berjalan maksimal dengan melibatkan tim gabungan dari berbagai daerah.

Musibah ini menimpa dua anak perempuan saat kondisi cuaca ekstrem melanda wilayah Probolinggo yaitu Aurora Nafisa Firdausi (9), warga Desa Triwungan, Kotaanyar dan Aura Firza Farzana (10), warga Desa Sidodadi, Paiton.

Dalam kunjungan tersebut, Wabup Fahmi memimpin pembacaan tahlil untuk mendoakan korban, sementara bantuan logistik dari Baznas Kabupaten Probolinggo diserahkan guna meringankan beban keluarga.

Bupati Gus Haris menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam. Operasi pencarian korban yang belum ditemukan dilakukan secara masif dengan bantuan personel dari luar daerah.

“Teman-teman BPBD dan Tim SAR dibantu daerah tetangga seperti Banyuwangi dan Jember, bahkan teman-teman dari Angkatan Laut ikut membantu melakukan pencarian. Kami tidak akan berhenti hingga korban ditemukan,” kata Gus Haris.

Mengingat luas wilayah Kabupaten Probolinggo yang mencapai hampir 1.700 kilometer persegi dengan kontur geografis ekstrem, Bupati memberikan instruksi khusus kepada dinas teknis yaitu menormalisasi sungai dan siaga bencana.

Ia menitipkan pesan menyentuh kepada seluruh orang tua di Kabupaten Probolinggo untuk lebih waspada menjaga putra-putrinya, terutama saat musim hujan.

“Kami mohon kepada segenap orang tua untuk tidak membiarkan putra-putrinya bermain di sekitar sungai. Kita tidak pernah bisa menghindari bencana sepenuhnya, tetapi kita wajib menghindari risiko agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujarnya.

Kehadiran Gus Haris dan Wabup Fahmi di tengah masyarakat yang berduka menjadi simbol bahwa pemerintah daerah hadir langsung untuk memberikan penguatan moral dan menjamin keselamatan warga di lapangan, bukan sekadar bekerja dari balik meja. (Tina)

Continue Reading

DAERAH

Forkopimka Tiris, Dinsos dan BPBD Bersinergi Cepat Tanggap Bantu Korban Kebakaran

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Probolinggo – Musibah kebakaran yang menghanguskan dua rumah milik Asmawati serta Sukir. Akibat kebakaran itu diduga menyebabkan kerugian materiil sekitar Rp 30 juta, tanpa ada korban jiwa.

Menindaklanjuti laporan masyarakat sekitar, BPBD segera melakukan penanganan darurat dan koordinasi lapangan serta Dinsos turut melakukan asessmen juga menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi keluarga terdampak. Sementara itu Forkopimka Tiris hadir memastikan dukungan keamanan dan pendampingan serta koordinasi lintas unsur berjalan dengan optimal.

Sinergi cepat antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo dan Forkopimka Tiris bergerak tanggap menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Dusun Togur Desa Tegalwatu Kecamatan Tiris pada Jumat, 20 Februari 2026.

Kepala Desa Tegalwatu, Supardi memaparkan serta mengapresiasi langkah cepat lintas instansi Kolaborasi ke BPBD, Dinsos dan Forkopimka Kecamatan Tiris menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat saat terjadi musibah.

“Respons cepat dari BPBD, Dinas Sosial dan Forkopimka Tiris sangat membantu warga sekitar yang terdampak. Sinergi seperti ini membuat masyarakat merasa tidak sendiri saat menghadapi musibah,” ujar Supardi kepada DETAIL.ID pada Jumat, 20 Februari 2026.

Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan proses pemulihan pasca kebakaran dapat berjalan lebih cepat, sekaligus memperkuat koordinasi antar instansi dalam penanganan kebencanaan di wilayah Kecamatan Tiris. (Tina)

Continue Reading

DAERAH

Sambut Ramadan, Kapolres Pasuruan Mengajak Masyarakat Jaga Kamtibmas

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Pasuruan – Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono mengeluarkan seruan resmi kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

AKBP Harto Agung Cahyono menekankan bahwa gangguan suara seperti menyalakan petasan serta aksi balap liar dan juga keselamatan menjadi perhatian utama kepolisian kita harus mengimbau warga untuk meninggalkan aktivitas yang merugikan kepentingan umum

“Masyarakat harus menghindari penggunaan petasan atau kembang api berbahaya yang berisiko memicu kebakaran dan keresahan warga. Masyarakat diminta tertib berlalu lintas,” kata AKBP Harto Agung Cahyono pada Jumat, 20 Februari 2026.

Ia menegaskan akan menindak tegas aksi balap liar serta penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi (brong) yang kerap meningkat di waktu menjelang berbuka maupun sahur.

“Tertiblah dalam berlalu lintas. Jangan biarkan momentum ibadah terganggu oleh kebisingan knalpot atau aksi balap liar yang membahayakan nyawa,” ujarnya.

Salah satu fenomena remaja yang menjadi perhatian serius kepolisian adalah tawuran berkedok “perang sarung”. Kapolres meminta peran aktif orang tua untuk melakukan pengawasan ketat terhadap pergaulan anak remaja mereka, terutama pada malam hari hingga subuh.

Guna mengantisipasi tindak kriminalitas seperti pencurian (Curat/Curanmor), Kapolres memberikan panduan keamanan bagi warga memastikan pintu dan jendela terkunci sewaktu ke masjid serta upayakan mematikan kompor juga mencabut selang gas, dan matikan aliran listrik yang tidak diperlukan sebelum meninggalkan rumah.

Lalu, masyarakat diimbau menggunakan kunci ganda pada kendaraan bermotor dan jangan mengenakan perhiasan mencolok saat berada di tempat umum.

Polres Pasuruan memastikan kehadiran pihak kepolisian di tengah masyarakat dengan menyiagakan layanan Call Center 110. Layanan ini tersedia gratis selama 24 jam untuk menerima laporan pengaduan atau informasi terkait gangguan keamanan.

“Mari kita jadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat persaudaraan. Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, kita wujudkan Kabupaten Pasuruan yang aman, tertib, dan damai,” tuturnya. (Tina)

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs